Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

TPT Sungai Ciberes Tak Kunjung Selesai, Desa Gunungsari Terendam Lagi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 24 Jan 2023
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIREBON – Desa Gunungsari Kecamatan Waled terendam lagi pada Minggu-Senin (22-23/01/2023). Ini banjir yang kesekian kali untuk desa berpenduduk sekitar 9.000 jiwa di Kabupaten Cirebon tersebut.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jabar Daddy Rohanady menyatakan banjir tersebut akibat penanganan Sungai Ciberes yang tak beres-beres. Pernyataan itu disampaikannya kepada media menanggapi kondisi banjir yang melanda desa yang baru tiga bulan lalu dia kunjungi.

Menurut Daddy, “Pembuatan TPT (tanggul penahan tanah –Red.) Sungai Ciberes tidak beres. Tidak aneh kalau kemudian banjir seperti itu bisa terjadi berulang kali. Bahkan, tahun 2022 terjadi sampai 38 kali Desa Gunungsari kebanjiran. Itu menunjukkan penanganan Sungai Ciberes tidak beres-beres.”

Wakil Ketua Fraksi Gerindra itu juga menyatakan, sebaiknya penanganan sungai seperti itu juga dilakukan melalui pembicaraan dengan banyak pihak. Desa lain di sekitarnya juga harus diajak bicara karena Sungai Ciberes tidak akan beres jika hanya TPT di Desa Gunungsari yang ditangani.

Sungai Ciberes mengalir cukup panjang. Sungai itu juga melalui beberapa desa. Misalnya Desa Ambit, Desa Ciuyah, dan Desa Mekarsari. Ketiga desa tersebut nasibnya tidak berbeda jauh.

Sekdes Gunungsari, Aris Suherman, menyatakan

kepada Daddy Rohanady bahwa beberapa RT di beberapa RW mengalami banjir kali ini mirip dengan apa yang mereka alami pada banjir-banjir sebelumnya. Padahal, pada semester II tahun lalu, baru saja dibicarakan soal pembuatan TPT di daerah aliran Sungai Ciberes di Desa Gunungsari.

Kala itu, Daddy menyatakan bahwa, “Ciberes sudah 38 kali kebanjiran. Seluruh masyarakat dan pemerintah Desa Gunungsari mengajukan pembuatan TPT Sungai Ciberes. Mereka sangat mendesak agar segera dilakukan perbaikan karena menyangkut lingkungan hidup mereka, khususnya yang berkaitan dengan penanganan Sungai Ciberes.”

Sebenarnya ada normalisasi sungai dengan cara pengerukan. Sayangnya, hasil pengerukan sedimentasi hanya dibuang di tepian sungai di sepanjang daerah aliran sungai. Pekerjaan seperti itu tidak akan menyelesaikan masalah. Begitu hujan turun, apalagi dengan curah yang besar/deras, praktis hasil pengerukan akan segera kembali masuk ke sungai.

Rupanya hal itu benar-benar tejadi hanya tiga bulan berselang. Jadilah Desa Gunungsari kebanjiran lagi.

“Akibatnya, semua desa yang terlintasi Sungai Ciberes hampir selalu mendapat berkah banjir. Banjir yang 38 kali pada 2022 dan terjadi lagi di awal 2023 melanda Gunungsari merupakan cermin buruk kondisi yang ada,” tambah Daddy.

Sesungguhnya keluhan tentang penanganan Sungai Ciberes tidak hanya disampaikan oleh pengurus Desa Gunungsari. Desa-desa lain yang terlintasi sungai tersebut juga menyampaikan keluhan yang sama kepada Daddy. Mereka menitipkan keluhan warganya kepada wakil rakyat dari daerah pemilihan Jabar XII (Kabupaten/Kota Cirebon dan Indramayu) tersebut.

oleh karena itu, menurut Daddy, “Penanganan Sungai Ciberes harus dilakukan secara serius supaya desa-desa yang terlintasi sungai itu tidak terus-menerus kebanjiran. Ciberes harus segera dibereskan. BBWS dan Dinas Sumber Daya Air Pemprov Jabar harus melakukan kerja bareng untuk menuntaskan hal itu. Saya kira, pembuatan TPT merupakan salah satu solusi yang harus segera dilakukan, bukan hanya sebatas pengerukan,” pungkas anggota dewan yang juga kerap berkirim berita itu.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bapemperda Himpun Raperda dari Sejumlah OPD yang Akan Segera Dibahas pada 2025

    Bapemperda Himpun Raperda dari Sejumlah OPD yang Akan Segera Dibahas pada 2025

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Bapemperda Himpun Raperda dari Sejumlah OPD yang Akan Segera Dibahas pada 2025 BANDUNG, Mbinews — Bapemperda DPRD Kota Bandung gelar Rapat Kerja yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung, Rabu, 13 November 2024. Rapat kerja Bapemperda DPRD Kota Bandung , dipimpin Ketua Bapemperda, Dudy Himawan, S.H., dihadiri anggota Bapemperda dan Pimpinan OPD ( […]

  • Komisi C Terima Aspirasi Soal Keluhan Dampak Pembangunan KCIC

    Komisi C Terima Aspirasi Soal Keluhan Dampak Pembangunan KCIC

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Komisi C DPRD Kota Bandung melakukan rapat kerja membahas aspirasi dari warga terkait pemanfaatan lahan, penanganan banjir Cibaduyut, dan PSU di sekitar wilayah terdampak pembangunan KCIC, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Rabu, (21/6/2023). Rapat tersebut digelar bersama Dinas SDA & BM, DPKP, Camat Bandung Kulon, Camat Bandung Kidul, Camat Bojongloa […]

  • Luncurkan Scoppi Milik Bappeda, Wali Kota Sukabumi Evaluasi Inovasi Daerah

    Luncurkan Scoppi Milik Bappeda, Wali Kota Sukabumi Evaluasi Inovasi Daerah

    • calendar_month Rabu, 5 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, melaunching inovasi Scenario Planning untuk Perencanaan Pembangunan Inklusif di Kota Sukabumi (Scoppi). Inovasi yang dimiliki oleh Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) tersebut, dalam rangka mendorong inovasi di setiap perangkat daerah, dan berharap perencanaan pembangunan melibatkan kalangan difable dan pemuda. “Ya, hari ini, kami kumpulkan para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah […]

  • Enam SKPD Pemkot Sukabumi, Diajukan Sebagai WBK-WBBM

    Enam SKPD Pemkot Sukabumi, Diajukan Sebagai WBK-WBBM

    • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebanyak enam perangkat daerah di Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi, diajukan untuk ditetapkan sebagai Wilayah Bebas Korupsi Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK-WBBM). Ke enam perangkat daerah tersebut. Yaitu, RSUD R. Syamsudin, SH, RSUD Al – Mulk, Puskesmas Sukabumi, Dinas PMPTSP, Kecamatan Gunung Puyuh serta Bagian Pengadaan Barang Jasa Setda Kota Sukabumi.”Iya, ditahun ini, ada enam […]

  • Diperingatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wakil Wali Kota Sukabumi Ajak Kurangi Penggunaan Plastik

    Diperingatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Wakil Wali Kota Sukabumi Ajak Kurangi Penggunaan Plastik

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengungkapkan, pentingnya kesadaran kolektif untuk mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Diantaranya, membawa tas belanja sendiri, menggunakan botol minum isi ulang, dan memilih tempat makanan ramah lingkungan. “Ini adalah langkah kecil yang akan membawa dampak besar jika dilakukan secara konsisten,”ujar Bobby […]

  • Iwan Hermawan Hadiri Acara Bandung Berzakat

    Iwan Hermawan Hadiri Acara Bandung Berzakat

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Anggota DPRD Kota Bandung, Iwan Hermawan, S.E., Ak., menghadiri acara Bandung Berzakat, di Pendopo Kota Bandung, Rabu (27/4/2022). Acara tersebut bertujuan untuk mengenalkan aplikasi Bandung Berzakat kepada masyarakat Kota Bandung, untuk meningkatkan semangat berzakat mal atau zakat fitrah dengan bantuan aplikasi tersebut. Hadir pada acara tersebut, Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Sekretaris […]

expand_less