Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Jalankan Kebijakan Pusat, Pemkot Sukabumi Resmi Luncurkan Cek Kesehatan Gratis

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
  • visibility 94
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI,Mbinews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi resmi meluncurkan program cek kesehatan gratis bagi warga yang berulang tahun. Program ini merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Pusat untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat dan mulai diterapkan di seluruh puskesmas di Kota Sukabumi.

Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari pelayanan kesehatan rutin, tetapi dengan fokus khusus bagi warga yang sedang merayakan ulang tahun.

“Hari ini adalah launching cek kesehatan gratis sebagaimana yang diarahkan oleh Pemerintah Pusat, dan Alhamdulillah hari ini Kota Sukabumi bisa melaksanakannya. Salah satunya di Puskesmas Selabatu ini,” ujar Kusmana, Senin (10/2/2025).

Menurutnya, program ini memberikan kesempatan kepada warga yang berulang tahun untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis selama 30 hari ke depan di seluruh puskesmas di Kota Sukabumi.

“Silakan bagi warga yang berulang tahun hari ini, masa aktif gratis pemeriksaan kesehatannya berlaku hingga 30 hari ke depan. Program ini bisa dimanfaatkan di 15 puskesmas yang ada di Kota Sukabumi,” jelas Kusmana.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Dr. Reni Rosyida Muthmainnah, menambahkan, bahwa saat ini program baru tersedia di 15 puskesmas di Kota Sukabumi. Namun, pihaknya sedang menjalin kerja sama dengan klinik-klinik swasta agar layanan ini dapat diperluas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota SUkabumi, Dr. Reni Rosyida Muthmainnah

“Kick-off program ini dimulai pada 10 Februari 2025. Kami melayani di 15 puskesmas terlebih dahulu, dan nanti akan menyusul di klinik-klinik swasta. Tetapi sekarang masih dalam tahap perjanjian dengan klinik swasta,”ujar Reni.

Untuk menjaga kualitas pelayanan, jumlah pasien yang bisa mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dalam satu hari dibatasi maksimal 30 orang per puskesmas.

“Pemeriksaan ini juga bekerja sama dengan dua rumah sakit, yaitu Rumah Sakit Al Mulk dan Rumah Sakit R. Syamsudin, yang siap menerima rujukan apabila diperlukan,” tambahnya.

Untuk memanfaatkan program cek kesehatan gratis tersebut, sambung Reni, masyarakat hanya mengunudh aplikasi SatuSehat, atau bisa datang langsung ke Puskesmas terdekat dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga. Ke depan, aku Reni, program ini juga akan diberlakukan di klinik-klinik swasta yang telah bekerja sama dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Jadi klinik-klinik swasta yang menjadi mitra JKN, wajib bekerja sama dengan Pemkot Sukabumi dalam melayani pemeriksaan kesehatan gratis ini,”pungkasnya.ardan/wan/mbi.

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • APBD Perubahan di Prioritaskan Untuk Pembangunan Kepentingan Masyarakat  Kecil

    APBD Perubahan di Prioritaskan Untuk Pembangunan Kepentingan Masyarakat Kecil

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Pembangunan  Kota  Bandung   dalam  APBD  Perubahan   tahun   anggran  2021, melalui beberapa program  dan  kegiatan  yang menikberatkan  kepada   kepentingan   Rakyat   kecil ,  antara lain bidang    Pendidikan ,  kesehatan ,  dan  bidang ekonomi   diantaranya   meningkatkan  dan  mengembangkan   ekonomi   kerakyatan yang tujuannya   untuk   Kesejahteraan masyarakat. Yaitu  Kegiatan  dalam upaya   meningkatkan    ketahanan   ekonomi    keluarga ,   menangani […]

  • Napi Bertato Takut Jarum Suntik

    Napi Bertato Takut Jarum Suntik

    • calendar_month Kamis, 19 Agt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Meski terlihat tegap dan gagah, Aji Ramdhani salah seorang warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 2B Sukabumi, nampak takut saat hendak di suntik vaksin Covid-19, Kamis (19/8/2021) siang. Aji yang mengaku dirinya takut kepada jarum suntik itu, merupakan salah satu dari ratusan WBP Lapas kelas 2B Sukabumi yang melaksanakan vaksinasi […]

  • Berkumpulnya Karang Taruna untuk  Memperkuat sinergi dan Koordinasi

    Berkumpulnya Karang Taruna untuk Memperkuat sinergi dan Koordinasi

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    CIMAHI, Mbinews — Rapat Koordinasi Karang Taruna Provinsi Jawa Barat yang pelaksanaanya rutin dilaksanakan satu kali dalam satu tahun, diikuti oleh para peserta dari seluruh jajaran pengurus Karang Taruna Jawa Barat dan para Ketua Karang Taruna dari Kabupaten dan Kota se-Prov. Jawa Barat. Pelaksanaan Rapat Koordinasi Karang Taruna Jawa Barat Tahun 2024 yang dilaksanakan di […]

  • Komisi IV Soroti Progres TPPASR Legok Nangka Di Kabupaten Bandung

    Komisi IV Soroti Progres TPPASR Legok Nangka Di Kabupaten Bandung

    • calendar_month Kamis, 7 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG, Mbinews –  Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat menyayangkan progres program kegiatan di Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah Regional (TPPASR) Legok Nangka di Kabupaten Bandung berjalan dengan lambat, mengingat TPPASR Legok Nangka bisa menjadi solusi terhadap permasalahan sampah di Jawa Barat khususnya di Bandung Raya yang dinilai sudah masuk kedalam kategori darurat. […]

  • Warga Kota Sukabumi Diminta Tak Panik, Kenali Gejala Cacar Monyet

    Warga Kota Sukabumi Diminta Tak Panik, Kenali Gejala Cacar Monyet

    • calendar_month Minggu, 19 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Maraknya penemuan kasus cacar monyet (monkeypox) yang terjadi di Indonesia saat ini, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi menghimbau agar masyarakat Kota Sukabumi tidak perlu khawatir, karena hingga saat ini belum ada kasus cacarmonyet yang terkonfirmasi di wilayah Kota Sukabumi. Namun demikian, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan, ada baiknya masyarakat […]

  • Walikota Sukabumi: UKS Salah Satu Garda Terdepan Dalam Penanganan Covid-19

    Walikota Sukabumi: UKS Salah Satu Garda Terdepan Dalam Penanganan Covid-19

    • calendar_month Senin, 23 Nov 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Berbagai persiapan dalam menghadapi pendidikan tatap muka di Sekolah, tentunya bukan hanya tungas dan tanggungjawab dinas terkait saja, melainkan perlu adanya dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Bagian Kesra Setda Kota Sukabumi, dimana pihaknya menggelar pelatihan guru Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). tentunya untuk mewujudkan pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan […]

expand_less