Breaking News
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.

Komisi II DPRD Jabar Sayangkan Belum Optimalnya UPTD PSDKP WS

  • account_circle mbiredaktur
  • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
  • visibility 109
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIANJUR, MBInews.id – Belum optimalnya Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan (PSDKP WS) pada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat disayangkan Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat Lina Ruslinawati mengatakan belum optimalnya pelayanan dari UPTD PSDKP WS karena masih minimnya biaya operasional untuk pengawasan Pantai Selatan Jawa Barat yang terbentang mulai dari ujung Kabupaten Sukabumi hingga Kabupaten Pangandaran.

“Untuk menuju ke lokasi yang cukup jauh saja memerlukan biaya belum lagi untuk operasional. Bagaimana fungsi pengawasan bisa berjalan dengan baik sementara anggaran untuk operasional serta sarana dan prasarana tidak ada,” ujar Lina saat evaluasi program dan kegiatan UPTD PSDKP WS di Kabupaten Cianjur, Kamis 15 September 2022.

Padahal, UPTD PSDKP WS ini memiliki peranan yang sangat penting agar pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan dengan kekayaan hayatinya bisa dikelola dengan sistem yang benar guna memberikan suatu nilai kesejahteraan bagi masyarakat pesisir.

Selain pengawasan sumberdaya kelautan yang meliputi pemanfaatan ruang laut, pemanfaatan wilayah pesisir dan pulau kecil, pemanfaatan produk dan jasa kelautan serta pemanfaatan kawasan konservasi perairan dan keanekaragaman hayati perikanan, UPTD PSDKP WS ini juga melakukan pengawasan sumberdaya perikanan.

“SDM (Sumber Daya Manusia)-nya ada dan mumpuni secara kapabilitas cuman dukungan sarana dan prasarana dan biaya operasional yang tidak ada, ini akan kita dorong agar pengawasannya semakin optimal,” tambah Lina.

Selain itu Lina pun meminta Dinas Kelautan dan Perikanan untuk mengevaluasi letak Kantor UPTD PSDKP Wilayah Selatan saat ini yang cukup jauh dari lokasi pengawasannya sehingga berdampak pada tingginya biaya operasional.

“Ada baiknya kantor yang sedemikian jauh dari lokasi pengawasan harus dievaluasi, jarak tempuhnya cukup panjang harus jadi pemikiran bersama,” pungkas Lina.***

  • Penulis: mbiredaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Bjb Sepakati Kerja Sama Dalam Budidaya Penggemukan Sapi

    Bank Bjb Sepakati Kerja Sama Dalam Budidaya Penggemukan Sapi

    • calendar_month Minggu, 12 Sep 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews.id – Bank bjb bersama Kelompok Ternak Haji Aang Gunawan di Bandung menyepakati perjanjian kerja sama kemitraan Budidaya Penggemukan Sapi.Ikatan kemitraan ini diikat melalui Penandatanganan Kerja Sama Kemitraan Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada mitra binaan bersama Kelompok Ternak Haji Aang Gunawan di Hotel Kytos Jalan Setiabudi Bandung, pada Rabu (8/9/2021). Penandatanganan kerja sama […]

  • 248 ASN di Kota Sukabumi Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya

    248 ASN di Kota Sukabumi Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya

    • calendar_month Rabu, 24 Feb 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    SUKABUMI,Mbinews.id– Sebanyak 248 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (pemkot) Sukabumi, menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia.Pemberian Tanda Kehormatan tersebut, dilakukan di Balai Kota Sukabumi. Rabu, (24/2/2021). Diikuti juga secara virtual oleh para penerima penghargaan dari berbagai Satuan Kerja Perangkan Daerah (SKPD). Hadir Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, Wakil […]

  • Dinas Sat Pol PP dan Damkar Kota Sukabumi, Sita Tiga Belas Ribu Batang Rokok Ilegal

    Dinas Sat Pol PP dan Damkar Kota Sukabumi, Sita Tiga Belas Ribu Batang Rokok Ilegal

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    SUKABUMI- Sepanjang tahun 2023, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kota Sukabumi, berhasil menyita 13.800 batang rokok ilegal. Angka tersebut, lebih tinggi jika dibandingkan dengan hasil operasi bersama tim Bea Cukai Bogor, Kepolisian dan Kejaksaan Negeri Kota Sukabumi pada 2022 lalu yang jumlahnya hanya 3.900 batang. Kasie Pembinaan, Pengawasan dan Penyuluhan Dinas […]

  • Wisatawan yang Datang Ke Kota Bandung Pasti Nyaman dan Aman

    Wisatawan yang Datang Ke Kota Bandung Pasti Nyaman dan Aman

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews – Menjelang Lebaran dan memasuki libur sekolah, Kota Bandung masih menjadi primadona sebagai tujuan wisata. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan memastikan Kota Bandung aman dan nyaman. “Musim Lebaran ini dipastikan sekitar 1 juta wisatawan masuk ke Kota Bandung. Tantanganya yaitu macet. Saya pastikan dinas terkait dan jajaran kepolisian akan belerja estra. Insyaallah infrastruktur […]

  • Meningkatkan Kewirausahaan Keterampilan Bidang Usaha Kuliner di Kota Bandung

    Meningkatkan Kewirausahaan Keterampilan Bidang Usaha Kuliner di Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    BANDUNG, Mbinews — Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Rieke Suryaningsih, S.H., menutup secara resmi kegiatan Workshop Kewirausahaan Bidang Kuliner, di Bandung, Kamis, 5 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari realisasi usulan pokok-pokok pikiran (pokir) tahun anggaran 2024. Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung Rieke Suryaningsih SH mengatakan , para peserta telah memiliki bekal […]

  • Di Tengah Pandemi, 31 Ribu Pemegang KIS Dinonaktifkan

    Di Tengah Pandemi, 31 Ribu Pemegang KIS Dinonaktifkan

    • calendar_month Selasa, 9 Nov 2021
    • account_circle mbiredaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    SUKABUMI, Mbinews.id – Sedikitnya 31 ribu penerima manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kota Sukabumi, harus di nonaktifkan sementara. “Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI), hingga bulan November 2021 saat ini, Kemensos sedang melakukan pemadanan data dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang dikelola oleh Ditjen Kependudukan […]

expand_less