Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Gelar Teknologi Pertanian Babinsa Berdaya Saing, Bupati DS: Sebut Salah Satu Inovasi Terobosan yang Sangat Luar Biasa

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month Selasa, 30 Jan 2024
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kab. Bandung, MBINews.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna turut mengapresiasi pelaksanaan Gelar Teknologi Pertanian Babinsa Berdaya Saing di SPLPP (Sanggar Penelitian Latihan dan Pengembangan Pertanian) UNPAD Jalan Raya Laswi Kelurahan Jelekong Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung.

Kegiatan tersebut dalam rangka percepatan perwujudan ketahanan pangan.

Pada pembukaan gelar teknologi tepat guna yang dilaksanakan pada hari Selasa (30/1/2024) itu turut pula dilaksankan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung dengan Kodim 0624/Kab. Bandung dan UNPAD (Universitas Padjadjaran).

Bupati Bandung mengungkapkan bahwa kerjasama itu dalam rangka mengoptimalkan sumber daya manusia dan sumber daya alam sektor pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Selain itu dalam upaya membina masyarakat atau kelompok tani untuk menerapkan teknologi pertanian lebih baru dan lebih maju, tepat guna dan efisien.

Untuk itu, kata Dadang Supriatna, Pemerintah Kabupaten Bandung akan mengoptimalkan lahan tidur atau lahan belum produktif menjadi lahan produktif.

“Gelar teknologi pertanian Babinsa berdaya saing ini merupakan terobosan yang sangat luar biasa yang dilakukan Pak Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Hamzah Budi Susanto bekerjasama dengan UNPAD yang dihadiri langsung Ibu Rektor UNPAD Prof Dr. Rina Indiastuti, dan bekerjasama dengan Pemkab Bandung,” jelas Bupati Dadang Supriatna dalam keterangannya.

Menurut Dadang Supriatna, kerjasama ini dalam rangka memanfaatkan lahan yang tentunya nanti akan dijadikan percontohan dalam penerapan teknologi pertanian.

“Disamping ada edukasi untuk mahasiswa yang belajar di UNPAD bagaimana cara bercocok tanam dengan bagus. Ini artinya untuk masa depan yang lebih cerahnya akan terjadi. Apabila kolaborasi ini dilakukan,” jelas Bupati Bandung ini.

Dadang Supriatna berharap dengan adanya kerjasama antara Dandim 0624/Kab. Bandung dengan UNPAD Bandung yang kemudian didorong Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung dan juga para petaninya.

“Saya optimis program ini akan lebih berkualitas dan akan menghasilkan anak-anak bangsa yang paham dengan pertanian dan teknologi. Yang pada akhirnya, saya optimis dan tidak pesimis. Kenapa? Karena saya khawatir kedepan, tidak ada orang yang untuk siap bercocok tanam untuk bertani,” harapnya.

Bupati Bedas mengungkapkan kalau kedepan tidak ada generasi penerus atau kaum milenial, khawatir kebutuhan pangan bisa terpuruk dan kurang.

“Ini kan terjadi dampak inflasi yang sangat luar biasa. Tentunya dibuktikan pada hari ini, Kabupaten Bandung memiliki 88.000 petani sehingga inflasi kita di bawah rata-rata dengan provinsi dan pusat 2,3 persen,” katanya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini juga mengucapkan terima kasih kepada para petani yang hebat di Kabupaten Bandung.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu Rektor UNPAD, Kadis Pertanian Provinsi Jawa Barat, Bu Kadis Pertanian Kabupaten Bandung dan juga Pak Dandim 0624/Kabupaten Bandung yang sudah kolaborasi dan membuktikan, yang nantinya ada demplot dan sebagainya. Ini sangat luar biasa,” tuturnya.

Dadang Supriatna pun turut mengapresiasi kepada Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf Hamzah Budi Susanto.

“Saya memberikan hadiah istimewa untuk Pak Dandim untuk bisa meneruskan kuliah S3 (Strata 3), yaitu beasiswa dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung. Selamat untuk Pak Dandim,” katanya.

Bupati Bandung kembali mengatakan bahwa gelar teknologi pertanian Babinsa berdaya saing ini, salah satu inovasi terobosan yang sangat luar biasa.

“Hanya di Kabupaten Bandung sudah terjadi dan ini merupakan suatu motivasi supaya daerah-daerah lain ikut seperti di Kabupaten Bandung karena kita mempunyai Dandim yang hebat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan dalam rangka perwujudan ketahanan pangan itu, ada keterbatasan penyuluhan pertanian di Kabupaten Bandung yang hanya 327 orang penyuluh, sehingga peran Babinsa sangat penting.

Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung sudah menunjukkan keberpihakan kepada para petani, di antaranya hibah kartu tani, BPJS Ketenagakerjaan, dan hari ini dilaunching hampir 88.000 petani diberikan BPJS Ketenagakerjaan.

“Termasuk optimalisasi lahan pertanian abadi yang dilindungi, maka mulai tahun kemarin kita bebaskan tidak usaha bayar pajak setiap tahunnya,” katanya.

Selain itu, kita dia, sebagai bentuk apresiasi kepada para Babinsa atas kontribusinya dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban di masyarakat, Pemkab Bandung telah menaikkan insentif Babinsa dan pejabat Koramil yang semula Rp 200 ribu sekarang sudah naik Rp 1 juta per bulan.

“Semoga kenaikan insentif ini dapat meningkatkan semangat kolaborasi untuk bersama melanjutkan pembangunan Kabupaten Bandung yang lebih baik lagi,” katanya. (Aph)

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Kabupaten Bandung Kukuhkan Jabatan Direksi dan Komisaris PT. Bandung Daya Sentosa

    Bupati Kabupaten Bandung Kukuhkan Jabatan Direksi dan Komisaris PT. Bandung Daya Sentosa

    • calendar_month Selasa, 4 Apr 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    KAB BANDING, MBInews.id – Bupati Bandung Dr. H. M Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si mengukuhkan Jabatan Direksi dan Komisaris PT. Bandung Daya Sentosa (Perseroda) di Rumah Dinas Bupati Bandung, Senin, 3 April 2023. Adapun jabatan Komisaris dan Direksi PT. Bandung Daya Sentosa diantaranya, Komisaris Utama Muhamad Fandi Pratama Putra, S.Kom., MM., CWM., CPD., Komisaris independen :  […]

  • Isu Wakaf dan TKPP Menggantung, DPRD Pertanyakan Komitmen Wali Kota Sukabumi

    Isu Wakaf dan TKPP Menggantung, DPRD Pertanyakan Komitmen Wali Kota Sukabumi

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id — Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap dan respons Wali Kota Sukabumi yang dinilai belum menunjukkan langkah konkret dalam menindaklanjuti rekomendasi DPRD. Sorotan tajam tersebut terutama diarahkan pada kebijakan wakaf dan keberadaan Tim Komunikasi Percepatan Pembangunan (TKPP) yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan arah kebijakan. Wawan menegaskan, […]

  • Musrenbang Kelurahan Gunungpuyuh Hasilkan Sepuluh Usulan Fisik dan Non fisik

    Musrenbang Kelurahan Gunungpuyuh Hasilkan Sepuluh Usulan Fisik dan Non fisik

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sepuluh usulan kegiatan dihasilkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan Gunung Puyuh, Kecamatan Gunungpuyuh Kota Sukabumi, yang dilaksankan di keluarahan setempat. Senin, (9/12/2024). Lurah Gunungpuyuh, M. AL Rohman mengatkan, jika hasil rembug warga atau pra musrenbang usulan dari masyarakat ada sekitar 100 lebih usulan, baik kegiatan fisik dan non fisik. Namun, setelah dikerucutkan, […]

  • Pembangunan Gedung Telah Selesai, GGM Jadi Pusat Kegiatan Kepemudaan

    Pembangunan Gedung Telah Selesai, GGM Jadi Pusat Kegiatan Kepemudaan

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menjadikan Gedung Gelanggang Generasi Muda (GGM) sebagai pusat kegiatan para pemuda di Kota Bandung. Saat ini pembangunan gedung telah selesai hanya tinggal mengisi dengan furnitur. Hal itu terungkap saat Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana bersama Perangkat Daerah terkait meninjau pembangunan GGM yang berlokasi di […]

  • Peringatan Hari Penyiaran Nasional ke-88 Tahun, DPRD Jabar Ajak Lembaga Penyiaran Bantu Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

    Peringatan Hari Penyiaran Nasional ke-88 Tahun, DPRD Jabar Ajak Lembaga Penyiaran Bantu Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

    • calendar_month Jumat, 2 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –  Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Bedi Budiman membuka,  peringatan Hari Penyiaran Nasional ke-88 Tahun Jawa Barat, di Kantor Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat, Kamis (1/4/2021). Dalam sambutannya Bedi mendorong, lembaga penyiaran di Jawa Barat untuk bersama-sama membantu membangkitkan ekonomi di tengah pandemi covid-19. Hal tersebut sejalan dengan tema […]

  • Wali Kota Sukabumi: Ini Alasan Kota Sukabumi Masih Istiqomah Pada PPKM Level 2

    Wali Kota Sukabumi: Ini Alasan Kota Sukabumi Masih Istiqomah Pada PPKM Level 2

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi terus mengingatkan, kepada seluruh masyarakat Kota Sukabumi, untuk bersama mensukseskan program percepatan vaksinasi Covid-19. Karena menurutnya, capaian hasil vaksinasi Covid-19, merupakan salah satu indikator utama bagi penetapan status level pada pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Minggu (7/11/2021). “Status level Kota Sukabumi pada PPKM, saat ini masih istiqomah […]

expand_less