Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Jutaan Rokok Ilegal Tak Lagi Beredar, Nathabumi Olah Jadi Bahan Bakar Alternatif

  • account_circle MBI Admin
  • calendar_month 17 jam yang lalu
  • visibility 100
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

KLAPANUNGGAL,Mbinews  — Sebanyak 10.246.013 batang rokok ilegal hasil penindakan Bea Cukai Bogor dimusnahkan di fasilitas pengelolaan limbah GreenZone milik PT Solusi Bangun Indonesia Tbk melalui unit pengelolaan limbah Nathabumi.

Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN) tersebut dilakukan pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan barang hasil penindakan tidak kembali beredar di masyarakat sekaligus ditangani dengan metode yang aman dan memperhatikan aspek lingkungan.

Rokok ilegal yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan Bea Cukai Bogor sepanjang Desember 2025 hingga Juli 2026.

Proses pemusnahan turut disaksikan tim pengawas Bea Cukai Bogor untuk memastikan seluruh tahapan penanganan BMMN berlangsung transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Bea Cukai Bogor, Chotibul Umam, mengatakan penanganan barang hasil penindakan tidak berhenti pada tahap penyitaan. Barang tersebut harus dipastikan benar-benar dimusnahkan agar tidak kembali masuk ke peredaran.

“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga ingin memastikan barang tegahan ditangani hingga tuntas. Kami berterima kasih kepada Solusi Bangun Indonesia yang telah mendukung langkah ini dengan menyediakan fasilitas dan teknologi pemusnahan yang aman dan bertanggung jawab terhadap lingkungan,” ujar Chotibul.

Kolaborasi Bea Cukai Bogor dengan Solusi Bangun Indonesia sekaligus menunjukkan pemanfaatan fasilitas pengelolaan limbah industri untuk menangani barang sitaan negara.

Melalui Nathabumi, Solusi Bangun Indonesia menyediakan layanan pengelolaan berbagai jenis limbah dengan mengedepankan keselamatan, kepatuhan terhadap regulasi, serta perlindungan lingkungan.

General Manager AFR Division PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Budi Yuliadi Nugraha, mengatakan persoalan pengelolaan limbah yang semakin kompleks membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.

“Nathabumi hadir untuk memberikan layanan pengelolaan limbah yang tidak hanya memenuhi ketentuan regulasi, tetapi juga mengedepankan prinsip keberlanjutan dan perlindungan lingkungan,” kata Budi.

Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian dari upaya menciptakan pengelolaan limbah yang mampu memberikan nilai tambah bagi lingkungan maupun industri.

Sejak 2007, Nathabumi telah menjadi mitra sejumlah institusi pemerintah serta perusahaan nasional dan multinasional dalam pengelolaan limbah. Layanan tersebut mencakup limbah industri B3 dan non-B3, sampah perkotaan, analisis dan laboratorium, hingga limbah pengeboran.

Dalam pengelolaan sampah perkotaan, Nathabumi juga telah bekerja sama dengan 21 pemerintah daerah untuk mengolah sampah menjadi refuse-derived fuel (RDF).

RDF kemudian dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif dalam proses produksi semen. Skema tersebut memungkinkan sampah dialihkan dari tempat pemrosesan akhir sekaligus dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif.

Budi menambahkan, pengelolaan limbah berbasis keberlanjutan merupakan bagian dari komitmen Solusi Bangun Indonesia untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya menjawab kebutuhan industri, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Ke depan, Solusi Bangun Indonesia melalui Nathabumi berkomitmen memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan pengelolaan limbah yang aman, sesuai regulasi, dan berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut diharapkan turut memperkuat penerapan prinsip ekonomi sirkular di Indonesia, termasuk dalam penanganan barang hasil penindakan negara agar tidak kembali beredar dan dapat dikelola secara bertanggung jawab.

Penulis

Mengabarkan Berita Infomatif

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi II DPRD Jabar:  Masih Ada Perbedaan Status Lahan di Dinas Kehutanan Jabar

    Komisi II DPRD Jabar: Masih Ada Perbedaan Status Lahan di Dinas Kehutanan Jabar

    • calendar_month Selasa, 1 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID, KAB.BANDUNG – terdapat perbedaan status lahan sekitar 46.000 hektar lahan kritis yang berada di Kawasan Kabupaten Bandung dari total 911.000 hektar lahan kritis yang ada di Jawa Barat. Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat Ahmad Hidayat mengatakan, masalah yang terjadi saat ini yaitu adanya perbedaan status lahan. “Dari yang 46.000 itu yang jadi permasalahan […]

  • Kang Yusep Siap Bersinergi dengan Masyarakat di Pemilu 2024

    Kang Yusep Siap Bersinergi dengan Masyarakat di Pemilu 2024

    • calendar_month Senin, 4 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG- Brigjen TNI (Purn) Yusep Sudrajat siap menjemput takdir di perhelatan Pemilu 2024 mendatang. Caleg (Calon Legislatif) DPR RI 2024 Dapil 2 Jabar (Kab. Bandung dan KBB) mengaku optimis dan tak ambil pusing apapun hasil pilihan masyarakat nanti. Bagi mantan prajurit TNI yang sudah kenyang malang melintang di daerah penugasan di wilayah operasi militer […]

  • Pemkot Sukabumi Mulai Sebar SPPT PBB-P2 2026 dengan Target Rp22,8 Miliar

    Pemkot Sukabumi Mulai Sebar SPPT PBB-P2 2026 dengan Target Rp22,8 Miliar

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi, Jawa Baart, mulai melakukan penyebaran Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB-P2 tahun 2026, dengan target mencapai Rp22,8 miliar. Peluncuran dilakukan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, di Kantor UPT PBB Kota Sukabumi, Jumat (14/2/2026), yang juga dihadiri para Camat, Lurah, BJB Perwakilan Sukabumi, serta […]

  • Capai 6,8 Persen, Bank bjb Berhasil Catatkan Pertumbuhan  Sektor Kredit Pada Triwulan II 2021

    Capai 6,8 Persen, Bank bjb Berhasil Catatkan Pertumbuhan Sektor Kredit Pada Triwulan II 2021

    • calendar_month Sabtu, 31 Jul 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Meski masih berada dalam situasi pandemi Covid-19, bank bjb berhasil mencatatkan pertumbuhan sektor kredit dengan baik pada Triwulan II 2021. Hingga pertengahan 2021, total kredit secara bank only yang berhasil disalurkan oleh bank bjb tumbuh hingga 6,8% year on year menjadi 91,2 trilliun rupiah. “Pertumbuhan tersebut berada di atas industri perbankan nasional […]

  • Pemkot Sukabumi Gelar Operasi Tipiring, 39 PKL Terjaring di Zona Merah

    Pemkot Sukabumi Gelar Operasi Tipiring, 39 PKL Terjaring di Zona Merah

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menindak tegas Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di zona merah. Kamis (18/12/2025) Operasi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) yang dipantau langsung oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menertibkan 39 pelanggar, dengan 26 PKL mengikuti proses hukum di pengadilan. Operasi penertiban tersebut, dilakukan […]

  • Wali Kota dan Wakil Wali Kota Berikan Santunan Kepada Anak Yatim Piatu

    Wali Kota dan Wakil Wali Kota Berikan Santunan Kepada Anak Yatim Piatu

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 78
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, bersama Wakil Wali Kota, Bobby Maulana, menmberikan santunan bagi anak yatim piatu dan modal usaha ultra mikro. Santuana yang diberikan tersebut, berasal dari komitmen pribadi dirinya dan Wakil Wali Kota, yang menyisihkan 50% penghasilan mereka setiap bulan, yang saat kesempatan ini diberikan saat apel pagi, di Balai Kota Sukabumi. […]

expand_less