Breaking News
Trending Tags

Simak Informasi Terkait Pemerintah Pusat Luncurkan Vaksin Gotong Royong

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
  • visibility 141
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Pusat baru saja meluncurkan program vaksin Gotong Royong. Vaksinasi gotong royong merupakan pelaksanaan vaksinasi kepada karyawan/karyawati, keluarga, dan individu lain dalam keluarga yang pendanaannya dibebankan pada badan hukum atau badan usaha.

Berikut sejumlah hal yang perlu diketahui oleh masyarakat perihal vaksin ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara menjelaskan, vaksin Gotong Royong ini untuk menyasar program vaksinasi para pekerja atau karyawan. Sehingga semua pengurusan prosedurnya harus dilakukan oleh perusahaan.

Oleh karenanya, urai Ahyani, pengajuan untuk pemberian vaksin Gotong Royong harus dilakukan oleh badan usaha. Baik itu untuk karyawannya, keluarga karyawan, atau bahkan masyarakat di sekitar perusahan.

 “Pendanaannya dibebankan kepada badan hukum atau badan usaha. Namun penerima vaksin dia tidak bayar sendiri, karena dibayarkan oleh badan usaha maupun badan hukum,” ucap Ahyani, Rabu, (19/5/2021).

Ahyani menuturkan, bagi perusahaan yang berminat untuk melakukan vaksinasi Gotong Royong ini bisa menghubungi atau datang langsung ke PT. Biofarma, sebagai perusahaan penyedia yang sudah ditunjuk oleh pemerintah pusat.

Setelah mendapatkan vaksin, lanjut Ahyani, proses penyuntikan bisa di fasilitas kesehatan sesuai permintaan perusahaan.

Namun, tidak bisa dilakukan di fasilitas kesehatan pemerintah yang merupakan tempat pelaksanaan program vaksinasi pemerintah.

 “Tidak boleh sama dengan tempat vaksinasi program pemerintah. Jadi nanti Badan Hukum atau Usaha yang berminat akan menunjuk faskesnya. Dan mereka memesan vaksin ke Bio Farma, tidak melalui Dinas Kesehatan,” jelasnya.

Ahyani mengungkapkan, program vaksin Gotong Royong ini memang berbeda dari yang diberikan oleh pemerintah. Termasuk target sasarannya pun ditujukan bagi perusahaan yang dinilai mampu untuk membiayai keperluan vaksinasi, sekaligus bisa mempercepat pemberian vaksin karena menghimpun orang dalam jumlah banyak.

Oleh karenanya, Ahyani menyebutkan untuk pembelian vaksin Gotong Royong ini tidak ada pembatasan jumlah. Selama perusahaan memiliki kemampuan dan sesuai dengan prosedur maka akan mendapatkan vaksin Gotong Royong.

Ahyani mengulas, untuk program vaksinasi yang diberikan pemerintah tetap dijalankan seperti biasa. Yakni mengikuti tahapan dan sasaran yang sudah direncanakan sebelumnya.

“Karena ini membuka ruang untuk pihak-pihak yang punya kemampuan dan ingin mempercepat terjadinya heard immunity di Indonesia dalam rangka penanganan pandemi. Jadi apabila suatu badan hukum atau badan usaha berkemampuan bisa menggunakan jalur ini,” terangnya.

Ahyani mengungkapkan, perusahaan tidak perlu khawatir harga untuk vaksin Gotong Royong melambung. Sebab, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah mematok harga tertinggi vaksin yaitu Rp321.660 dan untuk harga pelayanan tidak boleh lebih dari Rp117.910.

“Bagi perusahaan atau badan hukum yang berkemampuan secara mandiri, sebaiknya membantu pemerintah untuk melindungi karyawannya dengan mengikuti program ini dan mengikuti ketentuan tadi,” kata Ahyani.

Ahyani menuturkan, pemberian vaksin Gotong Royong ini juga berbeda dengan program vaksinasi pemerintah. Yakni vaksin Sinopharm atau jenis vaksin Inactivated Vaccine yang disebut SARS-CoV2 Vaccine (Vero Cell). Vaksin ini diproduksi oleh Beijing Institute of Biological Product Co.Ltd.

Namun, sambung Ahyani, masyarakat atau perusahaan tidak perlu khawatir, sebab keamanan vaksin Sinopharm ini sudah diuji baik oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) ataupun Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)

“Kenapa berbeda? Tidak boleh sama karena nanti campur. Mana yang program mana yang mandiri? Ini untuk mencegah juga adanya kerancuan di masyarakat. Ini vaksin yang ditanggung pemerintah atau yang bayar. Tapi yang pasti keamanannya sudah memenuhi BPOM, Halal MUI. Kalau sudah masuk BPOM efektivitasnya di atas 50 persen,” bebernya.

Untuk pelaksanaan vaksin Gotong Royong di Kota Bandung, Ahyani akan berkoordinasi terlebih dahulu bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sebab, pihaknya tidak dilibatkan secara langsung dengan pendataan, permohonan, ataupun pengadaan vaksin Gotong Royong ini.

“Peran Dinkes adalah pada saat perusahaan menunjuk faskes untuk pelaksanaan vaksinasi, kita memeriksa standarisasinya,” katanya.

Reporter: FazarK

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pos Indonesia Gelar Program TJSL Ramadhan 1445 Hijriah

    Pos Indonesia Gelar Program TJSL Ramadhan 1445 Hijriah

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pos Indonesia menggelar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Pos Berbagi dan Mengasihi” atau PosBersih 2024 pada Ramadhan 1445 Hijriah. Puncak program TJSL PosBersih 2024 salah satunya dilakukan melalui pemberian takjil dan sembako secara serentak di seluruh kantor Pos di Indonesia pada Kamis 28 Maret 2024 lalu. Di mana, pegawai Pos […]

  • Pekan Ini Harga Telor Ayam Negeri Naik Harga

    Pekan Ini Harga Telor Ayam Negeri Naik Harga

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Dinas Koperasi, UMK, Perdagangan dan Perindutrian (Diskopdagrin) Kota Sukabumi mencatat harga telor ayam negeri alami penaikan, dimana pekan ini komoditi tersebut dibandrol Rp24 ribu/kg, atau naik sekitar Rp2 ribu dari harga sebelumnya. Sementara harga daging ayam broiler masih dijual dikisaran Rp33 ribu/kg.”iya, hasil monitoring di Pasar Tipar Gede dan beberapa Pasar tradisional lainya, ditemukan […]

  • Pembahasan LKPJ Walikota & Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2019,  Hanya Di Ikuti 6 Anggota Pansus

    Pembahasan LKPJ Walikota & Wakil Walikota Sukabumi Tahun 2019, Hanya Di Ikuti 6 Anggota Pansus

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dari 12 anggota Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) walikota dan Wakil Walikota Sukabumi Tahun anggaran 2019 hanya diikuti oleh enam anggota saja. Hal itu terlihat ketika para anggota Pansus tersebut saat melakukan pembahas LKPJ Walikota dan Wakil Walikota tahun anggaran 2019 hanya diikuti oleh enam orang saja. Ketua Pansus […]

  • Raperda Bantuan Hukum Digodok, DPRD Tekankan Data dan Kualitas Advokat

    Raperda Bantuan Hukum Digodok, DPRD Tekankan Data dan Kualitas Advokat

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews— DPRD Kota Bandung melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) tengah menyusun naskah akademik dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang bantuan hukum bagi masyarakat miskin di Bandung. Regulasi ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam memperluas akses keadilan, khususnya bagi warga kurang mampu. Ketua Bapemperda DPRD Kota Bandung, Dudy Himawan, menekankan pentingnya kejelasan aspek anggaran […]

  • Pemkot Bandung Dan Yayasan Pemuda Peduli Kolaborasi Bagikan Paket Sembako

    Pemkot Bandung Dan Yayasan Pemuda Peduli Kolaborasi Bagikan Paket Sembako

    • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berkolaborasi dengan Yayasan Pemuda Peduli membagikan Paket Sembako Sehat kepada sejumlah. Hal tersebut merupakan bentuk upaya membantu warga untuk memulai pola hidup sehat di tengah pandemi Covid-19. Pemberian Paket Sembako sehat dilangsungkan melalui program Bandung Menjawab yang dilaksanakan di Balaikota Bandung, Jumat 4 Maret 2022. Acara tersebut turut […]

  • Pj Walikota Menyambut Langsung Kedatangan 363 Jemaah Haji Asal Kota Sukabumi

    Pj Walikota Menyambut Langsung Kedatangan 363 Jemaah Haji Asal Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews,id – Setelah menunaikan ibadah haji di tanah suci Makkah selama 42 hari, sebanyak 363 jemaah haji asal Kota Sukabumi akhirnya tiba kembali dengan selamat di tanah air pada hari Kamis, 9 Juli 2024 malam. Kepulangan mereka disambut langsung oleh Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji dengan didampingi Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Dida Sembada […]

expand_less