Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemkot Sukabumi Siapkan 690 Hektare Sawah Jadi LP2B

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id– Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menyiapkan sekitar 690 hektare lahan pertanian untuk ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Kebijakan tersebut menjadi upaya pemerintah daerah mempertahankan lahan pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan di tengah pesatnya pembangunan perkotaan.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, Frendy Yuwono, mengatakan luas lahan yang akan dipertahankan tersebut setara sekitar 65 persen dari total Lahan Baku Sawah (LBS) yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Pemkot Sukabumi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat telah membahas luasan lahan yang perlu dipertahankan. Hasil pembahasan menyepakati sekitar 65 persen dari LBS Kota Sukabumi atau kurang lebih 690 hektare,” kata Frendy. Rabu, (2/9/2026).

Menurutnya, Kota Sukabumi sebelumnya telah mendapatkan penetapan LBS dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dengan luas sekitar 1.059 hektare.

Namun, seluruh lahan tersebut tidak dapat dipertahankan sebagai kawasan pertanian. Kondisi tersebut berkaitan dengan karakter Kota Sukabumi sebagai wilayah perkotaan yang terus mengalami perkembangan dan membutuhkan ruang untuk berbagai aktivitas pembangunan.

Frendy menegaskan, persentase 87 persen yang selama ini menjadi acuan perlindungan LBS di Jawa Barat tidak otomatis berlaku sama untuk seluruh kabupaten dan kota.

“Angka 87 persen merupakan perhitungan agregat untuk LBS kabupaten dan kota se-Jawa Barat. Karakteristik setiap daerah berbeda sehingga persentase perlindungannya tidak dapat diberlakukan secara seragam,”terangnya.

Dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang berlaku saat ini, luas LP2B Kota Sukabumi tercatat sekitar 425 hektare. Jika penetapan sekitar 690 hektare terealisasi, maka terdapat penambahan luasan lahan pertanian yang masuk dalam kawasan perlindungan.

Frendy menyebut kebijakan tersebut sejalan dengan strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Lahan yang telah ditetapkan sebagai LP2B pada prinsipnya harus dipertahankan untuk kegiatan pertanian pangan dan tidak diperuntukkan bagi pembangunan nonpertanian.

“Lahan yang telah ditetapkan sebagai kawasan perlindungan pertanian pangan berkelanjutan pada prinsipnya tidak dapat dialihfungsikan untuk pembangunan nonpertanian,”tegasnya.

Pemkot Sukabumi telah melakukan koordinasi dengan sejumlah perangkat daerah yang berkaitan dengan pembangunan dan perizinan, termasuk dinas perizinan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), serta Kantor Pertanahan ATR/BPN.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan lahan yang masuk dalam rencana LP2B tidak menjadi objek pengembangan kawasan nonpertanian.

“Koordinasi lintas perangkat daerah diperlukan agar kawasan yang masuk dalam rencana LP2B dapat terlindungi sejak tahap perencanaan hingga proses pelayanan perizinan,”jelas Frendy.

Saat ini, proses penetapan LP2B Kota Sukabumi masih menunggu tahapan di tingkat pemerintah pusat. Pemkot Sukabumi sebelumnya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat mengenai luasan lahan pertanian yang harus dipertahankan.

Hasil pembahasan tersebut telah dituangkan dalam berita acara Gubernur Jawa Barat yang menyatakan persentase LP2B Kota Sukabumi berada di kisaran 65 persen dari LBS.

Setelah penetapan dari kementerian diterbitkan dan diteruskan kepada pemerintah daerah, Pemkot Sukabumi akan menetapkan luasan LP2B melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota.

“SK Wali Kota nantinya menjadi instrumen hukum daerah untuk menetapkan luasan LP2B yang berlaku di Kota Sukabumi. Kami menargetkan proses penetapan tersebut dapat dilakukan tahun ini,”ungkap Frendy.

Pemkot Sukabumi tidak hanya mengandalkan larangan alih fungsi lahan untuk mempertahankan kawasan LP2B. Pemerintah juga akan menyiapkan dukungan agar lahan yang telah ditetapkan tetap produktif dan memberikan manfaat ekonomi bagi petani.

Salah satunya melalui penyusunan skema insentif bagi petani atau pengelola lahan.

Pendataan terhadap lahan dan petani akan dilakukan dengan melibatkan perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3).

“Perlindungan LP2B harus dibarengi dengan dukungan kepada petani. Karena itu, pemerintah akan menyiapkan skema insentif bagi petani atau pengelola lahan agar fungsi pertanian tetap berjalan dan lahan yang dilindungi tetap produktif,”ucapnya.

Pembangunan tetap dapat dilakukan pada kawasan yang sesuai dengan ketentuan tata ruang, sementara lahan yang ditetapkan sebagai LP2B dipertahankan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan Kota Sukabumi dalam jangka panjang.ardan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Klaster Covid-19 di Pendidikan, Verifikasi Dan Validasi PTMT Diperketat

    Antisipasi Klaster Covid-19 di Pendidikan, Verifikasi Dan Validasi PTMT Diperketat

    • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID – Guna mengantisipasi adanya klaster di sektor pendidikan dengan berlangsungnya Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperketat verifikasi dan validasi sekolah. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan laporan terakhir yang diterimanya, tidak ada klaster yang terjadi pada saat PTMT berlangsung di sekolah. “Karena memang prosesnya agar sekolah itu melaksanakan PTMT […]

  • Pimpinan DPRD dan Pansus 14 DPRD Kota Bandung Menerima Audiensi Peradi DPC Kota Bandung

    Pimpinan DPRD dan Pansus 14 DPRD Kota Bandung Menerima Audiensi Peradi DPC Kota Bandung

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 92
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pansus 14 DPRD Kota Bandung menerima audiensi Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) DPC Kota Bandung, dalam rangka penguatan pembahasan Raperda Pencegahan dan Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko dan Penyimpangan Seksual, di Ruang Badan Musyawarah DPRD Kota Bandung, Kamis, 11 Desember 2025. Dalam kesempatan tersebut hadir Pimpinan DPRD Kota Bandung Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., […]

  • Pantauan Detik-detik Pergantian Tahun di Kota Sukabumi

    Pantauan Detik-detik Pergantian Tahun di Kota Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 1 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Perayaan pergantian malam tahun baru 2022 di Kota Sukabumi tadi malam, terpantau sepi dan kondusif. Ruas jalan protokol di Kota Sukabumi terlihat sepi, dan tidak ditemukannya kerumunan masyarakat yang merayakan melam pergantian tahun tersebut, Sabtu (1/1/2022). Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Sukabumi, terpantau melakukan monitoring langsung dari pos pengamanan terpadu Polres […]

  • Aksi Gilas Pake Motor Ramaikan Festival Kirab Budaya Cimahi

    Aksi Gilas Pake Motor Ramaikan Festival Kirab Budaya Cimahi

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Mbinews.id– Aksi gilas menggunakan sepeda motor kali ini dilakukan oleh Ngatiyana. Sebelumnya ada sekitar 15 sepeda motor yang menggilas badan seseorang pria misterius yang enggan diketahui identitasnya. Aksi ini sekaligus memeriahkan Festival Kirab Budaya yang di buka langsung oleh Wakil Walikota Cimahi Ngatiyana, bertempat di pendopo kantor DPRD kota Cimahi, Jumat (1/10/19) Aksi manusia digilas […]

  • Tunjukan Kepedulian, PDAM Tirta Raharja Salurkan Bantuan di Dampingi Anggota DPRD Kab. Bandung

    Tunjukan Kepedulian, PDAM Tirta Raharja Salurkan Bantuan di Dampingi Anggota DPRD Kab. Bandung

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, MBINews.id – PDAM Tirta Raharja kembali tunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terkena musibah kebakaran, salah satunya warga korban kebakaran di Desa Sarimahi, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung pada Selasa 7 Januari 2025. Pemberian bantuan uang tunai ini langsung diserahkan PDAM Tirta Raharja kepada perwakilan warga dan disaksikan sejumlah pejabat setempat seperti Camat Ciparay, Babinsa, Babinkamtibmas serta Anggota DPRD Kabupaten Bandung H. Tarya […]

  • BPBD Kota Sukabumi Jalin Kerjasama Dengan Setukpa Lemdiklat Polri

    BPBD Kota Sukabumi Jalin Kerjasama Dengan Setukpa Lemdiklat Polri

    • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id- Sebagai upaya penguatan pengurangan risiko bencana di lingkungan pendidikan kedinasan di Kota Sukabumi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi melakukan kerjasama dengan sekolah kedinasan. Salah satu nya bersama Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan antara Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Whardani dan Kepala Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi Brigjen […]

expand_less