Breaking News
Trending Tags

Pengangguran Tinggi, Ketua DPRD Sukabumi Sentil Arah Pembangunan

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
  • visibility 346
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,MbiNews.id –  Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, melontarkan kritik tajam terhadap arah pembangunan daerah dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027. Ia menilai tingginya angka pengangguran dan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah besar yang belum tertangani secara serius.

Dalam forum yang digelar di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi, Rabu (8/4/2026), Wawan mengungkapkan tingkat pengangguran di Kota Sukabumi saat ini berada di kisaran 8 persen , lebih tinggi dibanding rata-rata Provinsi Jawa Barat.

“Pengangguran kita masih tinggi, kemiskinan juga belum menunjukkan kondisi yang baik. Ini jadi sorotan serius, dan harus ditangani bersama,” tegasnya.

Menurut Wawan, DPRD telah menyerahkan pokok-pokok pikiran hasil reses masyarakat yang telah disusun sesuai Permendagri Nomor 18 Tahun 2017. Dokumen tersebut, kata dia, menjadi pijakan penting dalam menyusun arah kebijakan pembangunan tahun 2027.

Ia menekankan pentingnya Musrenbang sebagai ruang penyelarasan antara kebijakan pemerintah (top-down) dan aspirasi masyarakat (bottom-up). DPRD, lanjutnya, akan mengawal ketat agar program pembangunan tidak melenceng dari kebutuhan riil warga.

“DPRD akan memastikan arah kebijakan pembangunan tepat sasaran,” ujarnya.

Sejumlah isu krusial turut disorot, mulai dari penguatan ekonomi lokal melalui UMKM, peningkatan kualitas infrastruktur, hingga kesejahteraan sosial dan akses pendidikan serta kesehatan. Infrastruktur, terutama jalan, disebutnya masih menjadi persoalan klasik yang tak kunjung tuntas.

“Infrastruktur masih jadi masalah, khususnya jalan. Ini harus jadi komitmen bersama, apalagi sejalan dengan arah pembangunan provinsi,” kata Wawan.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata diukur dari megahnya proyek fisik, melainkan dari dampak langsung yang dirasakan masyarakat.

“Jangan hanya bangga dengan gedung-gedung tinggi. Pembangunan itu harus masuk ke rumah-rumah kecil masyarakat, harus dirasakan secara merata,” tandasnya.

Meski mengapresiasi capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi yang berada di atas rata-rata Jawa Barat, Wawan menilai hal itu belum cukup jika tidak diiringi penurunan angka pengangguran dan kemiskinan.

Ia pun menutup dengan penegasan pentingnya kolaborasi antara eksekutif dan legislatif agar pembangunan berjalan efektif.

“Kita harus buka lembaran baru. Dinamika itu biasa, tapi ke depan kita harus kompak. Pembangunan tidak akan jalan tanpa sinergi,” pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPRD Kota Bandung Dorong Pertamina Jaga Stok Pertalite Kota Bandung

    Ketua DPRD Kota Bandung Dorong Pertamina Jaga Stok Pertalite Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan mendorong Pertamina untuk tetap menjaga stok Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertalite di Kota Bandung. Mengingat kedua jenis BBM tersebut, masih banyak dibutuhkan oleh masyarakat banyak.“Kita berharap kepada Pertamina untuk menjaga stok ketersediaan BBM Pertalite. Karena sampai saat ini, banyak dibutuhkan sebagian besar masyarakat Kota Bandung, terlebih […]

  • Pasien ODP Dan PDP Virus CORONA Kota Bandung Menurun

    Pasien ODP Dan PDP Virus CORONA Kota Bandung Menurun

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (DPD) Virus Corona di Kota Bandung mengalami penurunan. Pada Senin (16/3/2020) petang, Dinas Kesehatan Kota Bandung mencatat hanya ada 3 orang berstatus OPD dan 6 orang berstatus PDP. Jumlah tersebut menurun drastis dari sebelumnya yang mencapai puluhan. “ODP yang sudah beres tidak dimasukan […]

  • Dandim 0618/BS ajak Pokja PWI Kota Bandung Perangi Hoax

    Dandim 0618/BS ajak Pokja PWI Kota Bandung Perangi Hoax

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dandim 0618/BS Letnan Kolonel Infantri, Mohamad Iswan Nusi, SH mengajak PWI Pokja Kota Bandung untuk bersatu (manunggal) dan bersama-sama memerangi dan menangkal hoax atau berita bohong. Diharapkan , PWI Pokja Kota Bandung pun menyampaikan berita yang informatif, edukatif dan mencerahkan terlebih berita konstruktif yang menyuguhkan ketenangan agar dapat menjaga Jawa Barat khususnya […]

  • Program Berbagi PWI Pokja Kota Bandung berbagi makanan siap santap bagi pengendara dan masyarakat

    Program Berbagi PWI Pokja Kota Bandung berbagi makanan siap santap bagi pengendara dan masyarakat

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Program Berbagi yang digelar PWI Pokja Kota Bandung sudah memasuki kali ketiga, dengan membagi-bagikan sebanyak 250 bungkus sebagai makanan takjil siap santap kepada para pengendara dan warga Kota Bandung di Jalan Ahmad Yani sekitar Lapangan Sidolig Kota Bandung, Selasa (26/3/2024). Tak sedikit para driver online atau ojol maupun supir angkot yang ikut […]

  • Terpaksa, Pemkot Sukabumi Potong Tukin ASN Untuk Bayar Inakesda Penanganan Covid-19

    Terpaksa, Pemkot Sukabumi Potong Tukin ASN Untuk Bayar Inakesda Penanganan Covid-19

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terpaksa harus memotong anggaran tunjangan kinerja (tukin) Pegawai Negri Sipil (PNS) sebesar 30 persen selama 6 bulan untuk membayar insentif tenaga kesehatan daerah (inakesda) yang menangani covid-19. Langkah tersebut, menyusul adanya keputusan Menteri Keuangan nomor HK.01.07./Menkes/4239 tahun 2021, bahwa tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Provinsi, Kabupaten dan Kota, menjadi […]

  • Pos IND Berevolusi Jadi Holding Logistik Dari Reorientasi Bisnis Tradisional

    Pos IND Berevolusi Jadi Holding Logistik Dari Reorientasi Bisnis Tradisional

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – Pos Indonesia, sebuah entitas yang telah berdiri selama 277 tahun, sekali lagi membuktikan ketahanannya terhadap perubahan zaman dengan menjalankan serangkaian transformasi penting dalam operasional dan strateginya. (31.Juli 2024) Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan , Pos Indonesia tidak hanya bertransformasi di bidang operasional dan bisnis perusahaan, tetapi juga reorientasi dari model bisnis tradisional […]

expand_less