Breaking News
Trending Tags

Kota Bandung Masih Aman Dari Cacar Monyet, Ini Cara Menghindarinya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Jun 2022
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Sejak 13 Mei silam, cacar monyet menjadi penyakit yang mulai menggentayangi penjuru negeri. Tercatat 15 negara laporkan kasus cacar monyet, salah satunya negara tetangga Indonesia yakni Australia.

Meski begitu, sampai Minggu, 29 Mei 2022 kemarin, belum ada kasus cacar monyet yang terjadi di Indonesia. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk terus menjaga kesehatan dan menghindari kontak dengan hewan liar demi mencegah virus ini berkembang di Indonesia.

Kepala UPT Puskesmas Ibrahim Adjie, dr. Adnan A. Sofyan mengatakan, jika cacar monyet sebenarnya tidak tergolong virus berbahaya yang mematikan.

“Cacar monyet atau monkeypox ini serupa dengan jenis cacar lainnya. Namun, memang cacar monyet termasuk penyakit zoonis, artinta dapat menular dari hewan ke manusia,” jelas Adnan saat tim Humas Kota Bandung temui di kantornya, Senin 30 Mei 2022.

Hewan yang menularkan virus cacar ini berasal dari hewan liar seperti monyet dan hewan pengerat. Penularan dari hewan ini bisa terjadi akibat luka cakar atau gigitan, dan jika seseorang sembarangan mengonsumsi daging hewan liar.

“Sedangkan penularan sesama manusia itu bisa lewat udara, air liur, atau kulit ke kulit. Mirip cacar lainnya, virus ini menyerang semua orang, tapi hanya orang dengan kekebalan tubuh kurang yang akan terjangkit,” paparnya.

Adnan mengatakan, untuk gejalanya sendiri, cenderung lebih ringan dan mirip dengan cacar lainnya, antara lain:

-Demam menggigil
-Ruam atau bintik kemerahan di kulit
-Sakit kepala
-Kelelahan
-Nyeri otot dan sendi
-Panas dingin
-Sakit punggung
-Pembengkakan kelenjar getah bening.

“Cacar ini cenderung bisa sembuh sendiri. Untuk vaksin khususnya, belum ada sampai saat ini,” ujarnya.

Meski belum ada kasusnya di Kota Bandung, tapi Adnan menuturkan, potensi penyebarannya bisa saja terjadi. Terlebih penyebaran cacar air ini juga lebih tinggi melalui udara.

“Untuk mencegahnya, selain hindari kontak dengan hewan liar, kita juga harus jaga asupan nutrisi. Istirahat yang cukup, tingkatkan kekebalan tubuh dengan olahraga. Lalu hindari juga orang yang terindentifikasi gejala cacar monyet,” imbuhnya.

Sebagai informasi, virus ini pertama kali ditemukan pada monyet di tahun 1958 di Kopenhagen, Denmark. Sedangkan kasus pertama pada manusia (anak-anak) terjadi pada tahun 1970 di Republik Kongo, Afrika.

Perbedaan utama antara gejala cacar monyet dengan cacar biasa adalah pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenopati).

Untuk masa inkubasinya, (waktu dari infeksi hingga gejala) cacar monyet biasanya 7-14 hari. Namun, dapat berkisar antara 5-21 hari. (din-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Achmad Nugraha: Layanan Dasar Pendidikan dan Kesehatan Adalah Hak Warga

    Achmad Nugraha: Layanan Dasar Pendidikan dan Kesehatan Adalah Hak Warga

    • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Achmad Nugraha, D.H., S.H., mengatakan bahwa pendidikan dan kesehatan adalah pelayanan dasar kepada masyarakat oleh pemerintah daerah. Dengan demikian, kedua pelayanan tersebut harus diberikan secara maksimal kepada masyarakat. Terutama bagi warga Kota Bandung yang tidak memiliki biaya atau tidak mampu. “Pendidikan dan kesehatan adalah pelayanan dasar, dan […]

  • Pemkot Sukabumi Berikan Bantuan  Pendukung Untuk Lapas IIB Nyomplong

    Pemkot Sukabumi Berikan Bantuan Pendukung Untuk Lapas IIB Nyomplong

    • calendar_month Rabu, 2 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memberikan bantuan berbagai alat keterampilan bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2 B Nyomplong Kota Sukabumi. Pemberian bantuan hibah berupa enam mesin jahit, satu mesin obras dan satu mesin bordir, diberikan langsung oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi kepada Kepala Lapas Yosafat Rizanto, di Kantor Dinas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi […]

  • Siap Tanam 2000 Bibit,  PWI Kota Bandung & Dansektor 21 : Himbau Tamu Bawa “Tumbler” Kurangi Sampah Plastik

    Siap Tanam 2000 Bibit, PWI Kota Bandung & Dansektor 21 : Himbau Tamu Bawa “Tumbler” Kurangi Sampah Plastik

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    CIMAHI,  MBInews.id — Setelah sukses menggelar donor darah pekan lalu, menjelang penanaman pohon bersama Sektor 21 dan PWI Kota Bandung 22 Februari mendatang, satgas Citarum Harum melakukan berbagai persiapan. Mengambil lokasi di Taman Kehati, Cipageran Cimahi Utara, Subsektor Pembibitan Sektor 21 menyiapkan sedikitnya 2000 bibit pohon. “Kitajuga sudah siapkan lahan serta pendukung lainnya,” jelas Dansektor […]

  • Diskopdagrin Kota Sukabumi Temukan Empat Komoditi Naik Harga

    Diskopdagrin Kota Sukabumi Temukan Empat Komoditi Naik Harga

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, Perindustrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi, menemukan empat komoditi yang alami penaikan harga pada pekan ini. Seperti, cabai merah keriting yang semula Rp32 ribu per kg, menjadi Rp35 ribu per kg, cabai rawit merah dari Rp54 ribu menjadi Rp55 ribu per kg, cabai rawit hijau semula Rp24 ribu menjadi Rp30 ribu per […]

  • Bandung Tetap Kondusif Saat Libur Panjang, Farhan Soroti Tawuran dan Aksi Premanisme

    Bandung Tetap Kondusif Saat Libur Panjang, Farhan Soroti Tawuran dan Aksi Premanisme

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Pemerintah Kota Bandung memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama libur panjang tetap terkendali meski sempat diwarnai sejumlah gangguan, seperti tawuran, aksi kekerasan, hingga praktik pemalakan di beberapa titik perbatasan kota. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan berbagai potensi gangguan keamanan menjadi perhatian serius pemerintah. Namun berkat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, […]

  • Vitamin A Penting untuk Tumbuh Kembang Anak dan Mencegah Stunting

    Vitamin A Penting untuk Tumbuh Kembang Anak dan Mencegah Stunting

    • calendar_month Kamis, 29 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui puskesmas dan posyandu gencar memberikan vitamin A kepada balita guna mencegah stunting. Pemberian Vitamin A dicanangkan pada Februari dan Agustus. Penjabat Ketua TP PKK Kota Bandung, Linda Nurani Hapsah mengatakan, Vitamin A merupakan sumber nutrisi yang sangat bagus dan dibutuhkan pada masa pertumbuhan balita. “Vitamin A ini […]

expand_less