Breaking News
Trending Tags

Wajib tahu, Ini Persiapan Jelang Peringatan HJKB Ke-211

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
  • visibility 152
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Menjelang peringatan Hari Jadi ke-211 Kota Bandung (HJKB) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menggelar sejumlah kegiatan. Mulai dari pemilihan logo hingga puncak acara yang nanti diselenggarakan pada 25 September 2021.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandung, Asep Saeful Gufron mengungkapkan, tahapan dalam persiapan menjelang HJKB tahun ini yaitu pemilihan logo.

Terpilihlah pemenang logo yang sudah melakukan berbagai tahapan mulai penjurian dari para pakar seniman dan sebagainya.

Alhasil Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah meluncurkan logo resmi Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-211. Logo ini terpilih melalui sayembara yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).

Sebuah grafis menyerupai api dan didampingi dua garis sejajar membentuk angka 211 yang merupakan usia Kota Bandung saat menginjak 25 September 2021. Di bawah logo dilengkapi dengan tagline ‘Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi’.

“Bentuk logo ini seperti api menyala dan beberapa bagian mencerminkan kebersamaan, harmoni atau sinergi bagi kehidupan,” ujarnya pada kegitan Bandung Menjawab via Google Meet, Kamis 18 Agustus 2021.

Asep menuturkan, tagline Bandung Harmoni Tuntaskan Pandemi merupakan pesan yang menegaskan kondisi Kota Bandung terkini. Yaitu menjelang hari jadi ke-211 menjadi momentum kebangkitan setelah terdampak terpaan pandemi Covid-19.

“Rangkaian kegiatan juga terdapat rekaman pidato Wali Kota Bandung dalam HJKB ke-211,” tuturnya.

Asep mengatakan, seperti biasa sehari sebelum menjelang HJKB akan dilaksanakan ziarah ke makam para pendiri Bandung.

“Makamnya dua lokasi, di Dalem Kaum dan Karang Anyar,” tutur Asep.

Tak hanya itu, agar lebih meriah lagi, akan ada pemasangan spanduk, baliho maupun banner untuk mencirikan Kota Bandung memperingati hari jadinya.

“Pemasangan spanduk, banner dan baliho, dilakukan kegiatan ini. Tujuannya untuk mengingatkan warga bahwa 25 September 2021 itu HJKB. Ini tidak mengurangi rasa khidmat,” tuturnya.

Ia pun mendorong kepada kewilayahan dalam memperingati HJKB untuk melaksanakan doa bersama di tiap tempat ibadah masing-masing.

“Kita doa bersama di wilayah masing-masing, tetap dengan protokol kesehatan dan sesuai aturan,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Bidang Produk Budaya dan Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Nuzrul Irwan Irawan menyampaikan, pada rangkaian HJKB, Disbudpar tengah melaksanakan berbagai kegiatan.

“Peringatan hari jadi sebagai tanda semangat kebersamaan utuk bangkit menuntaskan pandemi,” tuturnya.

“Sayembara logo mulai 15-28 Juli 2021. Penjurian dilaksanakan pada 29-30 Juli dan pengumuman pada 15 Agustus,” tambahnya.

Agar lebih menarik wisatawan datang ke Kota Bandung, Disbudpar tengah menyusun kegiatan yang dalam waktu dekat akan diumumkan.

“Ini berdampak kepada seni, juga bisa menambah tamu wisata datang ke Kota Bandung. Itu target dicapainya. Kita juga akan angkat kuliner khas Bandung, brand asli Bandung juga,” tuturnya.

Salah satu juri Sayembara Logo HJKB, Rudi Farid mengatakan, logo itu berfungsi seperti wajah.

“Punya dua peran pembeda dan memberi kesan. Kita lihat wajah beda itu identitas muncul kesan, sehingga akan tersirat.” Katanya.

Dari 500 lebih logo, diputuskanlah logo yang kali ini menjadi pilihan. Salah satunya berbeda dengan logo-logo sebelumnya.

“Dari 500 lebih, kita cermati ini paling beda. Unik, kesan yang muncul tentunya sesuai dengan pesan,” katanya.

“Dipilih sesuai dengan tema besar tentang kebersamaan melawan pendemi. Biasanya logo HJKB berputar identitas di Bandung. Jembatan layang dan sebagainya, kalau ini secara visual fokus kepada semangat,” bebernya. (yan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rencana “New Normal” Bukan Perkara Mudah, Anggota DPRD Prov Jabar, Daddy : Komitmen =Komat Kamit Temen?

    Rencana “New Normal” Bukan Perkara Mudah, Anggota DPRD Prov Jabar, Daddy : Komitmen =Komat Kamit Temen?

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Rencana akan diterapankan normal baru (new normal) atau pola hidup baru yang beradaptasi dengan pandemi Covid-19 di kabupate/kota di Jawa barat menuai pendapat pro dan kontra di kalangan masyarakat Salah satu yang tegas menentang diterapkannya new normal tersebut adalah anggota DPRD Jawa Barat Komisi IV dari Fraksi Partai Gerindra Daddy Rohanady. Hal itu […]

  • Mantap, Kawasan Alun-Alun Bakal Memiliki Wajah Baru

    Mantap, Kawasan Alun-Alun Bakal Memiliki Wajah Baru

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota Bandung terus berupaya mempercantik kawasan Alun-alun Kota Bandung sebagai salah satu ikon Kota Kembang. Pada September ini, sejumlah trotoar yang melingkari kawasan alun-alun bakal memiliki wajah baru. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Ruswandi mengatakan, saat ini pihaknya sudah mulai merevitalisasi sejumlah trotoar, yaitu trotoar Jalan Kepatihan dan […]

  • Komisi V DPRD Jawa Barat Minta Pemerintah Melestarikan Warisan Budaya Tak Benda Kesenian Kuda Renggong

    Komisi V DPRD Jawa Barat Minta Pemerintah Melestarikan Warisan Budaya Tak Benda Kesenian Kuda Renggong

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    BANDUNG MBInews.id – Komisi V DPRD Jawa Barat mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar melestarikan warisan budaya tak benda kesenian kuda renggong yang terancam punah. Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi V DPRD Jawa Barat H. Memo Hermawan setelah menerima audiensi Paguyuban Kuda Seni Jawa Barat di ruang Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jabar, Bandung, Jumat […]

  • Camat Katapang Himbau Warganya Untuk Tidak Uporia Dalam Perayaan Tahun 2026

    Camat Katapang Himbau Warganya Untuk Tidak Uporia Dalam Perayaan Tahun 2026

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Kab Bandung, Mbinews.id – Jelang tahun baru 2026 ,Forkompincam Katapang himbau warga yang di wilayah Kec Katapang untuk tidak dirayakan secara uporia demi menjaga kondusifitas dilingkungan serta menjaga hal- hal yang tidak diinginkan ,Senen (29/12/2025) Sisi lain menurut Camat Katapang Kab Bandung ,Rahmat Hidayat S.STP .MAP, himbauan Pemerintah untuk tidak Uporia dalam perayaan tahun baru […]

  • Zakat Makin Efisien di Era Digital , UPZ di Jabar Siap Bersinergi untuk Pengelolaan

    Zakat Makin Efisien di Era Digital , UPZ di Jabar Siap Bersinergi untuk Pengelolaan

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – BAZNAS Provinsi Jawa Barat melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengelola Zakat (UPZ). Hadir para pemangku kepentingan zakat dari berbagai daerah di Jawa Barat serta Unit Pengelola Zakat (UPZ) di bawah naungan BAZNAS Provinsi Jawa Barat, dengan tema “Harmonisasi & Optimalisasi Pengelolaan Zakat di Era Digital. Rapar berlangsung 2 Oktober 2024 . Direktur […]

  • DPRD Kota Bandung Setujui 2 Raperda RPJPD dan Raperda APBD Kota Bandung

    DPRD Kota Bandung Setujui 2 Raperda RPJPD dan Raperda APBD Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung resmi menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pada Rapat Paripurna ke IX yang digelar di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kamis 4 Juli 2024. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota Bandung, H.Tedy Rusmawan AT MM mengatakan , dua Raperda yang disetujui. Pertama adalah Raperda tentang […]

expand_less