Ksatria JNE Ikut Bertanding, Turnamen PWI Cup II Sukabumi Diikuti 446 Atlet
- account_circle mbiredaktur
- calendar_month 41 menit yang lalu
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI,Mbinews.id- Turnamen Tenis Meja PWI Cup II Kota Sukabumi mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sebanyak 446 atlet dari berbagai daerah ambil bagian dalam ajang yang digelar di GOR Tenis Meja Rengganis, Kota Sukabumi.
Kegiatan yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan insan pers, komunitas tenis meja, pelajar, instansi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Salah satu pihak yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut adalah JNE Sukabumi. Selain memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen, perusahaan jasa logistik tersebut mengikutsertakan salah satu Ksatrianya, Budiyawan, sebagai peserta.
Kepala Cabang JNE Sukabumi, Tri Hery, mengatakan keikutsertaan Budiyawan merupakan bagian dari komitmen JNE dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus membangun kebersamaan di lingkungan perusahaan dan masyarakat.
“Dalam turnamen ini, salah satu Ksatria JNE, Budiyawan, turut ambil bagian sebagai peserta. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari semangat kami untuk terus mendukung aktivitas olahraga sekaligus mempererat kebersamaan,” ujar Tri Hery.
Menurutnya, olahraga memiliki nilai yang lebih luas dari sekadar menjaga kebugaran tubuh. Aktivitas olahraga juga dapat membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, menumbuhkan sportivitas, serta memperkuat kerja sama.
Nilai-nilai tersebut, kata Tri Hery, memiliki keterkaitan erat dengan aktivitas kerja para Ksatria dan Srikandi JNE yang setiap hari menjalankan kegiatan operasional di bidang logistik.
“Olahraga bagi kami merupakan bagian penting dalam membangun pola hidup sehat. Selain menjaga kebugaran, olahraga juga mengajarkan sportivitas, disiplin, kekompakan, dan kerja sama tim. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan budaya kerja yang ingin terus kami bangun,” katanya.
https://mbinews.id/pwi-cup-ii-sukabumi-446-atlet-bertarung-bibit-muda-jadi-sorotan/
Ia menambahkan, kondisi fisik yang prima menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas para pekerja di sektor logistik. Selain itu, koordinasi dan soliditas antarkaryawan juga dibutuhkan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.
“Dunia kerja kami membutuhkan fisik yang prima dan semangat untuk terus memberikan yang terbaik. Karena itu, melalui olahraga kami ingin menjaga kebugaran sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kerja sama tim,” tutur Tri Hery.
Terkait penyelenggaraan Turnamen Tenis Meja PWI Cup II, Tri Hery mengapresiasi tingginya antusiasme peserta. Menurutnya, jumlah atlet yang mencapai ratusan orang menunjukkan bahwa tenis meja masih memiliki basis peminat yang kuat di Kota Sukabumi dan sekitarnya.
“Antusiasmenya sangat luar biasa. Turnamen ini menunjukkan bahwa olahraga tenis meja masih memiliki daya tarik yang kuat di masyarakat. Kami mengapresiasi PWI yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dan berharap turnamen seperti ini dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen Tenis Meja PWI Cup II Kota Sukabumi, Garis Nurbogarullah, mengatakan tingginya jumlah peserta menjadi salah satu indikator keberhasilan penyelenggaraan turnamen.
Menurut Garis, para peserta datang dari berbagai daerah dan mengikuti sejumlah kategori pertandingan, di antaranya Divisi C, Divisi D, ganda, serta kategori pelajar.
“Alhamdulillah, jumlah atlet yang hadir cukup banyak. Peserta datang dari berbagai daerah dan mengikuti sejumlah kategori pertandingan. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap olahraga tenis meja,” kata Garis.
Kategori pelajar menjadi salah satu perhatian panitia. Kehadiran atlet-atlet muda diharapkan dapat menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus membuka peluang lahirnya bibit baru tenis meja di Kota Sukabumi.
Garis berharap Turnamen Tenis Meja PWI Cup tidak hanya menjadi agenda kompetisi tahunan, tetapi juga dapat memberikan kontribusi terhadap pembinaan olahraga tenis meja secara berkelanjutan.
“Kami berharap turnamen ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi dapat menjadi bagian dari pembinaan atlet secara berkelanjutan, khususnya dalam mendorong munculnya bibit-bibit muda tenis meja di Kota Sukabumi,” pungkasnya.
Panitia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sukabumi, sponsor dan donatur, komunitas tenis meja, peserta, wasit, perangkat pertandingan, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Turnamen Tenis Meja PWI Cup II.ardan/mbi.
- Penulis: mbiredaktur


Saat ini belum ada komentar