Breaking News
Trending Tags

FPD Dinas Lingkungan Hidup, Kadis: Kota Sukabumi Sedang Tidak Baik-Baik Saja

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Gelar kegiatan Forum Perangkat Daerah (FPD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi bahas beberapa isu utama yang menjadi target prioritas dalam kegaitan tahun 2025 mendatang.

Kepala DLH Kota Sukabumi, Asep Irawan mengatakan, ada dua hal yang menjadi pokok perhatian utama dalam kegaitan FPD tahun ini. Diantaranya yaitu, isu lingkungan dan juga isu pengolahan sampah. Isu lingkungan menjadi perhatian utama karena, saat ini kwalitas lingkungan hidup di Kota Sukabumi berdasarkan data, masih menunjukan angka dalam kategori sedang. Sedangkan persoalan pengolahan sampah, juga masih menyisakan berbagai macam tugas utama, termasuk pengurangan pembuangan volume sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kota Sukabumi.

“Kita tetap sekitar dua isu, yaitu isu lingkungan dan pengolahan sampah. Untuk isu lingkungan, nampaknya Kota Sukabumi kondisinya tidak baik-baik saja. Indeks Kwalitas Lingkungan Hidup Kota Sukabumi saat ini berdasarkan data yakni di angka 60,” ujar Asep kepada awak media, Selasa (27/02).

Baca juga: Dinilai Masih Minim Pelaporan Dokumen Lingkungan, Pemerintah Kota Sukabumi Gencarkan Sosialisasi

Lanjutnya, dengan angka yang ada dalam Indeks Kwalitas Lingkungan Hidup (IKLH) ini, tentunya Kota Sukabumi berada dibawah angka Provinsi Jawa Barat dengan angka 64. Oleh sebab itu, isu lingkungan ini masih menjadi prioritas utama dalam pembahasan pada FPD DLH Kota Sukabumi.

“IKLH ini terdiri dari tiga komponen. Indeks kwalitas udara, indeks kwalitas air dan indeks kwalitas lahan. Berdasarkan datanya, Kota Sukabumi berada pada kategori sedang,” papar Asep.

Masih menurut Asep, selanjutnya yang menajdi fokus bahasan utama yaitu terkait pengolahan sampah. Menurutnya, berdasarkan data yang ada saat ini, sampah yang masuk ke TPA Kota Sukabumi itu masih di angka 73 persen, dari total timbunan sampah yang masuk sebesar 184 ton perharinya.

“Oleh karena itu, tantangan kedepannya nanti bagaimana komposisi pembuangan sampah ini dibalik. Yang 73 persen lebih bisa diolah, selebihnya baru dibuang ke TPA. Seperti yang terjadi di Banyumas, saat ini sudah menuju zero pembuangan sampah ke TPA,” jelas Asep.

Baca juga: Kembali Beroperasi, TPS3R Cisarua Siap Kurangi Volume Sampah ke TPA Kota Sukabumi

Lebih lanjut Asep mengatakan, untuk mewujudkan tantangan yang ada tersebut, dirinya mengungkapkan bahwa DLH Kota Sukabumi nantinya akan melakukan beberapa upaya. Seperti Melakukan sosialisasi terhadap masyarakat terkait pemilahan sampah rumah tangga, kemudian sosialisasi agar sampah bisa menjadi komoditas.

“Sebagaimana kita ketahui, berdasarkan data yang ada saat ini sebanyak 40 persen sampah itu berasal dari makanan. Kemudian, 38 persen sampah itu berasal dari rumah tangga. Inilah yang menjadi PR kami, mengingat juga keterbatasan penampungan TPA Kota Sukabumi juga tidak akan lama lagi,” bebernya.

“Selain itu, untuk pengolahan sampah ini kami juga membicarakannya dengan perusahaan swasta dalam hal kerjasama pengolahan limbah sampah, untuk mengurangi volume pembuangan sampah ke TPA Kota Sukabumi. Bentuk kerjasama yang sedang dibicarakan ini adalah, bagaimana pengolahan sampah bisa diubah menjadi bahan bakar,” pungkasnya.

Dalam kegaitan FPD tersebut juga, dihadiri pula oleh Penjabat Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji didampingi Penjabat TP PKK Kota Sukabumi. Serta Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Dida Sembada, bersama unsur stake holder terkait lannya dari lingkungan Pemerintahan Kota Sukabumi. (Ardan/Wan/Mbi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Turun Langsung ke Lokasi Longsor, Nina Fitriana Dorong Mitigasi Serius di Bandung

    Turun Langsung ke Lokasi Longsor, Nina Fitriana Dorong Mitigasi Serius di Bandung

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    BANDUNG,Mbinews — Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Nina Fitriana Sutadi, meninjau langsung lokasi bencana longsor di kawasan Cisitu Cikendi, Kecamatan Cidadap, Bandung, Selasa (14/4/2026). Longsor tersebut melanda kawasan permukiman padat penduduk yang berada di wilayah perbukitan dengan kontur tanah yang curam. Akibat kejadian ini, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan cukup serius akibat pergerakan tanah. […]

  • Jambore Ke-VIII Budaya Baca Dan Festival Duta Baca Bentuk Anak Tabayun

    Jambore Ke-VIII Budaya Baca Dan Festival Duta Baca Bentuk Anak Tabayun

    • calendar_month Kamis, 21 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Jambore ke-VIII Budaya Baca dan Festival Duta Baca tingkat Kota Bandung tengah berlangsung pada 26 September hingga 26 Oktober 2021. Tahun ini, peserta dibentuk menjadi pribadi yang tabayun. Acara ini menyertakan tiga perlombaan, yakni lomba duta baca dan video sejarah dengan peserta setingkat SMP. Tak hanya itu, ada juga lomba menulis cerita […]

  • Penipuan Mengatasnamakan Pejabat Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Waspadai Nomor WhatsApp Palsu!

    Penipuan Mengatasnamakan Pejabat Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Waspadai Nomor WhatsApp Palsu!

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Kasus penipuan yang mengatasnamakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi kembali marak. Kali ini, oknum yang tidak bertanggung jawab mencoba melakukan penipuan dengan menggunakan dua nomor WhatsApp yang mengaku-ngaku sebagai pejabat di Dinas Kesehatan Kota Sukabumi. Nomor tersebut menggunakan profil yang mirip dengan Kepala Dinas Kesehatan dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Sukabumi. […]

  • Saung Tenaga Surya Hadir Di Taman Tegalega

    Saung Tenaga Surya Hadir Di Taman Tegalega

    • calendar_month Kamis, 20 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 163
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Taman Tegalega Kota Bandung kini memiliki fasilitas teranyar, yaitu Saung Tenaga Surya. Di saung ini, para pengunjung taman bisa mengisi daya energi untuk alat elektronik. Tiap sudut meja tersedia Universal Serial Bus (USB) untuk mengisi daya alat elektronik seperti handphone atau laptop. Hadirnya tempat itu diresmikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota […]

  • Pemprov Jabar Akan Lakukan Tes Masif Covid-19 “Untuk Tiga Kategori” Di Beberapa Wilayah Botabek & Bandung Raya

    Pemprov Jabar Akan Lakukan Tes Masif Covid-19 “Untuk Tiga Kategori” Di Beberapa Wilayah Botabek & Bandung Raya

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) akan melakukan tes masif COVID-19 di wilayah Bodebek (Kab. Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kab. Bekasi, dan Kota Bekasi) serta sebagian Bandung Raya (Kota Bandung, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kab. Sumedang). Tes masif atau tes yang jumlahnya banyak tapi terbatas kepada warga […]

  • Siskamling Siaga Bencana Cihapit, Nina Fitriana: Pahami Peran Eksekutif dan Legislatif dalam Menyelesaikan Masalah

    Siskamling Siaga Bencana Cihapit, Nina Fitriana: Pahami Peran Eksekutif dan Legislatif dalam Menyelesaikan Masalah

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Nina Fitriana Sutadi, S.Ip., M.Ip., menghadiri undangan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dalam kegiatan Siskamling Siaga Bencana Kelurahan Cihapit, Kota Bandung, Jumat (10/10/2025). Nina Fitriana berharap agar masyarakat dapat lebih memahami peran eksekutif dan legislatif dalam pelayanan publik dan penyelesaian masalah. Pemahaman ini […]

expand_less