Breaking News
Trending Tags

Akibat Kondisi Perekonomian dan Inflasi, UMK di Kota Sukabumi Untuk Tahun Depan Tidak Akan Berubah

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 1 Okt 2020
  • visibility 111
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Sukabumi memastikan, kalau Upah Minimum Kota ataupun Kabupaten ditahun depan tidak akan berubah. Hal itu disebabkan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap perekonomian masyarakat.”Iya benar, UMK di Kota Sukabumi tidak akan berubah ditahun depan,”terang Kepala Disnakertrans Kota Sukabumi Didin Syarifudin saat dihubungi lewat telepon genggamnya. Kamis, (1/10/2020).
Didin mengungkapkan, berdasarkan hasil rapat zoom Meeting dengan Kadisnaker Propinsi Jabar beberapa waktu lalu, bahwa untuk penetapan UMK tahun 2021 setiap Kota dan Kabupaten tidak perlu membuat rekomendasi besaran upah. Dikarenakan, kondisi perekonomian nasional dan Inflasi nya juga dibawah.”jadi dengan kondisi tersebut, UMK tidak akan turun disetiap Kota ataupun Kabupaten di Jabar,”ungkapnya.
Adanya kedua kondisi tersebut yakni masalah perekonomian dan nilai inflasi tersebut lanjut Didin, UMK untuk tahun 2021 masih sama dengan UMK tahun 2020. Yaitu, sebesar RpRp.2.530.000.”Jadi untuk UMK tahun 2021, masih memakai tahun 2020,”tutur Didin.
Biasanya lanjut Didin, di antara bulan September dan Oktober, pihaknya bersama tim perumus UMK melakukan pembahasan tentang UMK, karena ada kebijakan tersebut jadi tidak akan ada pemabahasan.”Biasanya saat ini kita sedang panas-panasnya membahas UMK,”ungkapnya.
Sementara itu tambah Didin, dari ratusan perusahaan baik kecil ataupun besar di Kota Sukabumi, ada satu perusahaan yang gulung tukar akibat dampak dari Covid-19 karena tidam mampu bertahan ataupun memproduksi usahanya.”Iya dari sekitar 600 perusahaan yang ada, ada satu yang gulung tikar akibat dampak dari Covdi-19,”pungkas Didin. (ardan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agus Andi Apresiasi Perjuangan LPM Membangun Kota Bandung di Tingkat Kewilayahan

    Agus Andi Apresiasi Perjuangan LPM Membangun Kota Bandung di Tingkat Kewilayahan

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung H. Agus Andi Setyawan, S.Pd.I., menghadiri acara Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) gelaran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Batununggal, Senin, 22 September 2025. Acara ini dihadiri pula oleh Wakil Wali Kota Bandung H. Erwin. Agus Andi Setyawan mengapresiasi peran […]

  • Layanan Kebersihan Kota Bandung Kini Sepenuhnya Di Bawah DLHK

    Layanan Kebersihan Kota Bandung Kini Sepenuhnya Di Bawah DLHK

    • calendar_month Kamis, 30 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Mulai 1 Oktober 2021, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengerjakan semua layanan kebersihan di Kota Bandung. Pemerintah Kota (Pemkot) memastikan peralihan pengelolaan ini tidak akan mengganggu layanan kebersihan. Sebelumnya, segala urusan terkait layanan kebersihan dikerjakan oleh PD. Kebersihan. Kini, sesuai regulasi semua pengelolaan layanan tersebut dilakukan oleh DLHK. Hampir seluruh pegawai […]

  • Jawab Ekonomi, Tokoh Pemuda Sukabumi Buat Perekat Bata

    Jawab Ekonomi, Tokoh Pemuda Sukabumi Buat Perekat Bata

    • calendar_month Sabtu, 30 Jan 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Salah seorang Tokoh Pemuda di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat bernama Habib Abdul Azis berhasil menjawab tantangan ekonomi masyarakat dalam situasi pandemi covid 19. Akibat pandemi covid, banyak masyarakat yang kena PHK dari tempat kerjanya. Namun Habib Azis mampu memberikan pekerjaan kepada warga sekitar untuk bekerja upaya mempertahankan ekonominya sehari-hari. Habib Azis berhasil […]

  • KAC Kota Sukabumi Dijadikan Screen House Bawang Merah

    KAC Kota Sukabumi Dijadikan Screen House Bawang Merah

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kawasan Agro Cikundul (KAC) Kota Sukabumi akan dijadikan screen house bawang merah oleh Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Barat. Bahkan, belum lama ini pihak BI sudah melakukan survei lapangan ke lokasi tersebut. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi, Andri Setiawan, mengungkapkan, kabar baik itu tentunya akan berdampak juga kepada para […]

  • 100 Paskibraka Kota Bandung Dikukuhkan Sebagai Petugas Upacara Hut Ke-76 RI

    100 Paskibraka Kota Bandung Dikukuhkan Sebagai Petugas Upacara Hut Ke-76 RI

    • calendar_month Senin, 16 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Bandung yang akan bertugas pada upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76. Untuk angkatan 2021 ini, Paskibraka yang dikukuhkan sebanyak 100 orang. Terdiri dari 65 putri dan 35 putra yang berasal dari 61 SMA dan SMK […]

  • Karantina Wilayah, Gubernur Jabar Izinkan Daerah  27 Kota/Kabupaten  Lakukan KWP

    Karantina Wilayah, Gubernur Jabar Izinkan Daerah 27 Kota/Kabupaten Lakukan KWP

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id — Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengizinkan kepala daerah 27 kabupaten/kota lakukan Karantina Wilayah Parsial (KWP) atau penutupan wilayah untuk tingkat RT, RW, desa, kelurahan, hingga tkecamatan, jika terdapat penyebaran COVID-19 yang cukup masif. “Saya sudah memberikan izin kepada kota/kabupaten untuk melakukan karantina wilayah parsial bila situasinya memburuk, jadi tidak ada istilah […]

expand_less