Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Bappeda Sukabumi Sosialisasikan Sistem SMART BASIC, Dorong Transformasi Digital Perencanaan Pembangunan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • visibility 140
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus mendorong percepatan transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui penerapan Sistem Musrenbang Artificial Berbasis Spasial Kolaboratif (SMART BASIC) yang dikembangkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi.

Inovasi ini diperkenalkan melalui Rapat Sosialisasi SMART BASIC yang digelar baru-baru ini oleh Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, dengan melibatkan perwakilan dari perangkat daerah, kelurahan, serta pemangku kepentingan pembangunan lainnya.

SMART BASIC merupakan sistem berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang terintegrasi dengan data spasial. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan kualitas dan akurasi proses Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), mulai dari tingkat kelurahan hingga tingkat kota, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, menjelaskan bahwa sistem SMART BASIC hadir sebagai solusi untuk menghadirkan perencanaan pembangunan yang lebih transparan, kolaboratif, dan berbasis data nyata.

“Melalui sistem ini, data yang digunakan lebih akurat karena berbasis spasial, serta memungkinkan pelibatan multi-stakeholder dalam proses input data secara kolaboratif,” ujar Frendy, kemarin.

Lebih lanjut, Frendy menyebutkan bahwa inovasi ini juga merupakan bentuk implementasi dari arah kebijakan nasional, yang mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan.

“Selain mendukung efisiensi, SMART BASIC juga memperkuat prinsip pemerataan pembangunan karena berbasis pada data riil dan karakteristik wilayah masing-masing. Ini menjadikan proses Musrenbang lebih kontekstual dan adaptif,” tambahnya.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, peserta tak hanya dikenalkan pada konsep sistem, tetapi juga mengikuti pelatihan teknis terkait penggunaan platform, khususnya mekanisme penginputan data spasial secara digital.

Dengan penerapan SMART BASIC, Pemkot Sukabumi berharap perencanaan pembangunan ke depan dapat lebih tepat sasaran, responsif, dan berpihak pada kebutuhan riil masyarakat.

“Inovasi ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam reformasi sistem perencanaan pembangunan daerah yang lebih modern, partisipatif, dan berbasis teknologi,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Bandung Buka Pintu Lebar-lebar Jalin Kolaborasi

    Kota Bandung Buka Pintu Lebar-lebar Jalin Kolaborasi

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Pemerintah Kota Bandung membuka pintu lebar-lebar bagi daerah lain untuk berkolaborasi. Hal tersebut penting agar pembangunnan di Indonesia semakin berkembang.  “Sebagai kepala daerah, kita harus mampu berpacu dan juga berkolaborasi agar pembangunan berkembang dan merata,” ujar Wali Kota Bandung, Oded M. Danial usai menghadiri Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang […]

  • RPJMD 2018-2023 Berakhir, Bappeda: RPD Kota Sukabumi 2024-2026 Sudah Disahkan

    RPJMD 2018-2023 Berakhir, Bappeda: RPD Kota Sukabumi 2024-2026 Sudah Disahkan

    • calendar_month Rabu, 19 Jul 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Menjelang berakhirnya masa kepemimpinan pasangan Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi pada 20 September 2023 mendatang, Pemerintah Kota Sukabumi telah mempersiapkan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024-2026, sebagai pedoman bagi Pj Walikota Sukabumi yang akan menjabat nantinya. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan, RPD Kota Sukabumi tahun 2024-2026 […]

  • Kirab Budaya HUT ke-80 Jawa Barat di Bandung Hadirkan Atraksi Seni, Adat, dan Kuda Kencana

    Kirab Budaya HUT ke-80 Jawa Barat di Bandung Hadirkan Atraksi Seni, Adat, dan Kuda Kencana

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dalam rangka Hari Jadi ke-80 Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar Kirab Budaya di Kota Bandung, Selasa 19 Agustus 2025. Kirab Budaya diikuti oleh 27 kota dan kabupaten di Jabar dengan menampilkan tradisi, pakaian adat, atraksi kuda dan kereta kencana. Rute Kirab dimulai dari Gedung Merdeka hingga Gedung Sate pukul 15.00-18.00 […]

  • Kota Sukabumi Alami Inflasi 0,02 Persen di Bulan Oktober

    Kota Sukabumi Alami Inflasi 0,02 Persen di Bulan Oktober

    • calendar_month Senin, 23 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Akibat adanya kenaikan di beberap kelompok pengeluaran, Kota Sukabumi alami inflasi 0,02 persen di bulan Oktober. Dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104.67.”Adanya kenaikan harga dibeberapa kelompok pengeluaran di bulan Oktober, Kota Sukabumi alami inflasi sebesar 0,02 persen,”ujar Asisten Daerah (assda) II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Pemkot Sukabumi Cecep Mansur. Senin, (23/11/2020). Cecep mengungkapkan, […]

  • Petani di Kota Sukabumi Keluhkan Harga Pupuk Naik

    Petani di Kota Sukabumi Keluhkan Harga Pupuk Naik

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUKABUMI-MBInews.id – Sejumlah petani padi di Kota Sukabumi terpaksa harus menghentikan kegiatan produksinya. Hal itu dipicu oleh naiknya beberapa jenis pupuk saat ini. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu Kelompok Tani asal Kampung Cibungur, Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi Aisyah (57), dirinya mengaku dengan tingginya harga pupuk terpaksa harus menghentikan tanam padinya.Padahal Aisyah sebelumnya […]

  • Asep Mulyadi Ungkap 2 Faktor Penting Pencegahan Narkoba

    Asep Mulyadi Ungkap 2 Faktor Penting Pencegahan Narkoba

    • calendar_month Kamis, 23 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    BANDUNG, – Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, mengadiri kegiatan Pembinaan Kota/Kabupaten Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN), bertempat di Hotel Vue Palace, Bandung, Kamis (23/2/2023). Kegiatan yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung tersebut juga turut dihadiri oleh perwakilan dari PMI Kota Bandung, BAZNAS, dan beberapa instansi terkait. Dalam kesempatan tersebut Kepala […]

expand_less