Breaking News
Trending Tags

Bandung di Tahun Kedua: Target Zero Slum, Reduksi Genangan 40%, dan Penguatan Ekonomi Rakyat

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Siaran Pers Diskominfo Kota Bandung
20 Februari 2026

#1ThBandungUtama
Masuk Tahun Kedua, Genjot Infrastruktur, Tingkatkan Ekonomi Rakyat dan Serapan Tenaga Kerja

Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjadi fase penataan fondasi pembangunan melalui visi Bandung Utama (Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis).

Tahun pertama difokuskan pada pembenahan tata kelola, penguatan data kewilayahan, serta percepatan intervensi berbasis kebutuhan riil warga.

Memasuki tahun kedua, arah kebijakan bergeser pada penguatan dan perluasan dampak pembangunan.

“Kota Bandung terus bergerak, dari perencanaan menuju pelaksanaan, dari kebijakan menuju aksi nyata. Setiap langkah pembangunan kami dasarkan pada data, agar kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kondisi riil kota,” ujarnya.

Pada awal masa kepemimpinan, Kota Bandung dihadapkan pada sejumlah tantangan mendasar. Inflasi berada di angka 2,69 persen, lebih dari 18.000 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) dalam kondisi rusak, sekitar 112.000 warga menganggur, serta 27,2 persen rumah tangga belum memiliki septic tank standar.

Persoalan sampah dan sanitasi menjadi isu strategis yang menuntut penanganan sistematis dan berkelanjutan.

Menjawab kondisi tersebut, Pemkot Bandung membangun fondasi kebijakan berbasis data melalui program Layanan Catatan Informasi RW (LACI RW). Survei menjangkau hampir 9.900 RT di seluruh kota, menjadikan RT dan RW sebagai sumber informasi utama.

Data sosial, infrastruktur, lingkungan, hingga kerentanan warga dihimpun sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih presisi.

Kerangka pembangunan disusun berbasis data makro dan mikro, dengan lima indikator utama yakni sosial dan demografi, infrastruktur, lingkungan dan kesehatan, ekonomi, serta kelembagaan.

“Dari sinilah pembangunan Kota Bandung dimulai: bukan dari asumsi, melainkan dari data yang jujur dan kenyataan yang dihadapi warga setiap hari,” katanya.

Program Prakarsa Bandung Utama menjadi motor implementasi di tingkat kewilayahan. Pada 2025, program ini menjangkau 151 RW di 30 kecamatan dengan lebih dari 1.000 kegiatan dan realisasi anggaran mencapai 96 persen.

Sebanyak 697 RW teridentifikasi aktif menjadi penggerak pembangunan lokal, diperkuat dengan aktivasi kembali siskamling sebagai simpul keamanan dan kepedulian sosial.

Dari sisi ekonomi, analisis desil menunjukkan pertumbuhan tertinggi sebesar 4.994 keluarga baru di desil 6–10 pada periode September 2025–Februari 2026.

Di bidang ketenagakerjaan, penempatan kerja sepanjang 2025 mencapai 5.207 orang melalui berbagai skema, termasuk PKWT, job fair, magang, dan penempatan internasional.

Capaian ini diperkuat dengan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2024, yang menunjukkan penguatan akuntabilitas dan tata kelola.

Memasuki tahun kedua, Farhan menyatakan, fokus utama adalah memperluas dampak pembangunan melalui tiga pilar kebijakan.

“Satu tahun pertama adalah fase menata fondasi, dan satu tahun ke depan adalah fase penguatan dan perluasan dampak,” ujarnya.

Pilar pertama adalah pembangunan infrastruktur strategis dengan target 100 persen ODF dan akses air aman, zero slum area, reduksi titik genangan 40 persen, serta kemantapan jalan 95 persen.

Infrastruktur juga dirancang sebagai stimulus ekonomi melalui skema padat karya dan penguatan rantai pasok lokal.

Pilar kedua adalah pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan kemandirian ekonomi dan menekan ketimpangan (gini ratio).

Transformasi UMKM, penguatan ekosistem pariwisata, serta inklusivitas ekonomi menjadi strategi utama agar pertumbuhan ekonomi lebih merata dan berkelanjutan.

Pilar ketiga berfokus pada ketenagakerjaan dan mobilitas sosial dengan target 5.000 sertifikasi kompetensi per tahun, tingkat penyerapan 92 persen, serta perlindungan 100 persen bagi pekerja rentan.

Ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif diyakini mampu mempercepat mobilitas sosial vertikal warga Bandung.

“Satu tahun pertama adalah fase menata fondasi, dan satu tahun ke depan adalah fase penguatan dan perluasan dampak,” tutur Farhan.

Tahun kedua kepemimpinan Bandung Utama kini diarahkan bukan hanya menjaga capaian, tetapi memastikan dampak pembangunan semakin terasa hingga tingkat RT dan RW.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kerja Keras bank bjb Raih Penghargaan Banking Service Excellence 2024

    Kerja Keras bank bjb Raih Penghargaan Banking Service Excellence 2024

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – bank bjb kembali meraih prestasi gemilang dengan berhasil diakui kembali sebagai salah satu Bank terbaik dalam ekselensi pelayanan dalam acara 21st Infobank-MRI Banking Service Excellence 2024 sebagai penerima penghargaan “The 1st Best – Best Overall Priority Banking” untuk kategori Conventional Bank. Diraihnya penghargaan selama 2 (dua) tahun berturut-turut semakin mengukuhkan bank bjb […]

  • Datang dari Bandung, Mantan PJ Wali Kota Sukabumi Turun Bertanding di PWI Cup II Tenis Meja Kota Sukabumi

    Datang dari Bandung, Mantan PJ Wali Kota Sukabumi Turun Bertanding di PWI Cup II Tenis Meja Kota Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 887
    • 0Komentar

    SUKABUMI ,Mbinewa.id– Turnamen PWI Cup II Tenis Meja Kota Sukabumi mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Wilayah Provinsi Jawa Barat, Kusmana Hartadji. Ia menilai ajang yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi tersebut menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi jumlah peserta maupun tingkat persaingan. Turnamen berlangsung di GOR Rengganis, Kelurahan Selabatu, Kecamatan […]

  • Kolaborasi KI Jabar  Dengan Kantor Arsip Unpad Bandung , Upaya Melaksanakan Keterbukaan Informasi Pada Masa Pandemi Covid-19

    Kolaborasi KI Jabar Dengan Kantor Arsip Unpad Bandung , Upaya Melaksanakan Keterbukaan Informasi Pada Masa Pandemi Covid-19

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 211
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id –  Komisi Informasi Jawa Barat berkolaborasi dengan Kantor Arsip Universitas Padjadjaran Bandung menggelar kegiatan Webinar Nasional bertema “Arsip Digital Sebagai Bagian Dari Upaya Melaksanakan Keterbukaan Informasi Pada Masa Pandemi Covid-19”, pada hari Senin,(5/4/2021). Kegiatan ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sambutan kepala kantor Arsip UNPAD, dan acara dibuka langsung oleh Ketua Komisi […]

  • Menembus Pelosok Cianjur, BAZNAS Jabar Hadirkan Kebahagiaan Lewat Tiga Ekor Domba

    Menembus Pelosok Cianjur, BAZNAS Jabar Hadirkan Kebahagiaan Lewat Tiga Ekor Domba

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 1.381
    • 0Komentar

    CIANJUR,Mbinews  – Manfaat zakat kembali menyentuh masyarakat di wilayah pelosok. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat melalui Program Berbagi Daging Hingga Pelosok menyalurkan tiga ekor domba kepada masyarakat di Yayasan Rumah Pulih Jiwa (YRPJ), Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Senin (10/8/2026). Program tersebut bersumber dari zakat para pengguna aplikasi BRImo dan menjadi bagian dari […]

  • Mengadu Kasus Kekerasan Kepada anak dan Perempuan di Jabar semakin Meningkat

    Mengadu Kasus Kekerasan Kepada anak dan Perempuan di Jabar semakin Meningkat

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Kesadaran dan keberanian masyarakat untuk mengadukan kasus tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan semakin meningkat. Hal tersebut diketahui berdasarkan Trend Data Pengaduan dan Kasus Kekerasan di Jawa Barat setiap tahunnya terus meningkat. “Masyarakat semakin menyadari kalau kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan sudah bukan dianggap sebagai hal yang tabu atau aib bagi […]

  • Yayasan Bakti Anak Negeri Soroti Dugaan Pengusiran di Festival Harmoni

    Yayasan Bakti Anak Negeri Soroti Dugaan Pengusiran di Festival Harmoni

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 406
    • 0Komentar

    CIAMIS,Mbinews  – Festival Harmoni yang digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Ciamis justru menyisakan kontroversi. Pihak yang mengaku menanggung biaya penampilan artis nasional kini menuntut klarifikasi panitia setelah merasa diperlakukan tidak semestinya saat acara berlangsung. Pihak yayasan menilai tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan, terlebih karena Yayasan Bakti Anak Negeri dan KZ Musik Bandung mengaku menjadi […]

expand_less