Breaking News
Trending Tags

Pemprov Jabar Akan Lakukan Tes Masif Covid-19 “Untuk Tiga Kategori” Di Beberapa Wilayah Botabek & Bandung Raya

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, MBInews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) akan melakukan tes masif COVID-19 di wilayah Bodebek (Kab. Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kab. Bekasi, dan Kota Bekasi) serta sebagian Bandung Raya (Kota Bandung, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kab. Sumedang).

Tes masif atau tes yang jumlahnya banyak tapi terbatas kepada warga yang diprioritaskan ini rencananya dimulai Rabu, 25 Maret, mendatang.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, tes masif di daerah dengan penyebaran COVID-19 paling besar itu tidak ditujukan bagi seluruh warga Jabar, melainkan hanya untuk tiga kategori.

Pertama, Kategori A yakni masyarakat dengan risiko tertular paling tinggi seperti Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang baru tiba dari luar negeri, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan keluarga, tetangga, dan temannya, serta petugas kesehatan di rumah sakit yang menangani COVID-19.

Kedua, Kategori B yaitu masyarakat dengan profesi yang interaksi sosialnya atau rawan tertular.

Ketiga, Kategori C meliputi masyarakat luas yang memiliki gejala sakit yang diduga penyakit COVID-19. Dugaan tersebut harus merujuk keterangan dari fasilitas kesehatan, bukan self-diagnosis atau mendiagnosis diri sendiri.

“Tolong disosialisasikan bahwa tes masif ini bukan untuk semua orang. Ini adalah uji petik untuk mencari peta persebaran,” ujar Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– saat memimpin video conference Rapat Persiapan Pelaksanaan Tes COVID-19, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (23/3/2020).

“Sehingga kepada warga Jawa Barat, jika Anda sehat tidak perlu tes, kecuali Anda sehat tapi masuk dalam kategori yang berinteraksi sosial-massa. Kalau tidak masuk dalam ketiga kategori tadi, maka tidak usah panik tinggal di rumah saja, sosial distancing. Tidak perlu khawatir harus di tes ini dan itu kecuali tiga kategori tadi,” tambahnya.

Kang Emil memaparkan, tes masif yang akan dilakukan berupa RDT (Rapid Diagnose Test) bagi Kategori B dan C secara drive-through (drive thru) mulai Rabu (25/3).

Sementara Kategori A tidak dilakukan secara drive thru, tetapi dikombinasikan dengan PCR (Polymerase Chain Reaction) secara door-to-door di rumah sakit rujukan ODP dan PDP di daerah masing-masing.

Tes masif COVID-19 ini bertujuan mencari peta persebaran COVID-19 dan memutus rantai penyebaran agar bisa dilakukan tindak lanjut medis.

“Proses drive-through ini akan dilaksanakan paling cepat Rabu (25/3). Sehingga sambil menunggu drive-through, para kepala daerah bisa melakukan tes masif ini kepada kategori A di wilayahnya masing-masing,” ujar Kang Emil.

“Alat tesnya itu menggunakan darah. Jadi darah di tes dalam sebuah alat, dalam hitungan 15 menit hasilnya akan keluar. Alat ini akan dikirimkan secukupnya ke daerah-daerah termasuk Majalengka, Indramayu, dan Sukabumi untuk mengetes Kategori A. Misalkan Indramayu ada TKI atau TKW baru datang, kejar orangnya lalu lakukan tes (dengan alat) yang kami kirim,” tuturnya.

Selain itu, Kang Emil menyebutkan bahwa syarat lokasi pelaksanaan tes masif COVID-19 bagi Kategori B dan C yaitu memiliki lapangan parkir yang luas, akses yang mudah, dan lokasi yang berjauhan dengan pemukiman warga.

“Sementara ini yang kami setujui baru Lapangan Stadion Patriot untuk warga Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang,” ucap Kang Emil.

“Untuk Kabupaten Bogor sendiri, Kota Depok Sendiri, Kota Bogor sendiri. Sementara sisanya diskenariokan untuk wilayah Sukabumi, Cianjur, Cirebon, dan lainnya akan diantrikannya di Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Adapun, masyarakat Kategori B dan C yang mengikuti tes masif COVID-19 secara drive thru akan mendapatkan panggilan dari Pemprov Jabar melalui pengajuan daerahnya masing-masing.

Kang Emil pun meminta kepala daerah kabupaten/kota terkait untuk mengirimkan daftar nama dan alamat warga, yang akan dites tersebut, secara online melalui aplikasi PIKOBAR (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat).

“Setelah daftar online ada proses verifikasi wawancara, (setelah itu) keluarlah surat (jadwal) kapan datang (untuk tes). Maka yang drive thru ini datangnya tunggu surat panggilan,” ujar Kang Emil.(MBI/wan)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan USB ke Kedutaan Sudan di Jakarta Merupakan Kerja Sama Pendidikan Internasional

    Kunjungan USB ke Kedutaan Sudan di Jakarta Merupakan Kerja Sama Pendidikan Internasional

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews – memperluas jejaring kerja sama internasional di bidang pendidikan dan pembangunan, delegasi Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung melakukan kunjungan resmi ke Kedutaan Besar Republik Sudan di Jakarta, Jumat (18/7). Delegasi dipimpin langsung oleh Rektor USB, Dr. Didin Saepudin, S.E., M.Si., didampingi Wakil Rektor I Dr. Teguh Nurhadi Suharsono, S.T., M.T., Wakil Rektor […]

  • Perda PPSU Disahkan, Thomas Dachi: Perseroda Diharapkan Tidak Lagi Mendapat Suntikan Dana

    Perda PPSU Disahkan, Thomas Dachi: Perseroda Diharapkan Tidak Lagi Mendapat Suntikan Dana

    • calendar_month Rabu, 26 Mei 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    MEDAN , MBInews.id – Dengan dihadiri Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi, Ketua Bapemperda DPRD Sumut, Thomas Dachi, SH menyampaikan laporan akhir  dalam rangka mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) menjadi Peraturan Daerah (Perda) Tahun Anggaran (TA) 2021 dalam rapat peripurna yang berlangsung di gedung DPRD Sumut, Selasa (25/05/2021). Menurut Thomas, […]

  • PT. MODENA Luncurkan Gas Hob BH 4724

    PT. MODENA Luncurkan Gas Hob BH 4724

    • calendar_month Kamis, 8 Apr 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Setelah sukses di berbagi produk, kini MODENA kembali keluarkan produk baru, di lini cooking dengan produk Gas Hob tipe BH 4724. Gas Hob dengan desain elegan dan mudah untuk dipakai ini siap bantu pelanggan dalam aktivitas masak-memasak di dapur dan akan terlihat sempurna di dapur dengan desain modern. “MODENA sangat mengerti dengan kenaikannya minat […]

  • Kecamatan Purabaya Kabupaten Sukabumi Bentuk Kampung Tangguh

    Kecamatan Purabaya Kabupaten Sukabumi Bentuk Kampung Tangguh

    • calendar_month Rabu, 10 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 50
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus mensosialisaikan bahayanya Covid-19. Bahkan, salah satu bentuk keseriusan untuk memutus rantai penyebarannya, Kecamamatan tersebut membentuk Kampung Tangguh Covid-19.Camat Purabaya Nunung Nurhayati mengungkapkan, pembentukan kampung tangguh tersebut, untuk meningkatkan kesadaran warga dalam mencegah atau memutus mata rantai Covid-19.”Pembentukan Kampung Tangguh ini, bersama sama dengan Muspika se Kecamatan Purabaya, […]

  • Pemkot Bandung Optimis Raih Indeks SPBE 2023 Memuaskan

    Pemkot Bandung Optimis Raih Indeks SPBE 2023 Memuaskan

    • calendar_month Senin, 11 Sep 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung optimis meraih indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) mencapai angka 4,5 atau berpredikat Memuaskan pada penilaian SPBE yang akan digelar Kemenpan RB pada Selasa, 12 September 2023 mendatang. Sebelumnya, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kota Bandung secara keseluruhan mencapai angka 3,61 pada tahun 2022. Dalam rapat persiapan penilaian […]

  • Lindungi Para Atlet  Kota Bandung  yang Berprestasi

    Lindungi Para Atlet Kota Bandung yang Berprestasi

    • calendar_month Jumat, 8 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Perlunya dilindungi para atlet kota Bandung yang berprestasi,hal itu terungkap dalam  Rapat Panitia Khusus (Pansus) 8  DPRD Kota Bandung  dengan  membahas Raperda tentang Penyelenggaraan Keolahragaan. Anggota Pansus 8 DPRD Kota Bandung  Ir. H Agus Gunawan mengatakan, Perda (Peraturan Daerah ) Penyelenggaraan Keolahragaan dibahas untuk melindungi para atlet berprestasi. Belajar dari.pengalaman, banyak atlet […]

expand_less