Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Diharapkan Perda Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Lebih Optimal

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews — Peraturan Daerah (Perda) Penataan dan Pengembangan ekonomi kreatif (e-kraf) di Kota Bandung sudah di sahkan  tahun 2020  tapib belum optimal dilaksanakan. Pasalnya turunan perda tersebut Peraturan Wali Kota (Perwal) belum lengkap.

Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi  mengatakan , belum puas dengan kinerja Pemerintah  Kota Bandung  atas pelaksanan Perda E-ktaf karena belum sepenuhnya dijalankan.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS)  ini mengapresiasi dan beranggapan luar biasa Kota Bandung punya perhatian terhadap para pelaku usaha, bukan sekedar penataan dan perkembangan e-kraf saja.

Lebih jauh dikatakan ,Perda E-Krat yang  banyak diuntungkan adalah para pelaku ekonomi kreatif, sehinga sangat mengapresiasi.  bersemangat mengumpulkan komunitas pelaku ekonomi kreatif meminta masukan dari para pelaku ekonomi kreatif dan dibahas di Pansus ( Panitya khusus ).

Sudah di sahkan artinya ini satu sumbangan besar  buat Kota Bandung yang selama ini juga sudah terkenal dengan kota kreatif bahkan sudah diakui UNESCO tahun 2015,” ujar Asep Mulyadi dalam keterangannya Senin (21/10/2024).

Diharapkan   hadirnya Perda ini memperlancar, mengakselerasi, pelaku e-kraf untuk semakin optimal dan produktif.

Didalam Perda, diantaranya dibentuk komite pengembangan e-kraf terdiri dari unsur Pemerintah, unsur Dunia Usaha, unsur Pendidikan, unsur komunitas dan media massa.

Pernah tanya komite terkait Perda apa  sudah jalan. Komite bertugas mengaklerasi, karena ketika bicara ekonomi kreatif harus ekosistem. Jadi ekonomi kreatif itu harus sebuah ekosistem bukan sekedar output, mulai produksi, desain, penjualannya, bagaimana mendatangkan orang. Itu kan harus ekosistem  nah tugas komite ini diantaranya bagaimana mengoptimalisasi ekonomi kreatif,” tuturnya.

Banyak harapan dari pelaku usaha adanya perda ini dapat mengaklerasi, terlebih Kota Bandung memiliki gedung creative hub, youth space, co working space. Dimana itu semua bisa menggerakkan orang semakin kreatif, semakin berdaya.

“Banyak di pelaku ekonomi kreatif di Bandung ini sudah mendunia, membuat game, sudah membuat sebuah software. Nah itu kan, bagaimana dioptimalkan. Di perda itu pun akan mengapresiasi terhadap data pelaku ekonomi kreatif yang produknya sudah lolos, seleksi, dikurasi, distempel logo layak. Dan dijadikan khas ekonomi kreatif Kota Bandung,” imbuhnya.

Harus berkesinambungan terlepas siapapun yang menjadi Kepala Dinas ataupun kabid e-kraf, komisi B DPRD Kota Banding akan memsorong nya.

Disinggung kepentingan Perda tersebut, salah satunya banyak, hak ciptanya kurang terlindungi. Lalu saat ingin berinovasi terkadang tidak punya asset. Serta bagaimana hubungan kebijakan keuangan dan aturan perbankan.

Lebih jauh sikatakan  Nah bagiamana pelaku ini dengan inovasi, karya yang dimilikinya, bisa dijadikan anggunan ke perbankan untuk bisa mendapatkan suntikan dana, supaya kreatif dia bisa bernilai. Karena kreatif itu selalu berdampingan dengan yang namanya enterpreneurship, karena ekonomi kretaif saja tidak jadi uang itu capek, malas.

Menurut Asep, idealnya Pemkot Bandung  harus segera banyak berkomunikasi dengan Pemerintah pusat karena di pusat e-kraf diharapkan menjadi tulang punggung ekonomi bangsa dan itu jelas tercantum dalam undang-undang no 24 tahun 2018, sehingga pemkot Bandung,harus segera koordinasi, kolaborasi bagaimana pengembangan e-kraf terlebih Kota Bandung dekat dengan Kota Jakarta.

Hal  ini harus berkesinambungan antara apa yang dilakukan sebelumnya misal di Perda agar segera membuat Perwal, segara membuat rencana induknya dan komite sendiri segera membuat apa yang akan dilakukannya.

Terkait revisi Perda itu tidak gampang pasalnya pengesahan perda pun butuh proses panjang dan biaya mahal.

Tinggal laksanakan apa yang sudah dituangkan dalam Pèrda dijalankan,  DPRD Kota Bandung ikut mengawasi karena itu tugas Dewan. Dan pengawasan itu pelaksanaan Perda, di targetkan tahun  2025 karena sudah cukup lama  disahkan  tahun  2020. ***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hampir Setahun Pademi Covid-19, Lurah Kebon Jayanti: Alhamdulillah zona hijau Tidak Ada Yang Terpapar.

    Hampir Setahun Pademi Covid-19, Lurah Kebon Jayanti: Alhamdulillah zona hijau Tidak Ada Yang Terpapar.

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBINews.id  – Hampir satu tahun lamanya, virus corona menggentayangi masyarakat Indonesia. Hingga kini sudah lebih dari satu juta orang terpapar virus yang diyakini berasal dari Wuhan, China. Tapi di Kelurahan Kebon Jayanti Kecamatan Kiaracondong, tidak ada satu pun yang terpapar virus Covid-19. Padahal, Kelurahan Kebon Jayanti termasuk kawasan padat penduduk yang memiliki luas wilayah […]

  • Lima Tahun Menunggu, Akhirnya Pokir DPRD Kota Sukabumi Terealisasi

    Lima Tahun Menunggu, Akhirnya Pokir DPRD Kota Sukabumi Terealisasi

    • calendar_month Selasa, 15 Mar 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Setelah menunggu hampir lima tahun, kini Pokok-pokok pikiran DPRD Kota Suakbumi segera akan teralisasi pada tahun 2023 mendatang. Hal itu menyusul adanya surat dari Walikota Sukabumi per 27 Januari 2022 kepada Ketua DPRD Kota Sukabumi, tentang penyusunan rancangan awal Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kota Sukabumi tahun 2023 yang diperlukan saran dan pendapat berupa […]

  • Ketua TP PKK dan Posyandu Kota Bandung 2025-2030: akan Ciptakan Keluarga Sejahtera dan Berdaya

    Ketua TP PKK dan Posyandu Kota Bandung 2025-2030: akan Ciptakan Keluarga Sejahtera dan Berdaya

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai, menjadi pengurus dan kader Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan tugas mulia. Pasalnya, kerja-kerja para pengurus dan kader PKK berdampak pada pemberdayaan keluarga dan generasi mendatang. Beberapa program penting yang harus diperhatikan , diantaranya pemberantasan stunting, pengelolaan sampah berbasis keluarga, serta penguatan ketahanan pangan dan […]

  • Pengcab Taekwondo Kab Bandung Gelar Ujian Kenaikan Tingkat di Gedung Indoor Si Jalak Harupat Soreang Kab Bandung

    Pengcab Taekwondo Kab Bandung Gelar Ujian Kenaikan Tingkat di Gedung Indoor Si Jalak Harupat Soreang Kab Bandung

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Kab. Bandung, Mbinews.id – Ini adalah kegiatan ujian kenaikan tingkat periode Ke-4 ditahun 2024 dari PBTI yang digelar di gedung Indoor Jalak Harupat Kab Bandung,” ujar Shofa Latiep Al Farisi SIp Bendahara Pengurus Pengcab Kab Bandung (8/12/2024). Karena menurut Shofa, bahwa dari PBTI memiliki kesempatan 4 kali 4 periode dalam satu tahun dan ini ujian […]

  • PT. MODENA Luncurkan Gas Hob BH 4724

    PT. MODENA Luncurkan Gas Hob BH 4724

    • calendar_month Kamis, 8 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Setelah sukses di berbagi produk, kini MODENA kembali keluarkan produk baru, di lini cooking dengan produk Gas Hob tipe BH 4724. Gas Hob dengan desain elegan dan mudah untuk dipakai ini siap bantu pelanggan dalam aktivitas masak-memasak di dapur dan akan terlihat sempurna di dapur dengan desain modern. “MODENA sangat mengerti dengan kenaikannya minat […]

  • PJ Wali Kota Sukabumi Buka Musrenbang Kelurahan Kebonjati, Fokuskan Perencanaan Pembangunan 2026

    PJ Wali Kota Sukabumi Buka Musrenbang Kelurahan Kebonjati, Fokuskan Perencanaan Pembangunan 2026

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Penjabat (PJ) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kelurahan Kebonjati, Jumat (13/12/2024). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Sukabumi, serta aparatur pemerintahan dari wilayah Kecamatan Cikole. Dalam sambutannya, Kusmana menegaskan bahwa Musrenbang merupakan bagian dari kewajiban […]

expand_less