Breaking News
Trending Tags

Dewan Ikut Kawal Sinkronisasi Program Disdik Kota Bandung dengan Kementerian dan Pemprov Jabar

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews — Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung H. Iman Lestariyono, S.Si., mengikuti Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah Penyusunan Rencana Kerja Dinas Pendidikan Tahun 2026, di Hotel Savoy Homann Bandung, Selasa, 18 Maret 2025.

Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung Edy Suprajoto mengatakan, melalui Rencana Kerja ini Disdik ingin menyeleraskan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, program Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan program Pemerintah Kota Bandung.

“Disdik Kota Bandung harus bersinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi karena ada beberapa program yang harus dikuatkan dalam rangka menyediakan layanan pendidikan yang bermutu dan berkeadilan. Di tahun 2026 nanti hasil Renja ini diharapkan menukik kepada kebutuhan layanan dasar,” ujarnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung Iman Lestariyono menjelaskan, penyelarasan program ini melibatkan sejumlah OPD. Di ranah kota, ia berharap unsur lokal bisa lebih cermat dipertimbangkan seturut kebutuhan layanan pendidikan di Kota Bandung.

“Renja ini pasti akan ada penyesuaian baru karena ada presiden dan kepala daerah baru. Mereka punya janji kampanye. Ini seolah Musrenbang tetapi ala Disdik dan mengundang beberapa dinas terkait. Yang pasti ada target yang sifatnya given (mandatori) dari pusat, angkanya sudah ditentukan. Tetapi ada juga yang sifatnya lokal. Kami berharap unsur lokal ini menyalurkan banyak input agar layanannya efisien dan tepat sasaran,” ujarnya.

Di antara fokus kajian, kata Iman, sorotan tertuju pada usia sekolah. Banyak anak-anak yang terdata usia sekolah dasar yang belum memenuhi wajib belajar pendidikan dasar.

“Ini sedang kita cari, kejar, datanya sudah ada, nanti akan dibagi ke kewilayahan, bahwa anak-anak ini di mana ‘posisinya’? Masih bisa sekolah atau tidak? Dan lainnya,” katanya.

Kemudian ada PR terkait infrastruktur seturut kebutuhan sekolah berdasarkan zonasi di Kota Bandung yang belum ideal. Untuk memenuhi kondisi ideal sistem zonasi, perlu ada unit sekolah baru. Sedangkan sekolah yang ada ruang kelasnya juga belum memadai.

Persoalan lainnya, kata Iman, terkait dengan SDM dan tenaga pengajar. Dengan adanya UU No. 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara yang menutup kemungkinan dihadirkannya rekrutmen SDM honorer.

“Ini yang harus kita cari jalan keluarnya. PR Kota Bandung saja ada 400 tenaga pengajar menjelang masa pensiunnya. Ini harus kita cari solusi bersamanya. Pada prinsipnya secara anggaran Kota Bandung mampu bayar, tetapi ada regulasi yang tidak memungkinkan dari pemerintah pusat yang kita langgar,” ujarnya.

Meski muncul perekrutan alternatif tenaga pengajar melalui skema tenaga ahli dan outsourcing, ia berharap implementasinya jangan sampai melanggar.

“Saya pikir beberapa PR itu. Mudah-mudahan partisipasi sekolah anak-anaknya terus meningkat dan kita tidak lagi hariwang dengan regenerasi berikutnya,” ujar Iman. ***

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harus ada Kajian Konprehensip Dalam Pengelolaan sampah di Kota Bandung

    Harus ada Kajian Konprehensip Dalam Pengelolaan sampah di Kota Bandung

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 66
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Dalam pembahasan LKPJ Wali Kota Bandung 2024, Salah satu yang menjadi sorotan Pansus 6 DPRD Kota Bandung adalah penanganan sampah. Anggota Pansus 6 DPRD Kota Bandung Andri Rusmana mengatakan beberapa pandanganya mengenai pengelolaan sampah ini. Politisi PKS ini mengatakan, untuk sistem pengelolaan sampah, pengelola operasional sampah yang meliputi layanan pengumpulan sampah, pengangkutan […]

  • Kemenkominfo Berikan Penghargaan Smart Governance Kepada Pemkot Sukabumi, Sekdis: Kedepan Smartcity Harus Standard SNI

    Kemenkominfo Berikan Penghargaan Smart Governance Kepada Pemkot Sukabumi, Sekdis: Kedepan Smartcity Harus Standard SNI

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali menerima penghargaan bergengsi. Kali ini, Pemkot Sukabumi menerima penghargaan dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), berupa Smart City kategori Smart Governance, di BSD City , Tanggerang, Selasa (14/12/2021). Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami, menerima langsung penghargaan yang diberikan oleh Menkominfo Johnny G Plate, di BSD […]

  • DPK Tembus Rp10 Triliun: Pemkot Sukabumi–OJK Jabar Genjot Pembiayaan 55 Ribu UMKM

    DPK Tembus Rp10 Triliun: Pemkot Sukabumi–OJK Jabar Genjot Pembiayaan 55 Ribu UMKM

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Ketimpangan antara likuiditas perbankan dan penyaluran kredit produktif menjadi sorotan dalam pertemuan Pemerintah Kota Sukabumi dengan Otoritas Jasa Keuangan Jawa Barat di Kantor OJK Jabar, Jalan Dago, Selasa (3/3/2026). Di tengah Dana Pihak Ketiga (DPK) yang telah melampaui Rp10 triliun, realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kota Sukabumi justru masih tertinggal—peringkat 25 dari 27 […]

  • Pembentukan PEN, Pemkot Sukabumi Tunggu Tindak Lanjut Perpres No.82 Tahun 2020

    Pembentukan PEN, Pemkot Sukabumi Tunggu Tindak Lanjut Perpres No.82 Tahun 2020

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi masih menunggu tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) 82 tahun 2020 mengenai pembentukan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Bahkan, menurut Walikota Sukabumi Achmad Fahmi, saat ini tengah melakukan pembahasan tentang pembubaran covid-19 di wilayahnya.”Jadi, sejak Perpres tersebut disosialisasikan ke semua daerah, kita juga langsung membahasnya,”ungkap […]

  • Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Terus Meningkat

    Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Terus Meningkat

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Kasus positif Covid-19 di Kota Sukabumi, terus bertambah. Dalam update tim GTPP Covid-19 jumlah terkonfirmasi positif bertambah Enam orang. “Enam pasien terkonfirmasi positif ini, empat merupakan perempuan dan dua laki-laki. Rinciannya, perempuan usia 39 dan 45 tahun dari Kelurahan Selabatu, satu perempuan usia 57 tahun dari Kelurahan Nanggeleng, satu laki-laki usia 66 […]

  • Jelang Libur Panjang, Satgas Polres Sukabumi Kota Pantau Terus Stok Pangan

    Jelang Libur Panjang, Satgas Polres Sukabumi Kota Pantau Terus Stok Pangan

    • calendar_month Kamis, 17 Des 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Satgas Pangan Polres Sukabumi Kota terus melakukan pengawasan terkait ketersediaan pangan menjelang libur natal dan tahun baru. Hingga saat ini, semua stok bahan pokok penting (Bapokting) tergolong cukup tersedia.”Setiap hari kita lakukan pengecekan stok pangan. Alhamdulillah semeuanya masih tersedia,”ujar Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni, usai melakukan kegiatan panen sorgum di Kampung Babakan Ranji, Desa […]

expand_less