Breaking News
Trending Tags

Upaya Pemkot Bandung Dalam Menurunkan Angka Stunting

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Mbinews.id – Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kota Bandung dalam menurunkan angka stunting. Mulai dari pencegahan, penanganan, hingga pembentukan Satgas ODF (Open Defecation Free).

Sebab, menurut Kepala Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Bandung, Nila Avianti, ada tiga poin utama yang mempengaruhi terjadinya stunting yakni pola makan, pola asuh, dan sanitasi yang kurang sehat.

Maka untuk mencegah terjadinya stunting baru diperlukan pencegahan mulai dari hulu. Yaitu pemberian tablet penambah darah minimal satu bulan sekali bagi remaja putri dan ibu hamil.

Kemudian yang paling penting yakni pemberian makanan sehat dan bergizi di 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan), yaitu mulai dari usia kandungan 0 (nol) bulan hingga anak usia 2 tahun.

Karena stunting merupakan kekurangan gizi kronis atau kurangnya asupan protein dan sumber energi pada anak dalam waktu yang cukup lama. Sehingga menyebabkan anak gagal tumbuh.

“Makanya stunting ini tidak langsung pada saat anak lahir, tapi dari mulai ibunya hamil sampai anak 2 tahun. Kalau sudah lewat 2 tahun ini sulit diintervensinya,” tuturnya.

“Jadi kalau tidak ingin anak stunting, mulai remaja diberikan asupan gizi seimbang, minum tablet penambah darah. Ketika hamil diberikan asupan gizi yang baik sampai anaknya kemudian lahir sampai 2 tahun,” imbuhnya.

Dinkes Kota Bandung mencatat, angka stunting kini mencapai 8,93 persen atau sebanyak 9.567 balita mengalami stunting.

Untuk itu, kata dia, Dinkes terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menangani permasalahan stunting di Kota Bandung.

Mulai dari pemberian makanan tambahan bagi bayi dan ibu hamil, melakukan pemantauan perkembangan pertumbuhan balita secara rutin bersama kader PKK.

Kemudian rutin melakukan bulan penimbangan balita bersama Posyandu untuk memantau tumbuh kembang balita, hingga melakukan edukasi tentang pemberian makanan bagi bayi dan anak.

“Karena stunting menjadi tanggung jawab bersama, menyelamatkan satu generasi berarti menyelamatkan anak bangsa,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pokja 4 TP-PKK Kota Bandung, Eulis Sumiyati mengungkapkan, dalam rangka menurunkan angka stunting pihaknya telah menggagas program unggulan yaitu gerakan Bandung Tanginas atau Bandung Tanggap Stunting dengan Pangan Aman dan Sehat.

“Dalam arti sesungguhnya, Tanginas itu bergerak cepat. Kita berharap betul penanganan stunting bergerak cepat, bagaimana setiap OPD maupun organisasi kemasyarakatanan bisa mendukung menurunkan angka stunting,” tuturnya.

Melalui Bandung Tanginas, pihaknya memberi pangan aman dan sehat bagi ibu hamil, ibu menyusui 0-6 bulan, dan anak dibawah usia 2 tahun.

Dengan cara memberikan makanan sehat dan bergizi di 1000 HPK diharapkan angka stunting tidak terus bertambah. Sebab ia paham betul bahwa stunting terjadi karena kekurangan gizi kronis.

“Mungkin kuncinya itu di pangan aman dan sehat. Pangan aman sehat itu bisa diperoleh bukan karena makanan mahal. Tetapi dengan makanan yang murah sebetulnya bisa menyediakan makanan sehat bagi anak-anak terutama di 1000 HPK,” ujarnya.

Bahkan, pihaknya mendorong setiap rumah untuk memiliki Buruan Sae yaitu memanfaatkan lahan rumah untuk menanam sayuran dan budidaya ikan.

“Dan September-Oktober kita akan gelar pelatihan bagi kader posyandu. Ada 400 orang yang akan kita latih. Karena kader posyandu juga menjadi garda terdepan yang akan menyampaikan informasi kepada masyarakat,” tuturnya. (tan-pipi)

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HLUN Ke-24, Pemkot Bandung : Lansia agar bisa menikmati hidup dengan produktivitas

    HLUN Ke-24, Pemkot Bandung : Lansia agar bisa menikmati hidup dengan produktivitas

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 129
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Hidup di usia lanjut di Kota Bandung merupakan anugerah. Di usia senja, warga bisa menikmati udara Bandung yang sejuk dan suasana kota yang menyenangkan. Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung juga memberikan perhatian khusus pada warga lanjut usia (lansia). Pada peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-24 tingkat Kota Bandung, Wali Kota […]

  • Warga Binaan Menggelar Shalat Ghaib di Lapas Kelas II-B Sukabumi

    Warga Binaan Menggelar Shalat Ghaib di Lapas Kelas II-B Sukabumi

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Warga binaan pemasyarakatan (wbp) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2B Sukabumi, menggelar shalat ghaib di Lapas Kelas 2B Sukabumi, Kamis (9/9/2021) malam. Kegiatan yang dilangsungkan di musholla yang berada di dalam lapas tersebut, merupakan rasa empati dan juga bentuk bela sungkawa, atas terjadinya musibah kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas 1 Tanggerang beberapa […]

  • Polemik Perwal Kota Sukabumi No 4 Tahun 2017, DPRD: Revisinya Sudah? Silakan Publikasikan Hasil Revisinya

    Polemik Perwal Kota Sukabumi No 4 Tahun 2017, DPRD: Revisinya Sudah? Silakan Publikasikan Hasil Revisinya

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Polemik penggunaan Lapang Merdeka Sukabumi untuk kegiatan bersifat komersial kembali mencuat. Kali ini, sorotan datang dari anggota DPRD Kota Sukabumi, Danny Ramdhani, yang mempertanyakan keabsahan pelaksanaan event musik di ruang terbuka publik tersebut, yang belakangan kerap dijadikan lokasi berbagai pertunjukan dan kegiatan komersil berskala besar. Danny menyoroti keberadaan Peraturan Wali Kota (Perwal) Sukabumi […]

  • Hati-Hati! Penipuan Bermodus Undian Berhadiah dan Palsu Call Center Marak di Era Digital

    Hati-Hati! Penipuan Bermodus Undian Berhadiah dan Palsu Call Center Marak di Era Digital

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Penipuan siber semakin mengancam masyarakat di era digital saat ini, dengan berbagai modus yang semakin canggih. Beberapa metode yang sering digunakan pelaku penipuan antara lain undian berhadiah palsu yang disebarkan melalui media sosial, permintaan pengisian formulir untuk kenaikan tarif transaksi atau administrasi melalui aplikasi pesan instan, serta pemalsuan informasi lokasi dan nomor […]

  • Melalui DP3A Pemkot Bandung Canangkan Lokasi Program P2WKSS dan KRPPA Tahun 2025

    Melalui DP3A Pemkot Bandung Canangkan Lokasi Program P2WKSS dan KRPPA Tahun 2025

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) secara resmi mencanangkan lokasi pelaksanaan Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) dan Kelurahan Ramah Perempuan dan Peduli Anak (KRPPA) di Pendopo Kota Bandung, Rabu, 30 April 2025. Langkah ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mengintegrasikan isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak […]

  • Tanggul Sungai Jebol, KPP DPRD Jabar: Harus Ada Koordinasi Dengan BBWS Citarum

    Tanggul Sungai Jebol, KPP DPRD Jabar: Harus Ada Koordinasi Dengan BBWS Citarum

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, Mbinews.id – Hujan deras beberapa hari terakhir yang hampir merata di seluruh daerah di Jawa Barat, membuat Tanggul Sungai Cisunggalah yang berada di Kp. Babakan Sabagi, Desa Panyadapan, Kecamatan Solokan Jeruk jebol dan merusak 10 rumah tinggal masyarakat sekitar. Hal tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) DPRD Provinsi Jawa Barat dengan […]

expand_less