Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pimpinan DPRD dan Pansus 14 DPRD Kota Bandung Menerima Audiensi Peradi DPC Kota Bandung

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • visibility 105
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Pansus 14 DPRD Kota Bandung menerima audiensi Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) DPC Kota Bandung, dalam rangka penguatan pembahasan Raperda Pencegahan dan Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko dan Penyimpangan Seksual, di Ruang Badan Musyawarah DPRD Kota Bandung, Kamis, 11 Desember 2025.

Dalam kesempatan tersebut hadir Pimpinan DPRD Kota Bandung Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., Ketua Pansus 14 Radea Respati Pramudhita, Anggota Pansus 14 Agus Hermawan S.A.P., Nina Fitriana Sutadi, S.I.P., M.I.P., Yoel Yosaphat S.T., Muhammad Reza Panglima Ulung dan Elton Agus Marjan, S.E.

Pimpinan DPRD Kota Bandung, Kang Edwin Senjaya menyampaikan apresiasi kepada Pansus 14 serta Peradi yang telah berkontribusi dalam pembahasan Raperda tentang Pencegahan dan Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko dan Penyimpangan Seksual.

Menurut Kang Edwin, kehadiran Peradi memberikan banyak masukan penting, termasuk koreksi terhadap sejumlah materi dalam draf raperda. Masukan dari para profesional dan pakar hukum tersebut sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan regulasi sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah.

“Banyak sekali materi-materi masukan, bahkan juga koreksi yang terasa sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan raporda ini sebelum nanti ditetapkan menjadi perda,” ujarnya.

Kang Edwin Senjaya juga meminta agar kehadiran Peradi terus dilibatkan pada pembahasan lanjutan, mengingat kontribusi para ahli hukum sangat relevan dengan substansi raperda yang sedang dibahas.

“Tadi sempat disinggung ada beberapa kata yang diksinya kurang tepat. Itu biasa dalam proses pembahasan raperda. Dalam pembahasan nanti juga bisa dilakukan penyesuaian, mulai dari perubahan judul hingga penambahan atau pengurangan pasal sesuai kebutuhan,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pansus 14 DPRD Kota Bandung, Radea Respati Pramudhita mengatakan bahwa pihaknya sangat membutuhkan masukan dan pandangan hukum dari Peradi dalam pembahasan Raperda tentang Pencegahan dan Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko dan Penyimpangan Seksual.

Ia menyampaikan bahwa aspirasi dan petunjuk dari para ahli hukum sangat penting untuk memperkuat landasan peraturan yang tengah digodok. “Kami akan mendapatkan aspirasi, petunjuk, dan penegakan hukum dari organisasi Peradi. Kami menunggu apa saja yang dapat disampaikan kepada kami,” tuturnya.

Menurut Radea, masukan dari dinas terkait, masyarakat, hingga para ahli hukum sangat penting dalam melengkapi proses penyusunan regulasi tersebut. Radea berharap Peradi dapat memberikan pandangan terkait sejumlah isu krusial, seperti potensi aturan yang bersifat diskriminatif, definisi penyimpangan seksual yang perlu diatur secara jelas, serta upaya mencegah propaganda dan normalisasi perilaku seksual menyimpang.

“Pentingnya penyusunan raperda ini sebagai bagian dari upaya untuk menekan risiko penyebaran perilaku seksual berisiko. Termasuk sebagai upaya agar Kota Bandung tidak lagi berada pada posisi tinggi dalam kasus HIV,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Peradi DPC Kota Bandung, Deden R. Aquariandi mendukung dibentuknya Raperda tentang Pencegahan Perilaku Seksual Berisiko dan Penyimpangan Seksual. Peradi mendorong agar raperda tersebut segera disahkan dan memiliki kekuatan hukum tetap.

Selain mendorong percepatan pembahasan, Peradi juga menyatakan kesiapan untuk terlibat dalam tahap pasca-penetapan raperda tersebut. Mereka berkomitmen melakukan sosialisasi dan berbagai upaya aktif untuk mendukung implementasi regulasi tersebut.

“Setelah ditetapkan, kami siap menyosialisasikannya dan melakukan upaya-upaya aktif dalam mendukungnya,” katanya.

Terkait urgensi raperda tersebut, ia menilai Kota Bandung membutuhkan regulasi ini sesegera mungkin. Berdasarkan data yang tersedia, Jawa Barat disebut memiliki angka kasus LGBT tertinggi, dan Kota Bandung menjadi salah satu wilayah yang terdampak.

“Raperda ini sangat urgent. Karena data menunjukkan Jawa Barat itu tingkat tertinggi LGBT, dan Kota Bandung juga demikian. Dampaknya memicu berbagai penyimpangan yang perlu segera ditangani,” ujarnya. *red

 

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Sukabumi Kota: Jangan Euforia Karena Level-2, Tetap Patuhi Prokes

    Kapolres Sukabumi Kota: Jangan Euforia Karena Level-2, Tetap Patuhi Prokes

    • calendar_month Sabtu, 23 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Meskipun sudah memasuki status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2, namun Polres Sukabumi Kota bersama pemerintah daerah Kota Sukabumi, terus melakukan upaya pemutusan dan pencegahan penularan Covid-19 di Kota Sukabumi. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin, usai melakukan peninjauan proses vaksinasi masal di uditorium Balai […]

  • Pemkot  Bandung Terjunkan Satgas Hewan Kurban Di 30 kecamatan

    Pemkot Bandung Terjunkan Satgas Hewan Kurban Di 30 kecamatan

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung– Menyambut Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan kesehatan hewan kurban yang terdistribusi di 30 Kecamatan di Bandung. Upaya tersebut dengan menerjunkan Satgas Hewan Kurban pada 29 Juli lalu. “Satgas ini memastikan hewan kurban yang terdistribusi dalam keadaan sehat dan layak,” ujar Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Gin […]

    • calendar_month Minggu, 5 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG –  Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung, H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., memberikan paparan terkait menjaga Pancasila dan Kebhinekaan, di Auditorium Gedung DPRD Kota Bandung, Minggu, (05/03/2023). Dalam kesempatan tersebut, Achmad Nugraha mengajak agar semua pihak kembali memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan arti kebhinekaan dalam kehidupan, khususnya dalam menyikapi suatu […]

  • Viking Rancaekek Dukung  Penuh Pasangan Bakal Calon Cabup – Cawabup “GOOD Father”

    Viking Rancaekek Dukung Penuh Pasangan Bakal Calon Cabup – Cawabup “GOOD Father”

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, MBInews.id – Pasangan Bakal Calon Mulai Santer Digadang -Gadang Pedukungnya seperti halnya Bakal Cabup dan Wakil Cabup Kabupaten Bandung Gun-Gun Gunawan – Deny Zaelani memiliki sejumlah program kerja yang diharapkan dapat menghadirkan terobosan baru bagi warga Jabar. Agar program itu gampang diingat warga, Gun- Gun Gunawan dan Deny Zaelani yang menamakan diri mereka […]

  • Smart City Kota Bandung Jadi Inspirasi Belajar Kabupaten Semarang

    Smart City Kota Bandung Jadi Inspirasi Belajar Kabupaten Semarang

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Program Smart City gagasan Pemerintah Kota Bandung kembali jadi inspirasi daerah lain. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang datang ke Bandung untuk bertukar ilmu terkait inovasi tersebut. Dalam kunjungannya, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut Pemkab Semarang ingin bertukar ilmu dengan Pemkot Bandung terkait smart city dan pelayanan berbasis elektronik. Upaya ini bertujuan untuk […]

  • Beroperasi Januari 2020, RSKIA Kota Bandung  Pembangunan 95 Persen

    Beroperasi Januari 2020, RSKIA Kota Bandung Pembangunan 95 Persen

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    MBInews.id, Bandung – Proses pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung telah mencapai 95 persen. Rencananya, Desember mendatang tuntas dan pada Januari 2020 sudah beroperasi. “Perkembangan pembangunan RSKIA Jalan Wahid Hasyim Kecamatan Bojongloa Kidul Kota Bandung, sudah mencapai 95%. Sisa 5% tinggal tahap finishing seperti pemasangan meubel, asesoris ruangan, alat kesehatan dan sebagainya,” […]

expand_less