Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Rizal Khairul : Sktor Pendidikan Menjadi Kunci Penting Bagi Keberhasilan Visi Indonesia Emas 2045

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., mengungkapkan, sektor pendidikan menjadi kunci penting bagi keberhasilan visi Indonesia Emas 2045. Pendidikan juga bisa menjadi instrumen penggerak pemerintahan di samping hadirnya kepemimpinan berintegritas, kompetensi manajerial, dan etika.

“Investasi cerdas yakni aliran anggaran pendidikan untuk masa depan Indonesia. Sebagai contoh yang telah diterapkan, ada dampak investasi 20 persen pendidikan yang menjadikan kuallitas pendidikan makin meningkat, dan jumlah lulusan yang turut meningkat,” tuturnya, saat menjadi narasumber Kuliah Bareng Birokrat (KBB) Kota Bandung gelaran Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB), di Auditorium K.H. Ahmad Dahlan UMB, Sabtu, 31 Januari 2026.

Dalam kuliah yang dihadiri mahasiswa dan para tenaga pengajar itu, Rizal Khairul memaparkan visi Indonesia Emas 2045 yang merupakan sebuah janji dan tantangan strategis untuk mencapai kesejahteraan, keadilan, dan inovasi tinggi pada momentum 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

Untuk mencapai hal itu, dibutuhkan transformasi birokrasi yang beradaptasi dan inklusif. Sebab, berdasarkan sejumlah catatan saat ini Indonesia masih menghadapi tantangan stereotipe birokrasi yang cenderung tradisional: Dengan struktur yang kaku dan tidak responsif saat menghadapi gelombang energi tuntutan masyarakat, serta ASN baru yang belum adaptif terhadap inovasi. Sementara 60 persen ASN saat ini termasuk generasi millennial dan generasi Z.

“Kebutuhan birokrasi itu harus selalu adaptif dan inovatif. Diperlukan perubahan pola pikir dan pola kerja, solusi kreatif dari generasi muda, dan pemerintahan yang transparan dan responsif,” ujarnya.

Agar dapat bergerak menuju ke arah itu, dibutuhkan penciptaan lingkungan kerja yang menarik dan memberdayakan, dengan melibatkan pegawai muda dalam pengambilan keputusan, cepat mengadopsi teknologi, dan menerapkan strategi rekrutmen yang cermat.

“Menuju Indonesia Emas 2045 itu turut mendorong birokrasi yang lebih responsif dan inklusif demi tata kelola pemerintahan yang baik di era modern. Dan pendidikan itu mesin penggerak tata kelola pemerintahan berkelanjutan hingga masa depan,” katanya.

Rizal Khairul menambahkan, untuk menjawab tantangan di sektor pendidikan ini diperlukan strategi implementasi kebijakan pendidikan dengan menyinkronisasi kebijakan pusat dengan daerah, penyamaan persepsi, penguatan pemahaman teknis, serta dukungan guru.

Selain itu, perlu diputus kesenjangan kualitas wilayah pendidikan dengan pendanaan inovatif, mengadaptasi kurikulum lokal, dan penguatan partisipasi masyarakat berbasis nilai.

“Yang tidak kalah penting, harus dibentuk kolaborasi multipihak antara pemerintah, swasta, masyarakat. Ini diperlukan untuk pengelolaan sumber daya yang efektif dalam implementasi kebijakan. Saya berharap dengan energi teman-teman mahasiswa ini suatu saat bisa bermanfaat bagi rakyat dan diperlukan oleh pemerintah,” tutur Rizal Khairul.

Acara ini juga menghadirkan narasumber lainnya seperti dosen Universitas Pendidikan Indonesia Tasikmalaya, Risbon Sianturi, Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Bandung Dr. Rini Ayu Susanti, dan Founder Prisma Muda dan Duta Bava Jawa Barat, Alfath Fadillah Ridwannur. Hadir pula Sekretaris Prodi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Bandung, Yayan Andri dan dosen Pengampu Mata Kuliah Birokrasi dan Governansi Publik, Fatmawati. *

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aktifis PKB  Sambangi DPRD  Fraksi PKB Kota Bandung

    Aktifis PKB Sambangi DPRD Fraksi PKB Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews,id – Ngopi alias Ngobrol Pintar para aktivis PKB di Fraksi PKB Silaturahmi antara sesama aktivis pejuang DPC PKB kota Bandung berlangsung hangat dengan obrolan positif terkait perkembangan kota Bandung ke depan. Hadir Dicky Kushendar, Mochammad Nasir dan Nandang M. yang tergabung dalam komunitas aktivis PKB DPC Kota Bandung dalam acara NGOPI tersebut. jalan […]

  • Miris, Erwin : Pertayakan Gugus Tugas  “Masih Ada Warga Kabupaten Bandung  Makan Nasi Aking”

    Miris, Erwin : Pertayakan Gugus Tugas “Masih Ada Warga Kabupaten Bandung Makan Nasi Aking”

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, MBInews.id – Miris, di saat pademi covid-19 salah satu warga kabupaten Bandung untuk berbuka puasa masih makan nasi aking, Ketua Komisi A dari Fraksi PDI P DPRD Kabupaten Bandung, H. Erwin Gunawan pertanyakan kinerja gugus tugas yang di nilai tidak efektif Warga tersebut, dikatakan Erwin saat melakukan kunjungan ketempat Oleh (50), salah seorang […]

  • Diskominfo Kota Bandung  Pasang 500 CCTV Dan Terkoneksi Ke BCC

    Diskominfo Kota Bandung Pasang 500 CCTV Dan Terkoneksi Ke BCC

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Pemerintah Kota Bandung saat ini memiliki sekitar 500 Closed Circuit Television (CCTV). Seluruh CCTV tersebut telah terkoneksi ke Bandung Command Center (BCC). Anton mengungkapkan, Diskominfo sebegai penggagas Bandung Command Center (BCC) pun memiliki tugas untuk memonitor keadaan Kota Bandung dengan menggunakan Closed Circuit Television (CCTV). “Hampir 500 CCTV berada di Kota Bandung, […]

  • IKWI Kota Sukabumi Serahkan Bantuan Sosial untuk Korban Bencana di Sukabumi

    IKWI Kota Sukabumi Serahkan Bantuan Sosial untuk Korban Bencana di Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 14 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Sukabumi menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada PWI Peduli Kota Sukabumi pada Sabtu (14/12/2024). Bantuan ini akan didistribusikan kepada korban terdampak bencana alam di Sukabumi dan sekitarnya. Ketua IKWI Kota Sukabumi, Ayu Maulida, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian pihaknya terhadap para korban bencana. “Hari […]

  • Cegah Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Himbau Warga Cimahi Saat Natal dan Tahun Baru tidak Berpergian

    Cegah Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Himbau Warga Cimahi Saat Natal dan Tahun Baru tidak Berpergian

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG RAYA, Pemkot Cimahi mengimbau warga tak melakukan mudik pada Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) guna mencegah  peningkatan kasus Covid-19. Diketahui, berkaca pada libur panjang sebelumnya, kasus Covid-19 memang kerap mengalami kenaikan pasca libur panjang. Oleh karena itu, pemerintah menyarankan warga mengurangi mobilitas. Apalagi, pemerintah pusat sendiri sudah mengeluarkan kebijakan untuk menghapus cuti […]

  • SIPETER, Inovasi Inspektorat Kota Bandung Yang Tidak Ada Dikota Lain

    SIPETER, Inovasi Inspektorat Kota Bandung Yang Tidak Ada Dikota Lain

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBinews.id – Hasil Inovasi Inspektorat Kota Bandung melakukan inovasi baru di bidang pengawasan melalui program “Sistem Pengawasan Terpadu” (SIPETER). Program ini dilakukan untuk menunjang peranan Inspektorat dalam bidang pengawasan dalam pembicaraan di jalan Wastu Kencana Nomor 2 Kota Bandung, Rabu, (29/10/2019) Kepala Inspektorat Kota Bandung, Fajar Kurniawan mengungkapkan, SIPETER dibuat sebagai upaya penyelamatan keuangan […]

expand_less