Breaking News
Trending Tags

Harus ada Kajian Konprehensip Dalam Pengelolaan sampah di Kota Bandung

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
  • visibility 164
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Dalam pembahasan LKPJ Wali Kota Bandung 2024, Salah satu yang menjadi sorotan Pansus 6 DPRD Kota Bandung adalah penanganan sampah. Anggota Pansus 6 DPRD Kota Bandung Andri Rusmana mengatakan beberapa pandanganya mengenai pengelolaan sampah ini.

Politisi PKS ini mengatakan, untuk sistem pengelolaan sampah, pengelola operasional sampah yang meliputi layanan pengumpulan sampah, pengangkutan sampah dan pengolahan sampah dilakukan oleh UPT setingkat esselon IV yang tentunya kewenangannya sangat terbatas.

Karena kebijakan sistem pengelolaan sampah tetap ada di Kepala Dinasnya, karena  Kepala Dinas  posisinya di Esselon 2. Hal ini akan berpengaruh terhadap kinerja pelayanan, karena ketika ada permasalahan tidak bisa langsung di eksekusi tetapi harus ada jalur koordinasi secara hirarki untuk sampai ke kepala dinas. Setelah  baru bisa dieksekusi permasalahan tersebut.

Sedangkan pelayanan terhadap masyarakat harus secepat mungkin. Misalnya, seperti bagaimana solusi terhadap penumpukan sampah di beberapa lokasi yang belum terangkut, bagaimana strategi dalam layanan pengangkutan dan pengolahan sampah sehingga Bandung terbebas dari sampah.

Menurut Anggota Pandus 6 DPRD Kota Bandung , harus ada kajian yang komprehensif mengenai sistem pengelolaan sampah terpadu , termasuk sistem kelembagaannya. Sehingga target dari tarif jasa layanan penanganan sampah menjadi zero waste  bisa tercapai dengan baik .

Perihal sulitnya realisasi pendapatan Retribusi terhadap sampah merupakan bukti nyata pekerjaan yang tidak terstruktur dengan baik.

Di sisi lain Pemerintah Kota Bandung ,punya program pengurangan sampah ke TPS dengan cara memilah di sisi lain target tetap tinggi, istilahnya tidak nyambung, pertama dasar besaran tarif rumah tinggal, alasannya apa tarif dasar listrik jadi patokan besaran retribusi.

Seharusnya coba diubah dengan pola luas bangunan, atau jumlah orang yang ada didalam rumah tersebut baru muncul tarif, atau yang lebih adil sesuai program pengurangan dan pemilahan sampah ya di timbang juga sampah yang diangkatnya jadi berapa kg kali berapa rupiah.

Diharapkan ada reward bagi warga yang dapat mengurangi sampah di rumah tangga dapat tagihan iurannya lebih murah.

“Juga berlaku untuk hotel dan komersil lainnya jangan di pukul rata, sebesar Rp 90 ribu, ini bisa lebih mahal harusnya coba dikaji lagi untuk ini,” pungkasnya. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Bandung Tinjau Program Rutin Siskamling Siaga Bencana di Wilayah Kelurahan Pelindung Hewan

    Wali Kota Bandung Tinjau Program Rutin Siskamling Siaga Bencana di Wilayah Kelurahan Pelindung Hewan

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Langit sore di Kelurahan Pelindung Hewan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung tampak mendung, namun kesibukan warga Kelurahan Pelindung Hewan justru meningkat. Di tengah padatnya perumahan dan deretan rumah sewa yang berdempetan, langkah kaki Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, tampak menelusuri gang-gang sempit bersama jajaran perangkat daerah dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah […]

  • Erwin: Mahasiswa Tidak Cukup hanya Cerdas Akademik, Harus Miliki Akhlak Mulia dan Peduli Sesama.

    Erwin: Mahasiswa Tidak Cukup hanya Cerdas Akademik, Harus Miliki Akhlak Mulia dan Peduli Sesama.

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Universitas Pasundan (Unpas) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Mahasiswa Manajemen Bisnis 2025 dengan tema “Generation of Virtue” di Pusdikif – Pussenif Bandung, pada Sabtu, 20 September 2025. Tema ini diangkat sebagai respons atas kondisi zaman yang semakin kompleks. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin yang menjadi salah satu pembicara menuturkan, generasi muda saat ini […]

  • Wisatawan yang Datang Ke Kota Bandung Pasti Nyaman dan Aman

    Wisatawan yang Datang Ke Kota Bandung Pasti Nyaman dan Aman

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Menjelang Lebaran dan memasuki libur sekolah, Kota Bandung masih menjadi primadona sebagai tujuan wisata. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan Kota Bandung aman dan nyaman. “Musim Lebaran ini dipastikan sekitar 1 juta wisatawan masuk ke Kota Bandung. Tantanganya yaitu macet. Saya pastikan dinas terkait dan jajaran kepolisian akan belerja estra. Insyaallah infrastruktur […]

  • Inovasi Budidaya Maggot Buruan Sae Kota Bandung Raih Penghargaan Special Mention di MPA 2025

    Inovasi Budidaya Maggot Buruan Sae Kota Bandung Raih Penghargaan Special Mention di MPA 2025

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Kota Bandung kembali mengukir prestasi di tingkat internasional. Praktik Baik bertajuk “Ekonomi Sirkular Buruan Sae: Budidaya Maggot sebagai Penggerak Inovatif Sirkularitas dan Reduksi Limbah Pangan dalam Model Buruan Sae di Kota Bandung” berhasil meraih pengakuan istimewa berupa Special Mention dalam kategori Food Waste pada ajang bergengsi Milan Pact Award (MPA) 2025. […]

  • Pituin Sunda, H. Deden Mulyana Caleg DPR RI Partai Nasdem No: 4

    Pituin Sunda, H. Deden Mulyana Caleg DPR RI Partai Nasdem No: 4

    • calendar_month Minggu, 21 Jan 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Kampung Buhun H. Deden Mulyana S. SI.MM ,Calon Legislatif (Caleg) DPR RI, Jabar II dari Partai Nasdem gelar kampanye terbuka (20/1/2024) hadirkan relawan dan warga yang ada di wilayah Kecamatan Katapang Kab Bandung. H. Deden Caleg DPR RI, Jabar II dari Partai Nasdem wilayah Kab Bandung dan Kab Bandung Barat, No […]

  • Baru 1500an Asset Tanah Pemda Jabar Tersertifikasi

    Baru 1500an Asset Tanah Pemda Jabar Tersertifikasi

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

     Bandung BEDAnews.com Ada 5 juta asset yang dikelola oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Barat tersebesar di seluruh 27 Kabupaten/Kota se Jawa Barat.  Asset ini tidak hanya berupa aset Tanah, tapi juga termasuk barang bergerak dan tidak bergerak, bahkan termasuk juga, seperti gelas, piring, taplak meja, bunga dan bangku-meja di  sekolah […]

expand_less