Breaking News
Trending Tags

Antisipasi Klaster Covid-19 di Pendidikan, Verifikasi Dan Validasi PTMT Diperketat

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 24 Sep 2021
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MBINEWS.ID – Guna mengantisipasi adanya klaster di sektor pendidikan dengan berlangsungnya Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperketat verifikasi dan validasi sekolah.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan laporan terakhir yang diterimanya, tidak ada klaster yang terjadi pada saat PTMT berlangsung di sekolah.

“Karena memang prosesnya agar sekolah itu melaksanakan PTMT cukup ketat. Kita atur verifikasi validasi cukup banyak. Sekolah yang lolos gelombang pertama itu sekitar 300an,” katanya di Taman Lansia, Jumat 24 September 2021.

Pada gelombang berikutnya, kata Yana, semakin banyak sekolah yang mengajukan PTMT. Saat verifikasi dan validasi, ada sekitar 1.600 yang lolos dan dapat menggelar PTMT.

“Waktu itu kita tegaskan, kalau ada satu yang melanggar SOP, protokol kesehatan, sekolah itu kita tutup lagi,” tegas Yana.

Oleh karena itu, Yana berharap, pengawasan bisa dilakukan bersama-sama dari tingkatan yang ada di sekolah hingga Dinas Pendidikan.

“Sekolah dan siswanya menjaga prokes. Karena rata-rata siswanya yang senang ingin sekolah. Mudah-mudahan siswanya menjaganya dengan benar. Kemudian orang tua ikut jaga juga,” lanjutnya.

Selain itu, Yana mengungkapkan, vaksinasi Covid-19 untuk para peserta didik juga menjadi salah satu faktor untuk mengantisipasi terjadinya klaster dan syarat digelarnya PTMT.

“Kemarin vaksin untuk usia 12-17 tahun kita sempat terhambat karena harus Sinovac. Alhamudlillah kita sudah dapat 600.000 dosis. Ini kita akan percepatan,” katanya.

“Beberapa hari ini saya lihat cukup banyak yang fokus di usia 12-17 tahun. Dari sekitar 238.000an orang, baru sekitar 30-40 persen (yang sudah divaksin),” ucapnya.

Salah satu percepatannya, yakni dengan vaksinasi massal di Sekolah. Lokusnya sudah tidak melihat domisili peserta didik yang ada di sekolah tersebut.

“Kita tidak liat lagi anak ini warga Kota Bandung atau bukan, karena dia berkegiatan di sekolah itu. Vaksinnya harus di sekolah itu. Supaya herd immunity-nya satu sekolah itu,” ungkap Yana.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sukabumi Menerima Kunjungan Dirjen Perikanan Dan Budidaya Di Pendopo

    Bupati Sukabumi Menerima Kunjungan Dirjen Perikanan Dan Budidaya Di Pendopo

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami menerima langsung kunjungan Direktorat Jendral Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia di Aula Pendopo Sukabumi. Rabu, (03/06/2020). Kunjungan yang dipimpin Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Dr. Ir Slamet Soebjakto. M.Si, tersebut, tidka lupa dilakukan  protokol kesehatan. Hal itu mulai […]

  • Bandung Jadi Yang Terbaik Dari 100 Smart City Indonesia

    Bandung Jadi Yang Terbaik Dari 100 Smart City Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 15 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Kota Bandung tampil sebagai kota terbaik dari 100 Smart City di Indonesia. Hasil ini didapat berdasarkan hasil evaluasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI). Dari 100 smart city, Bandung meraih skor akhir 3,71 dengan tingkat improvement 0,37. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung Yayan Ahmad Brilyana mengapresiasi penghargaan […]

  • Ini Harapan Wali Kota Sukabumi Terkait Raperda RTRW 2021-2041

    Ini Harapan Wali Kota Sukabumi Terkait Raperda RTRW 2021-2041

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, memberikan penjelasan terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Sukabumi 2021-2041 kepada Kementrian Agararia dan Tata Ruang Badan Pertahanan Nasioanl (ATR/BPN) di Hotel Fairmont Jakarta. Selasa, (21/9/2021). Dalam paparanya, Fahmi mengungkapkan, proses pembahasan evaluasi RTRW dimulai tahun 2017. Sehingga ditargetkan pada tahun 2021 […]

  • Ini Menu Sahur Dan Berbuka Favorit Yana Mulyana, Ada Menu Kesukaanmu Juga?

    Ini Menu Sahur Dan Berbuka Favorit Yana Mulyana, Ada Menu Kesukaanmu Juga?

    • calendar_month Selasa, 12 Apr 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bulan Ramadan 1443 Hijriah telah memasuki hari ke-9. Bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa, santap sahur dan berbuka puasa pasti identik dengan menu favorit. Tanpa terkecuali bagi Pelaksana Tugas Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Di sela-sela kegiatannya membagikan takjil kepada warga Kota Bandung di Alun-alun Bandung (depan Pendopo) beberapa waktu lalu, […]

  • Permudah Investasi di Kota Bandung Melalui Perda Penyelenggaraan Penanaman Modal

    Permudah Investasi di Kota Bandung Melalui Perda Penyelenggaraan Penanaman Modal

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Industri atau ekonomi kreatif harus menjadi sasaran penanaman modal di Kota Bandung, sehingga  DPRD Kota Bandung mendorong Pemkot Bandung untuk mengembangkan ekonomi kreatif tersebut. Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi  mengatakan , hal ini tertera  dalam Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 4 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal .Perda yang sudah dua […]

  • Representasi Kearifan Lokal, bank bjb Dukung Geliat Dan Pelestarian Seni Budaya

    Representasi Kearifan Lokal, bank bjb Dukung Geliat Dan Pelestarian Seni Budaya

    • calendar_month Rabu, 2 Jun 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    MBINEWS.ID, BANDUNG –  Pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung sekitar 1,2 tahun di Indonesia telah melumpuhkan berbagai sektor usaha. Tidak terkecuali bagi pelaku di industri seni dan budaya. Merujuk data hasil survei yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Ditjen Kebudayaan pada April 2020, sedikitnya ada 40.081 seniman yang terdampak Covid-19 karena pembatalan pertunjukan […]

expand_less