Breaking News
Trending Tags

Jalan Panjang Muchlas Rowi Mengemban Tugas Komisaris Independen di BUMN

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 9 Des 2024
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Mbinews.id – Memasuki ruang kantornya yang nyaman di Kota Baru, Bandar Kemayoran, Jakarta Pusat, kesan pertama yang muncul dari Dr. H. Muchlas Rowi, adalah energi semangat 45 yang terpancar dari ekspresi wajahnya.

Dengan sorot mata tajam dan senyuman ramah, ia menyambut setiap tamu dengan antusiasme yang tulus, mencerminkan dedikasinya terhadap tugas yang diemban sebagai komisaris independen di PT Jamkrindo, satu-satunya perusahaan BUMN di bidang penjaminan.

Posisi komisaris independen sering kali dianggap simbolis. Namun, Muchlas memiliki visi berbeda. Ia ingin membuktikan bahwa jabatan ini dapat menjadi motor penggerak perubahan.

Tidak hanya untuk Jamkrindo, tetapi juga untuk BUMN lain, ia berharap bahwa para komisaris independen mampu memberikan manfaat nyata bagi perusahaan.

Komitmennya ini tidak hanya diwujudkan dalam praktik, tetapi juga dituangkan dalam ranah akademis. Dalam disertasi doktoralnya di Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, ia mengangkat topik “Peran Komisaris Independen BUMN dalam Rangka Perbaikan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.”

Pemikirannya ini seolah menjadi gayung bersambut dengan langkah strategis Kementerian BUMN yang menerbitkan Peraturan Menteri BUMN Nomor 3 Tahun 2024.

Peraturan tersebut menetapkan standar baru bagi profesionalisme jajaran komisaris, termasuk kewajiban menjalani minimal 20 jam pembelajaran atau pelatihan per tahun.

Ujian Profesionalisme

Sementara terkait keluhan masyarakat soal pengangkatan komisaris dari latar belakang non bisnis seperti budayawan atau musisi, menurutnya, fleksibilitas undang-undang justru memberikan kesempatan kepada elemen masyarakat yang berkomitmen untuk berkontribusi pada kemajuan perusahaan.

“Undang-undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas memberikan peluang luas bagi masyarakat untuk menjadi komisaris independen, asalkan memenuhi syarat kompetensi,” ujar Muchlas.

Muchlas mengenang pengalaman pribadinya saat mengikuti fit and proper test. Latar belakangnya di luar dunia bisnis sempat menjadi tantangan. Namun, ia berhasil meyakinkan tim penguji dengan pendekatan filosofis.

“Saya menjelaskan bahwa dalam filsafat, kita diajarkan curiosity (rasa ingin tahu). Dengan rasa ingin tahu, saya belajar dan berdiskusi untuk memahami inti bisnis perusahaan ini,” ungkapnya. Ditambah dengan kepercayaan diri, ia membuktikan kemampuannya.

Di sektor keuangan, standar profesionalisme memang lebih ketat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerapkan fit and proper test yang mencakup aspek kompetensi dan integritas.

Banyak kandidat dengan nama besar gagal karena kurangnya persiapan, seperti tidak membaca dokumen penting yang disiapkan tim.

Muchlas juga mengamati fenomena pengangkatan komisaris dari berbagai latar belakang sebagai konsekuensi pasca-reformasi. Banyak kandidat terpilih berdasarkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk realawan.

“Mau tidak mau, ada unsur balas budi. Namun, undang-undang tetap memberikan ruang yang luas untuk siapa saja yang ingin berkontribusi,” jelasnya.

Sebagai bagian dari Dewan Komisaris yang bersifat kolektif kolegial, Muchlas menekankan pentingnya kewenangan komisaris independen untuk memberikan dissenting opinion secara tertulis. Hal ini menjadi dokumen penting jika suatu keputusan menimbulkan permasalahan di masa depan.

Kontribusi Nyata di Jamkrindo

Sejak bergabung dengan PT Jamkrindo pada 2019, Muchlas aktif terlibat dalam pengawasan tata kelola, memberikan motivasi kepada karyawan, serta mencari solusi untuk masalah yang tertunda. Pendekatannya yang fokus pada customer experience juga membantu menjembatani kepentingan berbagai pihak.

“Kami bertemu dengan pihak penjamin dan penerima jaminan untuk mengeksplorasi keluhan mereka. Tujuannya agar mereka merasa nyaman,” kata Muchlas.

Hasilnya, kinerja perusahaan menunjukkan tren positif dari 2019 hingga 2024. Prestasi ini membuat pemegang saham mempercayakan Muchlas untuk melanjutkan periode kedua sebagai komisaris.

Konsep komisaris independen lahir sebagai respons terhadap berbagai krisis di dunia bisnis, seperti keruntuhan perusahaan-perusahaan besar di Amerika Serikat.

Indonesia mengadopsi konsep ini setelah krisis perbankan dengan menginternalisasi standar tata kelola dari OECD.

Regulasi di sektor keuangan semakin diperkuat dengan POJK Nomor 44 Tahun 2020 , yang menetapkan penerapan manajemen risiko bagi lembaga jasa keuangan . Standarisasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan para komisaris.

Dengan berbagai inisiatif dan regulasi yang ada, Muchlas percaya bahwa komisaris independen memiliki peran strategis dalam mendorong BUMN menuju tata kelola yang lebih baik.

Langkah-langkah ini tidak hanya menegaskan pentingnya profesionalisme, tetapi juga mengukuhkan komitmen pemerintah dalam memajukan BUMN.

“Keberadaan komisaris independen bukan sekadar formalitas, tetapi peluang untuk memberikan kontribusi nyata bagi perusahaan dan masyarakat,” tutup Muchlas penuh optimis. (rls)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi II DPRD Jabar: Pusat Distribusi Jabar Permudah Masyarakat dan Petani

    Komisi II DPRD Jabar: Pusat Distribusi Jabar Permudah Masyarakat dan Petani

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 131
    • 0Komentar

    PURWAKARTA, MBInews.id –  Pusat Distribusi Provinsi Jawa Barat diharapkan bisa mengendalikan gejolak harga pasar komoditas kebutuhan pokok di masyarakat yang saat ini masih menunjukkan progresnya. Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Faizal Hafan mengatakan, pihaknya melihat kegiatan pelaksanaan pembangun Pusat Distribusi Provinsi sudah mulai berjalan meskipun pelaksanaanya bertahap. “Kita merasa bersyukur karena kegiatan di […]

  • Pemkot Bandung Pastikan Kasus Kekerasan Anak Yang Sempat Viral Terselesaikan

    Pemkot Bandung Pastikan Kasus Kekerasan Anak Yang Sempat Viral Terselesaikan

    • calendar_month Selasa, 12 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan permasalahan kekerasan yang melibatkan anak yang sempat viral telah diselesaikan secara damai. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Pendidikan, aparatur kewilayahan, P2TP2A serta Puspaga telah bertemu langsung dengan orang tua dan wali anak-anak yang terlibat dalam kejadian ini. Pertemuan tersebut sekaligus untuk mengetahui kronologi peristiwa […]

  • Pos Indonesia Dapat Penghargaan Top CSR Award 2024

    Pos Indonesia Dapat Penghargaan Top CSR Award 2024

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND berhasil menyabet dua penghargaan pada ajang bergengsi Top CSR Awards 2024 dari Majalah Top Business berkat isu Environment Social and Governance (ESG). Penghargaan tersebut diraih tepat satu hari setelah diluncurkannya program ramah lingkungan PosIND Goes Green 2024. Dua penghargaan yang diraih PosIND adalah Top CSR Awards […]

  • Tingkatkan Kualitas Atlet, Achmad Nugraha Audensi BAPOPSI

    Tingkatkan Kualitas Atlet, Achmad Nugraha Audensi BAPOPSI

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 172
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua DPRD Kota Bandung H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., menerima audiensi dari Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) Kota Bandung, di Ruang Rapat Banggar DPRD Kota Bandung, Rabu (20/04/2022). Dalam audiensi ini, Bapopsi Kota Bandung mengajak Achmad Nugraha berdiskusi terkait upaya-upaya dalam mewujudkan kualitas olahraga di Kota Bandung menjadi lebih […]

  • Selain Terjangkau, TK Negeri Pembina, Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Miliki Fasilitas Penunjang Dalam Mengembangkan Anak

    Selain Terjangkau, TK Negeri Pembina, Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Miliki Fasilitas Penunjang Dalam Mengembangkan Anak

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBinews.id– Pendidikan Taman Kanak-kanak (TK), merupakan salah satu bentuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), yang memiliki peran penting untuk mengembangkan kepribadian anak, serta mempersiapkan mereka memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Seperti halnya dengan TK Negeri Pembina, yang berlokasi di Keluarahan Sriwidari, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, terus berkembang. Bahkan, tidak sedikit masyarakat memasukan anaknya di TK […]

  • BPSK Menerima Pengaduan Sebanyak 14 Kasus Pengaduan Konsumen

    BPSK Menerima Pengaduan Sebanyak 14 Kasus Pengaduan Konsumen

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    MBInews.id, Sukabumi –  Jumlah pengaduan konsumen yang masuk ke Badan Penyeleseaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Sukabumi peridoe Januari hingga akhir Juli sebanyak 14 kasus. Jumlah tersebut tergolong alami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya di periode yang sama.”Kalu dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah pengaduan konsumen hingga akhir juli tahun ini memang alami peningkatan,”ujar salah satu […]

expand_less