Breaking News
Trending Tags

Komisi II DPRD Jabar Sayangkan Belum Optimalnya UPTD PSDKP WS

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIANJUR, MBInews.id – Belum optimalnya Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan (PSDKP WS) pada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat disayangkan Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Lina Ruslinawati mengatakan belum optimalnya pelayanan dari UPTD PSDKP WS karena masih minimnya biaya operasional untuk pengawasan Pantai Selatan Jawa Barat yang terbentang mulai dari ujung Kabupaten Sukabumi hingga Kabupaten Pangandaran.

“Untuk menuju ke lokasi yang cukup jauh saja memerlukan biaya belum lagi untuk operasional. Bagaimana fungsi pengawasan bisa berjalan dengan baik sementara anggaran untuk operasional serta sarana dan prasarana tidak ada,” ujar Lina saat evaluasi program dan kegiatan UPTD PSDKP WS di Kabupaten Cianjur, Kamis 15 September 2022.

Padahal, UPTD PSDKP WS ini memiliki peranan yang sangat penting agar pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan dengan kekayaan hayatinya bisa dikelola dengan sistem yang benar guna memberikan suatu nilai kesejahteraan bagi masyarakat pesisir.

Selain pengawasan sumberdaya kelautan yang meliputi pemanfaatan ruang laut, pemanfaatan wilayah pesisir dan pulau kecil, pemanfaatan produk dan jasa kelautan serta pemanfaatan kawasan konservasi perairan dan keanekaragaman hayati perikanan, UPTD PSDKP WS ini juga melakukan pengawasan sumberdaya perikanan.

“SDM (Sumber Daya Manusia)-nya ada dan mumpuni secara kapabilitas cuman dukungan sarana dan prasarana dan biaya operasional yang tidak ada, ini akan kita dorong agar pengawasannya semakin optimal,” tambah Lina.

Selain itu Lina pun meminta Dinas Kelautan dan Perikanan untuk mengevaluasi letak Kantor UPTD PSDKP Wilayah Selatan saat ini yang cukup jauh dari lokasi pengawasannya sehingga berdampak pada tingginya biaya operasional.

“Ada baiknya kantor yang sedemikian jauh dari lokasi pengawasan harus dievaluasi, jarak tempuhnya cukup panjang harus jadi pemikiran bersama,” pungkas Lina.***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • bank bjb Dirikan 4 Posko Kemanusian dan Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Cianjur

    bank bjb Dirikan 4 Posko Kemanusian dan Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Cianjur

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    CIANJUR, MBInews.id – bank bjb mendirikan 4 Posko Bantuan dan menerjunkan Tim Kemanusian di wilayah Cianjur guna membantu penanganan korban menyusul gempa bumi di Cianjur berkekuatan 5,6 Magitudo pada Senin 21 November 2022. Tim kemanusiaan bank bjb disebar di empat posko dapur umum yang bekerjasama dengan lembaga sosial kemanusiaan lainnya. Posko pertama didirikan berlokasi di […]

  • SCG Berikan Beasiswa Untuk 154 Pelajar Sukabumi

    SCG Berikan Beasiswa Untuk 154 Pelajar Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2019
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MBInews.id, Sukabumi– Untuk sekian kalinya, siam Cement Group (SCG) memberikan beasiswa kepada 154 pelajar asal Sukabumi. Bantuan beasiswa tersebut bagian dari program SCG Sharing The Dream.”Tahun ini kita berikan CSR kita berupa beasiswa kepada 154 pelajar di Sukabumi,”ujar Presiden Direktur PT SCG Indonesia, Pathama Sirikul disela-sela penyerahan beasiswa di Salah satu Hotel Kawasan Salabintana Kabupaten […]

  • Jelang Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya, KPPA Lakukan Verifikasi Lapangan

    Jelang Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya, KPPA Lakukan Verifikasi Lapangan

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG, MBInews.id – Menjelang penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE), Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) melakukan verifikasi lapangan di Kota Bandung sebagai bagian dari proses atau seleksi. Verifikasi tersebut dilaksanakan virtual Ruang Tengah Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin 29 Maret 2021. Hasil verifikasi ini selanjutnya menjadi penentu Kota Bandung masuk pada tahap berikutnya. […]

  • Angka Kawasan Kumuh di Kota Sukabumi Tinggal 5,01 Hektare Lagi

    Angka Kawasan Kumuh di Kota Sukabumi Tinggal 5,01 Hektare Lagi

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 58
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Angka kawasan kumuh di Kota Sukabumi saat ini hanya meyisakan sekitar 5,01 hektare, dari sebelumnya mencapai 139,02 hektare. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) SUkabumi melalaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, terus berupaya bahkan ditargetkan bisa berada di zero kumuh. Baca Juga:Dana Transfer Daerah Berkurang, Ini Kata Kepala Bappeda Kota Sukabumi “Dari 139,02 hektare […]

  • Ketua Komisi A DPRD Bandung Ingatkan Pentingnya Kebersihan Dapur Makan Bergizi

    Ketua Komisi A DPRD Bandung Ingatkan Pentingnya Kebersihan Dapur Makan Bergizi

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle MBI Admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    KAB. BANDUNG, MBINews.id – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bandung, H. Uus Haerudin Firdaus, S.Hi., mengeluarkan peringatan serius kepada Badan Gizi Nasional mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa makanan yang disajikan harus sepenuhnya aman untuk dikonsumsi oleh penerima manfaat, guna menghindari insiden yang tidak […]

  • Hasil Rapat Evaluasi Pasar Pelita Sukabumi, Pj Walikota: Penertiban Ulang Setelah Melakukan Rembuk

    Hasil Rapat Evaluasi Pasar Pelita Sukabumi, Pj Walikota: Penertiban Ulang Setelah Melakukan Rembuk

    • calendar_month Kamis, 30 Mei 2024
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Pasca 2 tahun dilaunching, pengembang Pasar Pelita Sukabumi (PT Fortunindo Artha Perkasa/FAP), justru merasa dirugikan dengan situasi yang terjadi saat ini. Meskipun, terdapat perjanjian kerjasama yang berlangsung antara PT FAP dengan pemerintah daerah setempat, untuk pengembangan Pasar Pelita Sukabumi, namun mereka selaku pengembang mereasa keberatan dengan kondisi yang ada saat ini. Bahkan […]

expand_less