Breaking News
Trending Tags

Kota Bandung Masih Aman Dari Cacar Monyet, Ini Cara Menghindarinya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Sejak 13 Mei silam, cacar monyet menjadi penyakit yang mulai menggentayangi penjuru negeri. Tercatat 15 negara laporkan kasus cacar monyet, salah satunya negara tetangga Indonesia yakni Australia.

Meski begitu, sampai Minggu, 29 Mei 2022 kemarin, belum ada kasus cacar monyet yang terjadi di Indonesia. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk terus menjaga kesehatan dan menghindari kontak dengan hewan liar demi mencegah virus ini berkembang di Indonesia.

Kepala UPT Puskesmas Ibrahim Adjie, dr. Adnan A. Sofyan mengatakan, jika cacar monyet sebenarnya tidak tergolong virus berbahaya yang mematikan.

“Cacar monyet atau monkeypox ini serupa dengan jenis cacar lainnya. Namun, memang cacar monyet termasuk penyakit zoonis, artinta dapat menular dari hewan ke manusia,” jelas Adnan saat tim Humas Kota Bandung temui di kantornya, Senin 30 Mei 2022.

Hewan yang menularkan virus cacar ini berasal dari hewan liar seperti monyet dan hewan pengerat. Penularan dari hewan ini bisa terjadi akibat luka cakar atau gigitan, dan jika seseorang sembarangan mengonsumsi daging hewan liar.

“Sedangkan penularan sesama manusia itu bisa lewat udara, air liur, atau kulit ke kulit. Mirip cacar lainnya, virus ini menyerang semua orang, tapi hanya orang dengan kekebalan tubuh kurang yang akan terjangkit,” paparnya.

Adnan mengatakan, untuk gejalanya sendiri, cenderung lebih ringan dan mirip dengan cacar lainnya, antara lain:

-Demam menggigil
-Ruam atau bintik kemerahan di kulit
-Sakit kepala
-Kelelahan
-Nyeri otot dan sendi
-Panas dingin
-Sakit punggung
-Pembengkakan kelenjar getah bening.

“Cacar ini cenderung bisa sembuh sendiri. Untuk vaksin khususnya, belum ada sampai saat ini,” ujarnya.

Meski belum ada kasusnya di Kota Bandung, tapi Adnan menuturkan, potensi penyebarannya bisa saja terjadi. Terlebih penyebaran cacar air ini juga lebih tinggi melalui udara.

“Untuk mencegahnya, selain hindari kontak dengan hewan liar, kita juga harus jaga asupan nutrisi. Istirahat yang cukup, tingkatkan kekebalan tubuh dengan olahraga. Lalu hindari juga orang yang terindentifikasi gejala cacar monyet,” imbuhnya.

Sebagai informasi, virus ini pertama kali ditemukan pada monyet di tahun 1958 di Kopenhagen, Denmark. Sedangkan kasus pertama pada manusia (anak-anak) terjadi pada tahun 1970 di Republik Kongo, Afrika.

Perbedaan utama antara gejala cacar monyet dengan cacar biasa adalah pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenopati).

Untuk masa inkubasinya, (waktu dari infeksi hingga gejala) cacar monyet biasanya 7-14 hari. Namun, dapat berkisar antara 5-21 hari. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Minta Pengganggaran Pemkot Bandung Tahun 2023 Efektif Dan Efisien

    Sekda Minta Pengganggaran Pemkot Bandung Tahun 2023 Efektif Dan Efisien

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 55
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membuat perencanaan anggaran secara efektif dan efisien. Penganggaran harus berorientasi pada kinerja. Hal itu diungkapkan Ema saat Rapat Evaluasi dan Asistensi Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun Anggaran 2023, di Balai Kota Bandung, Rabu 8 Juni 2022. “Perencanaan anggaran harus disusun […]

  • Refina Meydinahawa : Paskibraka Untuk Berprestasi

    Refina Meydinahawa : Paskibraka Untuk Berprestasi

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tidaklah mudah. Tak hanya mahir baris berbaris, namun membutuhkan mental dan fisik yang kuat. Hal ini juga yang dirasakan oleh Refina Meydinahawa, salah seorang Anggota Paskibraka Kota Bandung 2019. Ia harus berlatih sejak pukul 08.00 WIB hingga menjelang Magrib. Tak hanya kesiapan fisik, ia juga […]

  • Disbudpar Kota Bandung Gelar Malam Anugerah Pesona Pariwisata 2025

    Disbudpar Kota Bandung Gelar Malam Anugerah Pesona Pariwisata 2025

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Cahaya lampu panggung, denting musik lembut, dan suasana hangat memenuhi Nusantara Ballroom ARTOTEL Suites Aquila Hotel, Kamis malam, 6 November 2025. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Malam Anugerah Pesona Pariwisata Kota Bandung Tahun 2025, ajang tahunan yang memberikan penghargaan kepada pelaku usaha dan penggerak pariwisata terbaik […]

  • FPD Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Sekda: Ada Enam Transformasi Kesehatan

    FPD Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Sekda: Ada Enam Transformasi Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 38
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi meenggelar kegiatan Forum Perangkat Daerah (FPD) tahun 2024. Kegiatan yang berlangsung tersebut, mengusung tema ‘Integrasi layanan kesehatan untuk penguatan pembangunan Kota Sukabumi yang Inklusi dan berkelanjutan’, Senin (04/03/2024). Sekertaris Daerah Kota Sukabumi, Dida Sembada hadir langsung mewakili Penjabat Walikota Sukabumi. Dalam keterangannya Dida mengatakan, terdapat beberapa hal […]

  • Pemkot Bandung Harap Apoteker Bantu Produk UMKM Nonmedis

    Pemkot Bandung Harap Apoteker Bantu Produk UMKM Nonmedis

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Sebagai pelayan masyarakat, apoteker diharapkan bisa menjadi salah satu pengungkit ekonomi di Kota Bandung. Oleh karenanya, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap agar UMKM bisa ikut menitipkan produk-produknya di apotek. “Jika berkenan, kami berharap UMKM bisa menitipkan produk-produknya di apotek Bapak dan Ibu semua. Sebab, UMKM ini paling tahan terhadap krisis pandemi. […]

  • BNNK Sukabumi Dorong Pemkot Percepat Pembahasan Perda Narkoba

    BNNK Sukabumi Dorong Pemkot Percepat Pembahasan Perda Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 33
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Tingginya angka penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kota Sukabumi, membuat Kota Sukabumi masuk kedalam peringkat 3 besar se-Jawa Barat, dalam peredaran dan penyalahgunaan barang haram tersebut, Sabtu (18/12/2021). Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, menghadiri rapat kerja perangkat daerah Kota Sukabumi, bersama Badan Narkotika Nasional Kota/Kabupaten (BNNK) Sukabumi di sebuah hotel […]

expand_less