Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Mantap, Bandung Masuk Zona Kuning, Tempat Wisata Di kota Bandung Boleh Beroperasi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Turunnya kasus Covid-19 membuat level kewaspadaan Kota Bandung turun dari zona risiko tinggi (zona oranye) ke zona risiko rendah (zona kuning) dengan skor 2,54. Selain itu Positivity Rate berada di angka 1,77, dan Bed Occupancy Rate (BOR) di angka 19,16 persen

Beberapa sektor juga telah memperoleh relaksasi atau pelonggaran yang disesuaikan dengan aturan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 39 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial menyampaikan kondisi saat ini di Kota Bandung cukup menggembirakan karena sudah bergeser ke zona kuning atau risiko rendah.

Karena hal tersebut, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas sudah mulai dilaksanakan di 330 Sekolah, namun dengan catatan dipastikan memiliki kesiapan dan pengawasan dari Satgas Penanganan Covid-19 dan leading sektor Dinas Pendidikan.

“Berdasarkan aspirasi, di perhotelan ada MICE (Meeting, Incentive, Conference dan Exhibition) itu akan kita berikan relaksasi, juga Kebun Binatang, tempat olahraga outdoor,” katanya usai Rapat Terbatas bersama Forkopimda di Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Rabu 8 September 2021.

Selain itu, Kiara Artha Park, Trans Studio Bandung, dan Saung Angklung Udjo juga sudah boleh beroperasi. Sedangkan untuk resepsi pernikahan diperbolehkan dengan jumlah tamu 20 orang per sesi.

Namun Oded mengingatkan, meski telah memperoleh relaksasi, pada prinsipnya pengelola tempat dan pengunjungnya harus disiplin dengan protokol kesehatan demi menjaga situasi dan kondisi saat ini.

Oded mengaku, akan segera mengatur terkait kapasitas, jam operasional, hingga usia pengunjung yang boleh memasuki beberapa tempat yang diberikan relaksasi tersebut. Sedangkan tempat yang lain akan dilakukan secara bertahap.

“Dine in di dalam gedung sudah boleh, waktu makannya 1 jam, kapasitasnya masih 25 persen. Kalau pengunjung usia 12 tahun ke bawah nanti akan diatur kembali, karena kita tetap sejalan dengan Inmendagri,” katanya.

Terkait mobilitas masyarakat, penerapan ganjil-genap di gerbang tol menuju ke Kota Bandung akan tetap berlaku tiap akhir pekan.

“Tadi laporan dari Pak Kapolrestabes akan tetap dilanjut sampai ada instruksi dari Kapolda. Tadi disampaikan dampak positifnya bisa mengurangi sampai 20 persen,” katanya.

“Karena sudah mulai longgar, kemarin saya melihat langsung kondisi di beberapa lokasi seperti Cilaki itu luar biasa. Makanya ganjil-genap akan terus konsisten. Petugas di lapangan juga diperkuat,” lanjutnya.

Oded menambahkan meski pun kasus Covid-19 menurun, Tracing, Testing, dan Treatment (3T) akan terus dilakukan karena hal tersebut yang menjaga indikator Kota Bandung agar terus melandai.

“3T tetap berjalan dan harus terus kita lakukan. Karena indikatornya di situ. Bisa jadi bom waktu atau tidak itu dari situ,” ucapnya.

“Vaksinasi pun hari ini sudah mencapai 69 persen. Artinya target 70 persen untuk bulan September optimis bisa terlampaui,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan, beberapa tempat seperti tempat olahraga outdoor akan segera dibahas untuk diatur terkait kapasitas dan aturan lainnya.

“Nanti akan diatur, seperti jumlah orang misalnya tidak 50 persen kapasitas. Karena misalnya di Sabuga kapasitas 10.000 orang berarti 5.000 orang di sana, kan tidak akan begitu. Tapi dibatasi untuk 200 orang. Dan lama olahraga akan diatur juga, misalnya hanya untuk satu setengah jam,” katanya.

Sedangkan terkait Kebun Binatang dan tempat wisata lain, Ema juga akan mengatur usia berapa yang diperbolehkan masuk sebagai pengunjung. Karena masuk ke pusat perbelanjaan pun anak usia 12 tahun kebawah masih belum diperbolehkan.

“Acara musik, pameran, dan kegiatan lain yang akan mengundang kerumunan juga masih belum diperbolehkan. Tapi kalau musik di cafe untuk menghibur itu tidak ada masalah, itu istilahnya compliment,” ucap Ema. (agg-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SDM Berkualitas Menjadi Modal Utama Pemkot Bandung

    SDM Berkualitas Menjadi Modal Utama Pemkot Bandung

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa mengatakan, sumber daya manusia (SDM) berkualitas menjadi modal utama bagi suatu organisasi. Karena organisasi yang berdaya saing ialah mereka yang mampu memelihara dan mengembangkan human capital atau SDM. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, terang Adi, memiliki program pengembangan kompetisi […]

  • Himpunan Mahasiswa Sipil USB YPKP Bandung  Gelar Webinar Nasional Teknik Sipil 2022

    Himpunan Mahasiswa Sipil USB YPKP Bandung Gelar Webinar Nasional Teknik Sipil 2022

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung menggelar webinar nasional Teknik Sipil 2022 yang dilaksanakan secara hybrid, offline dan daring melalui zoom meeting, Sabtu, 26 Februari 2022. Webinar yang mengangkat tema “Jalan Jembatan di Indonesia” ini diikuti oleh sekitar 400 orang peserta dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum, dengan menghadirkan […]

  • RLPPD Resmi Disahkan, Mayoritas Target Indikator Dinkes Kota Sukabumi Tahun 2023 Tercapai

    RLPPD Resmi Disahkan, Mayoritas Target Indikator Dinkes Kota Sukabumi Tahun 2023 Tercapai

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Merujuk pada Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (RLPPD) Kota Sukabumi Tahun 2023, pelayanan kesehatan terhadap proses persalinan di Kota Sukabumi tercatat sesuai dengan target capaian. Berdasarkan angka indikator yang ada pada RLPPD Kota Sukabumi Tahun 2023, pada bagian Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, dituliskan bahwa pelayanan dasar terhadap kesehatan ibu hamil di Kota […]

  • Yana Ajak Komunitas Berbagi Kebaikan

    Yana Ajak Komunitas Berbagi Kebaikan

    • calendar_month Minggu, 5 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta setiap komunitas di Kota bandung menyisipkan kegiatan sosial saat menggelar acara. Kebaikan sekecil apa pun akan memberikan manfaat bagi Kota Bandung. Hal itu Yana sampaikan saat melepas perjalanan Night City Rally dari titik start di Halaman Trans Studio Mall Jalan Gatot Subroto, Bandung pada Sabtu […]

  • Teras Cihampelas Kota Bandung Dulu untuk Wisata Kuliner Kini Dapat Kendala

    Teras Cihampelas Kota Bandung Dulu untuk Wisata Kuliner Kini Dapat Kendala

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews –Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung H. Sutaya, S.H.M.H. mengatakan ,dulunya dirancsng untuk iko widata kulinernamun kini dapat kendala dan perlu solusi ,sebelum pembongkaran. hal itu didampaikan saat jadi narasumber pada kegiatan talk show OPSI (Obrolan Plus Solusi) dengan tema “Tak Jadi Dibongkar, Bagaimana Nasib Teras Cihampelas”, bersama Kepala Dinas SDABM, Didi Rustandi, […]

  • Tukarkan Kartu ATM bjb Lama Dan Rasakan Manfaat Dan Keunggulan Kartu ATM Berteknologi Chip

    Tukarkan Kartu ATM bjb Lama Dan Rasakan Manfaat Dan Keunggulan Kartu ATM Berteknologi Chip

    • calendar_month Selasa, 22 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Seorang nasabah bank bjb di Bandung, Sisca Wuri, mengaku sudah lega karena telah mengganti Kartu ATM/Debet magnetik miliknya menjadi kartu baru berteknologi chip. Sisca menceritakan dengan kartu ATM bjb chip yang barunya itu, ia merasa lebih aman dalam melakukan transaksi. “Ya sekarang merasa jauh lebih aman. Apalagi saya sering dengar berita kasus […]

expand_less