Breaking News
Trending Tags

Ayep Zaki Tegaskan Tak Ada Pungli, Pajak Pengusaha Dikembalikan untuk Pembangunan Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 134
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Untuk kedua kalinya, Pemerintah Kota Sukabumi mengumpulkan para pengusaha sektor perhotelan, restoran, dan kafe dalam sebuah pertemuan yang digelar di Balai Kota Sukabumi. Pertemuan ini menjadi ajang sosialisasi langsung terkait pentingnya pajak daerah dan retribusi sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, bersama Wakil Wali Kota Sukabumi hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Keduanya menegaskan bahwa kontribusi para pelaku usaha melalui kepatuhan membayar pajak dan retribusi memiliki peran strategis dalam mempercepat pembangunan Kota Sukabumi.

Dalam arahannya, Ayep Zaki menyampaikan bahwa pertemuan dengan para pengusaha akan terus dilakukan secara bertahap. Ia menjelaskan, pertemuan gelombang kedua ini merupakan bagian dari langkah menyeluruh Pemerintah Kota Sukabumi untuk memastikan seluruh wajib pajak menjalankan kewajibannya secara tertib dan sesuai ketentuan.

“Ini gelombang kedua. Saya mengundang semua pengusaha yang juga merupakan wajib pajak di Kota Sukabumi. Nanti ada gelombang tiga, empat, dan seterusnya. Seluruhnya saya panggil supaya tertib membayar pajak daerah dan retribusi,” ujar Ayep Zaki saat diwawancarai awak media, Rabu (21/01/2026).

Ayep menegaskan bahwa selain pajak daerah, optimalisasi retribusi juga menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Sukabumi. Menurutnya, peningkatan kedua sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) tersebut akan berdampak langsung pada kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan secara berkelanjutan.

“Retribusi ini harus betul-betul bisa ada peningkatan. Ini semua untuk pembangunan Kota Sukabumi secara menyeluruh. Pengusaha dan Pemerintah Kota Sukabumi harus kompak dan solid,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ayep Zaki juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam menciptakan iklim usaha yang bersih dan bebas dari pungutan liar. Ia memastikan tidak ada kutipan apa pun dari aparatur pemerintah kepada para pengusaha di luar ketentuan yang berlaku.

“Saya tegaskan, seluruhnya Pemkot tidak ada pungli, tidak ada kutipan-kutipan apa pun kepada semua pengusaha. Kalau ada pegawai negeri atau petugas Pemkot yang mengutip kepada para pengusaha, segera laporkan ke saya. Saya akan tindak tegas, dipindahkan atau dipecat,” tegasnya.

Menurut Ayep, kesejahteraan aparatur sipil negara telah diatur melalui tunjangan kinerja (tukin) sesuai peraturan perundang-undangan, sehingga tidak ada alasan bagi aparatur pemerintah untuk melakukan pungutan di luar ketentuan.

Lebih lanjut, Ayep menjelaskan bahwa seluruh dana yang bersumber dari pajak daerah dan retribusi akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa fokus kepemimpinannya dalam tiga hingga empat tahun ke depan adalah menghadirkan pembangunan yang nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Saya fokus bagaimana membangun Kota Sukabumi secara realita, nyata, buktinya ada dan bisa dirasakan. Paling tidak tiga sampai empat tahun ke depan, sehingga awal 2029 sudah kelihatan hasilnya,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ayep Zaki juga mengungkapkan target ambisius Pendapatan Asli Daerah Kota Sukabumi. Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan PAD sebesar Rp650 miliar atau rata-rata Rp54 miliar per bulan. Namun, dalam rapat paripurna bersama DPRD, target PAD yang disepakati dan ditetapkan sebesar Rp535 miliar.

“Kita ingin mengejar PAD 650 miliar. Itu target. Tapi dalam hasil rapat paripurna bersama DPRD, yang ditetapkan adalah 535 miliar,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akselerasi Percepatan Vaksinasi, Polres Sukabumi Kota Lakukan Ini

    Akselerasi Percepatan Vaksinasi, Polres Sukabumi Kota Lakukan Ini

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Jajaran Polres Sukabumi Kota kembali akan melakukan kegiatan vaksinasi masal. Dilansir dari akun resmi media sosial Polres Sukabumi Kota, Gerai Vaksin Presisi kembali akan digelar pada Sabtu (23/10/2021) mendatang. PS. Kasi Humas Polres Sukabumi Kota Iptu Astuti Setyaningsih menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan vaskinasi, khususnya di […]

  • Ini Komentar Hamdan Zoelva, Tokoh Muda  Masuk Daftar kabinet Jokowi-Amin

    Ini Komentar Hamdan Zoelva, Tokoh Muda Masuk Daftar kabinet Jokowi-Amin

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    MAJALENGKA,MBInews.id -Pasca-Putusan Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Hasil Pilpres 2019, mulai muncul nama beberapa tokoh muda sebagai kandidat menteri. Mereka dinilai layak menduduki jabatan menteri di era pemerintahan Jokowi – Kiai Ma’ruf Amin lima tahun mendatang.Sejumlah nama tokoh nasional pun disebut-sebut akan menjadi bagian kabinet mendatang. Disinggung kemungkinan namanya masuk ke dalam daftar kabinet Jokowi-Amin, Koordinator […]

  • Pemuda Pancasila Kota Sukabumi Bantu Pedagang Bersihkan Bekas Lapak

    Pemuda Pancasila Kota Sukabumi Bantu Pedagang Bersihkan Bekas Lapak

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemuda Pancasila Kota Sukabumi membantu para pedagang membersihkan lapak dagangan mereka, yang terkena relokasi di Jalan Harun Kabir, Kota Sukabumi, Rabu (16/02/2022). Hendi Wiryadi Comen selaku Sekretaris Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Sukabumi mengatakan, kegiatan yang dilakukan kali ini merupakan bentuk solidaritas Pemuda Pancasila Kota Sukabumi untuk membantu para […]

  • SBCK dan APKI AKan Selenggaran Event All Indonesia Breeder Koi Show

    SBCK dan APKI AKan Selenggaran Event All Indonesia Breeder Koi Show

    • calendar_month Jumat, 21 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sukabumi Bersatu Koi Club (SBKC) bersama Asosiasi Pecinta Koi Indonesia (APKI) akan menggelar event All Indonesia Breeder Koi Show. Acara yang akan digelar pada 18 sampai 20 November 2022 yang akan datang tersebut, direncanakan di Auditorium Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar BBPBAT, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Agenda besar tersebut tentu saja menjadi ajang […]

  • Plt Wali Kota Bandung  Resmikan Rumah Sakit Khusus Jantung dan Pembuluh Darah  Paramarta Bandung

    Plt Wali Kota Bandung Resmikan Rumah Sakit Khusus Jantung dan Pembuluh Darah Paramarta Bandung

    • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, meresmikan Rumah Sakit Khusus Jantung dan Pembuluh Darah (RSJP) Paramarta di Jalan Soekarno-Hatta, Rabu, 2 Februari 2022. Peresmian tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Achmad Nugraha. Pembukaan RSJP tersebut dilakukan dengan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan oleh RSJP bersama mitra […]

  • Syarat Kartu Prakerja Gelombang 22, Kuota Terbatas silahkan Cek di www.prakerja.go.id

    Syarat Kartu Prakerja Gelombang 22, Kuota Terbatas silahkan Cek di www.prakerja.go.id

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID – Kartu Prakerja gelombang 22 resmi dibuka hari ini Senin 25 Oktober 2021. Pendaftaran seleksi Kartu Prakerja gelombang 22 bisa dilakukan di www.prakerja.go.id. Cara agar lolos Kartu Prakerja gelombang 22 yang dibuka mulai hari ini di www.prakerja.go.id. Namun banyak peserta yang berkali-kali mendaftar Kartu Prakerja namun selalu gagal lolos seleksi. Baca Juga: Cukup Kalim […]

expand_less