Breaking News
Trending Tags

Cegah penyebaran Covid-19, Stop Mudik

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 27 Apr 2021
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: H. Dadan Tri Yudianto ST. SH.MH.

MUDIK selalu menjadi isu menarik pada setiap jelang lebaran. Persoalan yang muncul bukan tentang dampak perpindahan sesaat yang melibatkan jutaan manusia dari satu daerah ke daerah lain, namun pada situasi-situasi mendasar yang berkenaan dengan keamanan dan keselamatan jiwa para pemudik.

Berdasarkan pengalaman, pada tahun-tahun sebelumnya pengawasan lebih menekankan pada pengaturan moda transportasi yang akan digunakan para pemudik, serta kondisi jalan, dan lalu-lintas yang memadai, maka pada tahun ini lebih pada situasi pandemi covid-19 yang masih menjadi gejala penularan.

Hingga tahun ini dua kali larangan mudik dilaksanakan. Tahun lalu atau tahun 2020 mudik ditiadakan dan para calon pemudik tidak diperkenankan melakukannya mengingat situasi pandemi Covid-19 masih tinggi. Pada tahun ini, meskipun diperkirakan mulai mengalami penurunan, namun diharapkan benar-benar terkendali dengan tidak memunculkan kasus baru.

Dengan demikian, pokok yang menjadi larangan adalah situasi yang masih belum normal dan sewaktu-waktu jika tidak dicegah akan makin meningkatkan kembali jumlah penderita. Bahkan bukan tidak mungkin menciptakan klaster baru yaitu klaster mudik. Daripada lolos perhatian dari kemungkinan munculmya jumlah kesakitan baru lebih baik mencegah agar benar-benar tidak terjadi.

Untuk mengatur pelaksanaannya hingga pelarangan pelaksanaannya, pemerintah secara resmi melarang pelaksanaan mudik Lebaran 2021 melalui Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 dari Satgas Penanganan Covid-19 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Kebijakan itu diperketat dengan dikeluarkanya Adendum atas SE Nomor 13 Tahun 2021. Pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN), dua pekan sebelum dan sepekan setelah masa peniadaan mudik, yakni 22 April-5 Mei 2021 dan 18-24 Mei 2021. Keluarnya surat ini menjadi alat penegakan pelaksanaannya.

Dengan keluarnya surat larangan tersebut jelas bahwa ikhtiar bangsa ini untuk melenyapkan virus corona menemukan momentumnya. Meskipun kebijakan yang dipilih terkesan tidak popular dan menentang kebiasaan masyarakat, namun harus ditempuh sebagai upaya pencegahan agar bangsa ini tidak terjerembab kembali ke dalam kubangan pandemi yang sampai saat ini masih belum menemukan formula untuk memusnahkannya.

Yang perlu dilakukan sekarang adalah bagaimana upaya keras yang dilakukan pemerintah mendapat dukungan dari seluruh masyarakat, termasuk masyarakat yang terbiasa melakukan mudik
Meskipun dari sisi tradisi mudik sudah merupakan budaya yang melekat pada bangsa kita, namun demi upaya penanganan dan pencegahannya harus dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan semua pihak tanpa terkecuali.

Termasuk di dalamnya adalah menutup setiap peluang dan potensi tumbuh dan mewabahnya kembali pandemi ini. Sehingga dalam waktu-waktu ini, upaya bangsa ini keluar dari status sebagai kawasan pandemi bisa hilang dengan segera, semoga. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bjb Obligasi Ritel ORI 022, Kupon Menarik dengan Penawaran Mulai Rp1 juta hingga 5 Miliar

    bjb Obligasi Ritel ORI 022, Kupon Menarik dengan Penawaran Mulai Rp1 juta hingga 5 Miliar

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews id – bank bjb menjadi salah satu Sub Mitra Distribusi Surat Berharga Negara (SBN) Ritel Seri ORI022 melalui produk bjb Obligasi Ritel dengan penawaran kupon menarik dan pembelian antara Rp1 juta hingga Rp5 miliar. Kementerian Keuangan Republik Indonesia baru saja meluncurkan ORI022 bagi investor Warga Negara Indonesia (WNI) sejak 26 September 2022 dan […]

  • Ratusan Karangan Bunga Duka Cita Berjajar di Rumah Dinas Wali Kota Bandung

    Ratusan Karangan Bunga Duka Cita Berjajar di Rumah Dinas Wali Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 11 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ratusan karangan bungan ucapan belasungkawa berjajar depan rumah dinas wali kota, Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Sabtu 11 Desember 2021. Hal ini menyiratkan Kota Bandung tengah berduka atas wafatnya Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, Jumat 10 Desember 2021 kemarin. Sejumlah ruas jalan di sekitar pendopo dipenuhi karangan bunga. Mulai dari Jalan […]

  • Yana Ajak Advokat Berperan Aktif Pada Pembangunan Kota Bandung

    Yana Ajak Advokat Berperan Aktif Pada Pembangunan Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 31 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksana Tugas Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta para advokat atau pengacara ikut berperan aktif pada pembangunan di Kota Bandung. Salah satunya terus memberikan bantuan hukum kepada warga yang kurang mampu. Hal itu diungkapkan Yana saat menghadiri pelantikan pengurus Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Bandung Masa Bakti 2022-2026 di Pullman Bandung Grand […]

  • Terkait Pro Kontra Data Pasien Corona, KIP Jabar Angkat Bicara

    Terkait Pro Kontra Data Pasien Corona, KIP Jabar Angkat Bicara

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pro kontra apakah data pasien positif corona perlu diumumkan ke publik atau tidak, membuat Komisi Informasi Jawa Barat angkat suara.   Menurut Ketua Komisi Informasi Jawa Barat Ijang Faisal, untuk kepentingan yang lebih besar terhadap keberlanjutan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara, presiden bisa saja membuka informasi pasien corona karena status penyebaran virus […]

  • Absen Di R-APBD Perubahan Tahun 2020, Kadinkes Kota Sukabumi : Dampingi Tim Dinkes Provinsi Utusan Gubernur Jabar

    Absen Di R-APBD Perubahan Tahun 2020, Kadinkes Kota Sukabumi : Dampingi Tim Dinkes Provinsi Utusan Gubernur Jabar

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    SUKABUMI- MBInews.id – Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dr. Rita Fitrianingsih akhirnya menjawab tentang ketidak hadirnya di agenda Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Perubahan tahun 2020 yang digelar Rabu, (9/9) kemarin. Yang menyebabkan terjadinya penjadwalanan ulang oleh Badan Anggaran (Ban-Ang). Rita mengatakan, tidak hadirnya itu dikarenakan ada kegiatan yang sangat penting. Yakni, harus […]

  • PT Pos Indonesia Luncurkan Prangko Seri Penanda Kota Buk Renteng di Acara HUT ke-108 Sleman

    PT Pos Indonesia Luncurkan Prangko Seri Penanda Kota Buk Renteng di Acara HUT ke-108 Sleman

    • calendar_month Senin, 20 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

      SLEMAN, Mbinews – Pemerintah Kabupaten Sleman di usia 108 ,pada 15 Mei 2024 meluncurkan Prangko Seri Penanda Kota: ‘Buk Renteng’ dan buku ‘Pesona Wisata Bumi Sembada’ di Pendopo Parasamya, Kamis (16/5/2024). Peluncuran prangko seri penanda kota: Buk Renteng dan buku ‘Pesona Wisata Bumi Sembada’ resmi dilaksanakan dan disahkan Pemkab Sleman bersama Kementerian Komunikasi dan […]

expand_less