Breaking News
Trending Tags

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkot Bandung Pastikan Inflasi Terkendali

  • account_circle Admin01
  • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung || MBInews.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan inflasi tetap terkendali sekaligus memperkuat langkah antisipasi di sektor pangan.

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyebut inflasi di Kota Bandung pada Agustus 2025 justru mencatat deflasi sebesar 0,14 persen month-to-month, terutama karena turunnya harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

“Alhamdulillah, kondisi inflasi di Kota Bandung cukup stabil. Beberapa kebutuhan pokok justru mengalami penurunan harga,” kata Erwin di Radio Sonata, Rabu, 10 September 2025.

Secara year-on-year, inflasi Kota Bandung berada di angka 1,69 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan Jawa Barat sebesar 1,77 persen maupun nasional sebesar 2,31 persen.

Erwin menilai, capaian ini masih sesuai target nasional 2,5 persen ±1 persen sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 31 Tahun 2024.

Menurutnya, kunci pengendalian inflasi di Bandung adalah penerapan strategi 4K yang meliputi Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.

“TPID Kota Bandung rutin memantau perkembangan harga. Begitu ada tanda-tanda kenaikan, segera dilakukan langkah antisipasi,” jelasnya.

Berbagai program pun digulirkan, seperti Gerakan Pangan Murah, Pasar Murah, hingga operasi pasar. Upaya itu memberi alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Selain pemerintah, kesadaran masyarakat untuk tidak panic buying juga sangat berpengaruh,” ucap Erwin.

Erwin menambahkan, inflasi yang rendah memberi dampak positif bagi masyarakat maupun pelaku usaha. Belanja sehari-hari tidak membebani, daya beli terjaga, dan roda konsumsi tetap berjalan.

Sedangkan bagi pelaku usaha, stabilitas harga memberi kepastian dalam merencanakan kegiatan usaha tanpa khawatir lonjakan bahan baku.

“Investor juga akan lebih percaya diri menanamkan modalnya. Stabilitas ekonomi ini membuat Bandung semakin kompetitif sebagai tujuan investasi,” ungkapnya.

Pemkot Bandung juga mengedepankan pemanfaatan teknologi untuk transparansi informasi harga agar masyarakat lebih mudah memantau. Selain itu, kerja sama dengan daerah penyuplai terus diperkuat guna memastikan distribusi pasokan tetap lancar.

“Insyaallah hingga akhir tahun, inflasi Kota Bandung tetap terkendali dan dalam rentang target nasional. Dengan stabilitas ini, pertumbuhan ekonomi di sektor pariwisata, UMKM, dan jasa akan terus bergerak,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Setda Kota Bandung, TB. Agus Mulyadi mengatakan, sektor pangan masih menjadi tantangan terbesar dalam menjaga inflasi di Bandung.

Menurutnya, harga cabai, bawang, dan ayam sangat rentan terhadap fluktuasi akibat faktor cuaca maupun distribusi.

“Kota Bandung sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah. Jika distribusi terganggu, harga kebutuhan pokok bisa langsung terdampak,” ujar Agus, Rabu, 10 September 2025.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah memperkuat cadangan pangan strategis dan menjalin kerja sama lebih erat dengan daerah penyangga.

Agus menjelaskan, inflasi yang terlalu tinggi akan menahan konsumsi masyarakat dan memperlambat roda perekonomian. Sebaliknya, inflasi terkendali membuat daya beli tetap terjaga dan aktivitas ekonomi dapat tumbuh.

“Di Bandung, inflasi rendah telah memberi dukungan besar bagi UMKM, pariwisata, dan sektor jasa,” ujarnya.

Selain menjaga stabilitas harga, Pemkot Bandung fokus mengembangkan sektor unggulan. Pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif terus didorong melalui penyelenggaraan berbagai event besar yang terbukti menggerakkan perekonomian kota.

“Digitalisasi UMKM juga menjadi prioritas, sehingga produk lokal bisa menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional,” tambahnya.

Dengan strategi tersebut, Agus optimistis pertumbuhan ekonomi Bandung akan semakin membaik. Meningkatnya tingkat hunian hotel dan geliat pariwisata menjadi indikator positif yang menambah optimisme.

“Harapan kami inflasi tetap terkendali, sehingga masyarakat tidak terbebani. Dengan kerja sama semua pihak, Bandung bisa tumbuh menjadi kota dengan ekonomi yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” ucapnya. *red

  • Penulis: Admin01

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ciayunajakuning Bisakah Berkembang?

    Ciayunajakuning Bisakah Berkembang?

    • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    MBInews.id – Ciayumajakuning adalah akronim yang biasa digunakan untuk merujuk ke lima wilayah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. Kelima wilayah tersebut adalah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan. Pertanyaan yang menjadi judul tulisan ini bisa menjadi tantangan bagi siapa saja. Solusinya bisa dilakukan oleh banyak pihak: Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi […]

  • Kusmana Hartadji Ajak Masyarakat Dayeuhluhur Rencanakan Pembangunan Berkelanjutan di Musrenbang

    Kusmana Hartadji Ajak Masyarakat Dayeuhluhur Rencanakan Pembangunan Berkelanjutan di Musrenbang

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id –  Penjabat (Pj) Walikota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Dayeuhluhur yang berlangsung pada Selasa (03/12/2024) siang. Acara yang digelar di Aula Pertemuan Kelurahan Dayeuhluhur ini dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah, unsur Forkopimcam, pengurus LPM, para ketua RW, serta berbagai elemen masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Camat Warudoyong, Sandra Utama Teguh, […]

  • Erwin Apresiasi Pemuda Kota Bandung tak Tinggalkan Budaya Sunda

    Erwin Apresiasi Pemuda Kota Bandung tak Tinggalkan Budaya Sunda

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Admin01
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Bandung || MBInews.id — Wakil Wali Kota Bandung, Dr. H. Erwin, SE, M.Pd apresiasi warga RW 02 Komplek Taruna Parahyangan karena kekompakan mereka dalam menggelar acara puncak Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 tahun 2025. Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga menjadi modal penting dalam menjaga persatuan dan memajukan lingkungan. “Saya bersyukur, […]

  • Puluhan Tahun Membuat Anyaman Bambu, Sarah Luput Dari Perhatian Dinas Terkait Kota Sukabumi

    Puluhan Tahun Membuat Anyaman Bambu, Sarah Luput Dari Perhatian Dinas Terkait Kota Sukabumi

    • calendar_month Senin, 11 Des 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Bantu suami untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, Sarah (50) warga Jalan Bhayangkara, Gg. Alhuda, Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, rela banting tulang membuat anyaman bambu untuk kemasan kueh mochi. Usaha tersebut, telah dilakukannya sejak tahun 1995 silam, Senin (11/12). Dalam keterangannya Sarah menyebutkan, dari usaha yang telah digelutinya selama puluhan tahun tersebut, dinilai […]

  • Kembali Beroperasi, TPS3R Cisarua Siap Kurangi Volume Sampah ke TPA Kota Sukabumi

    Kembali Beroperasi, TPS3R Cisarua Siap Kurangi Volume Sampah ke TPA Kota Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sempat berhenti beroperasi bertahun-tahun, Tempat Pengolahan Sampah Reduce -Reuse – Recycle (TPS3R) Cisarua di Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, kini kembali aktif. Hal tersebut tentunya, menjadi solusi bagi masyarakat yang berada di Kelurahan Cisarua, dalam pengurangan volume pembuangan sampah rumah tangga.  Koordinator TPS3R Kota Sukabumi, Asep Juhadi, membenarkan terkait aktifitas TPS3R Cisarua yang […]

  • Pemkot Bandung Terapkan Strategi Berbasis Data untuk Kelola Event Akbar

    Pemkot Bandung Terapkan Strategi Berbasis Data untuk Kelola Event Akbar

    • calendar_month Minggu, 20 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memanfaatkan data analitik secara komprehensif untuk mendukung penyelenggaraan event besar. Termasuk Pocari Sweat Run 2025. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut pendekatan berbasis data sangat penting dalam menghadapi kompleksitas event berskala nasional. “Kita akan hubungkan CCTV dengan komentar sosial media. Lalu kita lakukan data analitis, dari mana munculnya, […]

expand_less