Breaking News
Trending Tags

Inflasi Kota Sukabumi Turun ke 2,57 Persen, Emas dan Rokok Masih Jadi Penyumbang Utama

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Laju inflasi di Kota Sukabumi pada April 2026 tercatat sebesar 2,57 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka tersebut dinilai masih berada dalam rentang aman target inflasi nasional, yakni 2,5 persen plus minus 1 persen.

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Sukabumi, Neng Rahmi, mengungkapkan, kondisi inflasi Kota Sukabumi kini mulai membaik dibanding beberapa bulan sebelumnya, yang sempat menyentuh level tinggi hingga 4,88 persen.

“Kalau inflasi dikatakan aman ketika nilainya masih berada di rentang 1,5 sampai 3,5 persen. Sekarang posisi Kota Sukabumi ada di angka 2,57 persen, jadi hampir ideal,” ujarnya. Rabu, (13/5/2026).

Penurunan inflasi tersebut, kata Rahmi, dipengaruhi oleh mulai stabilnya sejumlah komoditas dan tarif administrasi yang sebelumnya sempat mengalami kenaikan signifikan. Beberapa faktor seperti tarif listrik, pajak rokok, hingga promo pembelian kendaraan disebut turut memengaruhi pergerakan inflasi.

Meski demikian, inflasi di Kota Sukabumi masih didominasi kelompok inflasi inti (core inflation). Komoditas penyumbang inflasi tertinggi antara lain emas perhiasan, kontrakan rumah, rokok sigaret kretek mesin (SKM), sigaret putih mesin (SPM), serta minyak goreng.

“Yang tertinggi tetap emas perhiasan. Kota Sukabumi ini unik karena inflasinya bukan didominasi volatile food seperti daerah lain, tetapi lebih banyak dipengaruhi emas, rokok, kontrakan rumah, sampai skincare,”katanya.

Selain itu, beberapa bahan pangan seperti daging ayam, telur ayam, dan beras juga mengalami kenaikan harga pada April 2026. Kenaikan konsumsi makanan jadi seperti martabak disebut turut memberikan andil terhadap inflasi, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata.

“Secara nasional dan provinsi, inflasi Kota Sukabumi masih berada di atas rata-rata. Namun secara metodologi penghitungan, angka tersebut dinilai tetap terkendali,”akunya.

Data inflasi April 2026 juga menunjukkan, posisi Kota Sukabumi masih sedikit lebih tinggi dibanding rata-rata Jawa Barat dan nasional. Namun secara peringkat, Kota Sukabumi berada di posisi keenam tertinggi di Jawa Barat, di bawah Kabupaten Majalengka, Kota Tasikmalaya, Kota Cirebon, Kota Bogor dan Kota Bandung.

Pihaknya mengaku, akan terus melakukan langkah antisipatif, terutama untuk komoditas pangan yang masih mengalami kenaikan harga. Salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang melibatkan dinas terkait.

“Kami terus memantau harga daging, telur, dan beras. Kalau memang ada kenaikan signifikan, maka GPM akan lebih sering dilakukan bersama dinas terkait,”kata Rahmi.

Ia menambahkan, daya beli masyarakat Kota Sukabumi sejauh ini masih relatif terjaga. Hal itu terlihat dari tingginya konsumsi masyarakat terhadap barang-barang, seperti emas dan kendaraan yang tetap menjadi penyumbang inflasi utama di daerah tersebut.

“Kondisi daya beli masyarakat Kota Sukabumi masih stabil, ditandai tingginya konsumsi emas dan kendaraan sebagai penyumbang inflasi utama,”pungkasnya.ardan/mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pansus 1 DPRD Kota Bandung Gelar Rapat Kerja, Pansus LKPJ Minta OPD Perinci Akurasi Data

    Pansus 1 DPRD Kota Bandung Gelar Rapat Kerja, Pansus LKPJ Minta OPD Perinci Akurasi Data

    • calendar_month Rabu, 6 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Panitia Khusus (Pansus) 1 DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja dengan ketua dan tim penyusun Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bandung, dalam agenda ekspos awal LKPJ, di Ruang Rapat Badan Musyawarah Gedung DPRD Kota Bandung, Senin (04/04/2022). Rapat kerja dipimpin oleh Ketua Pansus 1, Ferry Cahyadi Rismafury, S.H., dan dihadiri oleh […]

  • Berebut Nafas di Dalam Lapas Sukabumi

    Berebut Nafas di Dalam Lapas Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 12 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Akibat kecilnya lahan yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi, membuat tidak adanya sisa bidang tanah yang bisa dibangun untuk kamar hunian warga binaan pemayarakatan (wbp). Sedangkan kondisi wbp yang berada di Lapas Kelas II-B Sukabumi saat ini, jumlahnya sudah melebihi kapasitas bangunan yang ada, Minggu (12/9/2021). “Saat ini, kondisi […]

  • Banyak Hasilkan Prestasi, Pj Wali Kota Sukabumi Apresiasi Bappeda

    Banyak Hasilkan Prestasi, Pj Wali Kota Sukabumi Apresiasi Bappeda

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 28
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi ,mendapatkan apresiasi dari Penjabat (Pj) wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji. Apresiasi yang diberikan tersebut, lantaran banyakanya prestasi yang diraih oleh Bappeda. Diantaranya, terbaik 1 pembangunan daerah tingkat nasional tahun 2023, terbaik pembangunan daerah tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2023, penghargaan innovative government award (IGA) tahun 2023 dengan […]

  • Peringati Harganas, Pencegahan Stunting Jadi Perhatian

    Peringati Harganas, Pencegahan Stunting Jadi Perhatian

    • calendar_month Sabtu, 23 Jul 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Keluarga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan. Pasalnya, jika sistem keluarga tidak cukup kokoh maka memungkinkan terjadinya pergeseran nilai dari kolektif menjadi individualistik. Hal itu dilontarkan Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna pada acara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) tingkat Kota Bandung, di Plaza Balai Kota Bandung, Sabtu 23 Juli 2022. “Misalnya […]

  • PSBB Kota Bandung, Satpol PP Kota Bandung  Jaring 122 Pelanggar Di Perbatasan

    PSBB Kota Bandung, Satpol PP Kota Bandung Jaring 122 Pelanggar Di Perbatasan

    • calendar_month Selasa, 8 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Hari kedua, pasca penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional di Kota Bandung, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menjaring 112 pelanggar di 3 kecamatan. Dar sebanyak 112 pelanggar, sebanyak 21 pelanggar membayar denda administrasi dengan total dendanya Rp1.050.000. “Sedangkan 91 orang lainnya diberikan sanksi sosial,” ujar Kepala Satpol PP Kota Bandung, […]

  • Muraz: Pembangunan Pasar Pelita Jangan Dipolitisir!

    Muraz: Pembangunan Pasar Pelita Jangan Dipolitisir!

    • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbiews.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Demokrat, H. M. Muraz, meminta kepada seluruh lapisan masyarakat dan juga instansi terkait, bisa bekerjasama dalam mendukung proses pembangunan Pasar Pelita, yang saat ini pembangunannya sudah rampung. Apalagi, kata mantan Wali Kota Sukabumi periode 2013-2018 tersebut, Pasar Pelita sudah ditungu-tungu oleh masyarakat, untuk […]

expand_less