DBA Perkuat Kemitraan Pertanian di Sukabumi, Tawarkan Program Sergap hingga Penangkaran Benih
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI,Mbinews.id-Doa Bangsa Agrobisnis (DBA) memperkuat komitmennya dalam mendukung sektor pertanian melalui sosialisasi program kemitraan pertanian yang digelar di Aula Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Senin (12/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BPP Cisaat, perwakilan penyuluh pertanian CWS, Kepala UPTD, kelompok tani (poktan), gabungan kelompok tani (gapoktan), serta petani dari wilayah Kecamatan Cisaat.
Dalam sosialisasi tersebut, DBA memperkenalkan program SERGAP (Serap Gabah) yang ditujukan untuk memperkuat penyerapan hasil panen petani secara berkelanjutan. Program ini sekaligus menjadi upaya perusahaan dalam memberikan kepastian pasar bagi petani mitra.
Direktur Utama DBA sekaligus Ketua DPC HKTI Kabupaten Sukabumi, Hikmat Taufik, mengatakan, kemitraan pertanian harus dibangun dengan prinsip keberlanjutan dan keberpihakan kepada petani.
“Petani adalah fondasi utama ketahanan pangan bangsa. Melalui kemitraan SERGAP, padi konsumsi, dan penangkaran benih padi, kami ingin membangun sistem pertanian yang saling menguatkan antara petani, penyuluh, dan dunia usaha,” ujar Hikmat. Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, swasembada pangan nasional hanya dapat dicapai apabila seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama dalam memperkuat kesejahteraan petani dan kemandirian pangan nasional.
Selain program SERGAP, DBA juga menawarkan skema kemitraan budidaya untuk musim tanam berikutnya. Dalam program tersebut, DBA akan memberikan pendampingan budidaya sejak awal tanam hingga masa panen.
“Untuk dukungan yang diberikan meliputi penyediaan benih, pupuk fosfat, pendampingan teknis budidaya, hingga jaminan penyerapan hasil panen,”jelasnya.
Tidak hanya itu, DBA turut memperkenalkan program kemitraan padi konsumsi dan penangkaran benih padi sebagai bagian dari strategi pengembangan pertanian berkelanjutan di Sukabumi.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan tingginya antusiasme petani dalam sesi diskusi. Sejumlah kelompok tani menyambut positif pola kemitraan yang ditawarkan karena dinilai mampu memberikan kepastian budidaya sekaligus akses pasar hasil panen.
“Tim Kemitraan DBA juga memaparkan secara rinci mekanisme kerja sama, alur budidaya, hingga tahapan pelaksanaan program setelah tercapainya kesepakatan dengan kelompok tani,”akunya.
Pihaknya berharap, kolaborasi tersebut dapat memperkuat produktivitas pertanian, mendukung ketahanan pangan nasional, serta menciptakan sistem pertanian modern yang berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.ardan/wan/mbi.
- Penulis: mbiredaktur
Saat ini belum ada komentar