Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

DPRD Kota Sukabumi Sahkan LPJ APBD 2025, Soroti Kemandirian Keuangan dan Optimalisasi Anggaran

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • visibility 3.549
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi, resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi, Selasa (21/7/2026).

Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, dan dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kota Sukabumi Andang Tjahjandi, serta sejumlah unsur pemerintahan dan masyarakat.

Selain agenda pengesahan Raperda LPJ APBD 2025, rapat tersebut juga membahas penyampaian laporan hasil kegiatan reses anggota DPRD Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026.

Juru Bicara Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Sukabumi, Suhud Jaya Kusuma, dalam laporannya menyampaikan, pengelolaan keuangan daerah tahun 2025 kembali mencatatkan capaian positif. Laporan keuangan Pemerintah Daerah Kota Sukabumi berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut.

Menurut Suhud, capaian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

“Opini WTP yang kembali diraih menjadi bukti bahwa pengelolaan keuangan daerah terus mengalami perbaikan. Namun, capaian tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas perencanaan dan realisasi program agar manfaat APBD benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Suhud.

Juru Bicara Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Sukabumi, Suhud Jaya Kusuma

Selain mempertahankan opini WTP, DPRD juga memberikan apresiasi terhadap sejumlah capaian Pemerintah Kota Sukabumi, di antaranya keberhasilan meraih Penghargaan Terbaik Kedua Kategori Pengendalian Inflasi Tahun 2026 tingkat wilayah Jawa dan Bali.

Legislatif juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam merealisasikan insentif bagi Ketua RT dan RW se-Kota Sukabumi serta menghidupkan kembali Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) melalui APBD Perubahan 2026.

Di sisi lain, Pansus DPRD memberikan sejumlah catatan strategis terkait kondisi keuangan daerah. Salah satunya mengenai tingkat kemandirian fiskal Kota Sukabumi yang masih perlu ditingkatkan.

Berdasarkan laporan Pansus, rasio kemandirian keuangan daerah Kota Sukabumi berada pada angka 37,16 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 32 hingga 34 persen. Namun, ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat masih cukup tinggi, yakni mencapai 62,84 persen.

Suhud menyebut, pemerintah daerah perlu terus memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi potensi pajak dan retribusi daerah.

“Diperlukan langkah intensifikasi dan ekstensifikasi pendapatan daerah, termasuk memperbaiki sistem pendataan serta memberikan dorongan kepada perangkat daerah penghasil PAD agar mampu melampaui target yang telah ditetapkan,” katanya.

Selain persoalan pendapatan, Pansus DPRD juga menyoroti tingginya angka Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) pada akhir tahun anggaran. Menurut DPRD, besarnya SILPA tidak selalu menunjukkan efisiensi penggunaan anggaran, tetapi dapat menjadi tanda belum optimalnya perencanaan dan pelaksanaan program.

“Tingginya SILPA perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Anggaran publik harus mampu diterjemahkan menjadi program nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat,”katanya.

Dalam rekomendasinya, DPRD meminta sejumlah perangkat daerah melakukan perbaikan kinerja. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) diminta memastikan penggunaan anggaran lebih terukur sesuai capaian program kerja. Sementara Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) didorong meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan, termasuk pengelolaan data dan pemanfaatan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

DPRD juga meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menerapkan sistem merit secara konsisten dalam setiap proses rotasi Aparatur Sipil Negara (ASN). Adapun Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) diminta lebih agresif menggali potensi pajak daerah guna meningkatkan PAD.

Menanggapi laporan Pansus DPRD, Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menyampaikan pendapat akhir Wali Kota. Ia menegaskan, kritik dan masukan dari legislatif merupakan bagian penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.

“Dinamika pembahasan bersama DPRD bukan sekadar proses administratif, tetapi merupakan bentuk pengawasan konstitusional untuk memastikan setiap rupiah APBD Kota Sukabumi dikelola secara akuntabel, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,”kata Bobby.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana

Dengan disetujuinya Raperda LPJ APBD Tahun Anggaran 2025, tahapan pengelolaan keuangan daerah memasuki proses selanjutnya. Raperda tersebut akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk dilakukan evaluasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Pemkot memastikan, seluruh rekomendasi DPRD dan hasil pemeriksaan BPK akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan, serta memperkuat pelayanan publik demi mewujudkan Kota Sukabumi yang Bersih, Cerdas, Harmonis, Agamis, dan Berbudaya,”pungkasnya.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jumlah Warga Tervaksin Semakin Bertambah, Yana Yakin Ketersediaan Vaksin Aman

    Jumlah Warga Tervaksin Semakin Bertambah, Yana Yakin Ketersediaan Vaksin Aman

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews id – Sekitar 1,2 juta warga Kota Bandung telah memperoleh vaksin Covid-19. Dari jumlah tersebut, sekitar 700.000 orang telah memperoleh dosis penuh atau dosis kedua. Sedangkan target vaksinasi yaitu sebanyak 1.952.358 orang. “Untuk dosis pertama sudah 58-59 persen. Sedangkan untuk dosis tahap kedua di sekitar 700 ribu orang atau setara 34 persen,” ungkap […]

  • bank bjb Hadirkan ORI027, Investasi Stabil dengan Kupon Hingga 6,75%

    bank bjb Hadirkan ORI027, Investasi Stabil dengan Kupon Hingga 6,75%

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Masyarakat semakin menyadari pentingnya investasi sebagai strategi keuangan jangka panjang. Salah satu instrumen investasi yang kini ditawarkan oleh pemerintah adalah Obligasi Ritel Indonesia (ORI027). Sebagai agen distribusi resmi, bank bjb menyediakan akses mudah bagi masyarakat yang ingin berinvestasi di ORI027, yang memberikan kupon tetap hingga 6,75% per tahun. ORI027 hadir dalam dua […]

  • Cepat Dan Akurat, Bawaslu Puji Media Massa Kota Sukabumi Hebat

    Cepat Dan Akurat, Bawaslu Puji Media Massa Kota Sukabumi Hebat

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Bawaslu Kota Sukabumi puji media massa setempat. Pasalnya, informasi terkait berbagai hal di Bawaslu banyak yang cepat sampai ke media. “Media Sukabumi hebat. Banyak informasi yang cepat sampai ke media,” ujar Koordinator Divisi Hukum Penindakan Pelanggaran dan Sengketa Bawaslu Kota Sukabumi Yasti Yustia Asih saat Media Gathering, Jumat (29/11). Hal yang paling […]

  • Pemkot Sukabumi Tegaskan: Tidak Ada Pemotongan TPP ASN untuk Bayar Temuan BPK

    Pemkot Sukabumi Tegaskan: Tidak Ada Pemotongan TPP ASN untuk Bayar Temuan BPK

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan bahwa isu terkait pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar 50 persen bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menutupi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI tidak benar dan tidak berdasar. Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Andang Tjahjandi, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah […]

  • Umat Muslim Kota Bandung Diizinkan Salat Tarawih Di Masjid, Ini Syaratnya

    Umat Muslim Kota Bandung Diizinkan Salat Tarawih Di Masjid, Ini Syaratnya

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksana Tugas Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memastikan umat muslim bisa melaksanakan salat tarawih di masjid selama Ramadan tahun ini. Tak hanya itu, umat muslim juga bisa melaksanakan salat Idul Fitri pada 1 Syawal mendatang. Hal itu ditegaskan Yana saat bersilaturahmi dengan para ulama dan umara di Aula Pendopo Kota Bandung, Rabu […]

  • Kelurahan Cisarua Pacu Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat, Jalan Lingkungan Jadi Prioritas

    Kelurahan Cisarua Pacu Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat, Jalan Lingkungan Jadi Prioritas

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 981
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBINEWS.ID– Pemerintah Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, terus mengoptimalkan pelaksanaan program pembangunan selama tahun 2026. Berbagai kegiatan fisik maupun pemberdayaan masyarakat mulai direalisasikan pada semester pertama, sementara sejumlah program lanjutan telah disiapkan untuk dikebut pada semester kedua. Lurah Cisarua, Ali Sadikin, mengatakan pembangunan tahun ini difokuskan pada pembenahan infrastruktur dasar yang langsung dirasakan masyarakat, mulai […]

expand_less