Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Harus ada Kajian Konprehensip Dalam Pengelolaan sampah di Kota Bandung

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Dalam pembahasan LKPJ Wali Kota Bandung 2024, Salah satu yang menjadi sorotan Pansus 6 DPRD Kota Bandung adalah penanganan sampah. Anggota Pansus 6 DPRD Kota Bandung Andri Rusmana mengatakan beberapa pandanganya mengenai pengelolaan sampah ini.

Politisi PKS ini mengatakan, untuk sistem pengelolaan sampah, pengelola operasional sampah yang meliputi layanan pengumpulan sampah, pengangkutan sampah dan pengolahan sampah dilakukan oleh UPT setingkat esselon IV yang tentunya kewenangannya sangat terbatas.

Karena kebijakan sistem pengelolaan sampah tetap ada di Kepala Dinasnya, karena  Kepala Dinas  posisinya di Esselon 2. Hal ini akan berpengaruh terhadap kinerja pelayanan, karena ketika ada permasalahan tidak bisa langsung di eksekusi tetapi harus ada jalur koordinasi secara hirarki untuk sampai ke kepala dinas. Setelah  baru bisa dieksekusi permasalahan tersebut.

Sedangkan pelayanan terhadap masyarakat harus secepat mungkin. Misalnya, seperti bagaimana solusi terhadap penumpukan sampah di beberapa lokasi yang belum terangkut, bagaimana strategi dalam layanan pengangkutan dan pengolahan sampah sehingga Bandung terbebas dari sampah.

Menurut Anggota Pandus 6 DPRD Kota Bandung , harus ada kajian yang komprehensif mengenai sistem pengelolaan sampah terpadu , termasuk sistem kelembagaannya. Sehingga target dari tarif jasa layanan penanganan sampah menjadi zero waste  bisa tercapai dengan baik .

Perihal sulitnya realisasi pendapatan Retribusi terhadap sampah merupakan bukti nyata pekerjaan yang tidak terstruktur dengan baik.

Di sisi lain Pemerintah Kota Bandung ,punya program pengurangan sampah ke TPS dengan cara memilah di sisi lain target tetap tinggi, istilahnya tidak nyambung, pertama dasar besaran tarif rumah tinggal, alasannya apa tarif dasar listrik jadi patokan besaran retribusi.

Seharusnya coba diubah dengan pola luas bangunan, atau jumlah orang yang ada didalam rumah tersebut baru muncul tarif, atau yang lebih adil sesuai program pengurangan dan pemilahan sampah ya di timbang juga sampah yang diangkatnya jadi berapa kg kali berapa rupiah.

Diharapkan ada reward bagi warga yang dapat mengurangi sampah di rumah tangga dapat tagihan iurannya lebih murah.

“Juga berlaku untuk hotel dan komersil lainnya jangan di pukul rata, sebesar Rp 90 ribu, ini bisa lebih mahal harusnya coba dikaji lagi untuk ini,” pungkasnya. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Masa Pensiun Anda lewat bjb Talks Webinar “Pensiunan OK, Sehat Pasti

    Sambut Masa Pensiun Anda lewat bjb Talks Webinar “Pensiunan OK, Sehat Pasti

    • calendar_month Kamis, 5 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Menyambut masa pensiun perlu dilakukan dengan persiapan yang matang. Mulai dari persiapan secara finansial maupun persiapan fisik dan mental agar Anda senantiasa sehat dan bahagia. Pasalnya, akan ada perubahan besar dalam hidup Anda ketika memasuki masa purnatugas di dunia kerja. Untuk membantu Anda mengelola kesiapan hari-hari pensiun, bank bjb menggelar webinar bjb […]

  • Penertiban PKL di Jalan Perniagaan Kota Sukabumi, Diapresiasi Anggota DPRD Setempat

    Penertiban PKL di Jalan Perniagaan Kota Sukabumi, Diapresiasi Anggota DPRD Setempat

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di tujuh ruas jalan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mendapatkan apresiasi dari salah satu anggota DPRD Kota Sukabumi, Danny Ramdhani. Menurutnya, penertiban di salah satu tujuh ruas jalan yang menjadi target penertiban, Yakni Jalan Perniagaan (Gang Peda) Sabtu, (12/2/2022) lalu, tergolong berjalan tertib, aman dan lancar. “Saya […]

  • Modern Handwritten Script Typeface

    Modern Handwritten Script Typeface

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it would have been rewritten a thousand times and everything that was left from its origin would be the word “and” and the Little Blind Text should turn around and return to its own, safe country. […]

  • Ema: Stadion GBLA Masih Sangat Layak Digunakan

    Ema: Stadion GBLA Masih Sangat Layak Digunakan

    • calendar_month Sabtu, 21 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna memastikan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dalam kondisi layak digunakan. Hal itu diungkapkannya saat meninjau langsung infrastruktur lapangan, Kamis 19 Mei 2022. “Berdasarkan laporan, konstruksi bangunan (Stadion GBLA) masih layak dihuni penonton (untuk menyaksikan pertandingan),” ucap Ema. Ia pun memastikan konstruksi bangunan dan juga rumput […]

  • Dikeluhkan Warga, Dinas Bina Marga Jabar Rekontruksi Jalan Baros–Sagaranten

    Dikeluhkan Warga, Dinas Bina Marga Jabar Rekontruksi Jalan Baros–Sagaranten

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Proyek rekonstruksi Jalan Baros–Sagaranten, yang tengah menjadi sorotan masyarakat dipastikan masih dalam tahap pengerjaan. Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat menegaskan, kondisi jalan yang rusak saat ini merupakan bagian dari proses perbaikan yang dilakukan secara bertahap. Penelaah Teknis Kebijakan (PTK) UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah II, Provinsi Jawa Barat (Jabar), […]

  • Sebagai Lumbung Padi Nasional, Irigasi Situ Rawa Kalong Bisa Realisasikan Pemprov Jabar

    Sebagai Lumbung Padi Nasional, Irigasi Situ Rawa Kalong Bisa Realisasikan Pemprov Jabar

    • calendar_month Selasa, 25 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    KOTA BOGOR, MBInews.id – Pekerjaan di Situ Rawa Kalong yang mendapatkan anggaran sebesar 20,5 Milyar pada tahun 2021 diharapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak menurunkan kembali anggarannya seperti tahun sebelumnya yang mendaptkan 4,5 Milyar. Anggota Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady mengatakan selain pekerjaan tersebut, ada juga proyek lain yaitu daerah irigasi Cihoe – Cikompeni […]

expand_less