Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Menghadapi Ancaman TBC RO, Peran Organisasi Masyarakat Sipil dan Komunitas Perlu Diperkuat Untuk Eliminasi TBC

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Stop TB Partnership Indonesia (STPI) menyelenggarakan “Dialog Multistakeholder untuk Penguatan Peran Organisasi Masyarakat Sipil dan Komunitas dalam Perawatan Pengobatan Orang Dengan TBC Resisten Obat (RO)” pada Selasa 28 Februari 2023 di Hotel Royal Kuningan secara hybrid. Pertemuan ini bertujuan untuk mengidentifikasi situasi, tantangan dan peluang, serta input rencana tindak lanjut untuk memperkuat peran OMS dan komunitas mengimplementasikan perawatan pengobatan TBC RO yang berkualitas serta berpusat pada pasien sesuai rekomendasi WHO. Pertemuan ini dihadiri oleh Kementerian Kesehatan RI dan beberapa Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) seperti Perhimpunan Organisasi Penyintas (POP) TB Indonesia, Pejuang Tangguh (PETA), Jejaring Riset TB (JetSet TB), USAID Indonesia, WHO Indonesia, KOPI TB Indonesia, PR Konsorsium Penabulu-STPI, PPTI, Rekat Peduli Indonesia, Yayasan Terus Berjuang (Terjang) Jawa Barat, Yayasan Kareba Baji Sulawesi Selatan, Inisiatif Lampung Sehat dan media.

 

Ketua Koalisi Organisasi Profesi (KOPI) TB Indonesia, Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc., Sp.P(K) menyampaikan, “Pengobatan TBC RO saat ini sudah ada paduan jangka pendek dengan paduan baru yang membutuhkan waktu pengobatan 9 bulan saja, disebut pengobatan BPaL (Bedaquiline, Pretomanid, dan Linezolid)”. Dokter spesialis paru-paru tersebut memberikan saran bahwa Dinas Kesehatan setempat diharapkan dapat meningkatkan kuantitas dan kualitasp rogram penanggulangan TBC secara khusus dan berkelanjutan serta bagi OMS menjembatani komunikasi antar komunitas agar saling bekerja sama dalam melaksanakan program penanggulangan TBC dan memperkaya program yang sudah ada dan sudah berjalan sekaligus melibatkan Pemerintah Daerah dan Media.

Saat ini, Indonesia sedang melakukan uji coba pengobatan TBC RO dengan panduan baru (BPaL) di delapan kota dalam konteks penelitian operasional sejak Agustus 2022 sampai dengan Juni 2023. Telah terdapat 4 pasien TBC-RO yang dinyatakan sembuh dengan pengobatan BPaL ini*.

Seorang penyintas TBC RO, Aryudit, menyampaikan pengalamannya berobat dengan paduan BPaL. Awal mulanya, Ia melakukan pemeriksaan ke klinik kesehatan dan terdiagnosa TBC Sensitif Obat (SO) yang perlu menjalani pengobatan 6 bulan. Namun, setelah 5 bulan pertama pengobatan, Ia merasa sudah sehat dan memutuskan untuk berhenti minum obat tanpa melakukan kontrol ke klinik. Beberapa bulan setelahnya, kondisinya berkembang menjadi TBC RO dan harus memulai pengobatan BPaL di RS Persahabatan selama 9 bulan. Selama menjalani pengobatan BPaL, Aryudit mengalami efek samping ringan, “Awal-awal pengobatan saya tidak merasakan efek samping sama sekali, namun, setelah di akhir-akhir mulai merasa nyeri sendi. Selama saya menjalani pengobatan, saya beruntung karena tetap mendapatkan dukungan keluarga”, tambahnya.

Dalam pertemuan ini, Budi Hermawan, selaku Ketua Perhimpunan Organisasi Pasien TBC, menyampaikan, “Saat ini sudah ada obat-obatan BPaL yang dapat menyembuhkan pasien, tidak lagi harus 24 bulan dan tanpa suntikan seperti saya dulu. Namun, dukungan sosial bagi pasien TBC RO oleh pendidik sebaya tetap diperlukan untuk memotivasi pasien menuntaskan pengobatannya”.

Efek samping obat (ESO) menjadi salah satu permasalahan utama timbulnya pasien mangkir atau lost to follow up (LTFU) terutama pada pasien TBC RO. Maka dari itu, peran komunitas sangat diperlukan untuk memperkuat penanggulangan TBC RO. Barry Adhitya selaku Program Manager PR Konsorsium Komunitas Penabulu-STPI menyampaikan dari 1.441 pasien TBC RO yang didampingi oleh relawan komunitas pada tahun 2022, 4% diantaranya mangkir dalam 6 bulan pertama pengobatan, kondisi ini merupakan penurunan dari 6% di tahun 2021. Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan adanya peran serta komunitas yang berjalan di lapangan, namun, jumlah Manajer Kasus (MK) atau Patient Supporter (PS) belum memenuhi kebutuhan sejalan dengan penambahan Rumah Sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan primer yang melayani TBC TO. Namun, komunitas juga berperan memberikan dukungan terhadap pasien melalui hotline TBC RO dan laportbc.id.

Yoana Anandita, SKM mewakili WHO Indonesia menyampaikan bahwa Organisasi Penyintas (OPT) dan OMS serta komunitas dapat berperan dalam peningkatan literasi dan edukasi terkait TBC, pengobatan HAM dan Gender, dukungan sosial, pemberdayaan masyarakat, advokasi, menghimpun anggaran dari berbagai sumber dll. Selain itu, komunitas juga perlu mulai terlibat dalam manajemen efek samping obat yang dialami pasien TBC RO untuk mengurangi risiko dan menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Paran Sarimita Winarni, S.I.Kom selaku anggota WHO Civil Society Task Force dan Wakil Ketua regional Green Light Committee SEARO, menerangkan komunitas dapat memberikan umpan balik kepada pemegang kebijakan dan layanan TBC-RO, terlibat dalam pemantauan efek samping obat dan monitoring regimen baru, memfasilitasi komunikasi pasien dengan penyedia layanan TBC RO, melakukan penjangkauan kesadaran tentang TBC melalui media yang dimiliki, ikut terlibat dalam perumusan kebijakan dan guideline tentang TBC-RO, melakukan advokasi dalam pendanaan untuk TBC-RO dan mengawal kebijakan dari level nasional ke akar rumput.

dr. Henry Diatmo, MKM selaku Direktur Eksekutif Stop TB Partnership Indonesia (STPI) menyampaikan harapannya, “Dengan berkembangnya inovasi dan teknologi kesehatan yang direkomendasikan WHO, seperti pengobatan TBC RO baru dari BPaL, peranan komunitas harus ditingkatkan baik dari aspek literasi medis terkait pengobatan maupun dalam proses pendampingan”. (Rls/STPI)

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GMNI Jabar Siap Bantu Pemkot Bandung Kawal Tahun Politik Mendatang

    GMNI Jabar Siap Bantu Pemkot Bandung Kawal Tahun Politik Mendatang

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Meski pemilu 2024 masih jauh, tapi geliat politiknya sudah mulai terasa. Di Indonesia terdapat 101 pemilihan kepala daerah. Bahkan, di tahun depan ada 171 pemilihan kepala daerah. Kota Bandung juga termasuk salah satu wilayah yang akan mencari pemimpin baru pada tahun 2024 mendatang Berangkat dari kondisi ini, Dewan Pengurus Daerah Gerakan Mahasiswa […]

  • Pemkot Bandung Fasilitasi Lansia Berkesenian

    Pemkot Bandung Fasilitasi Lansia Berkesenian

    • calendar_month Kamis, 11 Apr 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Perempuan (DP3APM) menggelar Pagelaran Kesenian Lansia, di Gedung Serba Guna Biofarma, Jalan Pasteur, Bandung, Rabu (10/4/2019). Acara ini menjadi wadah bagi para lansia berkesenian. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyatakan, keberadaan para lansia tidak boleh dipandang sebelah mata. Justru, sambung […]

  • Sebelum Tanggal 30 Juni 2021, Nasabah Bank bjb Segera Perbaharui Kartu Debit Chip

    Sebelum Tanggal 30 Juni 2021, Nasabah Bank bjb Segera Perbaharui Kartu Debit Chip

    • calendar_month Sabtu, 5 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 3
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Nasabah bank bjb wajib mengganti kartu debit atau ATM berbasis magnetic stripe ke dalam bentuk kartu debit chip sebelum 30 Juni 2021. Hal tersebut dilakukan demi kemanan dalam bertransaksi. Penggantian kartu ini diatur dalam arahan Bank Indonesia (BI) melalui Surat Edaran (SE) Nomor 17/52/DSKP tentang implementasi Standar Nasional Teknologi Chip dan Penggunaan […]

  • Komisi II Usulkan Perbaikan Balai Pengembangan Bibit Unggas Jatiwangi

    Komisi II Usulkan Perbaikan Balai Pengembangan Bibit Unggas Jatiwangi

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    KAB MAJALENGKA, Mbinews.id – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Faizal Hafan Farid mengungkapkan, kondisi Balai Pengembangan Bibit Unggas yang terdapat di Jatiwangi, Kabupaten Majalengka saat ini memerlukan perbaikan khususnya pada fasilitas kandang pembesaran. “Karena ini mungkin sudah lama maka beberapa fasilitas di balai ini sudah mengalami kerusakan, seperti kandang pembesaran, kemudian kendala dalam […]

  • Peringati Hari Lahir Pancasila, Yana: Perbedaan Itu Anugerah

    Peringati Hari Lahir Pancasila, Yana: Perbedaan Itu Anugerah

    • calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bertepatan dengan peringatan hari lahir Pancasila, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak kepada masyarakat juga seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan persatuan. Menurut Yana, Kota Bandung dengan penduduk yang beragam latar belakang suku, agama, dan ras harus tetap bersatu. Baginya, perbedaan menjadi anugerah. Pasalnya Pancasila mampu mempersatukan semua perbedaan. “Karena dalam Pancasila persatuan, […]

  • bank bjb Dukung Program Bayar Pajak dengan Sampah via Kang Pisman

    bank bjb Dukung Program Bayar Pajak dengan Sampah via Kang Pisman

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Terobosan dan inovasi merupakan ruh sekaligus nyawa yang melekat dalam tubuh bank bjb sebagai perseroan. Hal tersebut tercermin dalam predikat sebagai agen perubahan yang disandang perusahaan. Sebagai agen penggerak, bank bjb selalu memposisikan diri untuk senantiasa berada di garda terdepan dalam menyambut perubahan di segala lini, terutama dalam sektor transaksi keuangan yang […]

expand_less