Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Pemprov Jabar Akan Lakukan Tes Masif Covid-19 “Untuk Tiga Kategori” Di Beberapa Wilayah Botabek & Bandung Raya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) akan melakukan tes masif COVID-19 di wilayah Bodebek (Kab. Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kab. Bekasi, dan Kota Bekasi) serta sebagian Bandung Raya (Kota Bandung, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kab. Sumedang).

Tes masif atau tes yang jumlahnya banyak tapi terbatas kepada warga yang diprioritaskan ini rencananya dimulai Rabu, 25 Maret, mendatang.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, tes masif di daerah dengan penyebaran COVID-19 paling besar itu tidak ditujukan bagi seluruh warga Jabar, melainkan hanya untuk tiga kategori.

Pertama, Kategori A yakni masyarakat dengan risiko tertular paling tinggi seperti Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang baru tiba dari luar negeri, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan keluarga, tetangga, dan temannya, serta petugas kesehatan di rumah sakit yang menangani COVID-19.

Kedua, Kategori B yaitu masyarakat dengan profesi yang interaksi sosialnya atau rawan tertular.

Ketiga, Kategori C meliputi masyarakat luas yang memiliki gejala sakit yang diduga penyakit COVID-19. Dugaan tersebut harus merujuk keterangan dari fasilitas kesehatan, bukan self-diagnosis atau mendiagnosis diri sendiri.

“Tolong disosialisasikan bahwa tes masif ini bukan untuk semua orang. Ini adalah uji petik untuk mencari peta persebaran,” ujar Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– saat memimpin video conference Rapat Persiapan Pelaksanaan Tes COVID-19, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (23/3/2020).

“Sehingga kepada warga Jawa Barat, jika Anda sehat tidak perlu tes, kecuali Anda sehat tapi masuk dalam kategori yang berinteraksi sosial-massa. Kalau tidak masuk dalam ketiga kategori tadi, maka tidak usah panik tinggal di rumah saja, sosial distancing. Tidak perlu khawatir harus di tes ini dan itu kecuali tiga kategori tadi,” tambahnya.

Kang Emil memaparkan, tes masif yang akan dilakukan berupa RDT (Rapid Diagnose Test) bagi Kategori B dan C secara drive-through (drive thru) mulai Rabu (25/3).

Sementara Kategori A tidak dilakukan secara drive thru, tetapi dikombinasikan dengan PCR (Polymerase Chain Reaction) secara door-to-door di rumah sakit rujukan ODP dan PDP di daerah masing-masing.

Tes masif COVID-19 ini bertujuan mencari peta persebaran COVID-19 dan memutus rantai penyebaran agar bisa dilakukan tindak lanjut medis.

“Proses drive-through ini akan dilaksanakan paling cepat Rabu (25/3). Sehingga sambil menunggu drive-through, para kepala daerah bisa melakukan tes masif ini kepada kategori A di wilayahnya masing-masing,” ujar Kang Emil.

“Alat tesnya itu menggunakan darah. Jadi darah di tes dalam sebuah alat, dalam hitungan 15 menit hasilnya akan keluar. Alat ini akan dikirimkan secukupnya ke daerah-daerah termasuk Majalengka, Indramayu, dan Sukabumi untuk mengetes Kategori A. Misalkan Indramayu ada TKI atau TKW baru datang, kejar orangnya lalu lakukan tes (dengan alat) yang kami kirim,” tuturnya.

Selain itu, Kang Emil menyebutkan bahwa syarat lokasi pelaksanaan tes masif COVID-19 bagi Kategori B dan C yaitu memiliki lapangan parkir yang luas, akses yang mudah, dan lokasi yang berjauhan dengan pemukiman warga.

“Sementara ini yang kami setujui baru Lapangan Stadion Patriot untuk warga Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang,” ucap Kang Emil.

“Untuk Kabupaten Bogor sendiri, Kota Depok Sendiri, Kota Bogor sendiri. Sementara sisanya diskenariokan untuk wilayah Sukabumi, Cianjur, Cirebon, dan lainnya akan diantrikannya di Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Adapun, masyarakat Kategori B dan C yang mengikuti tes masif COVID-19 secara drive thru akan mendapatkan panggilan dari Pemprov Jabar melalui pengajuan daerahnya masing-masing.

Kang Emil pun meminta kepala daerah kabupaten/kota terkait untuk mengirimkan daftar nama dan alamat warga, yang akan dites tersebut, secara online melalui aplikasi PIKOBAR (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat).

“Setelah daftar online ada proses verifikasi wawancara, (setelah itu) keluarlah surat (jadwal) kapan datang (untuk tes). Maka yang drive thru ini datangnya tunggu surat panggilan,” ujar Kang Emil.(MBI/wan)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT Ke-76 RI, Masyarakat Bandung Luangkan 3 Menit Untuk Peringati Kemerdekaan Indonesia

    HUT Ke-76 RI, Masyarakat Bandung Luangkan 3 Menit Untuk Peringati Kemerdekaan Indonesia

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Para pengendara sepeda motor, mobil, sepeda, bahkan warga yang sedang berjalan kaki mendadak berhenti di persimpangan lampu merah Simpang 5 Asia Afrika – Gatot Subroto Kota Bandung pada Selasa 17 Agustus 2021. Sekira pukul 10.00 WIB, Petugas dari Dishub Kota Bandung, dan Polri – TNI pun mulai mengatur para warga tersebut agar […]

  • Menyerap Aspirasi Warga Masyarakat Kelurahan Babakan Tarogong

    Menyerap Aspirasi Warga Masyarakat Kelurahan Babakan Tarogong

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Berdiskusi langsung bersama Lurah Babakan Tarogong, H. Opi Sopandi S.Sos di kantor kelurahan Babakan Tarogong, Bandung, 11/9. Kelurahan Babakan Tarogong terletak di Kecamatan Bojongloa Kaler Kota Bandung dengan berbagai keragaman dan kompleksitasnya dalam segala hal karena jumlah penduduknya yang padat. Seperti pada umumnya tempat-tempat di wilayah ibu kota provinsi kelurahan Babakan Tarogong […]

  • Tok! DPRD Kabupaten Bandung Resmi Setujui APBD Perubahan Rp 7,3 Triliun

    Tok! DPRD Kabupaten Bandung Resmi Setujui APBD Perubahan Rp 7,3 Triliun

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – DPRD Kabupaten Bandung telah mengambil langkah penting dengan menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025 yang mencapai Rp 7,3 triliun. Persetujuan ini terjadi dalam sidang paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD pada hari Jumat, 25 Juli 2025. Dalam sidang tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Renie Rahayu Fauzi, menegaskan […]

  • Balap : Permohonan Lengkap , Program Segera Terlaksana

    Balap : Permohonan Lengkap , Program Segera Terlaksana

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (Balap) Kota Bandung meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sampai tingkat kewilayahan untuk mengajukan permohonan anggaran untuk pengadaan, pembangunan lebih lengkap dan detail. Hal itu agar dana yang diajukan bisa segera terpenuhi sesuai aturan. “Memang perlu ada kesepahaman tentang ketentuan dan syarat yang sudah ditentukan. Mulai dari […]

  • Penanganan Banjir, Pemberantasan Minol dan Sampah Terus Berproses Dalam 100 Hari Farhan dan Erwin

    Penanganan Banjir, Pemberantasan Minol dan Sampah Terus Berproses Dalam 100 Hari Farhan dan Erwin

    • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Menjelang 100 hari kerja duet Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Wakil Wali Kota Erwin, sejumlah telah diraih, m dari pengelolaan sampah, pembangunan kolam retensi, peningkatan bidang pendidikan hingga pemberantasan minuman keras. Ujar Erwin di Kampus 2 UIN Bandung, Jumat, 30 Mei 2025. Mengaktifkan 126 RW dalam program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan […]

  • Bappeda Kota Sukabumi Ciptakan SIGENKO

    Bappeda Kota Sukabumi Ciptakan SIGENKO

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id-Untuk merancang suatu tentang keruangan di Kota Sukabumi. Badan Perencaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, ciptakan aplikasi yang diberi nama Sistem informasi Geospasial Kota Sukabumi (SIGENKO). Sistem tersebut, merupakan informasi tentang geografis. “Jadi nanti SIGENKO tersebut, sebagai perencanaan, sekaligu untuk membuat suatu perencanaan juga,”ujar Plt. Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyida Mutmainah,”Rabu, (15/12/2021). Reni menjelaskan, Sigenko […]

expand_less