Breaking News
Trending Tags

Pasca Musda XVI, KNPI Kota Sukabumi Periode 2025–2028 Lapor Kepengurusan ke DPRD

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 165
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Kota Sukabumi menggelar audiensi dengan pimpinan DPRD Kota Sukabumi, Kamis (8/1/2026). Audiensi tersebut menjadi langkah awal kepengurusan KNPI hasil Musyawarah Daerah (Musda) XVI untuk periode 2025–2028 dalam membangun komunikasi kelembagaan dengan legislatif.

Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi, Tantan Sutandi, diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda, didampingi Wakil Ketua DPRD Rojab Asy’ari, di ruang rapat DPRD Kota Sukabumi. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan membahas berbagai isu strategis kepemudaan.

Usai audiensi, Tantan menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk melaporkan hasil Musda XVI sekaligus memperkenalkan jajaran pengurus inti KNPI Kota Sukabumi yang baru. Selain itu, KNPI juga menyampaikan sejumlah pandangan terkait peran DPRD dalam konteks pembangunan kepemudaan.

“Audiensi ini kami lakukan untuk menyampaikan hasil Musda dan kepengurusan. Selain itu, kami menyampaikan tiga ruang lingkup yang berkaitan langsung dengan fungsi DPRD, yakni regulasi, anggaran, dan evaluasi,” ujar Tantan kepada awak media.

Pada aspek regulasi, Tantan menyebut bahwa Pemerintah Kota Sukabumi sejatinya telah memiliki Peraturan Daerah tentang Kepemudaan. Namun demikian, menurutnya, implementasi kebijakan kepemudaan tetap perlu dikawal bersama agar selaras dengan kebutuhan dan dinamika pemuda di daerah.

Sementara dari sisi anggaran, Tantan menekankan pentingnya prinsip kehati-hatian, khususnya dalam penyaluran dana hibah kepemudaan. Ia mengingatkan agar pemerintah daerah tidak serta-merta memberikan hibah tanpa dasar hukum dan mekanisme yang jelas.

“Kami meminta agar dana hibah tidak diberikan secara sekonyong-konyong, baik kepada personal maupun lembaga. Harus ada aspek legal yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Tantan juga menyoroti aspek evaluasi. Menurutnya, setiap anggaran yang telah digelontorkan kepada organisasi kepemudaan harus disertai dengan monitoring dan evaluasi yang ketat agar penggunaannya tepat sasaran.

“Dana hibah itu harus dikaji dari aspek legal, kemudian dari aspek fungsi, di mana penggunaan anggaran harus bisa dipertanggungjawabkan secara organisatoris,” jelasnya.

Terkait dinamika internal KNPI, Tantan menegaskan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya memiliki legitimasi yang kuat secara hukum. Ia menyebutkan, meskipun ada pihak lain yang mengklaim legalitas, KNPI hasil Musda XVI dapat menunjukkan dokumen dan aspek legal yang sah.

“Kami bisa menunjukkan bahwa kepengurusan kami memiliki legitimasi dan legalitas yang kuat. Itu yang kami sampaikan juga dalam audiensi,” ujarnya.

Ke depan, Tantan memastikan KNPI Kota Sukabumi akan fokus menjalankan visi dan misi gerakan kepemudaan serta terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Sukabumi dan DPRD sebagai mitra strategis pembangunan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda mengapresiasi kehadiran jajaran pengurus KNPI Kota Sukabumi untuk bersilaturahmi dan menyampaikan pandangan secara terbuka. Ia menegaskan DPRD selalu terbuka terhadap siapa pun yang datang dengan niat baik.

“Siapapun yang datang dan berniat baik tentu akan kami terima. Gedung DPRD ini adalah rumah rakyat dan rumah bersama,” kata Wawan.

Menanggapi dinamika dualisme kepengurusan KNPI, Wawan menyebut bahwa secara de facto kedua kubu diakui keberadaannya. Namun secara de jure, DPRD melihat kepengurusan KNPI yang dipimpin Tantan Sutandi memiliki legitimasi yang lebih kuat.

“Kami berharap dinamika ini bisa segera selesai. Secara de facto keduanya ada, tapi secara de jure kami melihat KNPI kubu Tantan memiliki legitimasi,” ujarnya.

Meski demikian, Wawan menilai dualisme tersebut juga bisa dilihat dari sisi positif. Menurutnya, kondisi itu menunjukkan bahwa Kota Sukabumi tidak kekurangan sumber daya pemuda yang aktif dan kritis.

“Yang terpenting, kami berharap pemerintah daerah bisa hadir untuk menyatukan dua kubu ini demi kepentingan pemuda dan pembangunan Kota Sukabumi,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perwal PSBB Proposional Dilanjutkan, Satgas Covid-19 Akan Tindak Tegas

    Perwal PSBB Proposional Dilanjutkan, Satgas Covid-19 Akan Tindak Tegas

    • calendar_month Minggu, 24 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional di Kota Bandung akan berlanjut sampai 8 Februari 2021. “Perwal PSBB tetap masih dilanjutkan, sesuai arahan dari Pemerintah Pusat,” tegas Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M Danial, usai memimpin Rapat Terbatas secara virtual dari Pendopo Kota Bandung, Jumat( 22/1/2021) Seperti diketahui, sedianya PSBB […]

  • Bank bjb Luncurkan Program Promo bjb Tandamata Berjangka, Ada Hadiahnya

    Bank bjb Luncurkan Program Promo bjb Tandamata Berjangka, Ada Hadiahnya

    • calendar_month Senin, 30 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG – Bisa menyisihkan sebagian pendapatan di tengah kebutuhan gaya hidup yang kian tinggi adalah sebuah usaha luar biasa. Kendati sulit, tapi sebuah keniscayaan untuk masa depan Anda. Perlu usaha keras untuk menyisihkannya. Dengan menabung, berbagai harapan di masa depan bisa tercapai, seperti membeli barang baru, liburan bersama orang tercinta, investasi, membayar pendidikan, dan lainnya. […]

  • Ini Kata Wali Kota Saat FPD BPKPD Kota Sukabumi

    Ini Kata Wali Kota Saat FPD BPKPD Kota Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 14 Feb 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, meminta, Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) menghadirkan inovasi dalam pengelolan pendapatan daerah. Seperti halnya, digitalisasi pembayaran, memetakan, mengembangkan, dan pengendalian penerimaan. “Jadi, ketika digitalisasi diterapkan, terjadi kenaikan signifikan,”ujar Fahmi, usai menghadiri Forum Perangkat Daerah (FPD) BPKPD Kota Sukabumi, disalah satu Hotel di Kota Sukabumi. Selasa, (14/2/2022). Baca […]

  • Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Tedi Supriadi Soroti Keberadaan RSUD Soreang

    Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Tedi Supriadi Soroti Keberadaan RSUD Soreang

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Dalam sebuah pertemuan yang berlangsung pada Jumat 12 September 2025, anggota Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, Tedi Supriadi, memberikan apresiasi terhadap kinerja RSUD Otista. Namun, ia juga menyoroti pentingnya keberadaan RSUD Soreang yang hingga kini masih menjadi tanda tanya bagi masyarakat. “Saya sangat menghargai upaya RSUD Otista dalam memberikan pelayanan kesehatan […]

  • Raperda Bantuan Hukum Disempurnakan, DPRD Bandung Fokus pada Akses Keadilan

    Raperda Bantuan Hukum Disempurnakan, DPRD Bandung Fokus pada Akses Keadilan

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Bandung,MBINEWS  — Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bandung terus mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin. Pembahasan lanjutan dilakukan pada Rabu, 10 Juni 2026, dengan fokus pada Bab V terkait jangkauan pengaturan dan ruang lingkup materi. Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Bapemperda, Dudy Himawan, serta dihadiri sejumlah anggota […]

  • Napi Bertato Takut Jarum Suntik

    Napi Bertato Takut Jarum Suntik

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Meski terlihat tegap dan gagah, Aji Ramdhani salah seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 2B Sukabumi, nampak takut saat hendak di suntik vaksin Covid-19, Kamis (19/8/2021) siang. Aji yang mengaku dirinya takut kepada jarum suntik itu, merupakan salah satu dari ratusan WBP Lapas kelas 2B Sukabumi yang melaksanakan vaksinasi […]

expand_less