Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

72 Artefak Museum Prabu Siliwangi Dikurasi BRIN Jadi Katalog Ilmiah Nasional

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
  • visibility 393
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,mbinews.id – Sebanyak 72 artefak keramik koleksi Museum Prabu Siliwangi Kota Sukabumi tengah melalui proses kurasi ketat untuk penyusunan katalog ilmiah. Proyek ini melibatkan peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI), dengan target penyelesaian pada Juli 2026.

Ahli Sejarah Masa Hindu-Buddha dan Keramologi BRIN, Yusmaini Eriawati, menjelaskan bahwa dari ratusan koleksi yang telah didokumentasikan, hanya sebagian yang akan masuk dalam katalog final.

“Dari hasil pemotretan awal, ada sekitar 72 objek yang sudah terekam. Nanti akan dipilih kembali sekitar 40 hingga 50 benda yang benar-benar menarik perhatian untuk masuk katalog final,” ujarnya, Rabu (3/6/2026).

Yusmaini menuturkan, koleksi keramik yang dikaji berasal dari berbagai wilayah dan periode sejarah, mulai dari Tiongkok, Jepang, Asia Tenggara, hingga Eropa. Salah satu koleksi yang dinilai langka adalah keramik Jepang jenis Satsuma.

Ia juga menyebutkan bahwa koleksi keramik Tiongkok di museum tersebut tergolong lengkap karena merepresentasikan berbagai dinasti besar.

“Keramik Cina di sini lengkap, ada dari masa Tang, Song Utara, Song Selatan, Yuan, Ming, Qing, hingga periode Republik. Itu yang membuat koleksi ini sangat representatif secara sejarah,” jelasnya.

Sementara itu, keramik Eropa yang terdapat dalam koleksi umumnya berasal dari abad ke-17 hingga ke-19, sejalan dengan periode perdagangan yang masuk ke Nusantara. Selain itu, terdapat pula satu artefak lokal berupa tembikar terakota masa Majapahit yang diperkirakan berasal dari abad ke-13 hingga 15.

Ahli Sejarah Masa Hindu-Buddha dan Keramologi BRIN, Yusmaini Eriawati

“Kami memasukkan satu koleksi lokal sebagai tambahan penting, yaitu terakota Majapahit. Ini penting untuk menunjukkan bahwa Nusantara juga memiliki tradisi keramik yang kuat,” tambahnya.

Proses penyusunan katalog ini tidak hanya bertujuan sebagai dokumentasi, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan bagi publik dan dunia akademik. Katalog tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan penelitian, termasuk bagi mahasiswa dan peneliti sejarah.

Saat ini, tim masih berada pada tahap seleksi visual dan dokumentasi fotografi sebelum berlanjut ke penyusunan narasi, sejarah, dan tata letak katalog di Jakarta. Setelah rampung, naskah akan dikonsultasikan kembali kepada pihak museum sebelum diterbitkan secara resmi dengan ISBN.

“Jika tidak ada kendala, katalog ini ditargetkan rampung pada Juli 2026,”kata Yusmaini.

Pemilik Museum Prabu Siliwangi, KH Fajar Laksana, menambahkan bahwa katalog ilmiah ini merupakan hasil penelitian keenam yang dilakukan terhadap koleksi museum.

“Ini bukan dibuat oleh pihak museum, tetapi oleh tenaga ahli yang ditunjuk BRIN. Ini menjadi alat edukasi dan akan diserahkan ke pemerintah untuk ditindaklanjuti apakah ditetapkan sebagai artefak dan cagar budaya atau tidak,” ujarnya.

Fajar menyebutkan, dari sekitar 1.000 koleksi keramik yang dimiliki museum, baru sekitar 200 yang telah diteliti. Meski demikian, hasil kajian tersebut sudah cukup menggambarkan perjalanan sejarah keramik di Indonesia.

“Dari jumlah itu saja sudah tergambar sejarah yang sangat luas,” ungkapnya.

Pemilik Museum Prabu Siliwangi, KH Fajar Laksana

Ia menambahkan, setelah katalog selesai, museum juga akan mengembangkan konsep storyline atau narasi sejarah berbasis koleksi keramik, yang mengaitkan periode sejarah Indonesia dari abad ke-10 hingga era modern.

“Bukan hanya memamerkan benda, tetapi menceritakan sejarahnya, siapa yang datang, dan bagaimana kehidupan saat itu,” jelasnya.

Selain itu, pengaruh keramik Eropa pada masa kolonial juga akan dimasukkan untuk menggambarkan dinamika perdagangan dan penjajahan di Indonesia. Namun, keterbatasan ruang pamer masih menjadi tantangan dalam pengembangan koleksi museum.

Fajar berharap, pengembangan museum berbasis riset ini dapat berdampak pada sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

“Ini bisa menjadi keunggulan Sukabumi. Kota ini bisa menjadi tujuan wisata budaya karena memiliki koleksi yang sudah diteliti secara resmi dan ilmiah,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komisi V DPRD Jawa Barat Terima Audiensi BKKBN Jabar Bahas Percepatan Penurunan Stunting

    Komisi V DPRD Jawa Barat Terima Audiensi BKKBN Jabar Bahas Percepatan Penurunan Stunting

    • calendar_month Minggu, 18 Jun 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id – Komisi V DPRD Jawa Barat terima audiensi Badan Kependudukan dan Kelurga Berencana Nasional (BKKBN) Jabar terkait permohonan pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Percepatan Penurunan Stunting, Bandung, Senin (19/6/2023). Audiensi dengan BKKBN Jabar diterima oleh Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Ir.H.Abdul Hadi Wijaya,M.Sc, Sekretaris Komisi V H. Memo Hermawan, Anggota Komisi […]

  • Menteri BUMN Erick Thohir Lantik Dua Direktur dan Satu Komisaris  Baru  PT Pos Indonesia

    Menteri BUMN Erick Thohir Lantik Dua Direktur dan Satu Komisaris Baru PT Pos Indonesia

    • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    JAKARRA, MBInews id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengubah nomenklatur (nama jabatan),melantik dua orang direktur baru dan seorang komisaris PT Pos Indonesia (Persero). Perubahan itu berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Sham (RUPS) yang berlangsung pada Rabu (19/10) secara daring. Dalam surat keputusan Menteri BUMN nomor SK-230/MBU/10/2022 tanggal 19 Oktober 2022, Erick […]

  • Ini Kata Ketua DPRD Kota Bandung Terkait Penetapan Tersangka Anggotanya

    Ini Kata Ketua DPRD Kota Bandung Terkait Penetapan Tersangka Anggotanya

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 89
    • 0Komentar

      BANDUNG, Mbinews — Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menyampaikan keprihatinan atas penetapan salah seorang Anggota DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan kewenangan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung tahun 2025. “Kami tentu merasa prihatin dengan apa yang baru saja terjadi menimpa salah seorang Anggota DPRD Kota Bandung. […]

  • LSM Jawara Ungkap Kongkalikong Pejabat PU Binamarga Kota Bandung

    LSM Jawara Ungkap Kongkalikong Pejabat PU Binamarga Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Mekanisme pengadaan proyek di Dinas PU Binamarga Kota Bandung terkait beberapa pekerjaan penunjukan langsung tahun anggaran 2018 terindikasi adanya kongkalikong pejabat PU Binamarga. Hal ini diungkapkan LSM Jawara, dimana pihak LSM Jawara di tawarkan sejumlah proyek pekerjaan fisik oleh salah satu pejabat di Dinas PU Binamarga Kota Bandung dengan menyetorkan sejumlah uang ke lembaga […]

  • Pemerintah Kota Sukabumi Lakukan Studi Banding Penataan PKL di Provinsi Yogyakarta

    Pemerintah Kota Sukabumi Lakukan Studi Banding Penataan PKL di Provinsi Yogyakarta

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, bersama rombongan dari Pemerintah Kota Sukabumi, telah melakukan studi banding terkait penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Provinsi Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengelolaan dan pelayanan terhadap PKL di Kota Sukabumi, Senin (08/07/2024). Studi banding yang berlangsung pada hari Sabtu (06/07/2024) kemarin, mengunjungi beberapa […]

  • Lengkapi Vaksinasi Dan Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Cegah Varian Baru Omicron

    Lengkapi Vaksinasi Dan Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Cegah Varian Baru Omicron

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Meski Kota Bandung telah memasuki Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1, tapi disiplin protokol kesehatan (prokes) harus tetap ditingkatkan. Terlebih belakangan ini muncul varian Covid-19 Omicron terbaru yakni Omicron BA.4 dan BA.5. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr. Ahyani Raksanagara menyampaikan, virus ini berpotensi muncul juga di Kota Bandung. “Seluruh […]

expand_less