Breaking News
Trending Tags

Diatur Dalam Perda Gedung Tinggi di Kota Bandung Harus Miliki Tata Kelola Penanganan Kebakaran

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 6 Nov 2024
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Gedung-gedung tinggi di Kota Bandung, harus memiliki tata kelola penanganan bencana dan kebakaran. Agar, kalau terjadi kebakaran, pada bangunan tinggi penghuni gedung sudah memiliki langkah-langkah yang diambil.

Demikian Anggota DPRD Kota Bandung, Dr Uung Tanuwidjaya,SE.MM  mengatakan kepada wartawan Senin (4/11/2024),  aturan agar semua gedung tinggi di Kota Bandung harus memiliki tata kelola penanganan kebakaran sudah diatur pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung Nomor 3 Tahun 2022 tentang Pencegahan Kebakaran dan Penanggulangan Bencana.

Salah satu isinya, mewajibkan setiap bangunan wajib memiliki sarana pencegahan dan penanggulangan kebakaran dan bencana.

Lebih Jauh dikatakan Perda terebut, telah dibahas pada 2022 oleh Pansus 7 DPRD Kota Bandung. Saat itu, Dr.Uung Taniwidjaja SE MM yang  menjadi bagian dari pansus tersebut. “Bangunan tinggi di Kota Bandung tidak terlalu banyak seperti di Jakarta dan Surabaya. Tapi harus ada langkah antisipasi karena kita tidak tahu kapan bencana terjadi.

Perda yang telah disahkan dua tahun lalu ini, itu  mengatur soal hak dan kewajiban Pemerintah Kota Bandung serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Satu di antara upayanya, menyiapkan sarana dan prasarana pencegahan serta penanggulangan kebakaran yang mumpuni.

Politisi Nasdem  DPRD Kota Bandung mengatakan, masalah yang dihadapi Kota Bandung adalah hidrant yang berfungsi hanya empat dari ratusan yang sudah dibangun. Hal ini terjadi, karena debit air naik-turun dan tidak semua hidrant debitnya mencukupi.

“Kalau hidrantnya tidak berfungsi, solusi bisa memakai air dari kolam retensi. Tapi tidak semua lokasi ada kolam retensi. Kalau misalnya ada kebakaran di daerah padat, hidrant tidak berjalan dan harus menunggu mobil pemadam lain yang datang dengan durasi cukup lama.

 Kota Bandung harus melakukan pemetaan daerah rawan kebakaran. Sehingga di daerah rawan itu, di bangun posko-posko pemadam kebakaran. Diharaplan, debit di hidrant-hidrant ini juga dijaga agar saat butuh, airnya tersedia,

Selain itu, peralatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran juga harus dimiliki instansi terkait. Seperti mobil pemadam kebakaran baik ukuran besar atau kecil untuk menjangkau wilayah sempit.

Harus punya motor kecil dengan tangki pemadam yang bisa masuk ke gang-gang, karena   ada beberapa wilayah di Kota Bandung ini yang padat pemduduknya dan tak bisa dilalui mobil besar.

Selain itu, rumah atau bangunan harus memiliki APAR, sebagai langkah pencegahan.

Tak hanya itu, tapi warga juga harus terus diberikan edukasi bagaimana cara pencegahan. Misalnya, memastikan kompor dalam kondisi mati saat akan berpergian, jaringan listrik tidak dalam keadaan aus atau rusak, dan lainnya. Hal tersebut, sebagai bagian dari upaya pencegahan.

“Masyarakat juga harus diberi pemahaman kalau ada kebakaran di wilayahnya apa yang harus dilakukan. Jangan sampai kebakaran ini jadi tontonan.

 menghalang-halangi mobil pemadam yang datang. padahal  sudah terdengar ada mobil pemadam , tapi susah lewat karena ada kendaraan parkir sembarangan.

Untuk menghindari Hal itu, yang paling penting edukasi kepada masyarakat. Sosialisasi, harus terus dilakukan agar masyarakat juga tahu dan paham langkah pencegahan dan penanggulangan kebakaran. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Juli 2022 Kota Sukabumi Alami Inflasi 0,43 Persen

    Juli 2022 Kota Sukabumi Alami Inflasi 0,43 Persen

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kepala Bidang Perekonomian, dan Sumber Daya Alam, pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Yanto Arisdiyanto mengatakan, bahwa pada bulan Juli 2022 kemarin, Kota Sukabumi mengalami inflasi sebesar 0,4. persen. Jika dilihat secara hitungan month-to-month (mtm), inflasi tersebut menurun dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar sebesar 0,58 persen. “Juli 2022 kemarin, […]

  • Bank Bjb Raih Penghargaan Perusahaan Inspiratif Republika.co.id Award 2021

    Bank Bjb Raih Penghargaan Perusahaan Inspiratif Republika.co.id Award 2021

    • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews.id – PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (bank bjb) kembali menorehkan prestasi atas kinerja yang telah dicapainya. Bank Bjb meraih penghargaan “Perusahaan Inspiratif” dari Republika.co.id Award 2021 yang diserahkan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia Teten Masduki dan diterima oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi serta […]

  • Aliansi Aktivis Soroti Nominal Infak Milangkala, Pemkab Pangandaran Diminta Transparan

    Aliansi Aktivis Soroti Nominal Infak Milangkala, Pemkab Pangandaran Diminta Transparan

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 961
    • 0Komentar

      PANGANDARAN, Mbinews — Surat Edaran (SE) penggalangan dana infak dalam rangka Milangkala Kabupaten Pangandaran ke-14 mendapat sorotan dari Aliansi Aktivis Jawa Barat. Aliansi mempertanyakan pencantuman nominal infak mulai Rp14 ribu hingga Rp1,4 juta bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat dalam surat edaran tersebut. Koordinator Aliansi Aktivis Jawa Barat, Agus Satria, menilai pencantuman nominal dalam […]

  • Pandemi Covid-19, Pemkot Sukabumi, Latih UMKM e-Commerce

    Pandemi Covid-19, Pemkot Sukabumi, Latih UMKM e-Commerce

    • calendar_month Selasa, 1 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali melakukan pelatihan E-commerce bagi pelaku UMKM. pelatihan tersebut tentu saja untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia koperasi dan UMKM, diera digitalisasi dan disaat masa pendemi Covid-19. Acara yang digagas oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi tersebut, dihadiri langsung oleh Walikota SUkabumi Achmad Fahmi. di Salah […]

  • Pasar Kreatif Bandung 2025 Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

    Pasar Kreatif Bandung 2025 Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pasar Kreatif Bandung kembali hadir membawa semangat baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Bandung. Lebih dari sekadar pameran, ajang ini menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk menampilkan karya kreatif terbaik sekaligus memperluas jaringan bisnis dan pasar. Beragam produk ditawarkan, mulai dari fesyen, aksesoris, dekorasi rumah, kriya, hingga […]

  • Kembali, Wali Kota Sukabumi Rotasi Pejabat, Tiga Diantaranya JPT

    Kembali, Wali Kota Sukabumi Rotasi Pejabat, Tiga Diantaranya JPT

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, kembali melakukan rotasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi. Dalam rotasi yang digelar di Balai Kota Sukabumi. Kamis, (24/11/2022) sore tersebut, sebanyak 29 orang pejabat dilantik. Dari jumlah tersebut, tiga diantaranya pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) pratama, dan sisanya pengangkatan pertama PNS dalam jabatan fungsional, dan jabatan fungsional […]

expand_less