Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Menghadapi Ancaman TBC RO, Peran Organisasi Masyarakat Sipil dan Komunitas Perlu Diperkuat Untuk Eliminasi TBC

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Stop TB Partnership Indonesia (STPI) menyelenggarakan “Dialog Multistakeholder untuk Penguatan Peran Organisasi Masyarakat Sipil dan Komunitas dalam Perawatan Pengobatan Orang Dengan TBC Resisten Obat (RO)” pada Selasa 28 Februari 2023 di Hotel Royal Kuningan secara hybrid. Pertemuan ini bertujuan untuk mengidentifikasi situasi, tantangan dan peluang, serta input rencana tindak lanjut untuk memperkuat peran OMS dan komunitas mengimplementasikan perawatan pengobatan TBC RO yang berkualitas serta berpusat pada pasien sesuai rekomendasi WHO. Pertemuan ini dihadiri oleh Kementerian Kesehatan RI dan beberapa Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) seperti Perhimpunan Organisasi Penyintas (POP) TB Indonesia, Pejuang Tangguh (PETA), Jejaring Riset TB (JetSet TB), USAID Indonesia, WHO Indonesia, KOPI TB Indonesia, PR Konsorsium Penabulu-STPI, PPTI, Rekat Peduli Indonesia, Yayasan Terus Berjuang (Terjang) Jawa Barat, Yayasan Kareba Baji Sulawesi Selatan, Inisiatif Lampung Sehat dan media.

 

Ketua Koalisi Organisasi Profesi (KOPI) TB Indonesia, Dr. dr. Erlina Burhan, M.Sc., Sp.P(K) menyampaikan, “Pengobatan TBC RO saat ini sudah ada paduan jangka pendek dengan paduan baru yang membutuhkan waktu pengobatan 9 bulan saja, disebut pengobatan BPaL (Bedaquiline, Pretomanid, dan Linezolid)”. Dokter spesialis paru-paru tersebut memberikan saran bahwa Dinas Kesehatan setempat diharapkan dapat meningkatkan kuantitas dan kualitasp rogram penanggulangan TBC secara khusus dan berkelanjutan serta bagi OMS menjembatani komunikasi antar komunitas agar saling bekerja sama dalam melaksanakan program penanggulangan TBC dan memperkaya program yang sudah ada dan sudah berjalan sekaligus melibatkan Pemerintah Daerah dan Media.

Saat ini, Indonesia sedang melakukan uji coba pengobatan TBC RO dengan panduan baru (BPaL) di delapan kota dalam konteks penelitian operasional sejak Agustus 2022 sampai dengan Juni 2023. Telah terdapat 4 pasien TBC-RO yang dinyatakan sembuh dengan pengobatan BPaL ini*.

Seorang penyintas TBC RO, Aryudit, menyampaikan pengalamannya berobat dengan paduan BPaL. Awal mulanya, Ia melakukan pemeriksaan ke klinik kesehatan dan terdiagnosa TBC Sensitif Obat (SO) yang perlu menjalani pengobatan 6 bulan. Namun, setelah 5 bulan pertama pengobatan, Ia merasa sudah sehat dan memutuskan untuk berhenti minum obat tanpa melakukan kontrol ke klinik. Beberapa bulan setelahnya, kondisinya berkembang menjadi TBC RO dan harus memulai pengobatan BPaL di RS Persahabatan selama 9 bulan. Selama menjalani pengobatan BPaL, Aryudit mengalami efek samping ringan, “Awal-awal pengobatan saya tidak merasakan efek samping sama sekali, namun, setelah di akhir-akhir mulai merasa nyeri sendi. Selama saya menjalani pengobatan, saya beruntung karena tetap mendapatkan dukungan keluarga”, tambahnya.

Dalam pertemuan ini, Budi Hermawan, selaku Ketua Perhimpunan Organisasi Pasien TBC, menyampaikan, “Saat ini sudah ada obat-obatan BPaL yang dapat menyembuhkan pasien, tidak lagi harus 24 bulan dan tanpa suntikan seperti saya dulu. Namun, dukungan sosial bagi pasien TBC RO oleh pendidik sebaya tetap diperlukan untuk memotivasi pasien menuntaskan pengobatannya”.

Efek samping obat (ESO) menjadi salah satu permasalahan utama timbulnya pasien mangkir atau lost to follow up (LTFU) terutama pada pasien TBC RO. Maka dari itu, peran komunitas sangat diperlukan untuk memperkuat penanggulangan TBC RO. Barry Adhitya selaku Program Manager PR Konsorsium Komunitas Penabulu-STPI menyampaikan dari 1.441 pasien TBC RO yang didampingi oleh relawan komunitas pada tahun 2022, 4% diantaranya mangkir dalam 6 bulan pertama pengobatan, kondisi ini merupakan penurunan dari 6% di tahun 2021. Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan adanya peran serta komunitas yang berjalan di lapangan, namun, jumlah Manajer Kasus (MK) atau Patient Supporter (PS) belum memenuhi kebutuhan sejalan dengan penambahan Rumah Sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan primer yang melayani TBC TO. Namun, komunitas juga berperan memberikan dukungan terhadap pasien melalui hotline TBC RO dan laportbc.id.

Yoana Anandita, SKM mewakili WHO Indonesia menyampaikan bahwa Organisasi Penyintas (OPT) dan OMS serta komunitas dapat berperan dalam peningkatan literasi dan edukasi terkait TBC, pengobatan HAM dan Gender, dukungan sosial, pemberdayaan masyarakat, advokasi, menghimpun anggaran dari berbagai sumber dll. Selain itu, komunitas juga perlu mulai terlibat dalam manajemen efek samping obat yang dialami pasien TBC RO untuk mengurangi risiko dan menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Paran Sarimita Winarni, S.I.Kom selaku anggota WHO Civil Society Task Force dan Wakil Ketua regional Green Light Committee SEARO, menerangkan komunitas dapat memberikan umpan balik kepada pemegang kebijakan dan layanan TBC-RO, terlibat dalam pemantauan efek samping obat dan monitoring regimen baru, memfasilitasi komunikasi pasien dengan penyedia layanan TBC RO, melakukan penjangkauan kesadaran tentang TBC melalui media yang dimiliki, ikut terlibat dalam perumusan kebijakan dan guideline tentang TBC-RO, melakukan advokasi dalam pendanaan untuk TBC-RO dan mengawal kebijakan dari level nasional ke akar rumput.

dr. Henry Diatmo, MKM selaku Direktur Eksekutif Stop TB Partnership Indonesia (STPI) menyampaikan harapannya, “Dengan berkembangnya inovasi dan teknologi kesehatan yang direkomendasikan WHO, seperti pengobatan TBC RO baru dari BPaL, peranan komunitas harus ditingkatkan baik dari aspek literasi medis terkait pengobatan maupun dalam proses pendampingan”. (Rls/STPI)

 

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program GP Ansor Diharapkan Dapat Kolaborasi Dengan Pemkot Bandung

    Program GP Ansor Diharapkan Dapat Kolaborasi Dengan Pemkot Bandung

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengungkapkan kepemimpinan bukan sebuah kebanggaan, tetapi sebuah tugas yang menjadi sebuah tanggung jawab moral di hadapan organisasi, terutama di hadapan Allah SWT. Hal itu Oded ungkapkan saat memberikan sambutan pada Pembukaan Konferensi XIII Cabang GP Ansor Kota Bandung di Pondok Pesantren Nurul Iman, Kota Bandung, Minggu […]

  • Lima Hari Beradu Prestasi, GRIB Jaya Bandung Boxing Camp 2026 Cetak Puluhan Juara

    Lima Hari Beradu Prestasi, GRIB Jaya Bandung Boxing Camp 2026 Cetak Puluhan Juara

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 677
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews   – Kejuaraan GRIB Jaya Bandung Boxing Camp 2026 Piala Wali Kota Bandung resmi ditutup di GOR Pajajaran, Minggu (12/7/2026), setelah berlangsung selama lima hari. Ajang yang diikuti 107 petinju dari berbagai daerah ini tidak hanya menghasilkan para juara di setiap kelas, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan pengembangan atlet tinju muda. Kejuaraan yang berlangsung […]

  • Susuri Sudut Kota Sukabumi, Polsek Cikole Antisipasi Kejahatan Jalanan

    Susuri Sudut Kota Sukabumi, Polsek Cikole Antisipasi Kejahatan Jalanan

    • calendar_month Minggu, 7 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sebanyak dua pertiga kekuatan personil Polsek Cikole, diturunkan dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Minggu (07/08) dini hari. Kapolsek Cikole Kompol NR Subarna, memimpin langsung kegiatan yang dimulai sejak Sabtu malam tersebut. Tiap sudut lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat terjadinya tindak kejahatan, tak luput dari jangkauan petugas. “Tadi sekitar pukul 22.00 […]

  • Kuatkan Kearifan Lokal Di Era Digital, Lusi : Antisipasi Ancaman Budaya Luar Melalui Era Digital

    Kuatkan Kearifan Lokal Di Era Digital, Lusi : Antisipasi Ancaman Budaya Luar Melalui Era Digital

    • calendar_month Senin, 9 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung menyelenggarakan Pagelaran Ketahanan Budaya di Plaza Balai Kota Bandung, Minggu (8/12/2019). Pagelaran bertajuk “Menguatkan Kearifan Lokal di Era Digital” itu dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Priana Wirasaputra. Sekretaris Kesbangpol Kota Bandung, Lusi Susilayani mengungkapkan, acara ini bertujuan menguatkan ketahanan nasional melalui […]

  • Walikota Sukabumi : Tingkat Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Cukup Tinggi

    Walikota Sukabumi : Tingkat Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Cukup Tinggi

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achamd Fahmi menilai, meskipun dimasa pandemi ini, tingkat kesadaran masyarakat akan membayar pajak cukup tinggi. Hal itu terbukti dengan naiknya angka pendapatan daerah yang tidak lepas dari 9 pajak daerah. “Saya atas nama Pememrintah daerah, mengucapkan terimaksih kepada masyarakat yang sudah taat dalam membayar pajaknya dimasa pandemi ini,”kata Fahmi, saat ditemui usai […]

  • Michael Dan Audy Terpilih Jadi Koko Cici Jabar 2022

    Michael Dan Audy Terpilih Jadi Koko Cici Jabar 2022

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Michael Felix dan Audy Irawan terpilih menjadi Koko dan Cici Jawa Barat 2022. Keduanya terpilih melalui ajang pemilihan Duta Budaya Tionghoa Jawa Barat yang digelar oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Perhelatan Koko Cici Jawa Barat 2022 dilaksanakan di Ballroom Bandung Trade Center (BTC) Kota Bandung, pada Minggu, 27 Maret 2022. Ajang […]

expand_less