Breaking News
Trending Tags

Ketua Komisi II: Basis Data Akurat Kunci Penting Optimalisasi Pajak Daerah Kota Bandung

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
  • visibility 154
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id — Basis data yang akurat menjadi kunci penting untuk meningkatkan pendapatan daerah dari pajak atau retribusi. Diperlukan pemanfaatan sistem dan serangkaian langkah terukur berbasis data supaya target pemasukan daerah bisa optimal.

“Persoalan paling mendasar terkait dengan data. Jadi persoalan pendapatan itu akhirnya pada data. Ketersediaan data akurat menjadi dasar prediksi berapa pendapatan yang akan kita targetkan. Data yang valid ini nampaknya menjadi persoalan yang belum terselesaikan secara baik,” kata Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung H. Aries Supriyatna, S.H., M.H., saat menjadi narasumber Forum Group Discussion (FGD) Pajak Daerah Kota Bandung, di Hotel Grandia, Bandung, Selasa, 16 September 2025.

Ia menyontohkan, persoalan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tidak sekadar hanya berkenaan objek bumi dan bangunannya. Tetapi juga dinamika wajib pajaknya. Ada wajib pajak yang dibebaskan PBB bagi masyarakat tidak mampu. Di sisi lain, dinamika muncul karena terdapat nilai ekonomi yang menjadi objek pajak, lalu terhadap bangunan yang menjadi objek pajak yang dinilai PBB.

“Secara nilai tentu objek pajak berupa aset akan terus mengalami kenaikan. Oleh karena itu, terkait PBB penting disediakan data yang dievaluasi secara berkala sebagai pedoman dalam menyusun target pendapatan yang akan dimasukkan ke dalam APBD,” tuturnya.

Aries mengungkapkan, persoalan parkir bahu jalan, misalnya, juga terkait pendataan. Tidak ada sistem atau pola yang cukup memadai yang mampu melakukan evaluasi dalam penggunaan bahu jalan dan potensi pendapatannya dari parkir. Tanpa memanfaatkan teknologi untuk membantu pendataan, maka keakuratan data penerimaan retribusi atau pajak, transparansi, dan akuntabilitasnya tidak akan tercapai.

“Dengan teknologi tapping box sebetulnya bisa membantu pasokan data untuk menakar sejauh mana pendapatan disetorkan, terutama dari sektor pajak hotel, restoran, hingga parkir,” ujarnya.

Aries meminta Bapenda Kota Bandung untuk mengoptimalkan kinerja berbasis data untuk melaksanakan pemungutan pajak dan retribusi. Data-data ini sangat penting bagi DPRD sebagai bahan untuk pembahasan dalam penyusunan APBD yang nantinya menentukan arah kebijakan dan program pembangunan yang akan disalurkan bagi masyarakat.

“Penyusunan APBD itu diawali dengan melakukan inventarisir atau pendataan terkait dengan rencana pendapatan dalam penyusunan APBD. Dalam setiap rapat Badan Anggaran, diskusi kita cukup panjang dan mendalam terkait dengan persoalan target pendapatan pemerintah kota. Bagaimana peranan data sangat vital dalam mengoptimalisasi pendapatan daerah. Ketersediaan data valid akan memudahkan penyusunan APBD karena dan pelaksanaan anggaran,” ujarnya.

Aries berharap FGD terkait pajak ini bisa menjadi materi penyokong pembenahan optimalisasi pajak di masa mendatang.

“Mudah-mudahan diskusi ini, termasuk masukan dari para pakar, kita bisa merancang sebuah sistem yang dibangun dari data yang akurat. Saya berharap ke depan kita memiliki grand design pendapatan Kota Bandung dengan sistem yang melandaskan pendataan yang akurat terhadap sumber pendapatan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Pengamat Ekonomi dari Universitas Pasundan, Acuviarta Kartabi mengatakan, database ini menjadi salah satu persoalan yang harus segera dibenahi karena untuk mengoptimalisasi pajak tentu harus terencana.

Bersama database, faktor yang memengaruhi penerimaan pajak yakni jumlah penduduk, PDRB, inflasi, hingga kesadaran wajib pajak. Penerimaan pajak ini sangat berpengaruh penting terhadap berbagai pembangunan di Kota Bandung. Maka, persoalan sistem penerimaan pajak ke depan menjadi faktor yang perlu diidentifikasi untuk menyusun grand design.

“Perencanaan penerimaan pajak belum optimal. Database pajak daerah yang belum terintegrasi. Wali kota harus mengampanyekan kesadaran bayar pajak. Soal insentif termasuk pembebasan bayar pajak di bawah 100 ribu, misalnya. Supaya warga taat bayar pajak, masyarakat harus diberikan info yang positif,” katanya. *red

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Triwulan Pertama Harus Selesai, Bapemperda DPRD Kota Sukabumi Harus Tuntaskan Usulan Tiga Raperda

    Triwulan Pertama Harus Selesai, Bapemperda DPRD Kota Sukabumi Harus Tuntaskan Usulan Tiga Raperda

    • calendar_month Senin, 27 Jan 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Sukabumi Mulyono secepatnya akan lakukan pembahasan tiga raperda yang sudah dijadwalkan di triwulan pertama. Yakni, raperda cagar budaya dari Dinas Pendikan, kemudian tata kelola sistem pemerintahan berbasis elektronik di lingkungan pemkot Sukabumi, dan yang ketiga raperda inisiatif dari komis I tentang protokoler.”Harus selesai di […]

  • Artis Film Susuk Kutukan Kecantikan Kasih Kejutan Bagi Penonton Moviplex Sukabumi

    Artis Film Susuk Kutukan Kecantikan Kasih Kejutan Bagi Penonton Moviplex Sukabumi

    • calendar_month Sabtu, 9 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Para penonton film Susuk Kutukan Kecantikan di Moviplex Sukabumi di kejutkan dengan kehadiran para artis film tersebut, mulai dari pemeran utama Hana Malasan yang berperan sebagai Laras, Ersya Aurelia sebagai Ayu, Jourdy Pranata sebagai Arman dan Muhammad Khan sebagai Prasetyo seorang dukun. Kedatangan mereka setelah pemutaran film Susuk berakhir, teriak histeris para […]

  • Komisi I DPRD Jawa Barat Respon Keluhan Guru Honorer terkait Kuota PPPK

    Komisi I DPRD Jawa Barat Respon Keluhan Guru Honorer terkait Kuota PPPK

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Kota Bandung, Mbinews.id – Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat menerima audiensi Forum Guru Honorer Provinsi (FGHP) Kepala Cabang Dinas (KCD) Wilayah XI Jabar. Audiensi diterima langsung oleh Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat Sadar Muslihat. Sadar Muslihat menjelaskan, audiensi dengan FGHP KCD Wilayah XI Jabar membahas masalah usulan kuota PPPK […]

  • Percepatan Digitalisasi, Kota Sukabumi Masuk Kandidat Championship TP2DD

    Percepatan Digitalisasi, Kota Sukabumi Masuk Kandidat Championship TP2DD

    • calendar_month Senin, 13 Jun 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sukabumi, Mbinews.id – Kota Sukabumi masuk dalam kandidat championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) tingkat nasional. Cahmapionship TP2DD tersebut di gelar oleh Bank Indonesia (BI). “Betul, TP2DD Kota Sukabumi masuk kandidat untuk championship TP2DD tahun 2021 tingkat Kota yang disleenggarkan oleh BI,”ujar Kabid Perencanaan,Pengembangan, dan Pengendalian Pajak Daerah pada Badan Pengelolaan Keuangan dan […]

  • Peringati Hari Ibu, 100 Ibu-Ibu Bersepeda Keliling Kota Bandung

    Peringati Hari Ibu, 100 Ibu-Ibu Bersepeda Keliling Kota Bandung

    • calendar_month Kamis, 23 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Dalam rangka memperingati hari ibu, Forum Komunikasi Komunitas Pesepeda Bandung Raya menggelar boseh bersama dengan diikuti 100 ibu-ibu. Berbeda dengan yang lain, para peserta kebaya dengan berdandan cantik sebagaimana mestinya seorang ibu. Mereka terlihat bersemangat mengayunkan pedal untuk memperingati hari besar ini. Sekitar 7,7 km, peserta siap mengayuh sepeda melewati beberapa jalan […]

  • Komunitas, Akademisi, dan Legislator Bersatu Tolak Konversi Lahan Hijau Bandung Raya

    Komunitas, Akademisi, dan Legislator Bersatu Tolak Konversi Lahan Hijau Bandung Raya

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Kekhawatiran terhadap semakin masifnya alih fungsi lahan di Cekungan Bandung mendorong lahirnya gerakan kolaboratif yang memadukan seni, budaya, dan advokasi lingkungan. Melalui program Green Folk Harmony: Sunda Nata Alam, komunitas Siwarloka bersama Bumi Sora dan The Lodge Maribaya mengajak masyarakat untuk turut menjaga keseimbangan ekologis Bandung Raya yang kian terancam oleh pembangunan yang […]

expand_less