Breaking News
Trending Tags

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Proyeksikan APBD Pemprov Jabar TA 2025 Menurun drastis

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
  • visibility 146
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOTA BANDUNG, Mbinews.id — Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran (TA) 2025 diproyeksikan turun. Hal ini imbas dari diberlakukannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (UU HKPD) terhadap APBD yang mulai berlaku di 2025.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan usai Rapat Paripurna penyampaian nota pengantar gubernur atas tiga (3) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Tiga Ranperda tersebut, Ranperda tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran (TA) 2025, Ranperda tentang Investasi dan Kemudahan Berusaha, Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2019 tentang Rencana Umum Energi Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2050.

“Ada yang harus digarisbawahi dalam Ranperda APBD Provinsi Jawa Barat TA 2025, terutama pendapatan termasuk belanja daerah yang diproyeksikan menurun,” kata Iwan Suryawan, Kota Bandung, Kamis (17/10/2024).

Implementasi UU HKPD berimbas pada peralihan pendapatan dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) antara provinsi dengan kabupaten atau kota, khususnya soal persentase pembagian.

Meskipun begitu Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat akan terus berupaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor potensial, dan penurunan tersebut pun dipastikan tidak akan mempengaruhi kinerja Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Setelah ini tambahnya, nota pengantar gubernur atas Ranperda tentang APBD Provinsi Jabar TA 2025 yang telah disampaikan dalam rapat paripurna akan dibahas lebih lanjut.

“Kami harap Ranperda tentang APBD Provinsi Jawa Barat TA 2025 dapat disetujui bersama paling lambat pada akhir November 2024 sesuai dengan ketentuan berlaku,” tambah  Iwan Suryawan. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Kuasa Hukum Toto, Optimis Hakim Akan Kabulkan Permohonan Praperadilan Kliennya

    Tim Kuasa Hukum Toto, Optimis Hakim Akan Kabulkan Permohonan Praperadilan Kliennya

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – Sujarwanto SH MH Hakim Tunggal Praperadilan Mega Proyek Meikarta dengan Pemohon Mantan Presiden Direktur Lippo Cikarang, Tbk Bartholomeus Toto, menerima kesimpulan dari masing-masing pihak. “Saya terima laporan kesimpulan dari pemohon dan termohon, dan kita lanjutkan sidang dengan agenda pembacaan Keputusan hari Selasa (14/1/2020) mendatang,” ungkapnya pada para pihak dalam persidangan di Pengadilan […]

  • Masjid di Kota Bandung Siap Gelar Salat Idulfitri

    Masjid di Kota Bandung Siap Gelar Salat Idulfitri

    • calendar_month Minggu, 1 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dalam hitungan jam, umat muslim Kota Bandung bakal merayakan Idulfitri. Istimewanya lagi, Idulfitri tahun ini diselenggarakan dalam fase kenormalan baru (new normal), sehingga salat Idulfitri di masjid berangsur kembali ke masa sebelum pandemi. Lalu, bagaimana persiapan sejumlah masjid besar di Kota Bandung jelang salat Idulfitri? Pantauan Humas Bandung di Masjid Al-Ukhuwah, Jalan […]

  • Wajib tahu, Ini Persiapan Jelang Peringatan HJKB Ke-211

    Wajib tahu, Ini Persiapan Jelang Peringatan HJKB Ke-211

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Menjelang peringatan Hari Jadi ke-211 Kota Bandung (HJKB) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menggelar sejumlah kegiatan. Mulai dari pemilihan logo hingga puncak acara yang nanti diselenggarakan pada 25 September 2021. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandung, Asep Saeful Gufron mengungkapkan, tahapan dalam persiapan menjelang HJKB tahun ini yaitu pemilihan logo. Terpilihlah […]

  • Yana Ajak IMA Bantu Percepatan Pemulihan Ekonomi Pascapandemi

    Yana Ajak IMA Bantu Percepatan Pemulihan Ekonomi Pascapandemi

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 151
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak berbagai pihak untuk bahu membahu mempercepat proses pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. Hal itu dikatakan Yana saat membuka stadium general dan Rakernas Indonesia Marketing Association (IMA) di Aula Graha Sanusi Universitas Padjajaran, Jumat 27 Mei 2022. “Dengan semakin baiknya kondisi Kota Bandung pascapandemi, kami ingin sama-sama melakukan […]

  • Renie Rahayu Fauzi Tanggapi Kunjungan Kunker DPRD Kabupaten Bandung ke Labuan Bajo

    Renie Rahayu Fauzi Tanggapi Kunjungan Kunker DPRD Kabupaten Bandung ke Labuan Bajo

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi menanggapi polemik kunker yang dilaksanakan anggota dewan di tengah efisiensi anggaran sesuai inpres no 1 tahun 2025. Menurutnya, kunjungan kerja (Kunker) 55 anggota DPRD Kabupaten Bandung ke Labuan Bajo dan Batam sudah sesuai prosedur dan telah ditetapkan melalui rapat paripurna. ”Tidak ada yang salah […]

  • Kota Bandung Optimis Raih Kota Layak Anak Kategori Utama

    Kota Bandung Optimis Raih Kota Layak Anak Kategori Utama

    • calendar_month Selasa, 7 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berinovasi untuk mewujudkan Kota Layak Anak (KLA). Di antaranya dengan terus membangun sistem yang menjamin semua anak terpenuhi dan terlindungi hak-haknya. “Kita pernah di (kategori) Nindya, turun ke Madya. Itu karena pandemi Covid-19. Kita harap sekarang bisa langsung ke Utama sebagai kota layak anak,” tutur Wali Kota […]

expand_less