Breaking News
Trending Tags

DKPP Kota Bandung Telah Periksa 11.000 Hewan Kurban untuk Pastikan kesehatan dan kelaikannya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Jumat, 14 Jun 2024
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews – Sebanyak 11.000 hewan kurban telah diperiksa oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung dari 196 lokasi penjualan hewan kurban. Tim melakukan pemeriksaan antemortem untuk memastikan kesehatan dan kelaikan hewan kurban.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bandung, Wilsandi Saefullah mengatakan hewan yang akan labeli kalung sehat dan layak berisi barcode yang bisa dipindai melalui aplikasi e-Selamat.

“Barcode tersebut berisi data hewan kurban untuk memudahkan masyarakat kota Bandung untuk mencari hewan kurban. Satu hewan, satu barcode kita lengkapi dengan foto hewannya,” kata Wilsandi saat menjadi narasumber Bandung Menjawab di Balai Kota, Kamis 13 Juni 2024.

Dari struktur telah diperiksa, kata dia, domba yang paling tinggi sekitar 8.000 ekor, sapi 2.000an ekor dan kambing hanya 150 ekor

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan hewan yang terjangkit penyakit menular hewan seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan penyakit menular lainnya. Hanya ditemukan hewan yang mengalami sakit akibat adaptasi dalam perjalanan.

Hewan yang sakit dan telah dilakukan perawatan akan diperiksa lagi. Kalau misalnya kondisi membaik dan sudah sehat kita labeli kalung.
Hewan yang sakit akan dipisahkan untuk proses pengobatan. Bagi hewan yang tidak layak secara syariah direkomendasikan untuk dikembalikan ke daerah asal.

Proses pemeriksaan hewan ini telah berjalan sejak 28 Mei 2024 hingga 19 Juni 2024 mendatang.
Masyarakat yang akan membeli hewan kurban untuk lebih selektif dengan memilih hewan yang telah diperiksa dan dilabeli barcode oleh DKPP Kota Bandung
Cri-ciri hewan yang sehat yakni matanya bersih bersinar, area pembuangan tidak ada bercak menempel, kotorannya kering, tidak ada luka besar, secara fisik tidak cacat, dan tidak pincang.

Memberikan kemudahan dengan label e selamat. Mudah-mudahan dengan layanan yang diberikan bisa memberikan manfaat dalam memilih hewan yang tepat dari segi kesehatan dan kelayakannya .**

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Melalui Muscab Ke 3, Ayi Permana (Ayong) Terpilih Nahkodai Gapopin Pengcab Sukabumi

    Melalui Muscab Ke 3, Ayi Permana (Ayong) Terpilih Nahkodai Gapopin Pengcab Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 3 Okt 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Ayi Permana terpilih menjadi ketua Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (Gapopin) Pengurus Cabang (Pengcab) Sukabumi, di agenda Musyawarah cabang (Muscab) ke 3, yang digelar di Aula Dinas Kesehatn Kota Sukabumi. Rabu, (3/10/2023). Muscab tersebut, dihadiri oleh Assda I bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, Pemkot SUkabumi, Andri Firmansyah. Acara yang dimulai sejak pukul 09.00 wib pagi […]

  • Ketua Komisi II: Basis Data Akurat Kunci Penting Optimalisasi Pajak Daerah Kota Bandung

    Ketua Komisi II: Basis Data Akurat Kunci Penting Optimalisasi Pajak Daerah Kota Bandung

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Basis data yang akurat menjadi kunci penting untuk meningkatkan pendapatan daerah dari pajak atau retribusi. Diperlukan pemanfaatan sistem dan serangkaian langkah terukur berbasis data supaya target pemasukan daerah bisa optimal. “Persoalan paling mendasar terkait dengan data. Jadi persoalan pendapatan itu akhirnya pada data. Ketersediaan data akurat menjadi dasar prediksi berapa pendapatan […]

  • Ratusan Mahasiswa Syamsul Ulum Siap Abdikan Diri Untuk Masyarakat

    Ratusan Mahasiswa Syamsul Ulum Siap Abdikan Diri Untuk Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 22 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id, – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syamsul Ulum Sukabumi siap menerjunkan ratusan mahasiswa untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. Selama satu bulan, mahasiswa KKN 2021 akan berinteraksi langsung dengan masyarakat, melihat dan menyaksikan serta membantu persoalan masyarakat dari berbagai bagai aspek. “ Jumlahnya ada 195 mahasiswa yang mengikuti KKN dan dikelompokkan menjadi dua. 120 […]

  • Usia TPSA Satu Bulan Lagi, DLH Kota Sukabumi Terus Teken  Pengurangan Sampah

    Usia TPSA Satu Bulan Lagi, DLH Kota Sukabumi Terus Teken Pengurangan Sampah

    • calendar_month Kamis, 28 Nov 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi terus menekan jumlah sampah yang dihasilkan oleh masyarakat, mengingat usia Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) di Cikundul mampu menampung sekitar satu bulan lagi. “Daya tampung TPSA kita hanya bisa sampai bulan depan. Maknya upaya kita salah satunya menekan jumlah sampah dari sumbernya untuk memperpanjang usianya,” ujar […]

  • Menuju Kota Literasi, Dispusida Kota Sukabumi Terus Galakan Gemar Membaca

    Menuju Kota Literasi, Dispusida Kota Sukabumi Terus Galakan Gemar Membaca

    • calendar_month Senin, 3 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    SUKABUMI,MBinews.id– Dalam upaya mewujudkan Kota Sukabumi sebagai Kota Literasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Kota Sukabumi, terus gencar melakukan garakan-gerakan nyata. Salah satunya, dengan adanya gerakan membaca selama 15 menit dalam satu hari, yang dilakukan oleh setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lingkungan masyarakat, dan di sekolah. “Alhamdulillah, untuk menjadikan Kota Literasi, berbagai langkah sudah […]

  • Dewan Pengawas KPK Jawaban Dari Ketidakadilan Pemberantasan Korupsi

    Dewan Pengawas KPK Jawaban Dari Ketidakadilan Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    JAKARTA, MBInews.id  – Orang-orang yang nantinya duduk di Dewan Pengawas KPK adalah orang setengah malaikat yang sudah selesai dengan urusan dunianya. Menurut Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin dan Associate Director Kopi Politik Syndicate Todotua Pasaribu, adanya Dewan Pengawas KPK juga menjawab ketidakadilan dalam pemberantasan korupsi. Hal itu disampaikan Ngabalin dan […]

expand_less