Breaking News
Trending Tags

Ayep Zaki Tegaskan Tak Ada Pungli, Pajak Pengusaha Dikembalikan untuk Pembangunan Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • visibility 32
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id — Untuk kedua kalinya, Pemerintah Kota Sukabumi mengumpulkan para pengusaha sektor perhotelan, restoran, dan kafe dalam sebuah pertemuan yang digelar di Balai Kota Sukabumi. Pertemuan ini menjadi ajang sosialisasi langsung terkait pentingnya pajak daerah dan retribusi sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, bersama Wakil Wali Kota Sukabumi hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Keduanya menegaskan bahwa kontribusi para pelaku usaha melalui kepatuhan membayar pajak dan retribusi memiliki peran strategis dalam mempercepat pembangunan Kota Sukabumi.

Dalam arahannya, Ayep Zaki menyampaikan bahwa pertemuan dengan para pengusaha akan terus dilakukan secara bertahap. Ia menjelaskan, pertemuan gelombang kedua ini merupakan bagian dari langkah menyeluruh Pemerintah Kota Sukabumi untuk memastikan seluruh wajib pajak menjalankan kewajibannya secara tertib dan sesuai ketentuan.

“Ini gelombang kedua. Saya mengundang semua pengusaha yang juga merupakan wajib pajak di Kota Sukabumi. Nanti ada gelombang tiga, empat, dan seterusnya. Seluruhnya saya panggil supaya tertib membayar pajak daerah dan retribusi,” ujar Ayep Zaki saat diwawancarai awak media, Rabu (21/01/2026).

Ayep menegaskan bahwa selain pajak daerah, optimalisasi retribusi juga menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Sukabumi. Menurutnya, peningkatan kedua sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) tersebut akan berdampak langsung pada kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan secara berkelanjutan.

“Retribusi ini harus betul-betul bisa ada peningkatan. Ini semua untuk pembangunan Kota Sukabumi secara menyeluruh. Pengusaha dan Pemerintah Kota Sukabumi harus kompak dan solid,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ayep Zaki juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam menciptakan iklim usaha yang bersih dan bebas dari pungutan liar. Ia memastikan tidak ada kutipan apa pun dari aparatur pemerintah kepada para pengusaha di luar ketentuan yang berlaku.

“Saya tegaskan, seluruhnya Pemkot tidak ada pungli, tidak ada kutipan-kutipan apa pun kepada semua pengusaha. Kalau ada pegawai negeri atau petugas Pemkot yang mengutip kepada para pengusaha, segera laporkan ke saya. Saya akan tindak tegas, dipindahkan atau dipecat,” tegasnya.

Menurut Ayep, kesejahteraan aparatur sipil negara telah diatur melalui tunjangan kinerja (tukin) sesuai peraturan perundang-undangan, sehingga tidak ada alasan bagi aparatur pemerintah untuk melakukan pungutan di luar ketentuan.

Lebih lanjut, Ayep menjelaskan bahwa seluruh dana yang bersumber dari pajak daerah dan retribusi akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa fokus kepemimpinannya dalam tiga hingga empat tahun ke depan adalah menghadirkan pembangunan yang nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Saya fokus bagaimana membangun Kota Sukabumi secara realita, nyata, buktinya ada dan bisa dirasakan. Paling tidak tiga sampai empat tahun ke depan, sehingga awal 2029 sudah kelihatan hasilnya,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ayep Zaki juga mengungkapkan target ambisius Pendapatan Asli Daerah Kota Sukabumi. Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan PAD sebesar Rp650 miliar atau rata-rata Rp54 miliar per bulan. Namun, dalam rapat paripurna bersama DPRD, target PAD yang disepakati dan ditetapkan sebesar Rp535 miliar.

“Kita ingin mengejar PAD 650 miliar. Itu target. Tapi dalam hasil rapat paripurna bersama DPRD, yang ditetapkan adalah 535 miliar,” pungkasnya. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PWI dan IKWI Kota Bandung Salurkan Bantuan Sembako Kepada Para Korban Bencana Gempa di Cianjur

    PWI dan IKWI Kota Bandung Salurkan Bantuan Sembako Kepada Para Korban Bencana Gempa di Cianjur

    • calendar_month Jumat, 2 Des 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id- Persatuan wartawan Indonesia Peduli (PWI Peduli) dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Bandung salurkan bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (1/12/2022). Penyaluran sumbangan yang dihimpun dari anggota PWI Kota Bandung, IKWI, serta masyarakat didistribusikan melalui Posko Bencana PWI Kabupaten Cianjur di Gedung Bale Pawarti […]

  • Pemkot Bandung Akhiri Program Bekerja Dirumah “WFH” ASN Pantau Pelaksanaan PSBB Proposional

    Pemkot Bandung Akhiri Program Bekerja Dirumah “WFH” ASN Pantau Pelaksanaan PSBB Proposional

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi mengakhiri program bekerja dari rumah (WFH) kepada para ASN di Lingkungan Pemkot Bandung, Selasa (2/6/2020). Kini para ASN diberi tugas mengawasi pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional. “Nanti ada ASN yang tugasnya memantau toko, restoran, pasar tradisional, dan perkantoran. Para ASN harus memastikam semua melaksanakan PSBB […]

  • Lewat Webinar, bank bjb Dorong Pengembangan Usaha Saat PSBB Covid-19

    Lewat Webinar, bank bjb Dorong Pengembangan Usaha Saat PSBB Covid-19

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    BOGOR, MBInews.id – Keberadaan pandemi COVID-19 yang telah bertahan di tanah air sejak pertama kali terkonfirmasi awal Maret 2020 lalu menghadirkan tantangan tersendiri bagi dunia usaha. Wabah yang pertama kali muncul di Wuhan ini tak Cuma mengancam kehidupan biologis dan sosiologis manusia, lebih dari itu, COVID-19 juga sanggup melemahkan denyut nadi kehidupan perekonomian warga di […]

  • Tim Napak Tilas Nyucruk Galur Temukan Situs Museum Prabu Siliwangi Dilembah Pasirumbul Sukabumi

    Tim Napak Tilas Nyucruk Galur Temukan Situs Museum Prabu Siliwangi Dilembah Pasirumbul Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Tim Napak Tilas Nyucruk Galur Mapay Situs dari Museum Prabu Siliwangi Sukabumi kembali menemukan benda pubakala di lembah Pasirumbul Kampung Parabon Pojok, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat. Benda yang diduga bersejarah tersebut ditemukan di sebuah lembah yang tidak jauh dari Istana Kepresidenan.”Kami diundang untuk datang ke sini oleh […]

  • Walikota Sukabumi Raih Penghargaan MKK

    Walikota Sukabumi Raih Penghargaan MKK

    • calendar_month Selasa, 29 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Walikota Sukabumi Achmad Fahmi Meraih pengharggan Manggala Karya Kencana dari Pemerintah Pusat, melalui Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ). Penghagraan tertinggi tersebut diberikan bertepatan dengan peringatan Hari Keluarga Nasioanl (Harganas). Selasa, (29/6/2021). Fahmi mengungkapkan, penghargaan yang diraih ini tentunya, berkat kerja keras bersama sama lintas sektoral. dan kesadaran masyarakat. Pembangunan di […]

  • DPRD Kota Bandung Menilai  Kurang Sosialisasi Perda PBG di Kota  Bandung

    DPRD Kota Bandung Menilai Kurang Sosialisasi Perda PBG di Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews  — Peraturan Daerah (Perda) Bangunan Gedung sudah disahkan sejak tahun 2022,tapi kurang sosialisasi  di masyarakat  tentang Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau dulu disebut Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), Sehingga masyarakat Kota Bandung yang mengajukan PBG masih rendah. Anggota DRPD Kota Bandung,  Dr. Ir. H. Juniarso Ridwan, SH, MH, M.Si  mengatakan, banyak warga  yang beranggapan  […]

expand_less