Breaking News
Trending Tags

Wujud Kolaborasi Hadapi Banjir dan Bencana, Wali Kota Bandung Resmikan Agroforestry Kolam Retensi Ciporet

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG,Mbinews — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meresmikan Agroforestry Kolam Retensi Ciporet di Jalan Ciporeat Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujungberung, Selasa (27/05/2025).

Bagi Pemkot Bandung, Agroforestry Kolam Retensi Ciporet ini sebagai salah satu upaya konkret mengatasi permasalahan banjir, menjaga ketahanan ekosistem, serta mendorong kesadaran masyarakat untuk merawat lingkungan.

Farhan menyampaikan, pembangunan kolam retensi ini bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi juga bentuk kesadaran bersama dalam menjaga ekosistem Kota Bandung. Terutama kawasan Bandung Timur yang sering terdampak bencana hidrometeorologi.

“Keberadaan kolam retensi Ciporet ini menjadi salah satu upaya kita semua untuk memperkuat resiliensi warga Bandung terhadap ancaman banjir. Kita bukan sedang membangun sesuatu yang besar-besaran, tetapi membangun ketangguhan warga secara kolektif—bersama BBWS, provinsi, OPD kota, hingga masyarakat,” ujar Farhan saat peresmian.

Farhan juga mengingatkan pentingnya menjaga kawasan perbukitan di sekitar Kota Bandung, seperti Manglayang, Tangkubanparahu, dan Malabar, yang berperan penting sebagai penjaga alam Bandung.

Ia berharap keberadaan kolam retensi ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya konservasi, sekaligus menjadi ruang edukasi, ekowisata, dan penguatan ekonomi lokal melalui program-program berbasis masyarakat.

“Jangan sampai ada gedung-gedung tinggi yang menghalangi pemandangan Manglayang. Kita jaga garis pandangnya dan kelestarian hutannya. Kita edukasi masyarakat tentang pentingnya gunung sebagai penjaga Bandung. Ini bukan sekadar infrastruktur, ini adalah kesadaran budaya,” tegas Farhan.

Menurutnya, perlu pengelolaan kolam retensi secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat, khususnya melalui pembentukan koperasi lokal yang diberi nama Koperasi Merah Putih.

Ia berharap keberadaan koperasi ini dapat menjadi penggerak kegiatan ekonomi produktif masyarakat sekitar, sekaligus memastikan keberlangsungan pengelolaan kolam retensi.

Dalam kesempatan tersebut, Farhan juga memberikan instruksi langsung kepada DSDABM, DLH, dan DPKP, untuk segera membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sederhana di kawasan tersebut, mengingat adanya aktivitas usaha rumah tangga, seperti pabrik tahu, yang menghasilkan limbah cair.

“Kita jangan hanya menegur tanpa solusi. Kalau memang butuh IPAL, kita bangun bersama. Ini bentuk gotong royong kita, bukan hanya sekadar proyek pemerintah, tetapi solusi bersama,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Didi Ruswandi dalam laporannya mengungkapkan, pembangunan kolam retensi Ciporet bukan hanya sekadar proyek infrastruktur, tetapi merupakan bagian dari solusi komprehensif untuk mengurangi potensi banjir di kawasan hilir, sekaligus memulihkan fungsi kawasan hulu.

“Ini adalah bentuk konkret bagaimana kita mengelola ruang secara bijak. Tidak hanya membangun kolam retensi, tetapi juga mengelola vegetasi, ekosistem, dan memberdayakan masyarakat sekitar,” tututnya.

“Harapannya, kawasan ini menjadi percontohan bagaimana pengelolaan ruang bisa dilakukan dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha,” imbuh Didi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras dalam proses perencanaan dan pembangunan, termasuk dukungan dari BBWS, Pemprov Jabar, dan berbagai stakeholder lainnya.

“Ini adalah bentuk kerja kolektif. Kita berharap kolam retensi Ciporet menjadi titik awal perbaikan tata air di Kota Bandung,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Komisi III Kota Bandung, AA Abdul Rozak menyampaikan dukungannya terhadap program ini dan mengajak masyarakat untuk ikut merawat dan memanfaatkan keberadaan kolam retensi dengan baik.

“Kolam retensi Ciporet ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik kita semua. Mari kita jadikan ini sebagai ruang bersama, tempat belajar, beraktivitas, dan menjaga lingkungan. Kami di DPRD tentu akan mendukung penuh upaya Pemkot dalam menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan banjir dan lingkungan di Kota Bandung,” tegas Abdul Rozak.

Acara peresmian yang berlangsung di kawasan Ciporet, Kecamatan Cibiru ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Anggota DPRD Komisi III Kota Bandung Rendiana Awangga, Penjabat Sekda Kota Bandung, Forkopimcam, dan perwakilan masyarakat. *red

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percepatan Digitalisasi, Kota Sukabumi Masuk Kandidat Championship TP2DD

    Percepatan Digitalisasi, Kota Sukabumi Masuk Kandidat Championship TP2DD

    • calendar_month Senin, 13 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sukabumi, Mbinews.id – Kota Sukabumi masuk dalam kandidat championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) tingkat nasional. Cahmapionship TP2DD tersebut di gelar oleh Bank Indonesia (BI). “Betul, TP2DD Kota Sukabumi masuk kandidat untuk championship TP2DD tahun 2021 tingkat Kota yang disleenggarkan oleh BI,”ujar Kabid Perencanaan,Pengembangan, dan Pengendalian Pajak Daerah pada Badan Pengelolaan Keuangan dan […]

  • Masa PSBB Proporsional, Wakil Ketua Gugus Tugas Kota Bandung Pantau Persiapan Tiga Tempat Wisata Yang Akan Beroperasi

    Masa PSBB Proporsional, Wakil Ketua Gugus Tugas Kota Bandung Pantau Persiapan Tiga Tempat Wisata Yang Akan Beroperasi

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Yana Mulyana memantau kesiapan tiga tempat wisata hendak beroperasi di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional pada 13-26 Juni. Ketiganya yakni Taman Lalu Lintas, Kebun Binatang Bandung dan Kolam Renang Karang Setra. Yana menuturkan, pada masa PSBB proporsional tempat wisata terbuka atau […]

  • Sambut Baik Implementasi Program Kartu Prakerja, Disnaker : Tunggu Regulasi

    Sambut Baik Implementasi Program Kartu Prakerja, Disnaker : Tunggu Regulasi

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Bandung, Arief Syaifudin menyambut baik rencana Pemerintah menjadikan Kota Bandung sebagai salah satu daerah pertama untuk memulai implementasi  program Kartu Praperja. “Pada prinsipnya kita siap-siap saja, itu program pemerintah dan untuk kepentingan masyarakat,” ucap Arief, Rabu (11/12/2019). Hanya saja, sambung Arief, saat ini pihaknya masih menunggu […]

  • Grand Opening Perumahan Cluster Lembah Mekar II Di Desa Sukamukti

    Grand Opening Perumahan Cluster Lembah Mekar II Di Desa Sukamukti

    • calendar_month Sabtu, 3 Feb 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Grand Opening Perumahan Cluster Lembah Mekar II desa Sukamukti Kec Katapang Kab Bandung (3/2/2024) yang baru saja dibuka, telah tersedia 77 unit dengan tanpa DP atau tanpa uang muka. Hal itu diakui Sutrisna Adriana, Owner PT. Baraya Cikal Abadi Clusterc untuk Grand Opening PT bagi debitur daftar pertama tanpa DP dengan […]

  • Evaluasi Kinerja 2024: 29 Perangkat Daerah Kota Sukabumi Raih Nilai Sangat Tinggi

    Evaluasi Kinerja 2024: 29 Perangkat Daerah Kota Sukabumi Raih Nilai Sangat Tinggi

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi menggelar acara penghargaan untuk evaluasi capaian kinerja pembangunan tahun 2024, yang melibatkan seluruh perangkat daerah. Acara ini menjadi ajang penilaian terhadap akumulasi kinerja perangkat daerah sepanjang tahun lalu. Kepala Bidang Perencanaan Pengendalian Evaluasi Pembangunan Daerah (PPED) Bappeda Kota Sukabumi, Asep Supriadi, menjelaskan bahwa penghargaan ini didasarkan pada penilaian kinerja […]

  • Pemkot Sukabumi Siapkan Anggaran Rp 56 Miliar Untuk Penanganan Covid-19

    Pemkot Sukabumi Siapkan Anggaran Rp 56 Miliar Untuk Penanganan Covid-19

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota Sukabumi menyiapkan anggaran untuk penanganan covid-19 sebesar Rp56miliar. Anggaran tersebut dibagi ke tiga bidang. Yakni, kesehatan, ekonomi dan sosial kemasyarakatan. “Hasil rekap sementara anggaran untuk penanganan covid-19 itu berkisar Rp56miliar,” terang Fahmi sat jumpa pers di pusat informasi Covid-19 Dinkes Kota Sukabumi. Jumat, (10/04/2020). Fahmi juga tidak memungkiri, anggaran tersebut […]

expand_less