Breaking News
Trending Tags

Ciptakan Kota Sehat Bebas ODF 100 Persen, Ubah Perilaku Masyarakat Buang Air Besar Sembarangan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 2 Apr 2021
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBINews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap konsen menciptakan kota sehat bebas ODF (Open Defecation Free) 100 persen. Di antaranya dengan melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi yang berfokus kepada mengubah perilaku masyarakat untuk tidak membuang air besar sembarangan.

Ketua Forum Bandung Sehat (FBS) Kota Bandung, Siti Muntamah Oded mengungkapkan, upaya sosialisasi terkait perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan suatu bentuk keseriusan Kota Bandung untuk menghadirkan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Untuk itu wajib kepada seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan, partisipasi, sekaligus melakukan penyadaran secara mandiri untuk memenuhi kriteria hadirnya kota sehat,” terangnya di Balai Kota Bandung, Kamis (1/4/2021).

Pemkot Bandung telah menertibkan bangunan liar di daerah bantaran sungai, serta mendorong setiap kewilayahan untuk menciptakan inovasi Bangkasep (Bangga Kagungan Septictank).

Di samping itu, terang Siti, dalam menciptakan kota sehat maka perlu dukungan dari sarana prasarana yaitu dengan menghadirkan 100 persen akses sanitasi yang layak.

Artinya seluruh keluarga di Kota Bandung harus memiliki akses terhadap jamban sehat dan tidak menyalurkan pembuangan kotorannya ke sungai atau hutan.

“Maka kami akan betkolaborasi dengan semua pihak yang ada di kota Bandung, mulai dari dunia usaha seperti mall-mall, pusat-pusat perbelanjaan ditambah juga dengan jasa untuk ikut membantu melakukan intervensi sekaligus membangunkan sarana dan prasarana,” tuturnya.

Sehingga, meski saat ini akses sanitasi baru mencapai 69,01 persen, namun Siti yakin dengan semangat kolaborasi, inovasi dan gotong royong seluruh target akan tercapai.

Di tempat sama, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr Ahyani Raksanagara menyebutkan, untuk mempercepat mewujudkan kota bebas ODF, pihaknya telah melakukan perencanaan dan pemetaan wilayah dengan ODF tertinggi.

“Daerah mana yang harus digarap lebih cepat. Tapi kalau masalah hasil itu kita berproses,” tuturnya.

“Kita punya masalah ODF yang juga akan berdampak ke hal-hal lain seperti stunting dan juga ke yang lain. Jadi mari dukung sama-sama untuk menuju ODF 100%,” ajaknya. (tan)**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KLB PWI Segera Digelar bulan Agustus

    KLB PWI Segera Digelar bulan Agustus

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menyampaikan Kongres Luar Biasa (KLB) PWI akan digelar Agustus ini di Jakarta. Semua PWI Provinsi sebagai pemilik suara diminta mempersiapkan diri. “Panitia KLB PWI sudah ditetapkan dalam rapat bersama Dewan Penasihat dan Dewan Kehormatan. Mantan Ketua PWI DKI Jakarta, Bang Marah Sakti Siregar, […]

  • Penanggulangan Bencana Hingga Tingkat Kelurahan, Diskar PB Kota Bandung Bentuk Satuan Satlak

    Penanggulangan Bencana Hingga Tingkat Kelurahan, Diskar PB Kota Bandung Bentuk Satuan Satlak

    • calendar_month Jumat, 2 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menyiapkan pembentukan Satuan Pelaksana Penanggulanan Bencana. Satlak ini akan terbentuk di level kecamatan dan kelurahan. Kepala Seksi Kerja Sama Kebencanaan Dinas Pemadam Kebakaran dan Pennggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Imanuel Situmorang menyatakan pembentukan Satlak ini untuk membantu tugas penanganan kebencanaan di Kota Bandung. Pengkajian pembuatan Satlak […]

  • Pemkot dan DPRD Kota Sukabumi Perkuat Perlindungan Guru Melalui Regulasi Khusus

    Pemkot dan DPRD Kota Sukabumi Perkuat Perlindungan Guru Melalui Regulasi Khusus

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi bersama DPRD Kota Sukabumi terus mematangkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan. Saat ini, pembahasan regulasi tersebut telah memasuki tahap Panitia Khusus (Pansus) dengan fokus pada penyempurnaan substansi agar dapat diterapkan secara efektif di lapangan. Raperda ini disusun sebagai upaya memberikan perlindungan hukum, kepastian […]

  • Pemkot Bandung Menggelar Kegiatan Silaturahmi Bersama Para Tokoh Agama Hindu

    Pemkot Bandung Menggelar Kegiatan Silaturahmi Bersama Para Tokoh Agama Hindu

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar kegiatan silaturahmi bersama para tokoh agama Hindu dalam rangka peringatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kota Bandung ini menjadi momentum penguatan toleransi dan harmoni antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakat. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dalam sambutannya mengatakan, Kota Bandung merupakan […]

  • Refocusing Anggaran? Daddy :  Awas ” Jangan Hantam Kromo”

    Refocusing Anggaran? Daddy : Awas ” Jangan Hantam Kromo”

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Instruksi Mendagri Nomor 1 tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease di Lingkungan Pemerintah Daerah ditujukan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia. Anggota fraksi Gerindra DPRD prov Jabar Daddy Rohanady menanggapi implementasi instruksi yang dikeluarkan pada 2 April 2020 dan berisi 7 butir perintah tersebut. Implementasi ketujuh perintah […]

  • Pemkot Bandung Bakal Bangun IGD Khusus Terindikasi Covid-19 Di RSKIA

    Pemkot Bandung Bakal Bangun IGD Khusus Terindikasi Covid-19 Di RSKIA

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BANDUNG, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal membangun instalasi gawat darurat (IGD) khusus terindikasi Covid-19 di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA). Hal itu sebagai upaya meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19. Menurut Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, pelayanan IGD rumah sakit bagi terindikasi Covid-19 harus terpisah. Ia mengungkapkan, pelayanan kepada pasien berindikasi Covid-19 membutuhkan tenaga […]

expand_less