Breaking News
Trending Tags

Datang dari Bandung, Mantan PJ Wali Kota Sukabumi Turun Bertanding di PWI Cup II Tenis Meja Kota Sukabumi

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • visibility 887
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI ,Mbinewa.id– Turnamen PWI Cup II Tenis Meja Kota Sukabumi mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Wilayah Provinsi Jawa Barat, Kusmana Hartadji. Ia menilai ajang yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Sukabumi tersebut menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi jumlah peserta maupun tingkat persaingan.

Turnamen berlangsung di GOR Rengganis, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Minggu (6/9/2026).

Menariknya, Kusmana tidak hanya hadir sebagai tamu undangan, tetapi turut ambil bagian sebagai peserta.

Kusmana datang langsung dari Bandung untuk mengikuti sekaligus memeriahkan PWI Cup II. Menurutnya, penyelenggaraan tahun kedua menunjukkan adanya keberlanjutan dan semakin luasnya minat peserta terhadap turnamen tersebut.

“Alhamdulillah, PWI Cup memiliki keberlanjutan. Saya sangat mengapresiasi karena pesertanya sekarang tidak hanya berasal dari Sukabumi dan sekitarnya, tetapi juga dari Bandung. Saya sendiri datang dari Bandung untuk ikut berpartisipasi dan memeriahkan PWI Cup II,”ujar mantan Pjejabat (Pj) Wali Kota Sukabumi tersebut.

Kusmana menilai, antusiasme peserta pada PWI Cup II cukup tinggi. Perkembangan tersebut, kata dia, terlihat dari persaingan di sejumlah divisi yang semakin kompetitif, khususnya pada nomor ganda.

Ia menyebut, sejumlah pertandingan bahkan berlangsung ketat hingga harus ditentukan melalui skor 3-2. Menurutnya, pertandingan dengan selisih tipis tersebut menjadi indikator bahwa kualitas persaingan antarpeserta terus meningkat.

“Saya melihat antusiasme para pemain luar biasa. Divisi-divisinya juga mengalami peningkatan. Khusus nomor ganda, persaingannya cukup ketat. Beberapa pertandingan bahkan berakhir dengan skor 3-2. Artinya, persaingan antarpemain berlangsung sangat rapat,” katanya.

Kusmana berharap PWI Cup dapat terus diselenggarakan secara konsisten dengan kualitas kompetisi yang semakin baik. Ia menilai kekompakan panitia dan keterlibatan insan pers menjadi modal penting untuk mengembangkan turnamen tersebut.

“Turnamen ini harus terus dilanjutkan. Yang terpenting, teman-teman panitia tetap kompak. Para wartawan dan jurnalis juga ikut hadir menyaksikan pertandingan. Saya kira kegiatan ini harus terus dipromosikan agar ke depan level kompetisinya semakin meningkat,” ujarnya.

Menurut Kusmana, tenis meja memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan karena olahraga tersebut relatif tidak membutuhkan fasilitas atau area yang luas.

Selain sebagai sarana menjaga kebugaran, tenis meja juga dinilai mampu menjadi ruang silaturahmi sekaligus wadah pembinaan dan regenerasi atlet.

Kusmana bahkan optimistis, PWI Cup dapat berkembang menjadi turnamen dengan cakupan peserta yang lebih luas dan memiliki daya tarik hingga tingkat nasional.

“Tenis meja merupakan olahraga yang menyenangkan. Tidak membutuhkan tempat yang terlalu luas, tetapi bisa membahagiakan banyak orang. Kalau event ini terus dikembangkan, saya kira PWI Cup bisa memiliki nama dan daya tarik di tingkat nasional,”tuturnya.

Ia juga mengusulkan, agar penyelenggaraan berikutnya memiliki kelas eksekutif dengan konsep pendaftaran dan penghargaan yang berbeda.

Menurutnya, hadiah dalam sebuah turnamen olahraga tidak selalu harus berupa uang tunai. Penghargaan dalam bentuk piala maupun bentuk apresiasi lainnya juga dapat menjadi daya tarik bagi peserta.

“Ke depan mungkin bisa dibuat kelas eksekutif dengan sistem pendaftaran yang berbeda. Hadiahnya tidak harus selalu berupa uang, tetapi bisa dalam bentuk piala atau penghargaan lainnya,” katanya.

Lebih jauh, Kusmana berharap, PWI Cup tidak hanya menjadi ajang kompetisi tahunan, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap perkembangan tenis meja dan proses regenerasi atlet.

Ia ingin turnamen tersebut mampu memberikan ruang bagi para pemain untuk meningkatkan pengalaman bertanding sekaligus memperluas jaringan olahraga tenis meja di Kota Sukabumi dan Jawa Barat.

“Harapannya, regenerasi atlet tenis meja di Kota Sukabumi dan Jawa Barat pada umumnya dapat terus meningkat. PWI Cup mudah-mudahan bisa menjadi salah satu wadah untuk mendukung proses tersebut,” ucap Kusmana.

Kehadiran Kusmana di PWI Cup II ternyata tidak semata-mata karena memenuhi undangan. Tenis meja merupakan salah satu olahraga yang menjadi hobinya.

Ia mengaku sulit menolak kesempatan untuk kembali bermain, terlebih turnamen tersebut diselenggarakan PWI Kota Sukabumi yang selama ini aktif membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Saya tidak bisa menolak kalau ada undangan, apalagi berkaitan dengan hobi. Tenis meja merupakan salah satu olahraga yang saya senangi. Saat menjabat, saya juga sering latihan rutin di sini. Jadi, ketika ada undangan, apalagi dari PWI yang terus membangun kolaborasi dengan kita, insyaallah saya akan hadir,”katanya.

Kusmana sendiri memiliki kedekatan dengan Kota Sukabumi. Ia pernah menjabat sebagai Pj Wali Kota Sukabumi pada periode 2024-2025.

Menurutnya, Kota Sukabumi memiliki daya tarik tersendiri dan meninggalkan banyak kesan selama dirinya menjalankan tugas di kota tersebut.

“Intinya, Kota Sukabumi itu membuat kangen. Kota kecil dengan sejuta cerita. Tantangannya memang cukup berat, tetapi insyaallah orang-orangnya someah,” pungkas Kusmana.ardan/mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mudahkan Layanan Pembayaran KIR Secara  Online, Walikota Sukabumi Lounching Aplikasi MPOS-QRIS

    Mudahkan Layanan Pembayaran KIR Secara Online, Walikota Sukabumi Lounching Aplikasi MPOS-QRIS

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Walikota Sukabumi Achmad Fahmi meminta agar Dinas Perhubungan (Dishub) setempat untuk konsisten dalam menjalankan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. Hal tersebut kata Fahmi,  seiring dengan dikeluarkanya inovasi pembayaran uji KIR Kendaraan dengan menggunkan aplikasi MPOS-QRIS.”Saya meminta agar bisa konsiten menjalankan inovasi tersebut,”ujar Fahmi usai melauncing aplikasi tersebut di halaman parkir Dishub Kota Sukabumi […]

  • Dishub Kota Bandung Kembali Buka Operasional Terminal Leuwi Panjang Dan Cicaheum Trayek Zona Hijau & Kuning

    Dishub Kota Bandung Kembali Buka Operasional Terminal Leuwi Panjang Dan Cicaheum Trayek Zona Hijau & Kuning

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung berencana membuka kembali operasional Terminal Leuwipanjang dan Terminal Cicaheum untuk jalur bus mulai Sabtu (13/6/2020) besok. Pembukaan operasi untuk bus ini hanya untuk trayek ke sejumlah daerah yang terdata sebagai zona kuning atau zona hijau, seperti wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta. “BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) […]

    • calendar_month Minggu, 5 Mar 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BANDUNG –  Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung, H. Achmad Nugraha, D.H., S.H., memberikan paparan terkait menjaga Pancasila dan Kebhinekaan, di Auditorium Gedung DPRD Kota Bandung, Minggu, (05/03/2023). Dalam kesempatan tersebut, Achmad Nugraha mengajak agar semua pihak kembali memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan arti kebhinekaan dalam kehidupan, khususnya dalam menyikapi suatu […]

  • Reses Anggota DPRD Kota Sukabumi, Masyarakat Keluhkan Penyaluran Bantuan Sosial

    Reses Anggota DPRD Kota Sukabumi, Masyarakat Keluhkan Penyaluran Bantuan Sosial

    • calendar_month Kamis, 27 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sejumlah warga di wilayah Kecamatan Cibeureum, berkumpul dan berdiskusi bersama anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Olih Solihin. Kegiatan tersebut merupakan, agenda reses pada masa persidangan pertama tahun 2022-2023, Kamis (27/10). Dalam kegiatan reses tersebut, warga mengeluhkan khususnya terkait penyaluran bantuan sosial yang berlangsung saat ini. Mulai dari bantuan sosial […]

  • Lewat Program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah, Ayep Zaki Janji Bangunkan Rumah Warga Dayeuhluhur Tahun 2026

    Lewat Program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah, Ayep Zaki Janji Bangunkan Rumah Warga Dayeuhluhur Tahun 2026

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, kembali menyalurkan manfaat program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah kepada lima keluarga penerima manfaat di wilayah Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Minggu (19/10/2025). Penyerahan bantuan sosial tersebut, turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Een Rukmini, Camat Citamiang, dan Lurah Dayeuhluhur. […]

  • HUT Ke-76 PMI, Yana: Terima Kasih Karena Telah Memberi Kontribusi Mulia

    HUT Ke-76 PMI, Yana: Terima Kasih Karena Telah Memberi Kontribusi Mulia

    • calendar_month Jumat, 17 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengucapkan terima kasih kepada Palang Merah Indonesia (PMI) yang selama ini telah membantu Kota Bandung menangani pandemi Covid-19. Yana menyampaikan hal itu saat peringatan HUT Palang Merah Indonesia (PMI) Ke-76, di Kantor PMI Kota Bandung, Jumat 17 September 2021. “Saya atas nama Pemerintah Kota Bandung mengucapkan […]

expand_less