Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Harus ada Kajian Konprehensip Dalam Pengelolaan sampah di Kota Bandung

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
  • visibility 102
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Dalam pembahasan LKPJ Wali Kota Bandung 2024, Salah satu yang menjadi sorotan Pansus 6 DPRD Kota Bandung adalah penanganan sampah. Anggota Pansus 6 DPRD Kota Bandung Andri Rusmana mengatakan beberapa pandanganya mengenai pengelolaan sampah ini.

Politisi PKS ini mengatakan, untuk sistem pengelolaan sampah, pengelola operasional sampah yang meliputi layanan pengumpulan sampah, pengangkutan sampah dan pengolahan sampah dilakukan oleh UPT setingkat esselon IV yang tentunya kewenangannya sangat terbatas.

Karena kebijakan sistem pengelolaan sampah tetap ada di Kepala Dinasnya, karena  Kepala Dinas  posisinya di Esselon 2. Hal ini akan berpengaruh terhadap kinerja pelayanan, karena ketika ada permasalahan tidak bisa langsung di eksekusi tetapi harus ada jalur koordinasi secara hirarki untuk sampai ke kepala dinas. Setelah  baru bisa dieksekusi permasalahan tersebut.

Sedangkan pelayanan terhadap masyarakat harus secepat mungkin. Misalnya, seperti bagaimana solusi terhadap penumpukan sampah di beberapa lokasi yang belum terangkut, bagaimana strategi dalam layanan pengangkutan dan pengolahan sampah sehingga Bandung terbebas dari sampah.

Menurut Anggota Pandus 6 DPRD Kota Bandung , harus ada kajian yang komprehensif mengenai sistem pengelolaan sampah terpadu , termasuk sistem kelembagaannya. Sehingga target dari tarif jasa layanan penanganan sampah menjadi zero waste  bisa tercapai dengan baik .

Perihal sulitnya realisasi pendapatan Retribusi terhadap sampah merupakan bukti nyata pekerjaan yang tidak terstruktur dengan baik.

Di sisi lain Pemerintah Kota Bandung ,punya program pengurangan sampah ke TPS dengan cara memilah di sisi lain target tetap tinggi, istilahnya tidak nyambung, pertama dasar besaran tarif rumah tinggal, alasannya apa tarif dasar listrik jadi patokan besaran retribusi.

Seharusnya coba diubah dengan pola luas bangunan, atau jumlah orang yang ada didalam rumah tersebut baru muncul tarif, atau yang lebih adil sesuai program pengurangan dan pemilahan sampah ya di timbang juga sampah yang diangkatnya jadi berapa kg kali berapa rupiah.

Diharapkan ada reward bagi warga yang dapat mengurangi sampah di rumah tangga dapat tagihan iurannya lebih murah.

“Juga berlaku untuk hotel dan komersil lainnya jangan di pukul rata, sebesar Rp 90 ribu, ini bisa lebih mahal harusnya coba dikaji lagi untuk ini,” pungkasnya. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Khas Resik SMPN 55 Kota Bandung Dapat Perhatian DPRD Kota Bandung

    Program Khas Resik SMPN 55 Kota Bandung Dapat Perhatian DPRD Kota Bandung

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung Drs. Heri Hermawan mengapresiasi terobosan dari SMPN 55 Kota Bandung yang menghadirkan program Khas “Resik” yang diresmikan pada Selasa, 24 Juni 2025, di SMPN 55 Kota Bandung. menjadikan siswa-siswi di SMPN 55 Kota Bandung menjadi unggul secara intelektual dan karakter. Anggoya Komisi IV DPRD Kota Banding […]

  • Nina Fitriana Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan untuk Atasi Sampah

    Nina Fitriana Ajak Warga Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan untuk Atasi Sampah

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    BANDUNG,MBINEWS  – Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Nina Fitriana, mengajak masyarakat untuk kembali menerapkan pola hidup sederhana dan ramah lingkungan sebagaimana yang dilakukan masyarakat terdahulu dalam mengelola sampah rumah tangga. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi penanganan sampah di Taman Film Bandung, Jumat (5/6/2026). Menurut Nina, praktik pengelolaan sampah pada masa lalu terbukti lebih […]

  • Perumda Tirta Raharja Bandung Capai 107.000 Pelanggan, Cek Sumber Mata Airnya

    Perumda Tirta Raharja Bandung Capai 107.000 Pelanggan, Cek Sumber Mata Airnya

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, Mbinews.id – Penambahan pemasangan pelanggan PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung tahun 2021 ini sampai bulan September tercapai sebanyak 107.000 pelanggan. Hal ini dikatakan Supervisor Humas dan Protokol PERUMDA Air Minum Tirta Raharja Novi Ratna Ningrum saat menghadiri undangan Konferensi kerja PWI Kabupaten Bandung 2021 di Hotel Sutan Raja Soreang, Senin (1/11/2021). Novi yang […]

  • Anggaran DBHCHT di Kota Sukabumi Belum Ada Pencairan

    Anggaran DBHCHT di Kota Sukabumi Belum Ada Pencairan

    • calendar_month Senin, 20 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Kota Sukabumi tahun ini belum bisa dilaksanakan. Pasalnya, hingga saat ini anggaran tersebut belum ada pencairan. “Iya, karena anggaran DBHCHT belum cair jadi kegiatan yang didanai oleh program tersbeut belum terlaksana,”ucap Kepala Bidang Perekonomian, dan Sumber Daya Alam, pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota […]

  • DPRD Jabar Meminta Pemprov Agar Lakukan Pemetaan Ulang Kondisi Lingkungan

    DPRD Jabar Meminta Pemprov Agar Lakukan Pemetaan Ulang Kondisi Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews.id — DPRD Jawa Barat meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan pemetaan ulang terkait dengan kondisi lingkungan yang ada di wilayah Jawa Barat. Mengingat saat ini memasuki cuaca ekstrem melanda beberapa daerah di Jabar yang mengakibatkan berbagai bencana seperti banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur. Hal tersebut diungkapkan Wakil […]

  • Bawaslu Kota Sukabumi Ajak Masyarakat Tidak Terpancing Kampanye Hitam dalam Pilkada

    Bawaslu Kota Sukabumi Ajak Masyarakat Tidak Terpancing Kampanye Hitam dalam Pilkada

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Memasuki tahapan kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Sukabumi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sukabumi mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh atau terpancing oleh kampanye hitam (black campaign) yang mungkin terjadi selama masa kampanye, Jumat (04/10/2024). Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Sukabumi, Firman Alamsyah, menegaskan bahwa segala bentuk kampanye […]

expand_less