Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

bank bjb Fasilitasi Kredit Sindikasi untuk Pembangunan Pabrik Kimia di Karawang

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, Mbinews – bank bjb dan bank bjb Syariah terus menegaskan langkahnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, perannya ditunjukkan sebagai Joint Mandated Lead Arranger (JMLA) dalam Fasilitas Kredit Sindikasi untuk PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills (“Pindo Deli”). Penandatanganan perjanjian ini berlangsung di Ruang Krakatau, Lantai 26, T-Tower, Jakarta, dan melibatkan berbagai Bank Pembangunan Daerah, baik konvensional maupun syariah.

Kredit sindikasi ini memiliki total plafon maksimal sebesar Rp1,2 triliun, yaitu plafon sindikasi konvensional senilai Rp825 miliar dan plafon sindikasi syariah sebesar Rp375 miliar. Untuk mendukung pembangunan pabrik kimia di Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Diharapkan menjadi motor penggerak dalam memperkuat struktur industri nasional sekaligus menciptakan dampak positif bagi perekonomian daerah.

Peran bank bjb dan bank bjb Syariah sebagai JMLA sangat strategis. Kedua bank bertanggung jawab merancang struktur pembiayaan yang meliputi skema konvensional dan syariah, mengkoordinasikan bank-bank peserta, melakukan due diligence, serta memimpin negosiasi syarat kredit. Langkah ini menunjukkan kepercayaan yang tinggi terhadap kapasitas bank bjb dalam mendukung proyek-proyek berskala besar.

Direktur Komersial dan UMKM bank bjb, Nancy Adistyasari, menegaskan bahwa keterlibatan bank bjb dalam proyek ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap industri strategis.

Dengan nilai proyek mencapai Rp1,74 triliun, pembangunan pabrik kimia ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja produksi PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills serta memperkuat rantai pasok industri berbasis kimia di Indonesia. Proyek ini juga diproyeksikan memberikan kontribusi ekonomi daerah, khususnya di Jawa Barat, sebagai salah satu pusat industri nasional.

Dalam kredit sindikasi konvensional, bank bjb memimpin lima bank peserta yang berkontribusi sebesar Rp825 miliar. Bank-bank tersebut antara lain: PT Bank Nagari sebesar Rp250 miliar, PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat sebesar Rp200 miliar, PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara sebesar Rp150 miliar, PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat sebesar Rp125 miliar, serta PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu sebesar Rp100 miliar.

Sementara itu, skema sindikasi syariah melibatkan kontribusi bank bjb Syariah sebesar Rp45 miliar dan PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat Unit Usaha Syariah senilai Rp100 miliar. Dengan skema ini, dukungan yang diberikan semakin inklusif dan menyasar berbagai kebutuhan pembiayaan perusahaan.

bank bjb akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung pembiayaan sektor-sektor strategis yang manjadi pilar pertumbuhan ekonomi nasional. “bank bjb senantiasa berperan aktif dalam memberikan solusi finansial bagi industri yang memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Dukungan ini sejalan dengan komitmen kami untuk mendukung pembangunan berkelanjutan yang berdampak luas bagi masyarakat dan lingkungan,” katanya.

PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills. Dengan teknologi yang lebih modern dan ramah lingkungan, pabrik ini dirancang untuk memperkuat posisi PT Pindo Deli Pulp And Paper Mills, sekaligus mendorong daya saing produk kertas di Indonesia. Inovasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga mendukung keberlanjutan industri kertas nasional dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompetitif.

Kehadiran bank bjb sebagai JMLA dalam fasilitas kredit sindikasi ini membuktikan kapasitas bank bjb dalam mengelola pembiayaan berskala besar. Dukungan ini tidak hanya mempercepat pertumbuhan bisnis perusahaan penerima kredit, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan merata, memperkuat sektor industri yang menjadi motor penggerak perekonomian regional, serta menciptakan dampak positif yang luas bagi masyarakat. **

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Bandung, Oded M Danial Resmikan 123  Lembur Tohaga  Hadir Di Kota Bandung

    Wali Kota Bandung, Oded M Danial Resmikan 123 Lembur Tohaga Hadir Di Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meresmikan Lembur Tohaga Lodaya se – Kecamatan Sukajadi Kota Bandung. Terdapat lima lembur di wilayah kecamatan Sukajadi diantaranya, RW 02 Cipedes, RW 09 Sukabungah, RW 01 Pasteur, RW 02 Sukagalih dan RW 07 Sukawarna. Dari jumlah kelurahan di Kota Bandung 151 kelurahan, sampai saat ini telah […]

  • Pengusaha Milenial Wanita Sediakan Ribuan Vaksin untuk Warga

    Pengusaha Milenial Wanita Sediakan Ribuan Vaksin untuk Warga

    • calendar_month Kamis, 5 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DEPOK, MBinews.id – Tak tahan lagi mendengar kabar duka akibat Covid-19, Riris Riska Diana tergerak hatinya untuk segera memberikan perlindungan bagi warga dari virus berbahaya ini. Melalui kegiatan vaksinasi, Riris menggandeng Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mendirikan gerai vaksin di beberapa titik di Kota Depok. Kegiatan yang berlangsung dari 5-8 Agustus ini, menyediakan ribuan vaksin yang […]

  • Disdagin Gelar Bandung Week Market Di Kuta Bali

    Disdagin Gelar Bandung Week Market Di Kuta Bali

    • calendar_month Minggu, 17 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung menggelar Bandung Week Market di Beachwalk Shopping Center Jalan Pantai Kuta, Kabupaten Badung Bali, 15-21 Oktober 2021. Sebanyak 20 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Bandung ikut pada kegiatan ini. Sejumlah produk yang ditawarkan di antaranya fasyen, makanan minuman dalam kemasan, dan kriya. […]

  • Pansus III DPRD Jawa Barat Konsultasikan 2 Ranperda ke Dirjen Otda Kemendagri RI

    Pansus III DPRD Jawa Barat Konsultasikan 2 Ranperda ke Dirjen Otda Kemendagri RI

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DKI Jakarta – Pimpinan dan Anggota Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Jakarta, Rabu (3/5/2023). Kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka  pembahasan 2 Rancangan Perda (Ranperda) tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 21 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan […]

  • Yayan: Strategi dan Inovasi yang Dilakukan oleh Pemkot Bandung untuk Mempermudah Masyarakat

    Yayan: Strategi dan Inovasi yang Dilakukan oleh Pemkot Bandung untuk Mempermudah Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota Bandung melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama sekaligus Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Yayan Ahmad Brilyana memaparkan berbagai strategi dan inovasi yang telah dilakukan oleh Pemkot Bandung untuk mempermudah masyarakat mengakses informasi publik secara digital dan real time. Hal tersebut disampaikan pada Presentasi dan Wawancara Monev Penerapan […]

  • APBD Jabar 2023, Daddy Rohanady: Penuntasan Janji

    APBD Jabar 2023, Daddy Rohanady: Penuntasan Janji

    • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    MBInews.id – Mengapa APBD Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2023 disebut “penuntasan janji”? APBD Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2023 merupakan APBD tahun terakhir kepemimpinan Gubernur Ridwan Kamil di Provinsi Jawa Barat periode 2018-2023. Dengan demikian, tahun 2023 adalah tahun di mana Kang Emil wajib menuntaskan janji-janjinya pada saat kampanye, temasuk apa yang tertuang di […]

expand_less