Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Jalan Panjang Muchlas Rowi Mengemban Tugas Komisaris Independen di BUMN

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 9 Des 2024
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Mbinews.id – Memasuki ruang kantornya yang nyaman di Kota Baru, Bandar Kemayoran, Jakarta Pusat, kesan pertama yang muncul dari Dr. H. Muchlas Rowi, adalah energi semangat 45 yang terpancar dari ekspresi wajahnya.

Dengan sorot mata tajam dan senyuman ramah, ia menyambut setiap tamu dengan antusiasme yang tulus, mencerminkan dedikasinya terhadap tugas yang diemban sebagai komisaris independen di PT Jamkrindo, satu-satunya perusahaan BUMN di bidang penjaminan.

Posisi komisaris independen sering kali dianggap simbolis. Namun, Muchlas memiliki visi berbeda. Ia ingin membuktikan bahwa jabatan ini dapat menjadi motor penggerak perubahan.

Tidak hanya untuk Jamkrindo, tetapi juga untuk BUMN lain, ia berharap bahwa para komisaris independen mampu memberikan manfaat nyata bagi perusahaan.

Komitmennya ini tidak hanya diwujudkan dalam praktik, tetapi juga dituangkan dalam ranah akademis. Dalam disertasi doktoralnya di Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, ia mengangkat topik “Peran Komisaris Independen BUMN dalam Rangka Perbaikan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.”

Pemikirannya ini seolah menjadi gayung bersambut dengan langkah strategis Kementerian BUMN yang menerbitkan Peraturan Menteri BUMN Nomor 3 Tahun 2024.

Peraturan tersebut menetapkan standar baru bagi profesionalisme jajaran komisaris, termasuk kewajiban menjalani minimal 20 jam pembelajaran atau pelatihan per tahun.

Ujian Profesionalisme

Sementara terkait keluhan masyarakat soal pengangkatan komisaris dari latar belakang non bisnis seperti budayawan atau musisi, menurutnya, fleksibilitas undang-undang justru memberikan kesempatan kepada elemen masyarakat yang berkomitmen untuk berkontribusi pada kemajuan perusahaan.

“Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas memberikan peluang luas bagi masyarakat untuk menjadi komisaris independen, asalkan memenuhi syarat kompetensi,” ujar Muchlas.

Muchlas mengenang pengalaman pribadinya saat mengikuti fit and proper test. Latar belakangnya di luar dunia bisnis sempat menjadi tantangan. Namun, ia berhasil meyakinkan tim penguji dengan pendekatan filosofis.

“Saya menjelaskan bahwa dalam filsafat, kita diajarkan curiosity (rasa ingin tahu). Dengan rasa ingin tahu, saya belajar dan berdiskusi untuk memahami inti bisnis perusahaan ini,” ungkapnya. Ditambah dengan kepercayaan diri, ia membuktikan kemampuannya.

Di sektor keuangan, standar profesionalisme memang lebih ketat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerapkan fit and proper test yang mencakup aspek kompetensi dan integritas.

Banyak kandidat dengan nama besar gagal karena kurangnya persiapan, seperti tidak membaca dokumen penting yang disiapkan tim.

Muchlas juga mengamati fenomena pengangkatan komisaris dari berbagai latar belakang sebagai konsekuensi pasca-reformasi. Banyak kandidat terpilih berdasarkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk realawan.

“Mau tidak mau, ada unsur balas budi. Namun, undang-undang tetap memberikan ruang yang luas untuk siapa saja yang ingin berkontribusi,” jelasnya.

Sebagai bagian dari Dewan Komisaris yang bersifat kolektif kolegial, Muchlas menekankan pentingnya kewenangan komisaris independen untuk memberikan dissenting opinion secara tertulis. Hal ini menjadi dokumen penting jika suatu keputusan menimbulkan permasalahan di masa depan.

Kontribusi Nyata di Jamkrindo

Sejak bergabung dengan PT Jamkrindo pada 2019, Muchlas aktif terlibat dalam pengawasan tata kelola, memberikan motivasi kepada karyawan, serta mencari solusi untuk masalah yang tertunda. Pendekatannya yang fokus pada customer experience juga membantu menjembatani kepentingan berbagai pihak.

“Kami bertemu dengan pihak penjamin dan penerima jaminan untuk mengeksplorasi keluhan mereka. Tujuannya agar mereka merasa nyaman,” kata Muchlas.

Hasilnya, kinerja perusahaan menunjukkan tren positif dari 2019 hingga 2024. Prestasi ini membuat pemegang saham mempercayakan Muchlas untuk melanjutkan periode kedua sebagai komisaris.

Konsep komisaris independen lahir sebagai respons terhadap berbagai krisis di dunia bisnis, seperti keruntuhan perusahaan-perusahaan besar di Amerika Serikat.

Indonesia mengadopsi konsep ini setelah krisis perbankan dengan menginternalisasi standar tata kelola dari OECD.

Regulasi di sektor keuangan semakin diperkuat dengan POJK Nomor 44 Tahun 2020 , yang menetapkan penerapan manajemen risiko bagi lembaga jasa keuangan . Standarisasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan para komisaris.

Dengan berbagai inisiatif dan regulasi yang ada, Muchlas percaya bahwa komisaris independen memiliki peran strategis dalam mendorong BUMN menuju tata kelola yang lebih baik.

Langkah-langkah ini tidak hanya menegaskan pentingnya profesionalisme, tetapi juga mengukuhkan komitmen pemerintah dalam memajukan BUMN.

“Keberadaan komisaris independen bukan sekadar formalitas, tetapi peluang untuk memberikan kontribusi nyata bagi perusahaan dan masyarakat,” tutup Muchlas penuh optimis. (rls)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi Jadi Walikota Bandung, Yana Langsung Ziarah Ke Makam Sang Ayah

    Resmi Jadi Walikota Bandung, Yana Langsung Ziarah Ke Makam Sang Ayah

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Usai dilantik sebagai Walikota Bandung, Yana Mulyana langsung berziarah ke makam almarhum ayahnya, Letjen (Purn) H. Soepardjo Bin Redjoprawiro di Taman Makam Pahlawan Kota Bandung, Jalan Cikutra, Senin 18 April 2022. Saat ziarah, Yana mengirimkan doa untuk orangtuanya. Doa dipimpin oleh perwakilan dari Kementerian Agama Kota Bandung, Ucup Pathudin Al Maarif. Yana […]

  • Oded: Tanpa Dokter Dan Nakes Pemerintah Akan Sulit Hadapi Wabah Covid-19

    Oded: Tanpa Dokter Dan Nakes Pemerintah Akan Sulit Hadapi Wabah Covid-19

    • calendar_month Minggu, 15 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengucapkan terima kasih kepada para tenaga kesehatan termasuk para dokter yang telah berjuang selama pandemi Covid-19. Para tenaga kesehatan telah mengorbankan jiwa raganya menjadi garda terdepan melawan Covid-19. Tanpa dokter dan tenaga kesehatan, kata Oded, pemerintah akan sangat kesulitan dalam menghadapi wabah yang sudah hampir dua […]

  • Hasil Temuan BPK di RSUD R Syamsudin SH, Inspektorat: Sudah Ada Pengembalian

    Hasil Temuan BPK di RSUD R Syamsudin SH, Inspektorat: Sudah Ada Pengembalian

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ramai menjadi sorotan publik, Kepala Inspektorat Kota Sukabumi, Een Rukmini angkat bicara perihal temuan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di RSUD R Syamsudin SH, Kamis (01/08/2024) sore. Dalam keterangannya melalui pesan singkat Een menyebutkan, saat ini sudah ada tindak lanjut dari temuan BPK terkait audit anggaran tahun 2023 kemarin. Dirinya menegaskan, […]

  • KEREN, Kolaborasi Antar Umat Beragama Akselerasi Covid-19

    KEREN, Kolaborasi Antar Umat Beragama Akselerasi Covid-19

    • calendar_month Rabu, 6 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna salut atas kolaborasi antar umat beragama untuk mengakselerasi vaksinasi Covid-19 di Kota Bandung. Hal itu Ema sampaikan saat meninjau vaksinasi di Yayasan Gandarusa di Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Rabu 6 Oktober 2021. Di lokasi ini, pelaksanaannya gabungan dari Pengurus Gereja, […]

  • Rencana Pemindahan Ibu Kota Jabar. Oded berharap Ada Kajian Komprehensif

    Rencana Pemindahan Ibu Kota Jabar. Oded berharap Ada Kajian Komprehensif

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berharap ada kajian komprehensif perihal rencana pemindahan Ibu Kota Provinsi Jawa Barat (Jabar).Hal itu demi mencari manfaat terbaik bagi masyarakat Jabar. Pernyataan Oded ini merespon wacana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar yang bakal memindahkan ibu kota provinsi dari Kota Bandung. Sebagai alternatifnya, Pemprov Jabar bahkan sudah menyebut […]

  • Optimal  Melayani Nasabah dan Tingkatkan Pelayanan kepada Shareholder, bank bjb Bangun Ekosistem Digital Lebih Masif

    Optimal Melayani Nasabah dan Tingkatkan Pelayanan kepada Shareholder, bank bjb Bangun Ekosistem Digital Lebih Masif

    • calendar_month Jumat, 11 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (BJBR) atau bank bjb memiliki berbagai keunggulan di sektor infrastruktur teknologi informasi (TI). Saat ini bank bjb terus mengembangkan produk-produk digital yang dapat memanjakan nasabah melalui layanan-layanan “fintech like”, sehingga nasabah dapat mengaksesnya tanpa harus datang ke bank, dimana saja, kapan saja dapat […]

expand_less