Breaking News
Trending Tags

DLH Sukabumi Tegaskan Pentingnya SPPL dan UKL-UPL untuk Pelaku Usaha

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
  • visibility 147
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi kembali mengingatkan pentingnya kepedulian pelaku usaha terhadap pengelolaan lingkungan hidup. Upaya ini dilakukan untuk mencegah dampak buruk seperti pencemaran lingkungan yang kerap menjadi isu sensitif di masyarakat.

Kabid Penataan dan Penaatan Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup (P4LH) DLH Kota Sukabumi, Rizan Junistiar, menegaskan bahwa pengawasan dan pembinaan terhadap pelaku usaha akan terus dilakukan secara intensif. “Para pelaku usaha harus menjalankan pengelolaan lingkungan sesuai dokumen yang telah disusun, seperti SPPL atau UKL-UPL. Pengawasan kami dilakukan untuk memastikan komitmen tersebut dijalankan,” ujarnya kepada wartawan pada Jumat (17/01/2025).

Sepanjang 2024, DLH telah memantau dan membina 41 pelaku usaha yang memiliki dokumen lingkungan. Hasilnya, sebagian besar telah mematuhi aturan, meski masih ada yang membutuhkan pembinaan lebih lanjut. Selain itu, DLH juga menangani 13 pengaduan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan oleh pelaku usaha. “Beberapa pengaduan terbukti, dan kami menindaklanjutinya dengan surat teguran. Semua pihak yang terlibat kooperatif dalam menyelesaikan permasalahan tersebut,” tambah Rizan.

DLH Kota Sukabumi menggunakan pendekatan persuasif untuk memastikan pelaku usaha memahami dan mematuhi aturan. Menurut Rizan, banyak pelaku usaha yang belum sepenuhnya memahami pentingnya pengelolaan lingkungan. Hal ini mendorong pihak DLH untuk terus melakukan sosialisasi. “Tidak cukup hanya membuat dokumen. Pelaksanaannya harus dijalankan sesuai aturan,” tegasnya.

Pengendali Dampak Lingkungan Muda DLH Sukabumi, May Widyastutie, mengungkapkan bahwa selama 2024 pihaknya telah mengeluarkan 8 rekomendasi UKL-UPL dan 119 SPPL untuk usaha dan kegiatan di Kota Sukabumi. Dalam proses penerbitannya, DLH memastikan pemantauan lapangan dilakukan secara ketat, terutama untuk usaha yang berpotensi mencemari lingkungan.

“Jika kegiatan usaha memiliki risiko pencemaran, kami akan mengecek langsung ke lokasi sebelum menerbitkan rekomendasi. Untuk SPPL, pemohon dapat mengaksesnya secara mandiri melalui sistem OSS, tetapi tetap perlu registrasi di DLH agar kami memiliki data resmi,” jelas May. Dokumen pendukung seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Surat Kesesuaian Rencana Kota (SKRK), dan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) menjadi syarat utama yang harus dipenuhi pemohon sebelum dokumen lingkungan diterbitkan.

DLH juga menyerukan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. “Kerusakan lingkungan tidak bisa diatasi sendirian. Semua pihak, termasuk pelaku usaha, harus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik,” ujar Rizan. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak Kerusakan, Lapang Merdeka Sukabumi Butuh Perbaikan

    Banyak Kerusakan, Lapang Merdeka Sukabumi Butuh Perbaikan

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat saat itu di tahun 2022 lalu, kondisi Lapang Merdeka Sukabumi kini butuh perbaikan. Pasalnya, terdapat beberapa fasilitas penunjang yang kini mengalami kerusakan, Senin (27/11). Berdasarkan hasil penulusuran, terdapat berbagai kerusakan mulai dari ruber pada arena joging track mapun arena bermain anak yang sudah banyak terkelupas, hingga […]

  • Kota Bandung Optimis Wistara Menuju Kota Sehat 2025.

    Kota Bandung Optimis Wistara Menuju Kota Sehat 2025.

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Salah satu penilaian Kota Sehat adalah upaya yang telah dilakukan Pemkot Bandung dalam menghadirkan Open Defecation Free (ODF) 100 persen pada 2023 dalam Verifikasi Administrasi terkait Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Pencapaian penghargaan dan proses pelaksanaan kegiatan Kota Sehat di Kota Bandung yaitu dimulai Tahun 2013 berhasil meraih Penghargaan Swastisaba Padapa, Tahun […]

  • Khawatir kasus covid-19 Meningkat Dikota Bandung, Oded : Minta Warga Tetap Ikuti Protokol Kesehatan

    Khawatir kasus covid-19 Meningkat Dikota Bandung, Oded : Minta Warga Tetap Ikuti Protokol Kesehatan

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Oded M. Danial meminta masyarakat tetap disiplin menerapkan porotokol kesehatan. Sebab, dia khawatir angka kasus positif Covid-19 di Kota Bandung bakal melonjak seiring rapid test dan swab test yang kian masif. Pasca pembuatan Laboratorium Biosafety Level 2 (BSL 2), Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung semakin […]

  • Mang Oded, Ikut Meramaikan Film “Senyum Sabyan”

    Mang Oded, Ikut Meramaikan Film “Senyum Sabyan”

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id –Setelah pengambilan gambar di Rs Ibu dan Anak Al-islam hari Rabu,18/9/2019, kini lokasi syuting Film Senyum  Sabyan  bergeser ke lokasi Rajamantri , Buah Batu kota Bandung. “Hari ini kita lanjutkan syuting disini, kita geber karena targetnya harus selesai hingga akhir bulan ini,” jelas Sapto Adi Putro Nugroho, Producer Biora disela proses pengambilan gambar […]

  • KEREN! Kota Bandung Raih Predikat Kota Metropolitan Ramah Sepeda Terbaik

    KEREN! Kota Bandung Raih Predikat Kota Metropolitan Ramah Sepeda Terbaik

    • calendar_month Rabu, 22 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Komunitas sepeda Bike to Work (B2W) Indonesia memberikan penghargaan kepada Kota Bandung sebagai kota metropolitan ramah sepeda terbaik II. Penghargaan ini diserahkan oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik kepada Plt. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana dari pada acara B2W Indonesia Award Kota Ramah Sepeda Tahun 2021 di […]

  • Nama Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kembali di Catut Dalam Tindak Penipuan

    Nama Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kembali di Catut Dalam Tindak Penipuan

    • calendar_month Selasa, 23 Jan 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    SUKABUMI,mbinews.id– Upaya penipuan mengatasnamakan Penjabat Wali Kota, Kusmana Hartadji, kembali terjadi, dan kali ini memakan korban. Berdasarkan beberapa bukti yang dikirimkan oleh korban penipuan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi pada 22 Januari 2024, diantaranya berupa tangkapan layar percakapan orang yang mengakukan Penjabat Wali Kota dengan korban, upaya penipuan ini bermoduskan permintaan transfer […]

expand_less