Breaking News
Trending Tags

Antisipasi Klaster Covid-19 di Pendidikan, Verifikasi Dan Validasi PTMT Diperketat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBINEWS.ID – Guna mengantisipasi adanya klaster di sektor pendidikan dengan berlangsungnya Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperketat verifikasi dan validasi sekolah.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan laporan terakhir yang diterimanya, tidak ada klaster yang terjadi pada saat PTMT berlangsung di sekolah.

“Karena memang prosesnya agar sekolah itu melaksanakan PTMT cukup ketat. Kita atur verifikasi validasi cukup banyak. Sekolah yang lolos gelombang pertama itu sekitar 300an,” katanya di Taman Lansia, Jumat 24 September 2021.

Pada gelombang berikutnya, kata Yana, semakin banyak sekolah yang mengajukan PTMT. Saat verifikasi dan validasi, ada sekitar 1.600 yang lolos dan dapat menggelar PTMT.

“Waktu itu kita tegaskan, kalau ada satu yang melanggar SOP, protokol kesehatan, sekolah itu kita tutup lagi,” tegas Yana.

Oleh karena itu, Yana berharap, pengawasan bisa dilakukan bersama-sama dari tingkatan yang ada di sekolah hingga Dinas Pendidikan.

“Sekolah dan siswanya menjaga prokes. Karena rata-rata siswanya yang senang ingin sekolah. Mudah-mudahan siswanya menjaganya dengan benar. Kemudian orang tua ikut jaga juga,” lanjutnya.

Selain itu, Yana mengungkapkan, vaksinasi Covid-19 untuk para peserta didik juga menjadi salah satu faktor untuk mengantisipasi terjadinya klaster dan syarat digelarnya PTMT.

“Kemarin vaksin untuk usia 12-17 tahun kita sempat terhambat karena harus Sinovac. Alhamudlillah kita sudah dapat 600.000 dosis. Ini kita akan percepatan,” katanya.

“Beberapa hari ini saya lihat cukup banyak yang fokus di usia 12-17 tahun. Dari sekitar 238.000an orang, baru sekitar 30-40 persen (yang sudah divaksin),” ucapnya.

Salah satu percepatannya, yakni dengan vaksinasi massal di Sekolah. Lokusnya sudah tidak melihat domisili peserta didik yang ada di sekolah tersebut.

“Kita tidak liat lagi anak ini warga Kota Bandung atau bukan, karena dia berkegiatan di sekolah itu. Vaksinnya harus di sekolah itu. Supaya herd immunity-nya satu sekolah itu,” ungkap Yana.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU dan Kemenag Kota Bandung Bersinergi Menuju Kota Wakaf

    PCNU dan Kemenag Kota Bandung Bersinergi Menuju Kota Wakaf

    • calendar_month Minggu, 9 Feb 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Kota Bandung terus melangkah menuju visi sebagai Kota Wakaf dengan meluncurkan program Wakaf Hijau. Sejumlah pihak, antata lain Pemerintah Kota Bandung, Kementerian ATR BPN Kota Bandung, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bandung, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bandung beserta instansi terkait, bersinergi untuk memastikan optimalisasi pemanfaatan tanah wakaf agar memberikan manfaat sosial, […]

  • Melalui Layanan Aktivitas Logistik Pos Indonesia Berkontribusi dalam Pembangunan IKN

    Melalui Layanan Aktivitas Logistik Pos Indonesia Berkontribusi dalam Pembangunan IKN

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – PosIND berkontribusi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, melalui layanan aktivitas logistik yang prima. Kontribusi PosIND diakui Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Achmad Jaka Santos Adiwijaya dalam sesi wawancara bersama PosIND, Rabu 14 Juni 2024. “Peran logistik sangatlah penting dalam proses pembangunan Ibu Kota Nusantara, dan Pos Indonesia […]

  • Disdik Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan

    Disdik Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan

    • calendar_month Rabu, 13 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung terus berupaya mendorong peningkatan mutu pendidikan. Di antaranya mengucurkan anggaran untuk beragam pelatihan bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sebesar Rp2 miliar dan sertifikasi guru sebesar Rp1,3 miliar. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P3TK) Disdik Kota Bandung, Edy Suparjoto […]

  • Jalan Dago Bebas Kabel FO 100 Persen

    Jalan Dago Bebas Kabel FO 100 Persen

    • calendar_month Rabu, 22 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Setelah enam bulan lamanya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung merapikan kabel fiber optik (FO), akhirnya Jalan Dago atau Ir. Djuanda telah bebas 100 persen dari FO. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan A. Brilyana pada Rabu, 22 Juni 2022. “Ducting ini sudah dibangun dari tahun 2017 dan […]

  • Jaga Kesucian Ramadan, Yana Ajak Warga Jaga Lingkungan

    Jaga Kesucian Ramadan, Yana Ajak Warga Jaga Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 30 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana bertekad menjaga Kota Bandung aman dan kondusif selama Ramadan. Hal itu agar umat muslim bisa melaksanakan ibadah dengan khusyu. “Tetap kondusif diharapkan selama bulan Ramadan,” kata Yana di Hotel Horison, Selasa 29 Maret 2022. Soal keamanan Yana pun mengajak kepada organisasi masyarakat dan warga […]

  • KPA Kota Bandung Diminta Tingkatkan Program HEBAT!

    KPA Kota Bandung Diminta Tingkatkan Program HEBAT!

    • calendar_month Selasa, 14 Mei 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung untuk melanjutkan program HEBAT! (Hidup Bersama Sahabat). Menurutnya, program yang sudah berjalan selama 9 tahun itu sangat bagus dan bermanfaat. Program HEBAT! merupakan kurikulum pencegahan HIV kepada siswa kelas VIII SMP melalui berbagai pendekatan pengajaran. Tak hanya tatap muka […]

expand_less