Breaking News
Trending Tags

IKWI Gelar Webinar Tema: Sehat Kelola Dana dengan Fasilitas Pinjol dan Uang Digital

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
  • visibility 163
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, MBInews.id –  Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) menggelar Webinar di Sekretariat PWI Pusat, Gedung Dewan Pers, Jakarta, Selasa (9/8). Acara dalam rangkaian HUT Ke-61 IKWI mengambil tema “Sehat Kelola Dana dengan Fasilitas Pinjol dan Uang Digital”.

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari mengatakan, pemahaman mengenai Pinjol penting karena banyak anggota masyarakat yang akhirnya menemui masalah. Bisnis.com mengabarkan, per Oktober 2021, terdapat data 19.711 kasus Pinjol. Ini, kata Atal, adalah data dari OJK selama kurun waktu tahun 2019-2021.

“Saya percaya pemateri akan memberikan wawasan yang luas untuk meningkatkan kewaspadaan bagi seluruh peserta dalam memanfaatkan inovasi teknologi di bidang keuangan, khususnya mengenai pinjaman pembiayaan online, atau sering kita sebut Pinjol,” ujar Atal saat membuka Webinar.

Lanjutnya, banyak kegiatan IKWI, seperti mengadakan bakti sosial dan program menambah wawasan anggota, yang sangat bagus. Semua program ini, selain penting untuk memupuk silaturahmi antaranggota, juga dapat menambah ilmu untuk kita semua.

Selain diskusi Pijnol, HUT IKWI kali ini juga diisi Lomba Penulisan dengan Tema sama dengan webinar “Sehat Kelola Dana dengan Fasilitas Pinjol dan Uang Digital”. Peserta lomba terbuka bagi semua wartawan dan wartawati dari semua organisasi pers. 

Ketum PWI Pusat ini mengucapkan terima kasih kepada semua undangan. Kepada para mitra PWI dan IKWI yang ikut berpartisiapasi pada acara ini, di antaranya OJK, Astra Financial, Maucash, Astrapay, Bank BJB, Pertamina, ALAMI Group, dan JNE.

“Kami ucapkan terima kasih atas partisipasinya. Semoga kerja sama ini tetap terjalin di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Adapun nara sumber dan Keynote Speech Webinat ini, yaitu: Friderica Widyasari Dewi, yang akrab dipanggil Ibu Kiki, Anggota Dewan Komisioner OJK, Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Rina

Apriana, Ketua Klaster Pendanaan Multiguna AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia), Alvin  Kosasih, Head of Partnership Astrapay.

Selain itu, Lalavenya Sara, Head of Customer Relationship Management (CRM) Maucash, Muhammad Tiarso, CFP, WMI, Head of Funding ALAMI Group, Grace Citra Dewi, Konsultan World Bank, CEO Didiq & Tekfinra, serta dari OJK, Astra International, yang hadir di studio.

Hadir dalam Webinar Virtual yakni Ketum IKWI, Indah Kirana Depari, Sekjen IKWI, Sekjen Yani Roosdiana Zuhaldi, Sekjen PWI Pusat,
Pengurus/anggota PWI,  IKWI Seluruh Indonesia, Kowani dan seluruh anggotanya, serta Komunitas UMKM dan masyarakat umum.

Grace Citra Dewi mengatakan, bahwa di Indonesia, riset menunjukkan banyak hal bisa ditingkatkan (gender, education), juga segmen yang belum terlayani juga besar (contoh mereka-mereka yang masih meminjam secara informal)

”Jika sebelum adanya fintech pemulihan ekonomi, model-model bottom-up, pengembangan masyarakat, dilayani perbankan (rural bank, commercial bank), mengingat tingkat risiko yang variatif, keperluan financing bisa di serve fintech lending,” terangnya lewat makalahnya bertema “Pengembangan Ekonomi Masyarakat Melalui Fintech (Lending)”.

Pelibatan masyarakat secara kolaboratif dan partisipatif, secara intensional (by design), dalam pekerjaan pembangunan ekonomi, bersama pemerintah, dan sektor swasta dalam membangun komunitas, industri, dan pasar.

Terkait maraknya pinjol ilegal, Ketua Klaster Pendanaan Multiguna AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia), Rina Apriana, mengingatkan kalau mendapat penawaran yang  bombastis dipastikan itu pinjol yang ilegal.

“Kami mengikuti aturan-aturan yang dibuat OJK menjangkau customer secara langsung yang belum pernah menjadi customer kita. Kita harus hati-hati jika menerima penawaran seperti itu. Dipastikan itu bisa jadi illegal karena tidak ada yang mengatur, itu yang pertama,” katanya.

Bagaimana caranya megecek apakah legal atau tidak? Dia menjelaskan untuk membuka websitenya OJK. “Kami cukup ketat dalam mengawasi anggota, secara regulator OJK juga mengawasi,” katanya.

Kemudian yang kedua, lanjutnya, sudah terbukti ekonomi digital ini berkembang sangat pesat, seiring dengan pertumbuhan digitalisasi di Indonesia. Sekarang semua kemudahan ditawarkan terhadap kebutuhan masyarakat melalui ekonomi digital ini.

Menjawab pertanyaan bila ada pinjol yang terdaftar di OJK tapi bunga yang besar dan diterima peminjam berkurang sampai 100 ribuan, Rina mengaku ada beberapa yang terjadi. Untuk itu masyarakat yang mengalami untuk membuat pengaduan untuk segera diproses dan divalidasi. “Kita akan melakukan tindakan terhadap member yang melanggar. Itu edukasi yang kita berikan kepada masyarakat, kita punya jalur pengaduan untuk dilakukan proses tindakan,” terangnya.

Muhammad Tiarso menjelaskan, ada dua fokus yang pertama dalam bisnis dan kedua untuk literasi ALAMI Institute. “Kita ada unit yang memang khusus terkait teknologi fintech berbasis syariah. Konsisten pada kampus-kampus, sosial media kami terus melakukan itu,” jelasnya.

Terkait literasi kepada penggunaan teknologi kepada pelaku UMKM lewat edukasi memanfaatkan teknologi bisa lebih baik menjalankan bisnis, khususnya keuangan syariah. “Kami ingin melakukan literasi kepada masyarakat Indonesia secara khususnya,” ujarnya.

Menurut Lalavenya Sara, salah satu ciri perusahaan itu resmi terdaftar di OJK sudah jelas perjanjiannya, perincian biaya, tanggal jatuh tempo. “Kemudian jika ada denda keterlambatan di depan, itu juga salah satu ciri utama jika meminjam kepada pinjol yang memiliki izin resmi dan terdaftar di OJK, mengikuti ketentuan tersebut,” katanya.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disdukcapil Kota Sukabumi Raih Penghargaan Adminduk Predikat 1 Terbaik Tingkat Jabar

    Disdukcapil Kota Sukabumi Raih Penghargaan Adminduk Predikat 1 Terbaik Tingkat Jabar

    • calendar_month Sabtu, 20 Agt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi raih pengahrgaan kinerja Adminduk terbaik I, kategori kota penduduk kecil oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (pemprov Jabar). Penghargaan tersebut, diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, epada Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, dalam Upacara Peringatan HUT Ke – 77 Jawa Barat, di Lapangan Gasibu Bandung, Jumat, (19/8/2022). […]

  • HIMAPSI UMMI Sukabumi Bagikan Puluhan Masker Dan Sanitaser Kepada Masyarakat

    HIMAPSI UMMI Sukabumi Bagikan Puluhan Masker Dan Sanitaser Kepada Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    SUKABUMI, MBInews.id – Himpunan mahasiswa S1 Perawat (HIMAPSI) Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), bagikan puluhan masker dan sanitiser kepada masyarakat. Hal itu salah satu bentuk dukungan untuk melawan penyebaran wabah Covid-19.”Ini salah satu bentuk antisipasi serta upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,ujar ketua Program Studi S1 Keperawatan UMMI Ria Andriani. Jumat, (27/3/2020). Selain dari bagi-bagi masker […]

  • Fly Over Kopo 100 Persen Selesai, Rabu Malam Siap Diuji Fungsi

    Fly Over Kopo 100 Persen Selesai, Rabu Malam Siap Diuji Fungsi

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pembangunan fly over Kopo telah selesai 100 persen dan kini akan memasuki tahap uji laik fungsi sebelum resmi dibuka. Tahap uji laik fungsi ini guna memastikan kelaikan dan keamanan kontruksi jalan layang sebelum nantinya dibuka untuk dilintasi masyarakat. Kementerian PUPR dalam keterangan resminya menyebut, fly over sepanjang 1,3 kilometer itu akan diuji […]

  • 600 Warga Sekitar Lingkungan Secapa AD Kecamatan Cidadap Siap Rapid Test

    600 Warga Sekitar Lingkungan Secapa AD Kecamatan Cidadap Siap Rapid Test

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 130
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung akan melakukan pemeriksaan rapid test kepada 600 warga sekitar lingkungan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD). Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung selaku Koordinator Bidang Operasi Tim Gugus Tugas Kota Bandung Rita Verita menuturkan bahwa jumlah warga yang akan mengikuti rapid test tersebut merupakan hasil tracing […]

  • Farhan: Sampah Bukan Hanya Urusan Kewilayahan, Tetapi Tanggung Jawab Bersama

    Farhan: Sampah Bukan Hanya Urusan Kewilayahan, Tetapi Tanggung Jawab Bersama

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews  – Pemerintah Kota Bandung kembali menegaskan komitmennya dalam menangani persoalan sampah yang hingga kini masih menjadi salah satu tantangan utama perkotaan. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, meminta seluruh jajaran pemerintah daerah terlibat aktif dan tidak membiarkan persoalan sampah menjadi tanggung jawab segelintir pihak saja. Pesan tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Pemerintahan […]

  • Pj Walikota Sukabumi Salurkan Langsung Bantuan Kepada Korban Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Sukabumi

    Pj Walikota Sukabumi Salurkan Langsung Bantuan Kepada Korban Terdampak Bencana Alam di Kabupaten Sukabumi

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SUKABUMI , Mbinews.id – Pemerintah Kota Sukabumi, bersama jajarannya dan sejumlah donatur dari pihak swasta, menyalurkan bantuan bagi korban terdampak bencana alam di Kabupaten Sukabumi. Penyaluran bantuan tahap kedua ini dilakukan di dua lokasi, yaitu Desa Mangunjaya, Kecamatan Bantargadung, dan Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu. Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, memimpin langsung proses distribusi bantuan […]

expand_less