Breaking News
Trending Tags

Disnaker Kota Bandung Melakukan Langkah dan Berinovasi untuk Mengurangi Pengangguran

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Disnaker Kota Bandung Memiliki fungsi dalam pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas dukungan teknis di bidang ketenagakerjaan.

Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung terus melakukan langkah dan inovasi guna melayani masyarakat dalam menciptakan perluasan kesempatan kerja.
Memberikan layanan perluasan kesempatan kerja dan menekan angka pengangguran terbuka di Kota Bandung, Disnaker Kota Bandung telah menjalankan program dan rencana kerja, diantaranya melalui pelatihan kerja, pemagangan hingga program padat karya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) Kota Bandung, Drs. Andri Darusman M.Si., mengatakan tingkat pengangguran terbuka di Kota Bandung sebelum masa Covid-19 di angka 8,1% atau sekitar 100 ribu orang. Namun setelah terjadinya pandemi, angka melonjak menjadi 11,46% atau kurang lebih 160 ribu orang yang membutuhkan pekerjaan.

Hal itu disampaikan Andri Darusman dalam chanel YouTube Basa Basi Podcast Pokja PWI Kota Bandung, yang tayang pada Senin (13/1/2025). Dengan mengangkat judul ‘Peran Aktif Disnaker Kota Bandung Dalam Meningkatkan Kesempatan Kerja dan Menekan Pengangguran’ (backlink video: https://www.youtube.com/watch?v=trDlhnoRI6k )

Namun pasca pandemi covid-19 tahun 2022, kata Andri, angka pengangguran turun menjadi 9,5%. Begitu juga pada tahun 2023 terus mengalami penurunan menjadi 8,83%. Tahun 2024 Alhamdulillah turun menjadi 7,4 persen, kurang lebih 90 ribuan yang membutuhkan pekerjaan,” ujar Andri Darusman.

Meski mampu menekan angka pengangguran terbuka, Kadisnaker Kota Bandung memastikan angka pengangguran tidak mungkin bisa menyentuh 0 persen. Sebab setiap tahunnya ada lulusan baru dari dunia pendidikan yang membutuhkan pekerjaan, bila tidak meneruskan pendidikannya.
Dari 7,4 persen angka pengangguran terbuka pada tahun 2024, 40 persennya itu adalah fresh graduate atau lulusan yang sekolah menengah kejuruan (SMK) dan SMA yang tidak melanjutkan sekolah (ke tingkat perguruan
Ditargetkan tingkat pengangguran terbuka bisa ditekan di angka 6,4 atau 6,5 persen di tahun 2025 .

Guna menekan angka pengangguran terbuka di Kota Bandung, Disnaker memiliki 3 strategi yang bakal diterapkan. Mulai dari melaksanakan pelatihan-pelatihan kerja, pemagangan, bursa kerja hingga pelaksanaan program padat karya.

Selama tahun 2024, Disnaker Kota Bandung telah melaksanakan pelatihan kerja untuk 13 jenis dan bidang pelatihan. Mulai dari kuliner, tata rias, web designer hingga digital marketing.

Rating pertama pelatihan di Kota Bandung ini adalah di bidang kuliner atau makanan. “Terutama pelatihan katering, karena mungkin di Kota Bandung itu enak tidur dan enak makan,” selorohnya.

Andri Darusman mengungkapkan, penurunan angka pengangguran terbuka di Kota Bandung itu dengan bermunculannya para pelaku usaha atau wirausaha baru. “Karena memang pelatihan ini tujuannya untuk membentuk dan mewujudkan wirausaha baru,” ungkapnya.

Selama tahun 2024, Disnaker Kota Bandung telah melaksanakan pelatihan dengan angka partisipasi mencapai 9 ribu orang. Untuk tahun 2025, Disnaker Kota Bandung pun menargetkan bisa melaksanakan pelatihan terhadap 15 ribu masyarakat.

Untuk meningkatkan pelayanan lebih cepat, Disnaker Kota Bandung juga melakukan inovasi dengan cara layanan jemput bola ke masyarakat yang diberi nama MASTER (Mobil Anjungan . Disnaker Kota Bandung juga melayani layanan secara online melalui aplikasi New Bima. “Gak perlu susah-susah, pengen bikin surat kuning ke platform Bandung Sadayana nanti ketemu di sana dengan aplikasi yang namanya New Bima. Semua layanan ada di sana, mulai dari pengaduan, mau konsultasi atau mau daftar pelatihan, semua ada di sana,” papar Andri.

Perusahaan juga masuk aplikasi New Bima itu. Sebenarnya job fair itu setiap hari kita lakukan di aplikasi itu secara online. Perusahaan jika membutuhkan tenaga kerja ada di aplikasi ini, butuh keahlian dan kompetensi yang seperti apa bisa dicari di (aplikasi) ini,” terangnya. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jangan Lewatkan! Bandung Bakal Deklarasikan Diri Jadi Kota Angklung

    Jangan Lewatkan! Bandung Bakal Deklarasikan Diri Jadi Kota Angklung

    • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Tepat tanggal 21 Mei 2022 bakal jadi hari bersejarah bagi Kota Bandung. Ya, akan ada deklarasi Bandung Kota Angklung di Balai Kota Bandung Jalan Wastukancana Seperti apa sih keseruannya? Belum lama ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Dewi Kaniasari mengungkapkan hal tersebut. “Tanggal 21 Mei Kota Bandung bakal deklarasikan […]

  • Jajal Tol Cisumdawu, Ineu : InsyaAllah Segera Beroperasi Menyeluruh.

    Jajal Tol Cisumdawu, Ineu : InsyaAllah Segera Beroperasi Menyeluruh.

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    KAB. SUMEDANG, Mbinews.id – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari beserta Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat menjajal jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi satu hingga seksi tiga di Cimalaka Kab. Sumedang, Rabu (26/01/22). Pada kesempatan tersebut, Ineu menyambut baik dioperasikannya Jalan Tol Cisumdawu Seksi 1 ruas Cileunyi – Pamulihan […]

  • Kenaikan Iuran JKN Harus Diiringi Perbaikan Layanan Faskes

    Kenaikan Iuran JKN Harus Diiringi Perbaikan Layanan Faskes

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo mengatakan bahwa kenaikan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) Kelas III dari Rp25.500 menjadi Rp42.000 (JKN) harus diiringi dengan perbaikan layanan oleh Fasilitas Kesehatan (Faskes). “Kami sependapat dengan Bapak Ichsan Firdaus (Partai Golkar), Bapak Syamsul Bahri (Fraksi Partai Golkar) dan Ibu Sumarjati Arjoso […]

  • DPRD Kota Bandung, Sambut Walikota Periode 2025 -2030 untuk Bekerja

    DPRD Kota Bandung, Sambut Walikota Periode 2025 -2030 untuk Bekerja

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menyampaikan tanggapannya setelah Rapat Paripurna pasca dilantiknya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Periode 2025-2030. D menyoroti pidato pertama Wali Kota Bandung tersebut. DPRD Kota Bandung memiliki harapan besar terhadap Wali Kota terpilih. telah memaparkan beberapa program yang akan dijalankan dalam lima tahun ke depan […]

  • Jokowi  : Pastikan Susunan Kabinet  Periode : 2019-2024 Sudah Rampung

    Jokowi : Pastikan Susunan Kabinet Periode : 2019-2024 Sudah Rampung

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana dan putra-putrinya menjawab wartawan sebelum menuju ke Gedung MPR RI untuk menghadiri pelantikan dirinya sebagai Presiden RI Periode 2019-2024, di Istana Kepresidenan, Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan susunan kabinet yang akan membantunya para periode pemerintahan 2019-2024 sudah rampung. Ia berencana akan memperkenalkan para menteri yang […]

  • Cukup KTP Dan NPWP, UMKM Kini Bisa Ikut Pengadaan Barang Jasa Pemerintah

    Cukup KTP Dan NPWP, UMKM Kini Bisa Ikut Pengadaan Barang Jasa Pemerintah

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya melalui aplikasi Bela Pengadaan. Hal ini sebagai upaya mendukung pemulihan UMKM pascapandemi Covid-19. Kini, para pelaku usaha yang belum berbadan hukum pun bisa ikut dalam Pengadaan Barang Jasa Pemerintah dan ingin mendaftar di Aplikasi Bela Pengadaan cukup […]

expand_less