Breaking News
Trending Tags

Harus ada Kajian Konprehensip Dalam Pengelolaan sampah di Kota Bandung

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
  • visibility 166
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Dalam pembahasan LKPJ Wali Kota Bandung 2024, Salah satu yang menjadi sorotan Pansus 6 DPRD Kota Bandung adalah penanganan sampah. Anggota Pansus 6 DPRD Kota Bandung Andri Rusmana mengatakan beberapa pandanganya mengenai pengelolaan sampah ini.

Politisi PKS ini mengatakan, untuk sistem pengelolaan sampah, pengelola operasional sampah yang meliputi layanan pengumpulan sampah, pengangkutan sampah dan pengolahan sampah dilakukan oleh UPT setingkat esselon IV yang tentunya kewenangannya sangat terbatas.

Karena kebijakan sistem pengelolaan sampah tetap ada di Kepala Dinasnya, karena  Kepala Dinas  posisinya di Esselon 2. Hal ini akan berpengaruh terhadap kinerja pelayanan, karena ketika ada permasalahan tidak bisa langsung di eksekusi tetapi harus ada jalur koordinasi secara hirarki untuk sampai ke kepala dinas. Setelah  baru bisa dieksekusi permasalahan tersebut.

Sedangkan pelayanan terhadap masyarakat harus secepat mungkin. Misalnya, seperti bagaimana solusi terhadap penumpukan sampah di beberapa lokasi yang belum terangkut, bagaimana strategi dalam layanan pengangkutan dan pengolahan sampah sehingga Bandung terbebas dari sampah.

Menurut Anggota Pandus 6 DPRD Kota Bandung , harus ada kajian yang komprehensif mengenai sistem pengelolaan sampah terpadu , termasuk sistem kelembagaannya. Sehingga target dari tarif jasa layanan penanganan sampah menjadi zero waste  bisa tercapai dengan baik .

Perihal sulitnya realisasi pendapatan Retribusi terhadap sampah merupakan bukti nyata pekerjaan yang tidak terstruktur dengan baik.

Di sisi lain Pemerintah Kota Bandung ,punya program pengurangan sampah ke TPS dengan cara memilah di sisi lain target tetap tinggi, istilahnya tidak nyambung, pertama dasar besaran tarif rumah tinggal, alasannya apa tarif dasar listrik jadi patokan besaran retribusi.

Seharusnya coba diubah dengan pola luas bangunan, atau jumlah orang yang ada didalam rumah tersebut baru muncul tarif, atau yang lebih adil sesuai program pengurangan dan pemilahan sampah ya di timbang juga sampah yang diangkatnya jadi berapa kg kali berapa rupiah.

Diharapkan ada reward bagi warga yang dapat mengurangi sampah di rumah tangga dapat tagihan iurannya lebih murah.

“Juga berlaku untuk hotel dan komersil lainnya jangan di pukul rata, sebesar Rp 90 ribu, ini bisa lebih mahal harusnya coba dikaji lagi untuk ini,” pungkasnya. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Sukabumi Sabet Penghargaan Dari Kementrian KLHK

    Wali Kota Sukabumi Sabet Penghargaan Dari Kementrian KLHK

    • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menerima penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2022 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan yang diraih oleh Wali Kota tersebut, dikarenakan sebagai kepala daerah yang telah berkomitmen dan peduli pada pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan. Selain itu secara kelembagaan Pemerintah Kota Sukabumi mendapat peringkat pertama pada kategori kota […]

  • Dua Hari Sekali, Diskar PB Semprotkan Disinfektan Di Sejumlah Titik Kota Bandung

    Dua Hari Sekali, Diskar PB Semprotkan Disinfektan Di Sejumlah Titik Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kendati kini sudah memasuki masa Adaptasi Kebiasan Baru (AKB), namun Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung tetap menyemprotkan disinfektan sejumlah titik di Kota Bandung. Langkah ini sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan Covid-19. Untuk penyemprotan, Diskar PB Kota Bandung bekerja sama dengan Polrestabes Bandung dan Kodim 0618/BS. Seperti yang […]

  • Deklarasi Damai PPK dan Panwas Tingkat Kec Pameungpeuk Kab Bandung

    Deklarasi Damai PPK dan Panwas Tingkat Kec Pameungpeuk Kab Bandung

    • calendar_month Jumat, 24 Nov 2023
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Kab Bandung,Mbinews.id –Deklarasi Damai peserta Pemilu 2024 tingkat Kec Pameungpeuk  berlangsung di Pendopo Kec Pameungpeuk, (23/11/2023) dihadiri Muspika Kec Pameungpeuk, Pengurus PPK Panwas kecamatan dan Anggota Parpol Kec Pameungpeuk Kab Bandung . Saeful Fikri Kortib Hukum dan Pencegahan Panwas Kecamatan Pameungpeuk Kab Bandung mengatakan, dalam Deklarasi Damai PPK dan Panwas tingkat Kecamatan Pameungpeuk Kab Bandung […]

  • Luncurkan Simponi Super Apps, Ratusan Aplikasi Pemkot Sukabumi Siap Dilebur

    Luncurkan Simponi Super Apps, Ratusan Aplikasi Pemkot Sukabumi Siap Dilebur

    • calendar_month Senin, 18 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Optimalkan pelayanan kepada masyarakat melalui layanan aplikasi digital ‘Simponi’ (Sistem Informasi Manajemen Pemerintahan Online Kota Sukabumi), Pemerintah Kota Sukabumi berharap super apps yang digawangi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi ini mampu menjadi solusi dalam era pelayanan digital saat ini, Senin (18/12). Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji secara simbolis […]

  • Wali Kota Sukabumi Lepas Belasan ASN Yang Masuk Pensiun

    Wali Kota Sukabumi Lepas Belasan ASN Yang Masuk Pensiun

    • calendar_month Jumat, 31 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebanyak 13 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, memasuki masa purna bhakti (pensiun) padas April 2023. Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, melepas belasan ASN yang akan pensiun bulan depan tersebut, di ruang utama Balai Kota Sukabumi. Jumat, (31/3/2023). Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, mengungkapkan, Pemkot Sukabumi melepas secara resmi ASN […]

  • Jaga Inflasi, TPID Kota Sukabumi Terus Pantau Ketersediaan dan Pasokan

    Jaga Inflasi, TPID Kota Sukabumi Terus Pantau Ketersediaan dan Pasokan

    • calendar_month Rabu, 9 Agt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kota Sukabumi, terus melakukan pemantauan ketersediaan dan pasokan yang dapat memicu kenaikan inflasi. Meskipun saat ini laju inflasi di Kota Sukabumi tergolong cukup terkendali. Artinya, masih dalam target yang sudah ditetapkan oleh Bank Indonesia. Yaitu, dikisaran 2-4 persen, atau 3+/-1. “Kami, bersama dinas dan lembaga lainya, akan terus melakukan […]

expand_less