Breaking News
Trending Tags

Komisi II DPRD Jabar Sayangkan Belum Optimalnya UPTD PSDKP WS

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
  • visibility 166
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIANJUR, MBInews.id – Belum optimalnya Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan (PSDKP WS) pada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat disayangkan Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Lina Ruslinawati mengatakan belum optimalnya pelayanan dari UPTD PSDKP WS karena masih minimnya biaya operasional untuk pengawasan Pantai Selatan Jawa Barat yang terbentang mulai dari ujung Kabupaten Sukabumi hingga Kabupaten Pangandaran.

“Untuk menuju ke lokasi yang cukup jauh saja memerlukan biaya belum lagi untuk operasional. Bagaimana fungsi pengawasan bisa berjalan dengan baik sementara anggaran untuk operasional serta sarana dan prasarana tidak ada,” ujar Lina saat evaluasi program dan kegiatan UPTD PSDKP WS di Kabupaten Cianjur, Kamis 15 September 2022.

Padahal, UPTD PSDKP WS ini memiliki peranan yang sangat penting agar pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan dengan kekayaan hayatinya bisa dikelola dengan sistem yang benar guna memberikan suatu nilai kesejahteraan bagi masyarakat pesisir.

Selain pengawasan sumberdaya kelautan yang meliputi pemanfaatan ruang laut, pemanfaatan wilayah pesisir dan pulau kecil, pemanfaatan produk dan jasa kelautan serta pemanfaatan kawasan konservasi perairan dan keanekaragaman hayati perikanan, UPTD PSDKP WS ini juga melakukan pengawasan sumberdaya perikanan.

“SDM (Sumber Daya Manusia)-nya ada dan mumpuni secara kapabilitas cuman dukungan sarana dan prasarana dan biaya operasional yang tidak ada, ini akan kita dorong agar pengawasannya semakin optimal,” tambah Lina.

Selain itu Lina pun meminta Dinas Kelautan dan Perikanan untuk mengevaluasi letak Kantor UPTD PSDKP Wilayah Selatan saat ini yang cukup jauh dari lokasi pengawasannya sehingga berdampak pada tingginya biaya operasional.

“Ada baiknya kantor yang sedemikian jauh dari lokasi pengawasan harus dievaluasi, jarak tempuhnya cukup panjang harus jadi pemikiran bersama,” pungkas Lina.***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cawalkot Bandung No.2 Deklarasi SATGAS HD Anti Politik Uang

    Cawalkot Bandung No.2 Deklarasi SATGAS HD Anti Politik Uang

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Calon Wakil Walikota Bandung nomor urut 2, Dhani Wirianata, meminta agar masyarakat berani dalam menolak potensi jual-beli suara, atau lebih dikenal sebagai serangan fajar, jelang pencoblosan 27 November mendatang. Hal itu dikatakannya, usai Deklarasi Komunitas Anti Politik Uang Di Pilkada Kota Bandung, Jumat (22/11/2024), malam. “Ya hitung aja jika dapat pemimpin yang […]

  • Wow! Lapas Nyomplong Jadi Juara Pada KaKanwil Cup 2021

    Wow! Lapas Nyomplong Jadi Juara Pada KaKanwil Cup 2021

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Peringati Hari Dharma Karyadhika, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mengadakan ajang kompetisi menembak Menkumham Cup. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi mengikuti ajang bergengsi yang diadakan oleh Kemenkumham tersebut. “Alhamdulilah pada kegiatan ini, kita mendapatkan juara 3 pada babak kualifikasi yang diadakan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Jawa Barat,” tutur […]

  • Baru Tengah Tahun, Sukabumi Sudah Defisit: DPRD Kritik Ketergantungan Dana Pusat

    Baru Tengah Tahun, Sukabumi Sudah Defisit: DPRD Kritik Ketergantungan Dana Pusat

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Menjelang semester kedua Tahun Anggaran 2025, publik Kota Sukabumi dikejutkan dengan fakta bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi, mengalami defisit sebesar Rp3 miliar. Kondisi ini menjadi tamparan keras terhadap sistem perencanaan keuangan daerah, yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Sukabumi dibawah kepemimpinan Ayep Zaki dan Bobby Maulana, Selasa (03/06/2025). Fakta ini […]

  • Berebut Nafas di Dalam Lapas Sukabumi

    Berebut Nafas di Dalam Lapas Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 12 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 144
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Akibat kecilnya lahan yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Sukabumi, membuat tidak adanya sisa bidang tanah yang bisa dibangun untuk kamar hunian warga binaan pemayarakatan (wbp). Sedangkan kondisi wbp yang berada di Lapas Kelas II-B Sukabumi saat ini, jumlahnya sudah melebihi kapasitas bangunan yang ada, Minggu (12/9/2021). “Saat ini, kondisi […]

  • Lewat FPD Diskumindag Kota Sukabumi, Ketua Komisi II Dorong Pengembangan UMKM

    Lewat FPD Diskumindag Kota Sukabumi, Ketua Komisi II Dorong Pengembangan UMKM

    • calendar_month Rabu, 9 Feb 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Ketua Komisi II DPRD kota Suakbumi, Ivan Rusvansyah, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi untuk mengembangkan pelaku UMKM. Hal itu juga merupakan salah satu bentuk untuk menekan laju pertumbuhan ekonomi. “Saya sangat mendorong sekali ketika, Pemkot melalaui Dinas, Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) setempat, mengembangkan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah […]

  • IPM Naik, Pemkot Sukabumi Siap Realisaikan Pembangunan di Tahun ini

    IPM Naik, Pemkot Sukabumi Siap Realisaikan Pembangunan di Tahun ini

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 172
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id– Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sukabumi berada diangka 74,60 pada tahun 2021, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya tentu saja alami peningkatan, dimana IPM tahun 2020 mencapai 74,21. “Betul, IPM Kota Suakbumi di tahun 2021 itu meningkat sekitar 0,39 poin, atau dari 74,21 pada tahun 202 menjadi 74,60 di tahun 2021,”ujar Kepala Badan Perencanaan […]

expand_less