Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Kejar Target Pembangunan, Bappeda Kota Sukabumi Lakukan Hal Berikut

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Rabu, 2 Feb 2022
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SUKABUMI, Mbinews.id – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi mengadakan acara Forum Konsultasi Publik, terkait penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Sukabumi tahun 2023, Rabu (02/02/2022).

Kepala Bappeda Kota Sukabumi Reni Rosyida Muthmainnah mengatakan, secara teknokratik dan kajian atas capaian pembangunan di Kota Sukabumi, terdapat empat isu yang menjadi fokus target RKPD Kota Sukabumi tahun 2023.

“Diawal tadi, kita sudah paparkan terkait empat isu tersebut, yakni pertama terkait penanganan Covid-19 yang menjadi pandemi, kemudian selanjutnya terkait sanitasi dan pemukiman, ketiga terkait modal sosial dan terakhir terkait persiapan menghadapi Pemilu tahun 2024,” ujar Reni kepada awak media.

Lanjutnya, berdsarkan ke-empat isu tersebut, Bappeda Kota Sukabumi melakukan diskusi bersama Pemerintah kota Sukabumi, yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Sukabumi, Tim Percepatan Pembangunan, Forum UMKM Juara serta perwakilan jurnalis Kota Sukabumi.

“Tujuan dari pembangunan kita berakhir pada kesejahteraan masyarakat. Berkurangnya kawasan kumuh merupakan salah satu gambaran meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” kata Reni.

Selain itu Reni juga mengatakan, bahwa pada RKPD Kota Sukabumi tahun 2023, terkait isu strategis pembangunan manusia untuk menjadi modal sosial, masih menjadi attensi khusus dalam penanganannya. Karena menurutnya, permasaahan sosial tidak berdampak langsung saat ini, melainkan menjadi dampak panjang. Oleh sebab itu, dengan mengantisipasi hal tersebut, bisa meminimalisir dampak yang terjadi.

“Pada indikator komposit pembangunan Kota Sukabumi tahun 2021, dari 5 dimensi yang ada, memang dua dimensi mengalami tingkat penurunan. Salah satunya di permasalahan sosial yang ada. Oleh sebab itu, ini menjadi attensi kita, untuk menaikkan indeks tersebut, ataupun setidaknya mempertahankan pada posisi tersebut,” jelasnya.

Arya Gumelar perwakilan jurnalis dari PWI Kota Sukabumi, saat menyampaikan pendapat pada diskusi yang dilakukan dalam rancangan awal RKPD Kota Sukabumi tahun 2023. Rabu (02/02/2022).

Sementara itu, Wakil Wali Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami mengatakan, pada RKPD Kota Sukabumi tahun 2023 ini, dirinya menitik beratkan sektor kesejeahteraan. Karena, ini merupakan jargon dari pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi dan Andri Setiawan Hamami, yaitu Sukabumi Renyah (Religius, Nyaman, Sejahtera).

“RKPD 2023 merupakan ending atau akhir dari masa pemerintahan saya dan Pak Wali. Bagaimanapun RKPD tahun depan harus mampu menciptakan masyarakat yang unggul dan sejahtera,” ungkapnya.

Lanjutnya, definisi sejahtera yang dimaksud ini, bukan hanya terkait dengan sektor ekonomi saja. Melainkan banyak hal, mulai dari pelayanan sosial dan program bantuan sosial, kemudian penataan kota yang mencakup penataan kawasan kumuh. Dan juga, dirinya menginginkan di akhir masa jabatannya bersama Wali Kota Sukabumi pada September tahun 2023 emndatang, Pemerintah Kota Sukabumi sudah dapat mewujudkan Sukabumi Renyah.

“Salah satu sasaran dari RKPD tahun 2023 adalah menciptakan kondisi masyarakat yang memiliki pasive income melalui koperasi dan unit-unit usaha. Juga dengan membangun permukiman yang sehat termasuk penuntasan rumah-rumah di kawasan kumuh,” tandasnya. Ardan/Wan/Mbi

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pondok Pesantren Al-Fath Perkuat Ekonomi Pesantren melalui Budidaya Alpukat AGUS

    Pondok Pesantren Al-Fath Perkuat Ekonomi Pesantren melalui Budidaya Alpukat AGUS

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 1.602
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Sukabumi, Jawa Barat, terus mendorong kemandirian ekonomi pesantren melalui program Pesantren Multi Produk (PMP). Program yang digagas Pimpinan Ponpes Dzikir Al-Fath, KH Fajar Laksana, tersebut dirancang untuk mendorong pesantren mengembangkan beragam usaha produktif sehingga tidak bergantung pada bantuan pihak luar. Program PMP diikuti sekitar 50 peserta dari 25 pondok pesantren […]

  • Sentuh Langsung Pelaku Usaha, bank bjb Ekspansi Layanan di Pasar Kebayoran Lama

    Sentuh Langsung Pelaku Usaha, bank bjb Ekspansi Layanan di Pasar Kebayoran Lama

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    JAKARTA, Mbinews — bank bjb terus memperluas akses pembiayaan ke sektor produktif sebagai bagian dari upaya dalam mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah. Upaya ini dilakukan dengan menghadirkan layanan perbankan yang mudah dijangkau dan relevan dengan kebutuhan pelaku usaha di berbagai sentra ekonomi masyarakat, termasuk pasar tradisional. Pasar tradisional dinilai penting bagi bank bjb […]

  • Yana: Libur atau Tidak, Pelayanan Tak Akan Pernah Berhenti

    Yana: Libur atau Tidak, Pelayanan Tak Akan Pernah Berhenti

    • calendar_month Sabtu, 7 Mei 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Libur Lebaran tersisa dua hari lagi. Sebagian besar perkantoran masih menghentikan aktivitasnya. Namun, berbeda dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemerintah Kota (pemkot) Bandung. Meski di tengah libur panjang, mereka tetap memberikan pelayanan pada masyarakat. Terutama para SKPD yang tergabung dalam tim kesiapsiagaan Idulfitri dan satuan tugas Covid-19. “Selama libur pun kita […]

  • RUU Omnibus Law Telah Melahirkan  Kegelisahan Kalangan Masyarakat Tertentu..!!

    RUU Omnibus Law Telah Melahirkan Kegelisahan Kalangan Masyarakat Tertentu..!!

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2020
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Munculnya RUU Omnibus Law telah melahirkan kegelisahan pada kalangan masyarakat tertentu yang merasa akan terdampak secara langsung oleh produk undang-undang yang sedang dirancang oleh pemerintah. Ruang-ruang kritis hadir dengan menakar ulang kembali tujuan dari omnibus law cipta lapangan kerja yang di dalamnya bersinggungan kepentingan antara kelompok pengusaha dan masyarakat. Disampaikan peneliti forum […]

  • Pemkot Bandung Jangkau 110 Orang PPKS di 25 Titik Rawan Selama Ramadan

    Pemkot Bandung Jangkau 110 Orang PPKS di 25 Titik Rawan Selama Ramadan

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Pemkot Bandung Jangkau 110 Orang PPKS di 25 Titik Rawan Selama Ramadan BANDUNG, Mbinews – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menjangkau 110 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PPKS) di 25 titik rawan selama Bulan Ramadan. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Soni Bakhtiyar mengatakan, kolaborasi yang melibatkan berbagai instansi seperti Unit Sosial Respon (USR), Satpol PPKota […]

  • MPLS SDN 016, Erwin Ajak Anak Jadi Generasi Tangguh dan Cinta Ilmu

    MPLS SDN 016, Erwin Ajak Anak Jadi Generasi Tangguh dan Cinta Ilmu

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyebut, sekolag adalah ruang bermain, belajar, dan tumbuh menjadi pribadi unggul dan bukanlah tempat yang menakutkan. Oleh karenanya, siswa harus bersemangat untuk ke sekolah. “Sekolah ini tempat bermain, tempat belajar, bukan tempat yang menakutkan. Kalian harus bahagia dan semangat datang ke sekolah,” ucap Erwin Erwin melontarkan itu […]

expand_less