Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Inflasi Kota Sukabumi Turun ke 2,57 Persen, Emas dan Rokok Masih Jadi Penyumbang Utama

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • visibility 409
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Laju inflasi di Kota Sukabumi pada April 2026 tercatat sebesar 2,57 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka tersebut dinilai masih berada dalam rentang aman target inflasi nasional, yakni 2,5 persen plus minus 1 persen.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Sukabumi, Neng Rahmi, mengungkapkan, kondisi inflasi Kota Sukabumi kini mulai membaik dibanding beberapa bulan sebelumnya, yang sempat menyentuh level tinggi hingga 4,88 persen.

“Kalau inflasi dikatakan aman ketika nilainya masih berada di rentang 1,5 sampai 3,5 persen. Sekarang posisi Kota Sukabumi ada di angka 2,57 persen, jadi hampir ideal,” ujarnya. Rabu, (13/5/2026).

Penurunan inflasi tersebut, kata Rahmi, dipengaruhi oleh mulai stabilnya sejumlah komoditas dan tarif administrasi yang sebelumnya sempat mengalami kenaikan signifikan. Beberapa faktor seperti tarif listrik, pajak rokok, hingga promo pembelian kendaraan disebut turut memengaruhi pergerakan inflasi.

Meski demikian, inflasi di Kota Sukabumi masih didominasi kelompok inflasi inti (core inflation). Komoditas penyumbang inflasi tertinggi antara lain emas perhiasan, kontrakan rumah, rokok sigaret kretek mesin (SKM), sigaret putih mesin (SPM), serta minyak goreng.

“Yang tertinggi tetap emas perhiasan. Kota Sukabumi ini unik karena inflasinya bukan didominasi volatile food seperti daerah lain, tetapi lebih banyak dipengaruhi emas, rokok, kontrakan rumah, sampai skincare,”katanya.

Selain itu, beberapa bahan pangan seperti daging ayam, telur ayam, dan beras juga mengalami kenaikan harga pada April 2026. Kenaikan konsumsi makanan jadi seperti martabak disebut turut memberikan andil terhadap inflasi, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata.

“Secara nasional dan provinsi, inflasi Kota Sukabumi masih berada di atas rata-rata. Namun secara metodologi penghitungan, angka tersebut dinilai tetap terkendali,”akunya.

Data inflasi April 2026 juga menunjukkan, posisi Kota Sukabumi masih sedikit lebih tinggi dibanding rata-rata Jawa Barat dan nasional. Namun secara peringkat, Kota Sukabumi berada di posisi keenam tertinggi di Jawa Barat, di bawah Kabupaten Majalengka, Kota Tasikmalaya, Kota Cirebon, Kota Bogor dan Kota Bandung.

Pihaknya mengaku, akan terus melakukan langkah antisipatif, terutama untuk komoditas pangan yang masih mengalami kenaikan harga. Salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang melibatkan dinas terkait.

“Kami terus memantau harga daging, telur, dan beras. Kalau memang ada kenaikan signifikan, maka GPM akan lebih sering dilakukan bersama dinas terkait,”kata Rahmi.

Ia menambahkan, daya beli masyarakat Kota Sukabumi sejauh ini masih relatif terjaga. Hal itu terlihat dari tingginya konsumsi masyarakat terhadap barang-barang, seperti emas dan kendaraan yang tetap menjadi penyumbang inflasi utama di daerah tersebut.

“Kondisi daya beli masyarakat Kota Sukabumi masih stabil, ditandai tingginya konsumsi emas dan kendaraan sebagai penyumbang inflasi utama,”pungkasnya.ardan/mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Bandung Melepas 218 Pejabat Untuk Mengikuti Pembekalan Transformasi Birokrasi

    Wali Kota Bandung Melepas 218 Pejabat Untuk Mengikuti Pembekalan Transformasi Birokrasi

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Udara pagi di Plaza Balai Kota Bandung terasa berbeda, Selasa 4 November 2025. Deretan pejabat berdiri rapi dengan kepala berbalut kain putih, simbol kesucian niat dan pikiran. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan melepas 218 pejabat, terdiri atas pejabat pimpinan tinggi pratama, camat, dan lurah untuk mengikuti Pembekalan Transformasi Birokrasi di Pusat […]

  • Mantan Dosen Menggugat, YKP bjb dan STIE Ekuitas Bandung akan Patuh dan Hormati Proses Hukum

    Mantan Dosen Menggugat, YKP bjb dan STIE Ekuitas Bandung akan Patuh dan Hormati Proses Hukum

    • calendar_month Kamis, 12 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Bandung, MBInews.id – Yayasan Kesejahteraan Pegawai (YKP) bjb selaku yang membawahi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ekuitas Bandung akan patuh dan menghormati proses hukum, setelah mencermati berita/isu yang berkembang terkait gugatan yang dilayangkan mantan Dosen STIE Ekuitas Bandung Agus Mulyana. Gugatan mantan dosen STIE Ekuitas Bandung Agus Mulyana terhadap pengurus Yayasan Kesejahteraan Pegawai (YKP) bjb […]

  • Walikota Sukabumi Serahkan Bantuan Sepeda Motor Listrik Dari Kemensos Untuk Iyus

    Walikota Sukabumi Serahkan Bantuan Sepeda Motor Listrik Dari Kemensos Untuk Iyus

    • calendar_month Kamis, 13 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi menyerahkan bantuan sepeda motor listrik dari Kementrian Sosial kepada penyandang disabilitas Iyus Yusuf. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, di Halaman Kantor Dinsos Kota Sukabumi. Kamis, (13/1/2022). Fahmi mengungkapkan, bantuan yang berasal dari Kemensos ini tentu saja sangat membantu untuk menjalankan aktifitasnya. Apalagi, Pak Iyus […]

  • Antisipasi  Perumda Tirta Raharja Akan Hentikan Pasokan Air Wilayah 2 dan 3, Warga di Minta Tampung air

    Antisipasi Perumda Tirta Raharja Akan Hentikan Pasokan Air Wilayah 2 dan 3, Warga di Minta Tampung air

    • calendar_month Jumat, 27 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBInews.id – Untuk Menjaga kualitas dan kuantitas air untuk pelanggan, PERUMDA Air Minum Tirta Raharja akan menghentikan sementara distribusi air bersih untuk pelanggan Wilayah 2 Banjaran (khususnya Baleendah Bojongsoang) dan Wilayah 3 Ciparay Saat dikonfirmasi terkait penghentian aliran distribusi air bersih untuk pelanggan, Manajer Bidang Humas dan Kesekretariatan PERUMDA Air Minum Tirta Raharja […]

  • bank bjb Raih Penghargaan Indonesia’s Most Popular Digital Financial Brands Award 2022

    bank bjb Raih Penghargaan Indonesia’s Most Popular Digital Financial Brands Award 2022

    • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id – bank bjb meraih penghargaan 3rd Indonesia’s Most Popular Digital Financial Brands Award 2022 (Millenial’s Choice) karena berkontribusi dan berinovasi dalam ranah digital Indonesia, dan kepada Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi dianugerahi 2022 Most Popular Financial CEO’s Awards dalam ajang The Iconomics Research & Conculting, yang diselenggarakan hybrid (offline & online) pada […]

  • Menjelang Purna Tugas, Pj Walikota Sukabumi Kusmana Hartadji Ungkap Tantangan Selama Menjabat

    Menjelang Purna Tugas, Pj Walikota Sukabumi Kusmana Hartadji Ungkap Tantangan Selama Menjabat

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, akan segera mengakhiri masa jabatannya pada 20 Februari 2025. Setelah 17 bulan memimpin, ia mengungkap berbagai suka dan duka yang dialaminya selama bertugas di Kota Sukabumi. Dilantik pada 20 September 2023, Kusmana menggantikan pasangan Walikota dan Wakil Walikota sebelumnya, Achmad Fahmi dan Andri Setiawan Hamami. […]

expand_less